Tick Size: Rahasia di Balik Pergerakan Harga Saham
icon search
icon search

Top Performers

Apa Itu Tick Size? Panduan Trader untuk Pemula

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Apa Itu Tick Size? Panduan Trader untuk Pemula

Apa Itu Tick Size? Panduan Trader untuk Pemula

Daftar Isi

Apakah kamu pernah mendengar istilah tick size dalam dunia trading? Jika belum, saatnya kamu memahami salah satu elemen penting yang dapat memengaruhi keberhasilan strategi perdagangan. 

Tick size bukan sekadar angka, tetapi juga kunci untuk memahami bagaimana harga suatu aset bergerak di pasar. Bagi trader, baik di pasar saham, forex, maupun pasar kripto, memahami konsep ini dapat membantu memaksimalkan profit dan meminimalkan risiko. Mari kita telusuri lebih dalam!

Apa Itu Tick Size?

Untuk memahami tick size, kamu perlu tahu bahwa ini adalah perubahan harga minimum yang diizinkan untuk suatu instrumen keuangan di pasar. Konsep ini berlaku di berbagai pasar, seperti saham, forex, dan obligasi. 

Sebagai contoh, di pasar saham AS, perubahan harga terkecil biasanya adalah $0,01. Sementara itu, di forex, istilah pip digunakan untuk menyebut perubahan harga sebesar 0,0001 pada mayoritas pasangan mata uang. 

Pada instrumen obligasi, perubahan harga sering dihitung dalam 1/32 dari nilai nominal. Dengan memahami konsep dasar ini, kamu dapat melangkah ke pembahasan berikutnya tentang evolusi tick size.

 

Baca Juga: 10 Saham Termahal di Indonesia 2025: Daftar Lengkap

 

Sejarah dan Perkembangan Tick Size

Melihat sejarahnya, sistem tick size awalnya menggunakan pecahan harga. Di Amerika Serikat, sebelum tahun 2001, tick size dinyatakan dalam pecahan seperti 1/16 atau 1/32. 

Namun, sistem ini kemudian berubah menjadi desimal, yaitu $0,01, untuk meningkatkan efisiensi perdagangan. Perubahan serupa juga terjadi di Eropa, di mana regulasi seperti MiFID II memperkenalkan aturan tick size yang lebih terstandar untuk meningkatkan transparansi dan likuiditas. 

Di Indonesia, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengadopsi fraksi harga yang disesuaikan dengan kelompok harga saham, menciptakan pasar yang lebih terstruktur dan terorganisasi. Dengan perkembangan ini, setiap pasar memiliki aturan tick size yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Fungsi dan Pentingnya Tick Size

Setelah memahami sejarahnya, penting untuk mengetahui mengapa tick size sangat berpengaruh. Pertama, tick size memainkan peran penting dalam menentukan likuiditas pasar. Semakin kecil tick size, semakin ketat spread bid-ask, yang berarti biaya transaksi lebih rendah bagi trader. 

Kedua, tick size memengaruhi volatilitas pasar. Ukuran yang terlalu kecil dapat menyebabkan fluktuasi harga yang cepat dan sering, sedangkan ukuran yang terlalu besar dapat menghambat efisiensi penemuan harga. Oleh karena itu, memahami bagaimana tick size memengaruhi setiap aspek ini dapat membantu kamu menyusun strategi trading yang lebih baik.

Tick Size di Pasar Global

Setiap pasar memiliki pendekatan unik terhadap tick size. Berikut adalah beberapa contohnya:

Pasar Saham AS

Di pasar saham AS, tick size standar adalah $0,01. Sebelum peralihan ke sistem desimal, perubahan harga minimum dalam pecahan seperti 1/16 sering dianggap kurang efisien dan membebani likuiditas.

Pasar Forex

Dalam forex, tick size dikenal sebagai pip. Sebagai contoh, jika EUR/USD bergerak dari 1,1257 ke 1,1258, itu berarti terjadi pergerakan satu pip atau 0,0001. Beberapa broker bahkan menawarkan fractional pip untuk memberikan presisi yang lebih tinggi.

Pasar Obligasi

Obligasi biasanya menggunakan tick size dalam pecahan 1/32 dari nilai nominal. Sebagai contoh, obligasi dengan harga 99-30/32 menunjukkan harga 99,9375% dari nilai nominal. Dengan berbagai pendekatan ini, kamu bisa melihat bagaimana tick size disesuaikan dengan karakteristik setiap pasar.

 

Baca Juga: Obligasi, Saham, atau Crypto: Mana yang Paling Aman?

