Inilah Kesalahan Trader Pemula yang Sering Ditemui
icon search
icon search

Top Performers

Kesalahan Trader Bitcoin Pemula

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Kesalahan Trader Bitcoin Pemula

Inilah Kesalahan Trader Pemula yang Sering Ditemui

Daftar Isi

Tahun 2020 ini, banyak sekali para milenial yang tertarik berinvestasi atau menjadi trader aset kripto.

Ini semakin populer karena saat wabah COVID-19 karena harga aset kripto seperti bitcoin justru malah meningkat. Trader pemula sering kali terjebak. Sehingga, tidak mendapatkan keuntungan dari trading bitcoin atau aset kripto lainnya.

Di bawah ini, mari kita membahas tentang kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh trader pemula.

Berikut 5 kesalahan bagi trader pemula beserta cara mengatasi kesalahan tersebut:

  • Memilih Platform yang Tidak Jelas

Saat ini, banyak sekali perusahaan pengembang aset kripto di Indonesia. Belum lagi perusahaan investasi. Padahal, tidak semua perusahaan investasi memiliki sertifikasi dari pemerintah atau internasional, alias abal-abal.

Perusahaan-perusahaan tersebut tentu saja rentan dengan modus penipuan. Semoga kita tidak terjebak dengan modus penipuan seperti ini ya.

Salah satu marketplace terpercaya adalah Indodax yang sudah berdiri sejak tahun 2014 dengan member yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri serta terdaftar di coinmarketcap.com. Indodax juga telah mandapatkan tanda daftar dari Badan Pengawas Perdagangan Komoditi Berjangka (BAPPEBTI).

  • Sembarangan Menerima Informasi

Salah satu penyebab trader gagal adalah menerima informasi secara mentah-mentah tanpa di telisik kembali. Contohnya, saat mengetahui bahwa salah satu aset kripto akan meningkat 100% pada bulan depan.

Faktanya, tidak ada yang dapat memprediksi suatu aset digital akan naik atau mendapat keuntungan dengan akurasi 100%. Sekalipun itu adalah aset kripto yang paling populer, seperti bitcoin dan ethereum. Karena aset kripto seperti bitcoin mengalami kenaikan harga secara bertahap. Maka dari itu, bitcoin cocok untuk investasi jangka menengah.

Untuk menghindari kesalahan ini, member Indodax yang masih menjadi trader pemula perlu memahami secara fundamental tentang pergerakan harga bitcoin dan aset kripto lain. Selain itu, trader juga perlu memahami bagaimana pergerakan harga bitcoin dari sisi teknikal.

  • Memeriksa Harga Secara Terus Menerus

Bagi trader pemula, hal ini sering sekali dilakukan. Setelah menginvestasikan uangnya pada satu aset kripto, trader pemula biasanya melihat pergerakan harganya. Secara terus menerus dan sesering mungkin.

Ini merupakan sebuah kesalahan. Kenapa? Karena harga aset kripto itu tidak ada jam buka dan jam tutup seperti saham. Ini juga membuat trader atau investor pemula mengalami emosi dan kekhawatiran. Ini juga dapat merusak produktivitas waktu kalian.

Untuk menghindari hal ini, aplikasi Indodax membuat fitur orderbook. Sehingga member Indodax bisa memasang jarring pada orderbook dan menetapkan sendiri batas harga jual dan batas harga belinya. Di Indodax juga terdapat fitur alarm dan fitur stop loss yang bisa kalian gunakan.

Ini untuk mempermudah kalian dan menjaga waktu kalian yang sangat berharga. Supaya tidak selalu melihat pergerakan harga bitcoin dan aset kripto lainnya.

  • Referensi yang Salah

Saat mempelajari tentang bitcoin, aset kripto lainnya dan blockchain, trader pemula biasanya mencari referensi di internet. Sayangnya, banyak sekali referensi tersebut yang bersifat menyesatkan.

Untuk memahami bagaimana referensi tersebut benar-benar kredibel atau tidak, kalian bisa mengambil website yang terpercaya atau media yang terpercaya. Selain itu, kalian juga bisa menganilisa sendiri apakah penjelasan di website tersebut logis atau tidak. Kalian tidak perlu terburu-buru untuk mengambil keputusan setelah membaca referensi dari internet.

  • Tidak Memperhitungkan Dana

Yang kelima dan yang terpenting adalah, pastikan kalian hanya melakukan trading dengan dana yang memang sudah dialokasikan untuk investasi. Jangan pernah menggunakan dana primer kebutuhan sehari hari kalian untuk melakukan segala jenis trading. Itu sangat berbahaya loh!

Alokasikanlah dana investasi kalian dari gaji atau uang jajan kalian. Jangan menggunakan dana di luar investasi, terutama dana untuk pembayaran kewajiban. Hal ini berguna bagi kalian agar mahir mengalokasikan dana. Ingat. Trader yang handal bukan hanya trader yang selalu mendapatkan keuntungan. Tetapi, juga handal dalam mengalokasikan dana yang mereka miliki.

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Apa Itu Gravestone Doji dan Bagaimana Cara Membacanya?
24/03/2023
Apa Itu Gravestone Doji dan Bagaimana Cara Membacanya?

Gravestone Doji, pola pembalikan bearish yang terbentuk ketika harga pembukaan dan penutupan berdekatan satu sama lain. Yuk siimak ulasan lengkapnya disini!

24/03/2023
Mengenal Bollinger Band dari Cara Kerja sampai Penggunaannya
23/03/2023
Mengenal Bollinger Band dari Cara Kerja sampai Penggunaannya

Bollinger band adalah indikator analisis teknis yang digunakan mengukur volatilitas. Bagaimana cara kerja dan cara membacanya? Yuk simak ulasannya disini!

23/03/2023
Pajak Crypto dan Cara Membayar Pajak Crypto di Indonesia
22/03/2023
Pajak Crypto dan Cara Membayar Pajak Crypto di Indonesia

Mulai Mei 2022, pemerintah memberlakukan aturan pajak aset kripto dan NFT. Bagaimana cara menghitung pajak kripto? Yuk simak ulasan lengkap nya disini!

22/03/2023