Indodax Market Signal 10 Oktober 2022 | USDT Bullish!
icon search
icon search

Top Performers

Indodax Market Signal 10 Oktober 2022

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Indodax Market Signal 10 Oktober 2022

Market Signal 10 Oktober 2022 936x530 ImageArtikel

Daftar Isi

USDT berada pada posisi teratas tren bullish diawal minggu ini lho! Apa saja ya aset kripto yang terindikasi bullish? Cek selengkapnya disini yuk!

5 Aset Kripto Bullish

  • USDT (USDT)

TradingView Chart

Setelah mampu menembus area Resistance 15,040 – 16,000 membuat arah pergerakan trend Bullish dalam pergerakan chart 1 Hari ke arah yang positif, seperti USDT sempat menyentuh level 15,345 namun harga tidak mampu untuk melanjutkan penguatan ke level 15,400 kemudian mengalami pelemahan karena bila dilihat indikator RSI sudah menunjukkan jika harga sudah berada di area Overbought. Jika USDT mampu untuk menembus level 15,450 akan menguatkan arah trend di area Bullish.

Harga akan bergerak fluktuatif berdasarkan indikator Bollinger Bands karena kedua garis saling berjauhan. Support level tersedia di level 15,020 – 15,040 tertembusnya area ini akan mengindikasikan USDT untuk menguji level 14,800.

  • Ren (REN

TradingView Chart

Pada time frame 4 Jam Ren terkonfirmasi berada di jalur Uptrend setelah Candle mampu untuk bertahan diatas EMA/200 yang diikuti juga dengan area Resistance di level 1,850 yang mampu untuk ditembus. Penguatan akan mencoba untuk menguji level 2,130 untuk konfirmasi arah harga.

Setelah mampu untuk menguji level 2,000 harga mengalami pelemahan, arah harga juga tergambar pada Indikator MACD dimana trend diindikasikan berada pada arah yang negatif. Pelemahan akan menguji area 1,830 bila area ini tertembus maka kemungkinan akan menuju ke level 1,800.

  • Maker (MKR)

TradingView Chart

Candle mampu untuk bertahan diatas WMA/75 dan WMA/85 yang ini merupakan awal dari penguatan menuju trend Bullish hingga menembus Resistance di harga 11,900,000. Trend Bullish akan mampu untuk melanjutkan perubahan yang positif apabila Candle mampu untuk menembus Resistance level di area 11,350,000 – 15,900,000. 

  • Uniswap (UNI) 

TradingView Chart

Mampu untuk Rebound dan menguat cukup tinggi setelah menyentuh harga 84,670 mampu mengubah arah trend, hal ini juga dapat dilihat dari Indikator MACD yang menunjukkan sisi positif, beberapa area Resistance seperti 90,500 serta 93,300 mampu untuk ditembus. Level Resistance yang terdekat tersedia di harga 108,500. 

Di grafik chart 4 Jam, indikator MACD menunjukkan jika trend berada di area yang negatif sementara indikator RSI membutuhkan waktu lebih lanjut untuk mengkonfirmasi pergerakan trend. 

  • Multi-collateral DAI (DAI) 

TradingView Chart

Bergerak Sideways pada range 14,235 – 14,385 yang kemudian dikonfirmasi dengan Candle yang mampu Break garis Resistance sehingga membuat DAI berada di Uptrend Channel. Bila melihat indikator Bollinger Bands Pergerakan harga pada TIme Frame 1 Hari diperkirakan akan fluktuatif, dengan melihat beberapa kali Candle mengalami kenaikan dan penurunan secara tiba-tiba. 

Setelah menyentuh harga 15,745 indikator MACD menunjukkan jika trend berada di arah yang negatif, pergerakan trend Bullish akan terpatahkan apabila harga mampu menembus dan membentuk Candle utuh di bawah level 15,000.

5 Aset Kripto Bearish

  • WEMIX (WEMIX) 

TradingView Chart

Harga akan terindikasi membaik atau berlawanan dengan trend Bearish saat Candle mampu untuk bertahan diatas WMA/75, hal ini kemudian harus diikuti dengan mampu untuk menembus level 28,000 salah satu level Resistance yang cukup kuat berada di harga 30,000. 

Kenaikan pada WEMIX akan tertahan di fase Bearish apabila penawaran mampu untuk mendominasi yang diikuti dengan harga melemah hingga ke kisaran 25,000.

  • GXChain (GXC) 

TradingView Chart

Pada grafik 1 Hari, harga masih berada di bawah EMA/200 yang terindikasi harga masih berada di Downtrend Channel. Support level berada di harga 7,400 jika level ini tertembus maka akan menimbulkan indikasi akan menuju ke arah level 5,800. 

