Prediksi Bitcoin Beberapa Tahun Mendatang, Ini Analisisnya
icon search
icon search

Top Performers

Prediksi Bitcoin Beberapa Tahun Mendatang, Ini Analisisnya

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Prediksi Bitcoin Beberapa Tahun Mendatang, Ini Analisisnya

Stock Image Article Bitcoin New 1200x675 Image Article Indodax Academy 03

Daftar Isi

Sampai saat ini, Bitcoin (BTC) menjadi aset kripto yang paling banyak diminati oleh para investor. Lantas, bagaimana prediksi Bitcoin beberapa tahun mendatang?

Sebagai informasi, Bitcoin pun memang kian digandrungi oleh khalayak dalam beberapa tahun terakhir. Nah, untuk mengetahui prediksi selengkapnya terkait aset digital tertua ini, simak analisisnya berikut ini.

Prediksi Bitcoin: Update Berita Terbaru Bitcoin

Berikut ini adalah update berita terkini seputar Bitcoin yang perlu diketahui:

“Pada penghujung tahun 2021 lalu, BTC sempat mengalami all-time high atau ATH senilai $68.000. Akan tetapi, pada awal Mei tahun 2022 ini, harga Bitcoin amblas hingga menyentuh angka di bawah $28.000. 

Selain Bitcoin, penurunan tajam juga menimpa pasar saham di seluruh dunia. Dow Jones, salah satu saham terpopuler, juga kehilangan lebih dari 1.000 poin. Itu menjadi penurunan terbesar dalam satu hari sejak tahun 2020 silam. Nasdaq pun mengalami penurunan hingga hampir 5% pada awal Mei lalu.

Di antara faktor yang membuat pasar aset kripto turun signifikan, yakni lahirnya kebijakan dari Federal Reserve (The Fed) yang menaikkan suku bunga sebesar 0,50%. Kenaikan itu menjadi yang terbesar sejak tahun 2000 silam.

Harga Bitcoin pun diketahui kembali pulih pada pertengahan Mei lalu serta berangsur balik ke posisi semula. Sebagai informasi, harga Bitcoin meningkat 2,06% dalam kurun waktu 24 jam dan menjadi $30.000.

Blockwork melaporkan, Celsius— perusahaan pinjaman crypto—telah membayar utang ke crypto exchange dan memperoleh 21.962 WBTC sebagai jaminan. Hal itu membuat investor lebih percaya diri sebab perusahaan itu tidak akan dilikuidasi dalam Bitcoin.

Di lain sisi, menurut CoinDesk, Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat juga sudah menolak ETF Bitcoin Spot dari Grayscale, otoritas terpercaya dalam investasi cryptocurrency.”

Pergerakan Harga Bitcoin dari Waktu ke Waktu

Bagaimana pergerakan harga Bitcoin dari awal pertama kali diciptakan sampai dengan saat ini?

Jika menilik kembali ke awal penciptaannya maka pembahasan soal harga Bitcoin ini akan sangat panjang. Pasalnya, aset kripto tertua ini telah hadir kali pertama pada tahun 2009 silam. Dalam hal ini, satu hal yang pasti adalah bahwa Bitcoin juga mengalami fluktuasi harga yang lumayan tinggi, sebagaimana halnya aset kripto lainnya.

Di lain sisi, jika ingin mengetahui tingkat volatilitas pada Bitcoin maka kita bisa melacak jejak pergerakan harga Bitcoin sepanjang tahun 2021 lalu. Kala itu, Bitcoin naik hingga 123% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Adapun salah satu faktor yang menyebabkan peningkatan tersebut, yaitu hadirnya update Bitcoin Taproot. Diketahui, pada tahun 2021 lalu, Bitcoin memerlukan waktu kurang dari sebulan untuk memecahkan rekor harga tahun 2020. Saat itu, nilai BTC melonjak hingga menyentuh $40.000 dolar AS pada 7 Januari 2021.

Pada pertengahan April, harga Bitcoin pun mencapai ATH terbaru, yakni lebih dari $60 ribu. Kenaikan disebabkan karena Coinbase, salah satu platform pertukaran aset kripto, menyatakan go public. Meski demikian, sepanjang musim panas 2021 lalu, harga BTC merosot hingga 50%, yang mencapai $29 ribu di level terendah pada 19 Juli lalu.

