Jack Dorsey “Sang Pendiri Twitter” Mulai Bangun Sistem Mining Bitcoin
icon search
icon search

Top Performers

Jack Dorsey “Sang Pendiri Twitter” Mulai Bangun Sistem Mining Bitcoin

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Jack Dorsey “Sang Pendiri Twitter” Mulai Bangun Sistem Mining Bitcoin

Image Article Bitcoin 1200x675 Indodax Academy

Daftar Isi

Sistem mining Bitcoin mulai dikembangkan oleh banyak pihak, termasuk oleh Jack Dorsey, sang pendiri aplikasi media sosial ternama, Twitter.  Seperti diketahui, Jack Dorsey sebelumnya telah mengundurkan diri dari posisi Chief Executive Officer (CEO) Twitter pada bulan lalu atau tepatnya tanggal 1 Desember 2021.

Bagaimana sistem penambangan Bitcoin yang ingin dikembangkan oleh Dorsey tersebut? Yuk, simak ulasannya di bawah ini.

Dorsey Mulai Bangun dan Kembangkan Mining Bitcoin

Usai mundur dari jabatan CEO Twitter, Dorsey kini mulai berfokus menggarap pasar uang kripto (cryptocurrency). Sekarang, Dorsey juga telah mengembangkan sistem penambangan bitcoin. Bukan itu saja, ia juga bahkan mengusulkan pembuatan dana hukum pengembang untuk memerangi tuntutan hukum terkait hal tersebut.

Melansir dari NDTV, Minggu (16/1/2022) lalu, Dorsey menyatakan bahwa hal itu karena kripto saat ini menjadi lebih umum sejalan dengan berkembangnya ekosistem. Ditambahkan oleh pria yang kini menjabat sebagai CEO Square itu, tujuan dari dana hukum ini adalah dalam rangka meminimalisasi masalah hukum untuk mencegah pengembang perangkat lunak secara aktif mengembangkan proyek lightning network, protokol privasi bitcoin, dan sebagainya.

Untuk diketahui, proyek lightning network merupakan teknologi lapis kedua di jaringan blockchain yang memfasilitasi pengguna untuk bertransaksi dengan lebih efisien dan cepat. Dorsey menyebut, dana ini bakal menawarkan bantuan hukum gratis jika pengembang tersandung masalah hukum. Adapun sebagian besar dari mereka akan bergantung pada pengacara paruh waktu dan sukarelawan.

Selanjutnya, pengelola dana bakal membentuk anggota dewan yang menilai kasus dan memutuskan siapa saja yang menerima bantuan dana hukum. Di samping itu, Dorsey pun membangun sistem penambangan Bitcoin lewat perusahaan besutannya Block, yang semula bernama Square.

Adapun perusahaan yang didirikan pada tahun 2009 itu bermula dari platform teknologi finansial (fintech)—korporasi pembiayaan keuangan—yang kemudian berkembang ke pasar Bitcoin. Di sisi lain, tujuan dari pengembangan sistem penambangan Bitcoin ini juga dalam rangka memperluas layanan sehingga produknya bukan hanya pembayaran, melainkan juga teknologi blockchain.

Mengutip CNBC International, Jumat (14/1) lalu, Dorsey berbicara bahwa pihaknya secara resmi telah membangun sistem penambangan Bitcoin terbuka, dengan tujuan untuk memfasilitasi penambang agar lebih terdistribusi dan efisien dalam melakukan pembelian, penyiapan, pemeliharaan, sampai dengan penambangan.

Pasalnya, kata Dorsey, Bitcoin selama ini beroperasi pada model bukti kerja alias proof of work (PoW). Sistem itu membuat penambang harus bersaing untuk memecahkan teka-teki kompleks guna memvalidasi transaksi. Sementara itu, prosesnya sendiri membutuhkan sumber daya energi yang tidak murah.