 

Tick Size di Indonesia

Di pasar lokal, BEI menetapkan aturan fraksi harga yang bertujuan menjaga keteraturan perdagangan. Berikut adalah tabel fraksi harga di BEI:

Kelompok Harga Saham Fraksi Harga Perubahan Harga Maksimal
< Rp200 Rp1 Rp10
Rp200 – Rp500 Rp2 Rp20
Rp500 – Rp2.000 Rp5 Rp50
Rp2.000 – Rp5.000 Rp10 Rp100
> Rp5.000 Rp25 Rp250

Sebagai contoh, jika saham dibuka pada harga Rp180, perubahan harga minimum adalah Rp179 atau Rp181, dengan batas maksimal Rp190 dalam satu hari perdagangan. Dengan memahami aturan ini, kamu dapat memanfaatkan peluang yang ada di pasar saham Indonesia.

Perbandingan Tick Size di Berbagai Pasar

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah perbandingan tick size di berbagai pasar:

Pasar Instrumen Tick Size Satuan
Saham AS Saham $0,01 Dolar
Forex EUR/USD 0,0001 Pip
Obligasi AS Treasury Bonds 1/32 Pecahan
BEI Saham Lokal Rp1 – Rp25 Rupiah

Dengan perbandingan ini, kamu bisa memahami bagaimana tick size berbeda di setiap pasar, yang berdampak pada strategi trading dan keputusan investasi.

Strategi Trading Berdasarkan Tick Size

Memanfaatkan tick size dengan benar dapat meningkatkan efektivitas strategi tradingmu. Berikut adalah beberapa strategi yang dapat diterapkan:

  • Tick Size Kecil: Cocok untuk saham dengan likuiditas tinggi, di mana spread bid-ask lebih ketat. Strategi ini ideal untuk trader yang menggunakan teknik scalping.
  • Tick Size Besar: Sesuai untuk saham dengan volatilitas tinggi. Strategi ini membantu mengurangi dampak fluktuasi kecil yang mungkin tidak signifikan.
  • Optimasi Algoritma Trading: Data tick sering digunakan untuk menguji dan mengoptimalkan algoritma Expert Advisor, yang dapat meningkatkan peluang profit secara otomatis.

Dengan strategi ini, kamu dapat menyesuaikan pendekatan trading berdasarkan kondisi pasar dan instrumen yang dipilih.

 

Baca Juga:  Top 7 Saham Blue Chip Amerika dengan Dividen Terbesar

 

Dampak Perubahan Kebijakan Tick Size terhadap Kualitas Pasar

Perubahan kebijakan tick size memiliki dampak besar terhadap kualitas pasar. Berikut adalah beberapa temuan penting:

Studi Empiris di Bursa Efek Indonesia (BEI):

  • Penurunan Tick Size dan Likuiditas: Penelitian menunjukkan bahwa penurunan tick size di BEI meningkatkan likuiditas pasar. Spread bid-ask yang lebih sempit menurunkan biaya transaksi dan mendorong aktivitas perdagangan.
  • Volatilitas Harga: Penurunan tick size juga dapat meningkatkan volatilitas harga, karena perubahan harga yang lebih kecil memungkinkan fluktuasi lebih sering.

Perubahan Kebijakan di Pasar Global:

  • Pasar Saham AS: Peralihan dari pecahan ke desimal bertujuan meningkatkan efisiensi pasar. Namun, penurunan tick size dapat mengurangi insentif bagi penyedia likuiditas.
  • Regulasi MiFID II di Eropa: Implementasi standar tick size yang disesuaikan dengan harga saham dan volume perdagangan meningkatkan transparansi dan menurunkan biaya transaksi.

Dengan mempertimbangkan dampak ini, regulator pasar harus terus mengevaluasi kebijakan tick size untuk menyeimbangkan antara likuiditas dan stabilitas harga.

Perbedaan Tick Saham vs Tick Size

Tick Saham

  • Berlaku khusus di BEI.
  • Fraksi harga ditentukan berdasarkan kelompok harga saham.

Tick Size

  • Berlaku di pasar global.
  • Mencakup berbagai instrumen, seperti saham internasional, forex, dan obligasi.

Sebagai contoh:

  • Tick saham di BEI untuk saham < Rp200 adalah Rp1.
  • Tick size di forex untuk EUR/USD adalah 0,0001 pip.

Kesimpulan

Memahami tick size adalah langkah penting bagi setiap trader dan investor. Konsep ini tidak hanya membantu dalam menentukan spread bid-ask tetapi juga memengaruhi likuiditas, volatilitas, dan efisiensi penemuan harga. 

Dengan memahami perbedaan antara tick size di pasar global dan tick saham di BEI, kamu dapat menyusun strategi yang lebih baik untuk meraih peluang profit.

