Definisi & Pengertian Actively Validated Services | Kamus Academy
icon search
icon search

Top Performers

Home / Kamus / judul_artikel

Actively Validated Services (AVS)

Definisi

Actively Validated Services (AVS) adalah layanan blockchain yang menggunakan mekanisme validasi khusus dan memanfaatkan keamanan ekonomi dari validator yang melakukan restaking melalui protokol seperti EigenLayer. 

AVS memungkinkan proyek baru mendapatkan keamanan dari jaringan Ethereum tanpa harus membangun sistem validator sendiri dari awal.

 

Deskripsi

Actively Validated Services merupakan konsep penting dalam ekosistem restaking Ethereum, terutama melalui protokol EigenLayer. 

Dalam model blockchain tradisional, setiap jaringan atau aplikasi baru harus membangun sistem keamanan sendiri dengan mencari validator, menyediakan insentif, dan menciptakan mekanisme konsensus. Proses tersebut membutuhkan waktu, biaya, dan modal besar.

Melalui AVS, sebuah layanan blockchain dapat memanfaatkan keamanan ekonomi dari validator Ethereum yang melakukan restaking ETH atau liquid staking token (LST)

Validator tersebut menjalankan perangkat lunak tambahan untuk membantu memvalidasi layanan tertentu, seperti data availability layer, oracle, bridge, hingga jaringan baru.

Cara kerja AVS melibatkan tiga pihak utama, yaitu developer layanan, operator node, dan restaker. Developer membuat sistem validasi, operator menjalankan software AVS, sementara restaker menyediakan aset yang menjadi jaminan keamanan. 

Jika operator bertindak tidak sesuai aturan, mekanisme slashing dapat memberikan penalti terhadap aset yang mereka pertaruhkan.

Konsep AVS membuat ekosistem blockchain menjadi lebih modular. Developer tidak perlu membangun keamanan dari nol, sementara validator Ethereum dapat memperoleh peluang reward tambahan dengan mengamankan berbagai layanan baru.

Dalam perkembangan terbaru ekosistem EigenLayer, istilah AVS juga mulai diperluas menjadi Autonomous Verifiable Services untuk menggambarkan cakupan layanan yang lebih luas, termasuk komputasi terverifikasi dan aplikasi AI.

 

Ciri-ciri atau Poin Penting

1. Menggunakan keamanan Ethereum melalui restaking

AVS memanfaatkan aset yang sudah di-stake oleh validator Ethereum sehingga layanan baru dapat memperoleh keamanan tanpa membangun jaringan validator sendiri.

2. Dibangun di atas konsep EigenLayer

EigenLayer menjadi salah satu protokol utama yang memungkinkan validator Ethereum menggunakan kembali keamanan ekonominya untuk berbagai layanan AVS.

3. Memiliki mekanisme validasi khusus

Setiap AVS dapat memiliki aturan validasi sendiri sesuai kebutuhan layanan, seperti verifikasi data, transaksi, atau komputasi tertentu.

4. Mendukung berbagai jenis layanan blockchain

AVS dapat digunakan untuk berbagai aplikasi seperti oracle, bridge, data availability layer, sidechain, hingga jaringan baru.

5. Menggunakan mekanisme slashing

Jika operator memberikan data salah atau tidak menjalankan tugas sesuai aturan, aset yang menjadi jaminan dapat dikenakan penalti.

6. Membuka model keamanan bersama

AVS memungkinkan banyak proyek berbagi lapisan keamanan yang sama sehingga lebih efisien dibanding membangun sistem keamanan secara mandiri.

 

Contoh Penggunaan Dalam Kalimat

  1. “EigenLayer menggunakan konsep AVS untuk memungkinkan proyek blockchain memanfaatkan keamanan Ethereum melalui restaking.”
  2. “Developer memilih menggunakan Actively Validated Services agar tidak perlu membangun jaringan validator baru.”
  3. “AVS dapat digunakan untuk mengamankan layanan seperti oracle, bridge, dan data availability layer.”

 

Contoh Kasus

Sebuah proyek blockchain baru ingin membuat layanan data availability untuk membantu jaringan Layer-2 menyimpan data transaksi. Jika membangun validator sendiri, proyek tersebut membutuhkan modal besar dan waktu lama.

Dengan menggunakan model AVS melalui EigenLayer, proyek tersebut dapat memanfaatkan validator Ethereum yang sudah melakukan restaking. Operator menjalankan software khusus untuk memvalidasi layanan tersebut, sementara ETH yang di-restake menjadi jaminan keamanan jaringan.

 

Perbedaan dengan Istilah Terkait

1.AVS vs Blockchain Layer-1

Blockchain Layer-1 seperti Ethereum atau Solana memiliki jaringan validator dan mekanisme konsensus sendiri. AVS bukan blockchain utama, melainkan layanan tambahan yang memanfaatkan keamanan dari jaringan yang sudah ada.

2.AVS vs Restaking

Restaking adalah mekanisme menggunakan kembali aset staking untuk mengamankan layanan lain. AVS adalah layanan yang mendapatkan keamanan dari mekanisme restaking tersebut.

3.AVS vs Oracle

Oracle menyediakan data eksternal ke blockchain. Oracle dapat menjadi salah satu jenis layanan yang menggunakan model AVS, tetapi AVS memiliki cakupan lebih luas dibanding oracle saja.

 

FAQ

1. Apa fungsi utama Actively Validated Services (AVS)?

AVS digunakan untuk memberikan keamanan terdesentralisasi kepada layanan blockchain dengan memanfaatkan aset yang sudah di-restake melalui jaringan seperti EigenLayer.

2. Apa hubungan AVS dengan EigenLayer?

EigenLayer memungkinkan validator Ethereum melakukan restaking sehingga aset mereka dapat digunakan untuk mengamankan berbagai layanan AVS.

3. Apakah AVS merupakan blockchain baru?

Tidak. AVS adalah layanan atau protokol yang memiliki sistem validasi sendiri dan menggunakan keamanan dari jaringan restaking.

4. Apa contoh layanan yang dapat menggunakan AVS?

Contohnya adalah data availability layer, oracle network, bridge, sidechain, dan sistem komputasi terverifikasi.

5. Apa keuntungan AVS bagi developer?

Developer dapat meluncurkan layanan baru dengan keamanan yang lebih kuat tanpa harus membangun jaringan validator sendiri dari awal.

 

Referensi

  1. EigenLayer Official Blog – Redefining AVS: From Actively Validated to Autonomous Verifiable Services
    https://www.blog.eigenlayer.xyz/
  2. EigenLayer AVS Documentation
    https://docs.eigencloud.xyz/eigenlayer/developers/concepts/avs-developer-guide
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!