7 Prospek Blockchain dan Coin Crypto Masa Depan
icon search
icon search

Top Performers

7 Prospek Masa Depan Aset Kripto dan Blockchain, Lengkap Prediksi Harga pada 2050

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

7 Prospek Masa Depan Aset Kripto dan Blockchain, Lengkap Prediksi Harga pada 2050

7 Prospek Blockchain dan Coin Crypto Masa Depan

Daftar Isi

Prospek masa depan aset kripto dan blockchain menjadi salah satu pembahasan menarik di dunia investasi. Aset kripto dan blockchain dinilai akan memegang peranan penting di masa depan terkait fungsi keuangan digital. Banyak prospek cerah di masa depan terkait perkembangan aset kripto dan blockchain.

Di keadaan teknologi semakin maju, aset kripto merupakan mata uang digital dengan menerapkan sistem kontrol desentralisasi. Ada 3 fungsi utama dari aset kripto yakni sebagai alat penukaran dengan kriptografi sebagai jaminan transaksi finansial, sebagai fungsi pengendalian bentuk unit tambahan serta digunakan dalam bentuk verifikasi transfer aset. Fungsi aset kripto sebagai mata uang terdesentralisasi ini memegang peranan penting di masa depan. Terlebih, aset kripto bisa melakukan transaksi secara internasional tanpa memakai nilai tukar mata uang. Transaksi yang semakin mudah ini akan membuat aset kripto dipertimbangkan untuk menjadi salah satu bentuk kemajuan teknologi mata uang digital di masa depan.

Kemajuan aset kripto juga ditunjang dengan sistem pencatatan yang tersebar luas melalui jaringan. Sistem pencatatan yang dimaksud adalah blockchain yang bisa sangat bermanfaat terkait informasi transaksi yang dilakukan di banyak perangkat. Catatan blockchain yang dilakukan secara digital desentralisasi ini bersifat publik tanpa bisa dipalsukan. Blockchain memiliki manfaat sebagai smart contract yang bisa menjalankan proses transaksi komersial dengan cepat. Selain smart contract, manfaat lainnya bisa mempermudah pembayaran lintas negara dan bisa menjadi jembatan untuk menciptakan data identitas digital agar bisa meningkatkan tingkat keamanan dalam proses pencatatan digital. 

Dengan memahami manfaat dari aset kripto dan blockchain maka bisa dijabarkan secara mendetail prospek masa depan aset kripto dan blockchain.

Prospek masa depan aset kripto dan blockchain sangat menjanjikan sehingga banyak orang harus memahami potensi kedepannya. Berikut dirangkum beberapa poin penting prospek masa depan aset kripto dan blockchain yang dibahas secara tuntas di bawah ini.

1. Berpotensi Sebagai Aset Penyimpan Nilai

(sumber gambar: pexels.com)

Prospek masa depan aset kripto dan blockchain yang pertama adalah terkait dengan adanya potensi menjadi penyimpan nilai. Apa itu penyimpan nilai? Penyimpan nilai adalah kemampuan aset dalam mempertahankan nilai dari waktu ke waktu. Aset dianggap menjadi penyimpan nilai apabila aset tidak berkurang seiring waktu dan malah bertambah. Ada beberapa karakteristik aset kripto bisa dianggap sebagai penyimpan nilai yang baik dan harus kamu pahami sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Berikut penjelaskan karakteristik aset kripto sebagai penyimpan nilai yang baik dijabarkan di bawah ini.

  • Tahan lama

Tahan lama dalam arti tidak tergerus seiring dengan kemajuan teknologi tetapi malah bisa menyesuaikan sehingga nilainya kian menguat. Aset kripto seperti Bitcoin misalnya bisa dianggap sebagai aset yang akan tahan lama dari waktu ke waktu. Hal itu terbukti dari kenaikan Bitcoin di setiap tahunnya yang berhasil mempertahankan nilainya. 

  • Faktor kelangkaan 

Kelangkaan akan membuat aset naik nilai karena pasokan terbatas namun permintaan naik. Seperti diketahui Bitcoin tidak akan pernah ada lebih dari 21 juta Bitcoin. Artinya, kelangkaan akan membuat permintaan selalu meningkat dan nilai Bitcoin akan terus bertahan bahkan melebihi harga-harga sebelumnya.