Itulah pembahasan menarik tentang tick size yang bisa kamu pelajari lebih dalam hanya di Akademi crypto. Tidak hanya menambah wawasan tentang investasi, di sini kamu juga dapat menemukan berita crypto terkini seputar dunia blockchain dan kripto.

Selain itu, temukan informasi terkini lainnya yang dikemas dalam kumpulan artikel crypto terlengkap dari Indodax Academy. Jangan lewatkan kesempatan untuk memperluas pengetahuanmu di dunia investasi dan teknologi digital!

FAQ

  1. Apa itu Tick Size?
    Tick size adalah perubahan harga minimum yang diizinkan untuk suatu aset keuangan.
  2. Mengapa Tick Size Penting?
    Tick size memengaruhi likuiditas, spread bid-ask, dan volatilitas pasar, yang berdampak pada biaya transaksi dan potensi profit.
  3. Apa Perbedaan Tick Saham dan Tick Size?
    Tick saham berlaku di BEI dengan fraksi harga tertentu, sementara tick size adalah istilah global untuk perubahan harga minimum di berbagai pasar.
  4. Bagaimana Menghitung Tick Saham di BEI?
    Tick saham dihitung berdasarkan fraksi harga yang ditetapkan oleh BEI untuk setiap kelompok harga saham.
  5. Apakah Tick Size Mempengaruhi Keuntungan Trading?
    Ya, karena ukuran tick memengaruhi spread dan likuiditas, yang pada akhirnya berdampak pada biaya transaksi dan strategi tradingmu.

 

Informasi Tambahan: Segera Hadir! Diversifikasi investasi kamu jadi lebih mudah di INDODAX

Nah, ada informasi tambahan untuk kamu, karena INDODAX akan memberikan pilihan investasi baru dengan hadirnya saham-saham AS unggulan. Kini, selain berinvestasi di kripto, kamu bisa memperluas portofolio dengan lebih dari 50 saham perusahaan besar AS, langsung dari satu akun INDODAX kamu, semuanya di satu aplikasi.

Tidak perlu lagi pindah platform! Semua yang kamu butuhkan untuk mencapai tujuan investasi ada di sini. Mau investasi di kripto dan saham AS sekaligus? Kini, semua jadi mungkin dengan INDODAX. Jangan lewatkan kesempatan untuk mendiversifikasi portofolio dan memaksimalkan potensi keuntunganmu.

Siapkan diri kamu sekarang, dan jadi yang pertama menikmati akses investasi yang lebih luas dan lebih fleksibel hanya di INDODAX.

 

DISCLAIMER: Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan pertimbangkan dengan baik sebelum berinvestasi. Gunakan dana yang tidak terlalu vital bagi kebutuhan kamu sebelum terlibat dalam investasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin maupun aset kripto lainya menjadi tanggung jawab pembaca.

 

Author: AL

Lebih Banyak dari Tutorial

Koin Baru dalam Blok

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 10.84%
bnb BNB 0.3%
sol Solana 5.23%
eth Ethereum 1.84%
ada Cardano 1.25%
pol Polygon Ecosystem Token 1.93%
trx Tron 2.39%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
JOE/IDR
JOE
3.093
28.34%
AXS/IDR
Axie Infin
46.382
25.76%
SKL/IDR
SKALE
526
20.92%
SSV/IDR
ssv.networ
161.900
16.86%
VIDY/USDT
VIDY
0
16.67%
Nama Harga 24H Chg
VIDYX/IDR
VidyX
3
-25%
NPC/IDR
Non-Playab
341
-14.96%
CNG/IDR
CoinNaviga
73.896
-12.03%
HNST/IDR
Honest
50
-10.71%
STRM/IDR
StreamCoin
17
-10.53%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Trader Kripto Wajib Tahu! Cara Unik Pakai CrushOn AI Buat Latih Psikologi Market
29/08/2025
Trader Kripto Wajib Tahu! Cara Unik Pakai CrushOn AI Buat Latih Psikologi Market

Banyak trader kripto jatuh bukan karena strategi atau analisis teknikal

29/08/2025
Speed Wallet: Dompet BTC & USDT Paling Ngebut?
29/08/2025
Speed Wallet: Dompet BTC & USDT Paling Ngebut?

Pernah nggak kamu ngalamin kirim Bitcoin tapi statusnya “pending” berjam-jam?

29/08/2025
Dreamina AI Bisa Bantu Investor? Ini Rahasia Konten Market Profesional
29/08/2025
Dreamina AI Bisa Bantu Investor? Ini Rahasia Konten Market Profesional

Setiap hari, ribuan trader dan investor sibuk membaca Bitcoin chart,

29/08/2025