Sebagai informasi, usai mengundurkan diri dari Twitter pada tahun lalu, Dorsey sendiri kini mulai gencar berinvestasi di Bitcoin. Pada Juni tahun lalu, Reuters pun sempat mengutip ucapan Dorsey: “Jika saya tidak berada di Square atau Twitter, saya akan mengerjakan bitcoin.”

Dorsey tertarik pada blockchain lantaran dinilai punya fungsi sebagai teknologi internet dasar yang tidak dikendalikan atau dipengaruhi oleh entitas mana pun. Ia juga menyukai sifat desentralisasi kekuasaan di internet. Adapun di Twitter, Dorsey diketahui juga mempelopori pendanaan proyek BlueSky yang menjadi standar perusahaan media sosial.

Menurut Head Of Research di Fundstrat Global Advisors, Tom Lee, fokusnya Dorsey kepada bitcoin bakal membantu bullish harga untuk aset kripto terbesar ini.

Kata Lee, seperti dikutip CNBC Internasional, November tahun lalu: “Dibutuhkan orang-orang seperti Jack Dorsey untuk benar-benar menyusun fokus pada bitcoin.”

Mining Bitcoin: Jack Dorsey Mundur dari Twitter

Jack Dorsey resmi mundur dari posisi CEO Twitter pada awal Desember tahun lalu, dengan alasan bahwa dirinya meyakini perusahaan itu siap untuk berpindah tangan dari para pendirinya alias Twitter bisa berkembang tanpa pendirinya. Posisi Dorsey ini lantas digantikan oleh mantan CTO Parag Agrawal.

Pada akhir tahun lalu, Dorsey menyatakan, seperti dikutip The Guardian, bahwa kepercayaannya terhadap Parag sebagai CEO Twitter sangat dalam dan “karyanya selama 10 tahun terakhir telah transformasional”.

Melalui pengunduran diri ini, Dorsey pun akan punya lebih banyak waktu untuk dihabiskan di Square dan mulai menggeluti dunia cryptocurrency.

Kini, CEO Twitter baru, Parag Agrawal, bertanggung jawab untuk mengejar visi Dorsey sebelumnya. Dorsey pun sudah menjadi pendukung vokal desentralisasi tempat kerja. Seperti diketahui, Twitter menjadi salah satu perusahaan pertama yang mengumumkan opsi bagi karyawan untuk bekerja dari rumah tanpa batas waktu usai pandemi Covid-19.

Di samping itu, Dorsey juga sudah membahas relokasi paruh waktu ke Afrika sebagai cara untuk “bekerja secara terdesentralisasi”. Namun, ia pun menarik kembali rencana tersebut lantaran pandemi Covid-19 kian serius.

Harga Bitcoin di INDODAX

Keputusan Dorsey untuk mulai mengembangkan sistem mining Bitcoin ini tentu saja patut dinantikan. Nah, bagi Anda yang ingin memantau harga Bitcoin (BTC/IDR) hari ini di INDODAX, silakan kunjungi link ini untuk melihat harga terakhir atau terbaru dari aset kripto dengan kapitalisasi pasar tertinggi ini.

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Indodax Market Signal 30 Januari 2023
30/01/2023
Indodax Market Signal 30 Januari 2023

Halo member Indodax! Memasuki minggu terakhir di bulan januari 2023, ada ALICE dan SNX di jajaran aset kripto bullish nih, baca selangkapnya!

30/01/2023
Mining
26/01/2023
Mining

Mining ini biasa dilakukan untuk menambang melalui aset kripto dengan proses pencatatan sistem transaksi dari satu aset kripto ke aset kripto lainnya.

26/01/2023
Clash of Liliput (COL) Hadir di Indodax!
24/01/2023
Clash of Liliput (COL) Hadir di Indodax!

Clash of Liliput (COL) berjalan bersama jaringan BEP20. Ini adalah game SLG yang berdasarkan pada skenario perlombaan, lho!

24/01/2023