  • Jaringan desentralisasi

Optimisme aset kripto bisa mempertahankan nilai di masa depan juga ditunjang sistem blockchain yang bisa membuat jaringan desentralisasi. Jaringan desentralisasi ini menawarkan keamanan bagi pihak terkait. Keamanan jaringan desentralisasi ini bersifat publik tanpa bisa dipalsukan. Terlebih kecepatan transaksi tanpa memerlukan pihak ketiga dalam proses pertukaran data menjadi nilai plus yang memudahkan banyak pihak.

Setelah memahami 3 karakteristik aset kripto sebagai aset penyimpan nilai yang baik maka selanjutnya dibahas tentang keadaan saat ini yang akan dibandingkan dengan optimisme prospek masa depan aset kripto dan blockchain. Seperti diketahui aset kripto saat ini masih dianggap belum bisa menjadi aset penyimpan nilai karena faktor volatilitas yang tinggi. Hal itu wajar karena aset kripto bisa kehilangan 20% dari nilainya dalam waktu yang singkat. Meski begitu, optimisme aset kripto bisa mempertahankan nilai di masa depan juga ditunjang dari beberapa penawaran kemudahan dalam bertransaksi secara cepat dan praktis di masa yang akan datang.

Optimisme aset kripto menjadi penyimpan nilai di masa depan didasarkan juga pada pernyataan Hukum Gresham. “Uang buruk mengusir uang baik,” pernyataan hukum Gresham memiliki arti apabila ada dua pilihan menggunakan dua jenis mata uang, maka akan cenderung menggunakan mata uang yang inferior dan menyimpan mata uang superior. Pada kasus ini pengguna Bitcoin akan lebih memilih menggunakan mata uang fiat karena kurang adanya kepercayaan untuk jangka panjang. Nah sebaliknya, Bitcoin akan disimpan karena percaya bisa mempertahankan nilai di masa depan.

Aset kripto seperti Bitcoin dengan jumlah unit terbatas, jaringan desentralisasi dan memudahkan transfer nilai membuat para pengguna meningkatkan likuiditas yang berujung pada harga akan stabil bahkan cenderung meningkat. Hal inilah yang menjadi dasar prospek masa depan aset kripto dan blockchain bisa dianggap menjadi penyimpan nilai yang baik di masa depan.

2. Prospek Bisa Menjadi Emas 2.0

(sumber gambar: pexels.com)

Prospek masa depan aset kripto dan blockchain selanjutnya erat kaitannya dengan julukan emas 2.0. Julukan emas 2.0 disebut oleh Tyler dan Cameron Winklevoss, pemilik bursa aset kripto Gemini yang berasal dari AS. Kembar Winklevoss menyebut bahwa di masa depan kapitalisasi aset kripto terutama Bitcoin akan bisa mengalahkan nilai dari emas. Tyler dan Cameron juga menyebut bahwa harga dari Bitcoin bisa mengalahkan emas saat berada di harga US$500 per BTC.

Tyler Winklevoss mengungkapkan keoptimisan bahwa Bitcoin akan memiliki masa depan yang cerah. Terlebih, Tyler berpendapat bahwa Bitcoin bisa menganggu laju emas. Julukan emas 2.0 pun dilontarkan oleh Tyler sebagai bentuk optimisme Bitcoin sebagai raja aset kripto untuk prospek masa depan.

“Tesis kami adalah bahwa Bitcoin adalah emas 2.0 dan itu akan mengganggu emas,” terang Tyler Winklevoss seperti dilansir dari CNBC program Squawk Box.

Ada 3 alasan mengapa kembar Winklevoss begitu optimis bahwa aset kripto terutama Bitcoin bisa menjadi emas 2.0 di masa depan. Berikut 3 alasan Bitcoin bisa menjadi emas 2.0.

  • Hukum penawaran dan permintaannya

Alasan pertama yakni terkait Bitcoin dengan hukum penawaran dan permintaannya. Maksudnya, permintaan pasar akan lebih meningkat seiring sifat langka karena dibatasi peredarannya. Semakin langka, maka harga Bitcoin akan bisa mempertahankan nilai di masa depan.

  • Kapitalisasi pasar Bitcoin

Setelah itu, alasan kedua yakni kapitalisasi pasar Bitcoin yang akan terus mempertahankan nilai di masa depan. Tyler bahkan menyebut nilai kapitalisasi pasar Bitcoin dan memperkirakan kemungkinan Bitcoin bisa capai kenaikan 25 kali lebih besar dibanding hari ini sehingga peluang membeli Bitcoin dalam jumlah besar di masa depan akan semakin sulit dilakukan

  • Inflasi dolar AS

 Alasan ketiga yakni terkait inflasi dolar AS yang tidak ada habisnya sehingga membuat Bitcoin bisa menjadi perlindungan nilai terbaik. Tyler Winklevoss menyebutkan harga bisa 25 kali lebih besar dibandingkan hari ini.

