Falling Knife: Cara Trader Saham & Kripto Hindari Rugi
icon search
icon search

Top Performers

Falling Knife: Cara Trader Saham & Kripto Hindari Rugi

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Falling Knife: Cara Trader Saham & Kripto Hindari Rugi

Falling Knife Cara Trader Saham & Kripto Hindari Rugi

Daftar Isi

Ketika harga saham atau harga kripto jatuh tajam, apakah kamu merasa tergoda untuk membeli dengan harapan harga akan segera pulih? Dalam dunia investasi, situasi ini dikenal sebagai Falling Knife. Istilah ini menggambarkan kondisi yang sering kali menjadi jebakan berbahaya bagi trader yang tergesa-gesa. 

Artikel ini akan membantu kamu memahami apa itu Falling Knife, mengapa hal ini berisiko, dan bagaimana strategi aman untuk menghadapinya, khususnya di pasar saham dan kripto Indonesia.

Yuk, kita mulai dengan memahami apa sebenarnya yang dimaksud dengan Falling Knife.

Apa Itu Falling Knife?

Falling Knife adalah istilah pasar keuangan yang mengacu pada penurunan harga aset secara signifikan dalam waktu singkat. Kondisi ini sering membuat trader tergoda untuk membeli, namun resikonya sangat besar jika harga terus turun.

Definisi dan Makna Istilah

Penurunan harga yang tajam sering kali terjadi karena faktor-faktor seperti laporan keuangan buruk, sentimen negatif pasar, atau krisis global. Istilah Falling Knife sendiri menggambarkan bahwa menangkap aset yang sedang jatuh tanpa strategi ibarat mencoba menangkap pisau yang jatuh—berisiko melukai diri sendiri.

Contoh Kasus Nyata

1.Saham:

BUMI Resources: Saham ini pernah mengalami penurunan drastis pada tahun 2008 akibat krisis global. Banyak investor yang membeli terlalu cepat malah merugi besar karena harga terus turun.

2.Kripto:

LUNA/UST: Pada 2022, harga LUNA jatuh dari ratusan dolar menjadi hampir nol dalam hitungan hari. Banyak trader yang tidak sabar menunggu stabilisasi harga kehilangan modal mereka.

Kini setelah kamu tahu apa itu Falling Knife, mari kita bahas lebih dalam mengapa kondisi ini sangat berisiko bagi trader.

Mengapa Falling Knife Sangat Berisiko?

Jika kamu berpikir bahwa harga yang jatuh adalah peluang emas, ingatlah bahwa tanpa analisis yang tepat, hal ini bisa berubah menjadi bencana.

Risiko Utama Falling Knife

1.Harga Tidak Selalu Pulih Cepat

Ketika harga aset jatuh tajam, tidak ada jaminan bahwa harga akan segera pulih. Sebaliknya, harga bisa terus turun lebih dalam.

2.Kesalahan Dalam Analisis

Trader seringkali salah mengira bahwa penurunan adalah peluang, padahal bisa jadi kondisi pasar menunjukkan tren bearish yang berlanjut.

 

Orang Juga Baca: Apa Itu FOMO dalam Dunia Kripto? Bagaimana Menghindarinya?

 

Kesalahan Umum Trader

  • Membeli Terlalu Dini

Banyak trader yang terburu-buru membeli aset tanpa menunggu tanda-tanda stabilisasi.

  • Tidak Menggunakan Stop-Loss

Tidak memasang batas kerugian bisa membuat kamu terjebak dalam posisi yang semakin merugi.

  • FOMO (Fear of Missing Out)

Dorongan untuk segera masuk pasar tanpa strategi sering kali menjadi jebakan.

Namun, risiko ini sebenarnya bisa dikelola dengan strategi yang tepat. Yuk, kita bahas bagaimana caranya.

Strategi Aman untuk Menghadapi Falling Knife

Saat menghadapi situasi Falling Knife, yang kamu butuhkan adalah strategi yang terukur, bukan hanya keberanian. Berikut adalah beberapa langkah praktis yang bisa kamu terapkan.

1. Analisis Teknikal Sebelum Membeli

Gunakan indikator teknikal untuk membantu kamu menentukan apakah harga sudah berada pada titik stabil:

  • RSI (Relative Strength Index)

Untuk mendeteksi apakah aset berada dalam kondisi oversold (jenuh jual).

  • Volume Perdagangan

Volume tinggi saat harga turun tajam bisa menjadi tanda tekanan jual yang masih kuat.

  • Pola Candlestick

Tunggu sinyal pembalikan seperti pola Hammer atau Doji sebelum mengambil keputusan.

2. Gunakan Strategi Pembelian Bertahap (Dollar Cost Averaging)

Alih-alih membeli sekaligus, bagilah modal kamu ke dalam beberapa tahap. Cara ini membantu mengurangi risiko volatilitas harga.

  • Contoh: Jika kamu ingin membeli Bitcoin, alokasikan modal dalam beberapa tahap saat harga mulai menunjukkan tren stabil.

3. Pasang Stop-Loss

Stop-loss adalah fitur yang memungkinkan kamu untuk membatasi kerugian. Tetapkan batas kerugian pada level 5-10% di bawah harga beli kamu.

  • Tips Praktis: Pastikan kamu selalu disiplin dalam menjalankan stop-loss agar tidak terjebak kerugian lebih besar.

4. Tunggu Stabilisasi Harga

Jangan membeli saat harga masih dalam tren turun tajam. Tunggu sinyal dari analisis teknikal atau fundamental yang menunjukkan pemulihan harga.

