Indodax Market Signal 03 Oktober 2022
icon search
icon search

Top Performers

Indodax Market Signal 03 Oktober 2022

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Indodax Market Signal 03 Oktober 2022

Market Signal 3 Oktober 2022 Market Signal 3 Oktober 2022 936x530 ImageArtikel

Daftar Isi

Di awal bulan Oktober ini, Indodax market signal, terdapat beberapa coin yang terindikasi Bullish loh yang bisa dijadikan sebagai salah satu referensi bagi Kamu salah satunya Ripple, yuk langsung kita analisa bersama-sama!

5 Aset Kripto Bullish

  • Ripple (XRP)

TradingView Chart

Area Resistance 5,300 dan 5,100  menjadi titik krusial bagi Ripple, karena level Resistance mempunyai kekuatan untuk menentukan arah trend selanjutnya, pada 19 september 2022 menjadi momentum kuat untuk mengkonfirmasi trend Bullish dan menguat selaras dengan arah trend. Trend harga akan mencoba untuk menembus Resistance level 7,600 bila pembelian masih mendominasi harga. 

Pelemahan pada XRP akan menguji Support level di harga 6,400 – 6,800 harga XRP akan berbalik arah apabila Candle mampu untuk melanjutkan Koreksi hingga ke level 5,350 dan di bawah harga 4,900.

  • Stellar Lumens (XLM)    

TradingView Chart

Trend XLM sedang berada di arah yang menanjak hal ini tergambarkan oleh Indikator MACD dimana berdasarkan time frame 4 Jam harga sedang berada di fase yang positif. Candle yang mampu untuk menembus level 1,935 akan membuka indikasi untuk menuju level 2,000 menembus level ini akan menguatkan posisi Stellar Lumens pada Uptrend Channel.

  • XinFin Network (XDC)

TradingView Chart

Diawali dengan menembusnya EMA/5 kemudian diikuti oleh WMA/75 dan WMA/85 yang menembus ke atas EMA/200 membuat XDC menguat  lebih dari 15%. Perkiraan arah trend selanjutnya bila melihat indikator MACD menggambarkan jika harga sedang mengalami Sideways, namun asumsi ini berbanding terbalik dengan Indikator Bollinger Bands yang memperkirakan jika harga akan bergerak secara dinamis.

  • Chiliz (CHZ

TradingView Chart

Beberapa kali CHZ mengalami pelemahan dan menguji harga di EMA/200 namun harga tidak mampu untuk menembus dan mengalami Pullback kemudian melanjutkan penguatan sesuai dengan arah trend yang terjadi yaitu Bullish. 

Fase Bullish akan terancam untuk mempertahankan arah trend berada di jalur yang positif apabila harga menembus harga 2,900 kemudian melemah hingga kembali menembus harga 2,500. 

  • Coti (COTI) 

TradingView Chart

Pembalikan arah fase dari yang sebelumnya Bearish menjadi Bullish sudah tercermin sejak 21 September 2022, diawali harga yang mampu menembus WMA/75 kemudian bertahan diawas EMA/200 sehingga arah pergerakan harga selanjutnya mengalami penguatan. Menurut indikasi dari indikator MACD trend bila menguat akan lebih terbatas, namun bila harga 1,720 mampu untuk ditembus maka akan mengindikasi terjadinya penguatan.

Level Support terdekat pada COTI pada time frame 4 Jam terdapat pada 1,570 kemudian level selanjutnya berada di range 1,500 – 1,550.

5 Aset Kripto Bearish

  • Matic Network (MATIC) 

TradingView Chart

Beradanya harga di bawah WMA/75 dan WMA/85 mengindikasikan jika trend masih berada di arah Downtrend Channel, pembaikan arah trend akan teridentifikasi jika harga mampu bertahan diatas level Support 12,555. Pelemahan yang bila terjadi akan mencoba untuk beranjak ke level 10,400- 10,615 tertembus nya level Support ini akan menentukan pergerakan trend baru pada time frame 1 Hari.

  • Alitas (ALT) 

TradingView Chart

Penggunaan chart dengan waktu 4 Jam menggambarkan jika Alitas sudah mengalami pelemahan yang cukup dalam, tidak mampunya trend untuk bertahan di atas garis Support seperti 6,500 dan yang terbaru Breakout level 5,790. Indikator MACD menunjukkan jika trend sedang berada di zona yang positif, hal ini terbilang wajar mengingat harga yang sudah mengalami koreksi cukup tinggi. 

Pelemahan pada ALT akan dapat membentuk pembalikan ke arah positif apabila trend mampu untuk menembus Resistance Level seperti yang terdekat pada 5,430 dan selanjutnya bertahan diatas WMA/75.