“Jika Bitcoin melakukannya, ia harus memiliki kapitalisasi pasar $ 9 triliun. Jadi kami pikir Bitcoin suatu hari bisa dihargai $ 500.000 Bitcoin. Jadi pada $ 18.000 Bitcoin itu ditahan atau jika Anda tidak memiliki peluang beli karena kami pikir ada 25 kali dari sini,” ujar Tyler Winklevoss.

Penyebutan emas 2.0 dari kembar Winklevoss ini juga semakin memperlihatkan optimisme nyata dengan menyebut Bitcoin sebagai aset dengan potensi pengembalian asimetris terbaik. Hal ini dikarenakan Bitcoin dianggap sebagai perlindungan terbaik terkait inflasi moneter.

“Saya pikir banyak orang mulai menyadari bahwa Bitcoin benar-benar pertahanan terbaik dan menawarkan kesempatan untuk pengembalian asimetris sekitar 25 hingga 40 kali dari sini. Saya tidak berpikir ada aset di alam semesta yang secara kredibel menawarkan potensi semacam itu dan melindungi dari inflasi,” ujar Cameron Winklevoss.

Dari pernyataan kembar Winklevoss maka bisa ditarik benang merah bahwa Bitcoin si raja aset kripto merupakan emas 2.0 di masa depan dengan alasan hukum penawaran permintaan, kapitalisasi pasar dan bisa melindungi inflasi moneter. Dengan alasan tersebut, kini tinggal menunggu pembuktian bahwa Bitcoin bisa menjadi emas 2.0 dengan kenaikan bisa lebih dari 25 kali dari hari ini dan terus menunjukkan perkembangan positif ke depannya.

3. Stablecoin Melindungi Nilai Portofolio di Masa Depan

Apa itu stablecoin? Lalu apa kaitan stablecoin dengan prospek masa depan aset kripto dan blockchain? Jawaban dari pertanyaan tersebut akan dibahas tuntas di poin ketiga prospek masa depan aset kripto dan blockchain dengan stablecoin. Stablecoin adalah aset digital yang dibuat dengan menawarkan stabilitas harga dan didukung oleh aset cadangan. Stablecoin memungkinkan pengguna bisa mentransfer nilai secara murah dan cepat sambil bisa menjaga stabilitas harganya. Konsep yang dibuat ini menduplikasi dari nilai mata uang fiat seperti dollar atau euro.

Maksud dari menduplikasi nilai mata uang fiat yakni nilai stablecoin akan terus stabil mengikuti nilai mata uang resmi. Hal ini membuat stablecoin tidak layaknya kripto konvensional yang memiliki volatilitas yang tinggi. Namun bagaimana cara kerja stablecoin bisa mempertahankan nilai layaknya mata uang fiat? Berikut ada 3 poin tentang cara kerja stablecoin.

  • Didukung oleh mata uang fiat

Cara kerja pertama stablecoin adalah didukung oleh mata uang fiat. Artinya pihak penerbit akan menyimpan fiat sebagai jaminan dan mengeluarkan token dengan jumlah rasio 1:1.

  • Didukung oleh kripto

Cara kerja yang kedua yakni stablecoin didukung oleh kripto. Artinya jaminan yang dipakai yakni mata uang kripto dan ditangani dengan smart contract karena bersifat digital. Mekanisme spesifik dari cara kerja stablecoin didukung kripto yakni adanya perpaduan game theory dan algoritma on chain yang berpengaruh dalam memberi insentif kepada pengguna sehingga membuat harganya menjadi stabil.

  • Sistem stablecoin algoritmik

Cara kerja yang ketiga adalah dengan sistem stablecoin algoritmik yang berkonsep mengurangi pasokan token jika nilai jatuh di bawah mata uang fiat. Jika nilai melambung maka token baru akan masuk untuk mengurangi nilai stablecoin supaya tetap dalam keadaan nilai yang stabil. Stablecoin algoritmik mempunyai wadah penampung untuk menangani pergerakan pasar yang fluktuatif sehingga nilainya bisa diupayakan tetap dalam keadaan stabil.