Dengan strategi ini, kamu bisa lebih tenang menghadapi risiko Falling Knife. Namun, bagaimana cara mengenali situasi seperti ini sejak awal? Yuk, lanjutkan ke bagian berikutnya.

 

Orang Juga Baca:  Apa Bedanya Analisis Fundamental & Teknikal? Ini Penjelasannya

 

Cara Mengenali Falling Knife dengan Cepat

Agar kamu tidak terjebak dalam situasi Falling Knife, penting untuk memahami tanda-tandanya. Berikut adalah beberapa indikator yang bisa membantu kamu.

Tanda-Tanda Utama Falling Knife

1.Harga Turun Tajam

Penurunan harga yang sangat signifikan dalam waktu singkat tanpa alasan fundamental yang jelas.

2.Volume Perdagangan Tinggi

Jika volume perdagangan meningkat pesat tetapi harga tetap turun, ini bisa menjadi tanda tekanan jual yang besar.

Pantau Berita Pasar

Sentimen pasar dan berita negatif sering kali menjadi pemicu Falling Knife. Berikut beberapa contohnya:

  • Saham

Laporan keuangan saham yang buruk atau pengumuman restrukturisasi.

  • Kripto

Regulasi baru yang tidak menguntungkan atau kebangkrutan proyek besar seperti kasus FTX pada 2022.

Dengan mengenali tanda-tanda ini, kamu bisa lebih siap menghadapi situasi Falling Knife. Terakhir, mari kita simpulkan poin-poin pentingnya.

Kesimpulan

Falling Knife adalah situasi berisiko yang sering terjadi di pasar saham dan kripto. Namun, dengan strategi seperti analisis teknikal, pembelian bertahap, dan penggunaan stop-loss, kamu bisa mengelola risiko dengan lebih baik. Ingat, dalam investasi, keputusan terbaik selalu berdasarkan data, bukan emosi.

Itulah pembahasan menarik tentang Falling Knife yang bisa kamu pelajari lebih dalam hanya di Akademi crypto. Tidak hanya menambah wawasan tentang investasi, di sini kamu juga dapat menemukan berita crypto terkini seputar dunia blockchain dan kripto.

Selain itu, temukan informasi terkini lainnya yang dikemas dalam kumpulan artikel crypto terlengkap dari Indodax Academy. Jangan lewatkan kesempatan untuk memperluas pengetahuanmu di dunia investasi dan teknologi digital!

FAQ

  1. Apa yang dimaksud dengan Falling Knife?
    Falling Knife adalah istilah untuk penurunan harga aset yang sangat tajam dalam waktu singkat, sering kali memicu risiko besar bagi trader.
  2. Bagaimana cara trader menghindari Falling Knife?
    Tunggu harga stabil, gunakan strategi pembelian bertahap, dan pasang stop-loss untuk membatasi kerugian.
  3. Apa indikator terbaik untuk mendeteksi Falling Knife?
    Indikator seperti RSI, volume perdagangan, dan pola candlestick dapat membantu kamu mengenali situasi Falling Knife.
  4. Apakah Falling Knife bisa menjadi peluang?
    Bisa, jika kamu menggunakan analisis yang tepat dan bersabar menunggu sinyal pemulihan harga.

 

DISCLAIMER: Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca bukan sebagai saran investasi!. Selalu lakukan riset mandiri dan pertimbangkan dengan baik sebelum berinvestasi. Gunakan dana yang tidak terlalu vital bagi kebutuhan kamu sebelum terlibat dalam investasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin maupun aset kripto lainya menjadi tanggung jawab pembaca.

 

Author: RB

Lebih Banyak dari Tutorial

Koin Baru dalam Blok

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 10.84%
bnb BNB 0.3%
sol Solana 5.23%
eth Ethereum 1.84%
ada Cardano 1.25%
pol Polygon Ecosystem Token 1.93%
trx Tron 2.39%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
PYTH/IDR
Pyth Netwo
3.650
84.9%
HNST/IDR
Honest
63
46.51%
NEON/IDR
Neon EVM
2.545
37.57%
W/IDR
Wormhole
1.612
24.86%
ZETA/IDR
ZetaChain
3.600
16.66%
Nama Harga 24H Chg
VIDYX/IDR
VidyX
3
-25%
VSYS/IDR
v.systems
11
-21.43%
KDAG/IDR
King DAG
78
-20.41%
RLC/IDR
iExec RLC
21.062
-13.92%
JELLYJELLY/IDR
Jelly-My-J
258
-13.34%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

CFTC Gandeng Nasdaq, Pengawasan Kripto Level Baru
28/08/2025
CFTC Gandeng Nasdaq, Pengawasan Kripto Level Baru

Regulasi kripto di Amerika Serikat kembali jadi sorotan. Kali ini,

28/08/2025
Little Pepe (LILPEPE): Beneran Next Shiba Inu atau Sekadar Hype?
28/08/2025
Little Pepe (LILPEPE): Beneran Next Shiba Inu atau Sekadar Hype?

Pasar kripto selalu punya cara bikin orang penasaran. Setiap kali

28/08/2025
Safe Wallet 2025: Dompet Kripto dengan Fitur Multi-Signature, Ini Keunggulannya!
28/08/2025
Safe Wallet 2025: Dompet Kripto dengan Fitur Multi-Signature, Ini Keunggulannya!

Bayangin kalau kamu punya aset kripto bernilai besar mulai dari

28/08/2025