  • Ravencoin (RVN) 

TradingView Chart

Setelah menyentuh harga dikisaran 1,095 trend tidak mampu untuk naik kembali dikarenakan indikator RSI sudah berada di area OVerbought sehingga harga kemudian melemah dan ini merupakan titik balik bagi RVN untuk mengalami koreksi yang dalam hingga 40% menyebabkan trend menembus EMA/200 serta berada di fase Downtrend. Candle terlihat beberapa kali menguji untuk menembus EMA/200 namun tidak berhasil, Garis Resistance yang cukup kuat berada di level 645 dan 620.

  • HIVE (HIVE) 

TradingView Chart

Pada time frame 4 Jam HIVE sudah berada di zona Bearish sejak 19 September 2022 ketika Candle tidak mampu untuk bertahan untuk berada di atas Support 8,000. Pergerakan harga akan fluktuatif, hal ini selaras dengan indikasi dari indikator Bollinger Bands dimana kedua garis nya saling berjauhan. 

Indikator RSI membutuhkan waktu lebih lanjut untuk mengkonfirmasi arah pergerakan selanjutnya. Bila Candle mampu untuk menembus level harga 7,720 maka akan membuka peluang untuk menguji EMA/200.

  • Tron (TRX)

TradingView Chart

Tidak mampunya Tron untuk membentuk Candle utuh diatas EMA/200 lalu disusul dengan tidak tertembusnya level di range 1,060 – 1,070 sehingga trend melanjutkan pelemahan yang memastikan tidak mampunya Candle Breakout dari fase Bearish. Mampu menembus yang diikuti dengan bertahan diatas WMA/75 dan WMA/85 akan memberikan indikasi untuk menguji EMA/200, namun hal ini harus didukung dengan harga yang mampu untuk Breakout beberapa level Resistance seperti 955 dan 1,000.

Bila melihat indikator penunjang seperti MACD yang menggambarkan jika trend sedang berada di jalur Positif setelah mampu menembus level 920. Sementara berlawanan dengan asumsi tersebut, pelemahan akan mencoba untuk menuju ke 900 jika tertembus maka terdapat Support lanjutan di level 890.

 

NOTE: Jika EMA 5, melewati garis WMA 75, 85 dan EMA 200 dan garis tersebut berpotongan dari bawah ke atas, maka tren market cenderung naik (bullish), di tiap tabel di atas menunjukkan apabila, nilai EMA 5 lebih tinggi dari WMA 75,85 dan EMA 200 maka market cenderung naik (bullish). 

Apabila nilai RSI dan MACD menunjukkan satu kondisi yang sama, berarti market menunjukkan tren yang sama, kondisi overbought (jenuh beli), atau oversold (jenuh jual), adalah salah satu indikator bahwa market sudah berada di titik pergantian arah tren. 

 

PERHATIAN : Semua konten yang mencakup teks, analisis, prediksi, gambar baik berupa grafis maupun chart, serta berita yang dimuat di website ini, hanya digunakan sebagai informasi perdagangan belaka, dan bukan merupakan anjuran atau saran untuk melakukan sebuah tindakan dalam bertransaksi baik membeli atau menjual aset kripto tertentu. Semua keputusan perdagangan aset kripto merupakan keputusan independen oleh pengguna. Oleh sebab itu, segala risiko yang timbul karenanya, baik untung maupun rugi, bukan menjadi tanggung jawab Indodax.

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Kenalan dengan T-Mac DAO! Kini Telah Hadir di Indodax
31/01/2023
Kenalan dengan T-Mac DAO! Kini Telah Hadir di Indodax

Pekan ini, aset kripto T-Mac DAO akan listing di Indodax. Open deposit akan dimulai pada 01 Februari 2023 pukul 14:00 WIB dan open trading akan dimulai pada 02 Februari 2023 pada pukul 14:00 WIB.

31/01/2023
Shanum Hadir di Indodax! Yuk, Kenalan
31/01/2023
Shanum Hadir di Indodax! Yuk, Kenalan

Pekan ini, aset kripto Shanum akan listing di Indodax. Open deposit akan dimulai pada 1 February 2023 pukul 14:00 WIB dan open trading akan dimulai pada 2 February 2023 pada pukul 14:00 WIB.

31/01/2023
Mengenal Lebih Dalam Engulfing Candle Dalam Trading
30/01/2023
Mengenal Lebih Dalam Engulfing Candle Dalam Trading

Dalam analisis teknikal, ada beberapa pola yang sering digunakan, salah satunya engulfing candle. Yuk pelajari apa itu engulfing candle selengkapnya di sini!

30/01/2023