Keadaan yang stabil inilah yang akan dikejar oleh aset kripto untuk menjadi salah satu penawaran terbaik ke investor yang menjamin bisa menjadi penyimpan nilai di masa depan. Kini stablecoin sudah ada di pasar kripto seperti Theter yang mengadopsi nilai dollar AS. Kemudian ada Binance USD yang selaras juga dengan dollar AS dengan rasio 1:1 1 BUSD = 1USD dan ada DAI coin dengan presentasi 0,09% ke dollar AS dan didukung oleh kripto Ethereum (ETH +8,4).

Dari pembahasan di atas maka stablecoin erat kaitannya dengan prospek masa depan aset kripto dan blockchain. Jenis koin ini akan menjadi instrumen penting yang akan memperkuat mata uang kripto. Stablecoin sangat berfungsi di keadaan pasar dengan volatilitas tinggi. Stablecoin menjadi penyeimbang yang membuat aset kripto di masa depan bisa mempertahankan nilai sesuai dengan mata uang fiat. Kestabilan ini tentu akan terus didorong di masa depan agar bisa menjadi jaminan bagi investor untuk melindungi nilai portofolio investasi.

4. Alternatif Solusi Masyarakat saat Inflasi Tinggi

Poin-poin sebelumnya menyebutkan bahwa aset kripto dan blockchain bisa menjadi prospek perlindungan terbaik di keadaan inflasi moneter. Benar saja, aset kripto dan blockchain memang memiliki potensi yang besar untuk terus bertumbuh menjadi aset penyimpan nilai yang wajib dimiliki di masa depan. Pengakuan aset kripto dan blockchain memiliki potensi tetap bisa mempertahankan nilai di kondisi inflasi tinggi juga dilontarkan oleh analist dari Standard Chartered, Suki Cooper.

“Kripto juga menarik minat sebagai lindung nilai potensial,” ujar Suki Cooper tentang masa depan aset kripto dan blockchain di kondisi inflasi tinggi.

Bukti bahwa di kondisi inflasi tinggi, aset kripto tetap bisa mempertahankan nilai adalah belajar dari studi kasus saat inflasi di Argentina. Seperti diketahui, Argentina pernah mengalami inflasi rata-rata 45% selama tiga tahun terakhir. Keadaan semakin memburuk dengan kontraksi PDB sebesar 9,9% di 2020. Data tersebut membuat kemiskinan di Argentina dideskripsikan melalui rasio 2:5. Artinya ada 2 dari lima orang Argentina yang miskin dengan angka pengangguran mencapai 11%.

Kondisi inflasi yang membuat masyarakat Argentina kelimpungan terkait masalah finansial membuat mereka berpikir solusi untuk mengatasi keadaan krisis moneter tersebut. Mereka beralih ke aset kripto menjadi salah satu solusi agar terus bisa bertahan hidup di keadaan ekonomi yang sulit. Berdasarkan informasi dilansir dari Maximiliano Hinz, direktur bursa kripto Binance Amerika Latin via AFP, mengungkapkan bahwa masyarakat Argentina memasukkan uang mereka ke Bitcoin, Ethereum, Dai dan Theter. Ada setidaknya 2 juta akun yang terdaftar perdagangan kripto Argentina.

“Jumlah akun pengguna untuk berinvestasi dalam kripto telah berlipat ganda di Argentina sejak 2020,” ungkap Maximilano Hinz.

Selain bisa digunakan sebagai aset investasi, Argentina kini semakin umum dalam penggunaan mata uang digital untuk membeli dan menjual seperti properti, mobil hingga penggunaan jasa. Kemudahan dalam bertransaksi dengan mata uang digital seperti Bitcoin dan aset kripto lainnya membuat perkembangan aset kripto dan blockchain di Argentina semakin populer sehingga nilai aset kripto bisa bertahan dari inflasi yang tinggi.

Penggunaan aset kripto di Argentina ini juga didasarkan pada anggapan bahwa aset kripto menawarkan bantuan dari suku bunga yang rendah dibanding dengan penerbit keuangan lainnya. Selain itu, masyarakatnya lebih menyukai dollar dibanding dengan mata uang negara peso. Terlebih, transaksi dengan aset kripto sebagai bentuk mata uang digital sangat cepat dan aman sehingga masyarakat Argentina merasa nyaman menggunakannya.

