Apa Itu Rug Pull di Dunia Kripto dan Cara Menghindarinya
icon search
icon search

Top Performers

Apa Itu Rug Pull di Dunia Kripto dan Cara Menghindarinya

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Apa Itu Rug Pull di Dunia Kripto dan Cara Menghindarinya

Rug pull

Daftar Isi

Rugpull adalah salah satu istilah dalam dunia kripto yang penting diketahui. Istilah ini sendiri merujuk pada modus dan praktik penipuan yang sering terjadi.

Seperti diketahui, investasi di dunia kripto memang berpotensi memberikan return yang besar, tetapi setiap investor dan trader memang harus mengetahui aset apa yang mereka beli.

Pasalnya, selalu ada modus penipuan yang mengintai di balik kelengahan para investor, misalnya rug pull.

Nah, untuk mengetahui apa itu rug pull dan cara menghindarinya, simak ulasan berikut ini.

Apa yang Dimaksud dengan Rug Pull?

Rug pull

Rug pull adalah sebuah modus penipuan di dunia kripto. Dalam praktiknya, pihak developer/pengembang akan meninggalkan proyek yang sudah dibuatnya setelah berhasil mengumpulkan dana para investor.

Dalam hal ini, mereka akan menjual aset kripto dari proyek tadi secara serentak serta dalam jumlah banyak sehingga nilai aset yang dimiliki para investor menjadi tidak berharga.

Bagaimana Kerja Rug Pull?

Biasanya, rug pull ini terjadi pada token-token dalam decentralized exchange (DEX) yang mengandalkan kumpulan aset yang disimpan dalam DEX itu.

Di samping itu, pada modus ini, biasanya penipu yang mengaku sebagai developer merancang sebuah proyek menjanjikan dan menarik banyak pengguna.

Lantas, proyek itu disebarkan dan menarik banyak investor sehingga harga asetnya meningkat.

Namun, ketika harga naik ke titik yang dianggap telah memuaskan si penipu, mereka secara serentak akan menjual semua aset yang dimiliki (dalam jumlah yang sangat besar).

Kemudian, mereka menghancurkan harga aset itu dan merugikan semua investor yang  telah menyimpan dananya.

Untuk merancang praktik rug pull ini, beberapa cara yang dilakukan oleh pihak developer, di antaranya adalah merekrut artis atau membuat sensasi di media sosial.

Adapun sensasi itu berupa pemberian modal ke dalam kelompok mereka sehingga para investor akan menjadi sangat mudah untuk mempercayai hal tersebut.

Bagaimana Rug Pull Bisa Terjadi?

Praktik curang semacam rug pull ini bisa sering terjadi karena di dunia industri blockchain dan kripto, hampir setiap hari ada ratusan token/koin baru.

Nah, sebagian besar dari token atau koin yang bermunculan ini merupakan scam. Sayangnya, sistem keamanan dan transparansi menjadi hal yang seringkali diabaikan.

Maka dari itu, tidak heran jika banyak sekali praktik kecurangan semacam rug pull yang akan sering terjadi.

Kenapa Rug Pull Bisa Berkembang?

Adapun aksi rug pull bisa berkembang di decentralized exchange (DEX) lantaran di situlah token baru dapat didaftarkan dengan fee yang murah dan tidak perlu lagi diaudit.

Hal itu yang membedakannya dengan bursa mata uang kripto yang terpusat/tersentralisasi. Selain itu, di blockchain, pertukaran koin yang berharga dengan koin baru juga gampang sekali dilakukan.

Pasalnya, hal itu hanya memerlukan fee yang murah atau bahkan bisa gratis. Dengan adanya dua faktor tadi, oknum pengembang/developer nakal pun memanfaatkan kesempatan tersebut.

Contoh Rug Pull yang Pernah Terjadi

Berikut ini beberapa contoh rug pull yang pernah terjadi.

1. Token Squid Game

SQUID menjadi salah satu aset kripto yang demikian populer sejak awal Oktober 2021 lalu.

Meme koin yang satu ini dibuat berdasarkan salah satu serial populer di Netflix, Squid Game, sekalipun tidak berhubungan langsung dengan serial itu.

Harga token ini pun tiba-tiba meningkat drastis sejak informasinya disebar. Hal itu lantaran banyak investor melihat promosinya lewat berbagai media sosial.

Lantas, pada rentang 26 Oktober dan 1 November, harga koin ini naik lebih dari 23 juta persen, dari 1 sen menjadi $2.861,80.

Namun, kenaikan itu kemudian diikuti oleh penurunan harga hingga ke angka $0.003 dolar. Semua orang lantas melihat bahwa koin Squid hanya sebuah rug pull.

Diduga, pengembang SQUID telah meninggalkan proyek ini dan menjual tokennya, yang menghasilkan sekitar $3,3 juta.

Nyatanya, usai diteliti, white paper proyek Squid ini dipenuhi dengan berbagai kesalahan tata bahasa dan tidak dirancang dengan profesional.

Kini, Coinmarketcap pun telah menyematkan peringatan di halaman SQUID di situs mereka supaya pengguna sadar akan potensi penipuan.

2. Thodex

Sebuah pertukaran crypto dari Turki, Thodex, yang punya sekitar 400.000 pengguna, dituduh melakukan exit scam pada April 2021 lalu.

Adapun pada kasus rug pull ini, diduga CEO Thodex membawa lari $2 miliar dana pengguna ketika melarikan diri dari Turki.