Akan tetapi, pada September, BTC pun naik kembali dan berada di angka $52.693. Namun, kenaikannya pun sementara karena sekitar dua minggu berselang, banyak akun yang melakukan penarikan sehingga BTC terkerek turun ke angka $40.709.

Lantas, pada 7 November 2021, Bitcoin kembali mencapai ATH di harga $67.549. Harga ini dipandang sebagai harga BTC tertinggi sepanjang tahun 2021 lalu. Lalu, pada awal Desember 2021, BTC turun menjadi $49.243.

Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Bitcoin

Sedikitnya, ada 3 faktor apa yang mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin, yakni sebagai berikut.

  1. Tingkat Kelangkaan

Jumlah yang terbatas adalah salah satu sifat yang dimiliki oleh Bitcoin. BTC diketahui hanya punya pasokan sebanyak 21 juta. Adapun saat ini, sudah 18—19 juta BTC yang beredar di pasaran.

  1. Adopsi Bitcoin yang Tinggi

Kenaikan harga BTC juga didorong oleh tingkat adopsi aset kripto yang mulai meningkat. Hal itu membuat konsumen baru mencoba untuk membeli dan menjelajahi dunia aset kripto.

Dalam skala tahunan, menurut data dari perusahaan manajemen aset digital CoinShares, adopsi Bitcoin sudah meningkat mencapai 113%.

  1. Siklus Mining

Harga Bitcoin juga dipengaruhi oleh siklus atau yang biasa disebut “halving”, yakni sebuah upaya yang bersifat algoritmik, tetapi sebenarnya bertujuan untuk mengurangi separuh dari jumlah yang telah beredar. Adapun halving mampu mempengaruhi tingkat masuknya koin baru ke dalam sirkulasi, yang bisa mempengaruhi nilai kepemilikan Bitcoin.

Analisis dan Prediksi Bitcoin

Berikut ini analisis dan prediksi Bitcoin dalam beberapa tahun mendatang.

  • Prediksi Bitcoin 2022

Para ahli memperkirakan bahwa Bitcoin akan mampu mencapai angka 100 ribu dolar AS di tengah volatilitas dan harganya yang sempat merosot dalam beberapa waktu terakhir.

TechNewsLeader, misalnya, memprediksi bahwa harga Bitcoin pada tahun 2022 ini akan berada pada angka $42.664. Di samping itu, juga ada prediksi dari DigitalCoinPrice bahwa harga aset kripto tertua ini pada tahun 2022 akan berada di level $43.011.

Di lain sisi, analisis dari CryptoPricePredictions menyatakan, harga Bitcoin sepanjang tahun 2022 ini diprediksi akan mencapai rata-rata $37.540.

  • Tahun 2023

CryptoNewsz memprediksi bahwa harga BTC pada tahun 2023 nanti bisa melampaui batas angka $70.000 dan menahan pasar dengan posisi stabil. Situs yang sama pun menerangkan, harga BTC terendah akan berada di angka $65.000, sedangkan harga pertumbuhan tertinggi yang diharapkan akan berada di atas angka $72.000 pada akhir tahun depan.

  • Tahun 2024

Masih dari CryptoNewsz, harga BTC pada awal tahun 2024 mendatang diprediksi berada di angka rata-rata $78.000. Pada tahun 2024 nanti, Bitcoin bisa diperdagangkan di sekitar level harga maksimum $85.000.

Demikianlah ulasan mengenai prediksi Bitcoin dalam beberapa tahun mendatang beserta analisisnya yang penting untuk diketahui. Yuk, simak juga artikel seputar aset kripto, blockchain, dan lainnya hanya di Indodax Academy

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

LYFE dan LYFE LAND (LLAND) Merger, Kenalan Dengan LYFE (NEW)

Sesuai dengan visi dan rencana bisnis dari LYFE, mereka akan melakukan integrasi ekosistem dengan menggabungkan LYFE dan LYFE LAND (LLAND).

Indodax Market Signal 28 November 2022
28/11/2022
Indodax Market Signal 28 November 2022

OKB (OKB) pekan ini, berada diposisi teratas market kripto bullish lho! Selain OKB, aset kripto apa saja yang terindikasi bullish ya? Simak selengkapnya disini yuk!

28/11/2022
Mengenal Blockchain Wallet hingga Panduan Cara Membuatnya

Blockchain, blockchain wallet, dan cara membuat blockchain wallet adalah hal