Dari studi kasus di Argentina, bisa ditarik kesimpulan bahwa dalam keadaan inflasi yang tinggi pada suatu negara, aset kripto bisa menjadi opsi yang bagus untuk memulihkan kondisi ekonomi. Apalagi, aset kripto tidak terpengaruh dengan inflasi pada suatu negara dan berkonsentrasi pergerakannya secara global. Ketika moneter dalam suatu negara sedang anjlok, aset kripto masih bisa mempertahankan nilai. Selain itu, aset kripto kini memiliki keberagaman jenisnya seperti Bitcoin, ethereum hingga mulai dikembangkan koin yang stabil seperti stablecoin yang bisa menjamin nilai portofolio investor akan tetap stabil bahkan meningkat di masa depan.

5. From Week to Hours!

(sumber gambar: pexels.com)

Prospek masa depan aset kripto dan blockchain selanjutnya berkaitan dengan kecepatan jaringan dimana transaksi bisa dilakukan hanya dengan satu jam dari yang biasanya bisa habiskan waktu selama seminggu. Kecepatan dan kemudahan ini dikarenakan adanya sistem blockchain. Blockchain adalah teknologi yang tidak memerlukan pihak ketiga dalam proses pertukaran data atau sebuah transaksi. Blockchain akan mencatat dalam database secara digital desentralisasi yang bersifat publik tanpa bisa dipalsukan.

Kemudahan dan kecepatan dalam transaksi ini membuat potensi blockchain semakin berkembang di masa depan memunculkan optimisme di bidang aplikasi bisnis. Adapun ada beberapa manfaat blockchain yang akan dirasakan aplikasi bisnis. Berikut beberapa manfaat blockchain yang dirasakan di bidang aplikasi bisnis.

  • Smart Contract

Manfaat blockchain yang pertama yakni kemudahan dalam smart contract. Smart contract akan membuat transaksi komersial secara digital dengan persetujuan otomatis. Smart contract juga bisa menegakkan kewajiban semua pihak tanpa adanya pihak ketiga atau perantara.

  • Sharing Economy

Manfaat blockchain kedua adalah terkait sharing economy. Sharing economy memiliki arti pembayaran bisa diaktifkan secara peer to peer dengan membuka pintu interaksi langsung ke pihak terkait. Sharing economy dengan desentralisasi ini akan membuat banyak pihak merasakan kemudahan dalam berhubungan antara satu perusahan dengan perusahaan lain.

  • Integrasi blockchain ke crowdfunding

Manfaat ketiga dari blockchain yakni integrasi teknologi blockchain ke dalam industri crowdfunding. Dengan blockchain, dana yang terkumpul bisa dioptimalkan dengan penerimaan dan pengaturan dana. Dana akan lebih cepat dan mudah disalurkan dengan catatan transparan yang bersifat publik.

  • Sistem lebih transparan

Manfaat keempat dari blockchain adalah bisa digunakan untuk sistem yang lebih transparan. Hal ini membuat cara penipuan bisa dihilangkan karena catatan dari blockchain bersifat publik dan tak bisa dipalsukan. Keamanan dalam sistem blockchain ini juga melindungi distribusi data ke seluruh jaringan agar tidak diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Selain fungsi blockchain yang sudah dijelaskan, ada pembahasan menarik terkait sinergi blockchain di Indonesia. Sinergi ini menjadi bukti potensi besar blockchain dalam perkembangan bisnis sangat menjanjikan. Ada 6 perusahan yang berhasil mendirikan Asosiasi Blockchain Indonesia. Asosiasi Blockchain Indonesia terdiri dari Indodax, Blockchain Zoo, Blocktech Indonesia, Indonesia Blockchain Network, Luno dan Pundi X. Adapun visi dari Asosiasi Blockchain Indonesia adalah bisa melakukan pendorongan terhadap pemangku kebijakan dengan pelaku usaha dengan memanfaatkan sistem blockchain dan kripto sebagai landasan dari sebuah teknologi yang sedang berpotensi menjadi besar di masa depan. Salah satu dampak yang akan dirasakan dengan sinergi blockchain di Indonesia adalah terkait kemudahan dalam sektor layanan publik di Indonesia.