Para pengguna mengaku tidak dapat mengakses dana yang dimiliki. Kebanyakan tim Thodex saat ini telah diamankan oleh kepolisian Turki dan CEO Thodex menjadi buruan Interpol.

3. Compounder Finance (CP3R)

Salah satu proyek DeFi, Compounder Finance, melakukan rug pull dan mengambil $10.8 juta dolar dari penggunanya pada awal November 2020.

Setelah penipuan itu, harga CP3R turun 98,8% dalam rentang waktu 24 jam dan kehilangan nilai sepenuhnya.

Diketahui, tim pengembang Compounder mampu mencuri $5,066 juta dalam DAI; 4,8 juta dalam ETH (8.080 ETH); $745.000 Wrapped BTC (39 WBTC); dan sisanya token DeFi COMP, UNI-V2, dan CP3R.

Nyatanya, rug pull ini direncanakan sejak proyek itu berdiri sebab semua uang diambil lewat kode dalam smart contract yang sengaja ditulis oleh tim pengembang.

Diduga, tim pengembang Compounder sengaja memasukkan kode dalam smart contract yang memungkinkan mereka untuk mengambil semua dana yang sudah terkumpul.

Cara Mengetahui dan Menghindari Risiko Terjadinya Rug Pull

Berikut ini cara mengetahui dan menghindari risiko terjadinya rug pull.

1. Teliti tim developer dari suatu proyek

Pertama-tama, Kamu harus meneliti tim developer, baik orang maupun organisasi, yang membentuk dan mengawasi aset atau proyek tersebut.

Selain menghindari potensi rug pull, hal itu juga bisa membantu Kamu menentukan nilai intrinsiknya dan menemukan semua informasi yang diperlukan.

Di samping itu, ketahui dan bacalah white paper dari setiap proyek aset kripto untuk mengetahui rencana jangka panjang, tujuan pembuatan, dan teknologinya.

Sebuah proyek crypto yang sah dan legal akan memberikan informasi detail tentang segala hal di atas.

Namun, sebaliknya, proyek yang berpotensi rug pull hanya akan punya sedikit/bahkan tidak ada sama sekali informasi soal proyeknya.

2. Lihat data dan informasi jaringan

Pada konteks jaringan blockchain, Kamu dapat melihat aktivitas on-chain dari sebuah aset kripto.

Di dalamnya termasuk data volume perdagangan dalam beberapa hari terakhir, jumlah likuiditas, dan total DEX yang mendaftarkannya sebagai sebuah aset kripto yang sah.

Lazimnya, proyek yang berpotensi rug pull hanya terdaftar dalam beberapa DEX dan punya aktivitas perdagangan yang kecil (likuiditasnya kecil).

Kamu juga menggunakan block explorer untuk melihat siapa saja yang memegang aset kripto itu dan apakah jumlahnya banyak/sedikit.

Sebagai informasi, sebuah aset kripto yang sah akan tersebar dalam banyak pengguna sekalipun belum populer.

Di lain sisi, aset yang berpotensi mengalami rug pull lazimnya dimiliki oleh jumlah yang sedikit (hanya dimiliki penipu) serta dalam jumlah yang besar.

3. Hindari FOMO dan bacalah berita

Tips berikutnya adalah Kamu juga perlu menyelaraskan data yang dicari dengan berita yang tengah populer.

Kamu dapat mengetahui tanggapan komunitas crypto terhadap aset itu, melihat forum-forum populer, seperti Reddit, dan memeriksa berita dari situs-situ crypto terpercaya.

Tujuannya adalah supaya Kamu tidak terjebak dalam FOMO dan mampu melihat gambaran besar popularitas sebuah aset kripto.

Ketika membaca berita dari berbagai sumber, Kamu dapat menggunakan sisi kritis untuk mengalahkan sisi emosional FOMO yang dimiliki.

Di samping itu, membaca banyak berita pun membuat Kamu mampu membedakan mana media promosional dan mana yang fakta terpercaya yang bersifat netral.

Adapun konten promosional yang berlebihan dan masif dapat menjadi salah satu tanda rug pull sebab kebanyakan aset kripto baru akan dimulai secara perlahan dan kecil.

Agar terhindar dari risiko RUG plug ada baiknya jika ingin investasi kripto gunakan aplikasi yang aman dan terpecaya seperti Indodax.

Simak juga artikel seputar aset kripto, blockchain, dan lainnya hanya di Indodax Academy.

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Kenali Working Capital dan Cara Kerjanya
06/02/2023
Kenali Working Capital dan Cara Kerjanya

Setiap orang yang ingin memulai bisnis harus bisa menghitung working capital dengan baik. Bagaimana cara menghitung working capital? Yuk simak ulasannya disini!

06/02/2023
Indodax Market Signal 06 Februari 2023
06/02/2023
Indodax Market Signal 06 Februari 2023

Halo member Indodax! Diawal bulan Februari ini, WAVES menduduki posisi teratas aset kripto Bullish diikuti dengan DASH dan VET lho. Simak Indodax Market Signal selengkapnya yuk!

06/02/2023
Apa Itu NFT ART Finance dan Bagaimana Cara Kerjanya?
03/02/2023
Apa Itu NFT ART Finance dan Bagaimana Cara Kerjanya?

NFT Art Finance (NFT ART) merupakan salah satu utilitas baru yang banyak diminati investor. Bagaimana masa depan NFT ART Finance? Yuk simak ulasannya disini!

03/02/2023