Trend Bearish akan dapat terkonfirmasi gagal melanjutkan pergerakan arah trend bila mampu untuk menembus harga 10,200 kemudian akan dipastikan dengan Candle yang mampu terbentuk di atas EMA/200.

Trend Bearish sudah terjadi pada GXC sejak 17 May 2022 yang dipastikan dengan tidak mampunya Candle untuk bertahan diatas 19,300 dan gagal untuk menembus Resistance area di level 24,000. 

  • Orchid (OXT)

TradingView ChartPada pergerakan OXT saat ini di time frame dapat dilihat jika harga masih berada di bawah WMA/75 dan WMA/85 serta bila mengidentifikasi arah trend saat ini menggunakan indikator Bollinger Bands dapat dikatakan jika saat ini berada di arah Sideways Bearish dengan pergerakan yang terbatas di sekitar range 1,470 – 1,700.

  • MARBLEX (MBX)

TradingView Chart

Pelemahan pada MBX diawali ketika Candle mampu untuk menyentuh level 180,000 kemudian mengalami pelemahan yang cukup tinggi hingga menembus EMA/200 dan berada di fase Downtrend sejak 19 Agustus 2022. Pembalikan arah trend akan terjadi jika MBX mampu untuk menembus beberapa level Resistance seperti 60,000 kemudian bertahan di atas garis WMA/75 dan menembus level 75,000.

  • Fantom (FTM)

TradingView Chart

Time frame 4 Jam yang digunakanan dapat dilihat jika kemungkinan FTM dapat membalikan arah trend dari Bearish menjadi Bullish adalah bertahan diatas WMA/85 dan diikuti dengan Candle yang mampu menembus 3,500 serta trend akan membentuk arah yang baru di fase Bearish jika Break di kisaran harga 3,560 – 3,600. 

Indikator MACD menunjukkan jika trend berada di zona yang positif, Hal ini terbilang wajar mengingat harga telah melemah sebesar 30% sejak berada di zona Downtrend. Harga akan gagal memperbaiki trend bila menembus Support level 3,335.

 

NOTE: Jika EMA 5, melewati garis WMA 75, 85 dan EMA 200 dan garis tersebut berpotongan dari bawah ke atas, maka tren market cenderung naik (bullish), di tiap tabel di atas menunjukkan apabila, nilai EMA 5 lebih tinggi dari WMA 75,85 dan EMA 200 maka market cenderung naik (bullish). 

Apabila nilai RSI dan MACD menunjukkan satu kondisi yang sama, berarti market menunjukkan tren yang sama, kondisi overbought (jenuh beli), atau oversold (jenuh jual), adalah salah satu indikator bahwa market sudah berada di titik pergantian arah tren. 

 

PERHATIAN : Semua konten yang mencakup teks, analisis, prediksi, gambar baik berupa grafis maupun chart, serta berita yang dimuat di website ini, hanya digunakan sebagai informasi perdagangan belaka, dan bukan merupakan anjuran atau saran untuk melakukan sebuah tindakan dalam bertransaksi baik membeli atau menjual aset kripto tertentu. Semua keputusan perdagangan aset kripto merupakan keputusan independen oleh pengguna. Oleh sebab itu, segala risiko yang timbul karenanya, baik untung maupun rugi, bukan menjadi tanggung jawab Indodax.

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Kenalan dengan T-Mac DAO! Kini Telah Hadir di Indodax
31/01/2023
Kenalan dengan T-Mac DAO! Kini Telah Hadir di Indodax

Pekan ini, aset kripto T-Mac DAO akan listing di Indodax. Open deposit akan dimulai pada 01 Februari 2023 pukul 14:00 WIB dan open trading akan dimulai pada 02 Februari 2023 pada pukul 14:00 WIB.

31/01/2023
Shanum Hadir di Indodax! Yuk, Kenalan
31/01/2023
Shanum Hadir di Indodax! Yuk, Kenalan

Pekan ini, aset kripto Shanum akan listing di Indodax. Open deposit akan dimulai pada 1 February 2023 pukul 14:00 WIB dan open trading akan dimulai pada 2 February 2023 pada pukul 14:00 WIB.

31/01/2023
Mengenal Lebih Dalam Engulfing Candle Dalam Trading
30/01/2023
Mengenal Lebih Dalam Engulfing Candle Dalam Trading

Dalam analisis teknikal, ada beberapa pola yang sering digunakan, salah satunya engulfing candle. Yuk pelajari apa itu engulfing candle selengkapnya di sini!

30/01/2023