Dari pembahasan di atas tentu bisa digaris bawahi bahwa blockchain memiliki banyak manfaat di bidang aplikasi bisnis. Kemudahan tersebut juga mulai dirasakan di Indonesia dengan adanya Asosiasi Blockchain Indonesia. Kemudahan tersebut bisa kamu rasakan segera di sektor layanan publik Indonesia. Di masa yang akan datang kemudahan serta kecepatan dalam bertransaksi bisa selesai lebih cepat. Misalnya, transaksi secara regular berakhir dalam seminggu namun dengan sistem blockchain yang sudah diterapkan, transaksi bisa selesai hanya dalam sejam. Bahkan ekstremnya, di masa depan mungkin bisa selesai dari awalnya sejam menjadi hanya dalam hitungan menit. From Week to Hours berubah menjadi From Week to Minutes. Fantastis bukan?

6. Potensi Tingkatkan Perekonomian Digital dengan DeFi

(sumber gambar: pexels.com)

Prospek masa depan aset kripto dan blockchain yang keenam berkaitan dengan Decentralized Finance atau kerap disingkat DeFi. Apa itu DeFi? Apa manfaatnya di masa depan untuk Indonesia? Pertanyaan tersebut akan terjawab pada pembahasan di bawah ini.

DeFi adalah sistem finansial yang tidak terpusat dimana para pemilik aset kripto bisa melakukan peminjaman uang dengan cara menjamin aset kripto nya. Contoh dalam penerapan peminjaman uang dengan jaminan aset kripto ini yakni Ethereum. DeFi adalah produk turunan blockchain yang memiliki keunggulan berupa smart contract. 

Dengan memahami pengertian DeFi maka bisa dijabarkan beberapa manfaat DeFi di masa depan dan kenapa DeFi perlu dikembangkan di Indonesia. Berikut beberapa alasan mengapa DeFi perlu dikembangkan di Tanah Air.

  • Pengguna yang memegang kendali

Alasan DeFi perlu dikembangkan di Indonesia yang pertama adalah terkait DeFi tak memerlukan perantara. Artinya aset bisa dalam kendali pengguna. Transaksi yang bisa dilakukan secara langsung tanpa otoritas ini akan berjalan dengan cepat. Pengguna bisa memantau asetnya secara langsung yang membuat kemudahan ini bisa mempersingkat waktu transaksi.

  • Tak mungkin layanan tutup

Alasan lainnya yakni layanan DeFi ini tidak mungkin tutup karena data yang direkam dan tersebar di dalamnya terdiri dari banyak ribuan nodes. Keamaan data pengguna juga terjamin aman dengan salinan yang tersebar di banyak jaringan. Keunggulan DeFi ini membuat pengguna bisa menghindari catatan kasus krisis yang kerap terjadi di bank.

  • Tidak memandang wilayah

Alasan paling utama kenapa DeFi perlu dikembangkan di Indonesia adalah terkait masalah wilayah. Seperti diketahui, Indonesia dengan wilayah sangat luas dengan lembaga pembiayaan sering terbatas oleh jarak. Untuk mengatasi ini DeFi bisa digunakan. DeFi tidak memandang wilayah dan siapa orang yang melakukan proses transaksi. Dengan DeFi, maka layanan keuangan ini hanya membutuhkan internet saja sehingga tidak terbatas oleh jarak dan waktu.

  • Tak habiskan banyak biaya

Alasan terakhir terkait pengembangan DeFi di Tanah Air terkait keefektifan biaya yang harus dikeluarkan. Dengan DeFi maka biaya yang dikeluarkan relatif lebih murah karena dilakukan tanpa perantara. 

Berdasarkan dari penjelasan di atas maka bisa ditarik kesimpulan bahwa DeFi bisa meningkatkan perekonomian digital dengan sistem pembayaran lebih mudah dan lebih efisien. Sistem pembayaran ini bisa menjadi salah satu alternatif opsi di masa depan untuk negara berkembang seperti Indonesia. Tujuan kemudahan DeFi ini juga selaras dengan tujuan pemerintah dalam usaha meningkatkan perekonomian dan keuangan digital. Sehingga penggunaan DeFi di masa depan akan membuat sistem ekonomi digital Indonesia menjadi lebih baik.

7. Prediksi Harga pada 2050

(sumber gambar: pexels.com)

Prospek masa depan aset kripto dan blockchain yang terakhir terkait prediksi harga pada 2050. Banyak netizen yang merasa penasaran dengan prediksi harga aset kripto pada 2050. Hal itu terlihat dari banyaknya pencarian dengan kata kunci ‘harga Bitcoin 2050’. Untuk menjawab rasa penasaran mu berikut dijabarkan berapa harga aset kripto khususnya Bitcoin pada 2050. Namun sebelum membahas harga pada 2050, disinggung dulu sentimen positif yang akan menjadi cikal bakal mau dibawa kemana Bitcoin di masa akan depan.

Sentimen positif tersebut hadir dari negara El Savador. Negara yang terletak di perbatasan Honduras dan Guatemala di Amerika Tengah akan jadikan Bitcoin sebagai alat pembayaran. Keputusan El Savador dikarenakan kondisi ekonomi yang sangat bergantung terhadap pengiriman uang tunai dari masyarakat dari luar negeri. Ada setidaknya dua juta orang El Salvador yang saat ini tinggal di luar negeri.

Masyarakat El Savador yang terlalu bergantung dengan pengiriman dari luar negeri ini merasa terbebani dengan waktu sampai uang yang berhari-hari. Terlebih, penduduk El Savador 70% tidak memiliki rekening bank atau kartu kredit. Hal ini membuat presiden El Savador, Nayib Bukele memiliki solusi untuk menjadi Bitcoin sebagai alat pembayaran karena proses mudah dan cepat yang akan menguntungkan masyarakat. 

Keseriusan El Savador menjadikan Bitcoin sebagai alat pembayaran terbukti dengan sudah bekerja sama dengan perusahaan keuangan digital Strike. Keputusan El Savador yang yakin menetapkan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang praktis membuat perkembangan Bitcoin di masa depan diprediksi semakin cerah.

Setelah mengetahui bahwa Bitcoin akan menjadi alat pembayaran yang sah di El Savador maka bisa saja negara-negara lain akan juga mengadopsi langkah serupa seperti El Savador. Tidak dipungkiri kemungkinan penggunaan Bitcoin akan lebih meluas di dunia. Meluasnya penggunaan Bitcoin ini akan membuat harga Bitcoin semakin melambung tinggi di masa depan. Lalu untuk prediksi harga 2050 bagaimana? Berikut pembahasannya dilansir dari artikel tulisan Andy Watson di Coinspeaker.com pada 13 Mei 2021 yang menuliskan prediksi dari analis Wave Financial terkait prediksi harga Bitcoin pada 2025, 2030 dan 2050.

  • Prediksi Harga Bitcoin untuk 2025

5 tahun mendatang, harga Bitcoin sudah ada yang memprediksi. Salah satu prediksi hadir dari analis di Wave Financial yang menyebutkan harga Bitcoin akan mencapai $400.000 pada 2025. Adapun prediksi dari analis ini mengandalkan dari ekstensi Fibonacci, pendekatan Mayer Multiple dan NVT untuk mendapatkan nilai $400.000 pada 2025.

  • Prediksi Harga Bitcoin untuk 2030

10 tahun dari sekarang, Bitcoin diprediksi sudah sebagian besar ditambang sehingga akan berlaku hukum penawaran dan permintaan. Berlakunya hukum penawaran dan permintaan ini jelas akan mempengaruhi harga dari Bitcoin. Selain itu akan ada banyak proyek yang mengedepankan aset digital dibanding aset fisik. Hal ini membuat analis Wave Financial memprediksi harga Bitcoin pada 2030 bisa melebihi $1.000.000.

  • Prediksi Harga Bitcoin untuk 2050

Jika kamu menginginkan dana pensiun yang cocok, maka bisa pertimbangkan Bitcoin. Pada 2050, Bitcoin yang beredar diprediksi akan semakin langka dan diperebutkan. Bitcoin akan jadi investasi jangka panjang dimana pada 2050 harganya diprediksi oleh analis Wave Financial mencapai $10.000.000. Harga yang fantastis ini juga didasarkan pada aset digital yang kemungkinan sudah akan dipakai menjadi aset utama meninggalkan aset fisik. Alat pembayaran lintas negara pun diprediksi sudah bisa dilakukan dengan mudah menggunakan Bitcoin.

Disclaimer On. Harga prediksi Bitcoin 2025, 2030 hingga 2050 ini hanya bersifat prediksi belaka menggunakan ekstensi Fibonacci, pendekatan Mayer Multiple dan NVT oleh analis Wave Financial. Prediksi ini bukan berarti ajakan beli Bitcoin di tahun sekarang. Keputusan investasi tetap ada pada investor aset kripto dan blockchain. Selain itu, jika Bitcoin diprediksi naik maka harga aset kripto lainnya akan mengekor dengan harga dari Bitcoin untuk menuju uptrend di masa depan.

Kesimpulan

Kesimpulan dari prospek masa depan aset kripto dan blockchain melalui poin-poin pembahasan di atas bisa disebut sangat cerah dan sangat menguntungkan. Banyak optimisme yang menganggap aset kripto bisa menjadi aset digital yang menguntungkan di masa depan. Kini salah satu raja aset kripto yakni Bitcoin diprediksi masih dalam tahap mempersiapkan diri menjadi aset penyimpan nilai yang baik. Selain itu Bitcoin akan bisa menjadi emas 2.0 yang pergerakannya akan semakin naik terus di masa depan. Tidak hanya Bitcoin, stablecoin juga bisa menjadi opsi bagi investor yang ingin melindungi nilai portofolionya di masa depan. Aset kripto juga bisa menjadi alternatif bagi masyarakat di keadaan krisis moneter di negaranya.

Sistem blockchain yang semakin mumpuni akan membuat dunia dipermudah dengan jaringan desentralisasi serta keamanan tingkat tinggi tanpa bisa dimanipulasi. Kemudahan yang bisa mempercepat proses transaksi ini akan meningkatkan potensi perekonomian digital suatu negara di masa depan. Kemudahan-kemudahan tersebut akan semakin sempurna dengan harga aset kripto akan meningkat dan bisa menjadi aset investasi jangka panjang hingga 2050. Jaminan aset investasi masa tua ini bisa menjadi nyata dengan optimisme yang digaungkan oleh Wave Financial yang menyebut harga Bitcoin pada 2050 bisa mencapai $10.000.000.

Oleh sebab itu, prospek masa depan aset kripto dan blockchain sangat cerah di masa depan. Keyakinan prospek masa depan aset kripto dan blockchain ini akan mendorong banyak investor masuk ke dunia kripto. Jika kamu tertarik untuk mulai menjalankan investasi jangka panjang bahkan untuk dana pensiun pada 2050 maka kamu bisa memulainya dengan investasi di Indodax.

Indodax merupakan perusahan berbasis teknololgi dimana akan mempertemukan penjual dan pembeli aset kripto di Indonesia. Indodax sudah memiliki lebih dari 2 juta member dengan aset kripto yang dijualbelikan lebih dari 60 jenis. Kemudahan dalam membeli aset kripto di Indodax akan membantu kamu mewujudkan keinginan memiliki dana pensiun dalam menyambut cerahnya prospek masa depan aset kripto dan blockchain.

Adapun yang masih bingung dengan cara membeli aset kripto atau Bitcoin silakan mendaftar dahulu di https://indodax.com/register. Lalu jika sudah mendaftar tetapi masih bingung bagaimana cara membeli atau menjual aset kripto, maka kamu bisa membaca panduan ini https://help.indodax.com/saya-pengguna-baru-dan-saya-bingung-harus-memulai-darimana-bagaimana-cara-membeli-menjual-bitcoin/.

Dengan memahami bagaimana prospek masa depan aset kripto dan blockchain yang cerah untuk jangka panjang maka tidak ada salahnya jika menjadikan aset kripto dan blockchain menjadi salah satu opsi untuk memasukkan beberapa persen dana pensiun di aset digital ini. Untuk menyambut era digitalisasi di masa depan, maka kamu harus melek investasi terlebih dahulu. Maka solusi terbaik saat ini adalah kamu mulai memahami serta bergerak nyata dengan melakukan investasi ke aset digital untuk menyambut cemerlangnya prospek masa depan aset kripto dan blockchain.

Penulis Putra Marenda

Pemenang Pertama Lomba Menulis Artikel Bersama Indodax Academy.

Baca tulisan pemenang lainnya di Indodax.Academy Artikel

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

LYFE dan LYFE LAND (LLAND) Merger, Kenalan Dengan LYFE (NEW)

Sesuai dengan visi dan rencana bisnis dari LYFE, mereka akan melakukan integrasi ekosistem dengan menggabungkan LYFE dan LYFE LAND (LLAND).

Indodax Market Signal 28 November 2022
28/11/2022
Indodax Market Signal 28 November 2022

OKB (OKB) pekan ini, berada diposisi teratas market kripto bullish lho! Selain OKB, aset kripto apa saja yang terindikasi bullish ya? Simak selengkapnya disini yuk!

28/11/2022
Mengenal Blockchain Wallet hingga Panduan Cara Membuatnya

Blockchain, blockchain wallet, dan cara membuat blockchain wallet adalah hal