Derive Token Heboh! Teknologinya Siap Ubah DeFi
icon search
icon search

Top Performers

Derive Token Heboh! Teknologinya Siap Ubah DeFi

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Derive Token Heboh! Teknologinya Siap Ubah DeFi

Derive Token Heboh! Teknologinya Siap Ubah DeFi

Daftar Isi

Bayangin ada token yang harganya turun drastis dari puncak tertingginya, tapi justru makin disorot karena teknologi dan potensinya yang luar biasa. Itulah Derive Token (DRV). Di tengah gejolak pasar crypto yang unpredictable, proyek ini berhasil menarik perhatian para whale dan builder besar seperti Synthetix. Apa yang bikin proyek derivatives ini begitu menarik hingga sempat jadi sasaran akuisisi senilai $27 juta?

Kamu mungkin bertanya-tanya, mengapa token yang harganya volatile ini malah jadi perbincangan hangat di komunitas DeFi. Jawabannya sederhana: teknologi dan utilitas yang ditawarkan Derive Protocol sangat solid dan punya potensi mengubah lanskap perdagangan derivatif on-chain. Yuk kamu simak pembahasan lengkapnya sampai tuntas untuk memahami mengapa Derive layak masuk radar kamu.

 

Apa Itu Derive Token (DRV)?

 

Setelah jadi perbincangan hangat di komunitas crypto, penting buat kamu tahu dulu dasar-dasar dari proyek yang satu ini. Derive Token (DRV) adalah token utilitas yang menjadi tulang punggung dari Derive Protocol, sebuah platform perdagangan derivatif terdesentralisasi yang dibangun dengan teknologi cutting-edge.

Yang menarik dari perjalanan token ini adalah sejarah migasi yang cukup unik. DRV sebenarnya adalah evolusi dari token LYRA yang melakukan rebranding dan migrasi pada Januari 2025. Proses migrasi ini dilakukan dengan rasio 1:1, memberikan kepastian kepada holder lama sambil membawa inovasi teknologi yang lebih canggih.

Derive Protocol dibangun di atas Derive Chain yang menggunakan teknologi OP Stack (Optimism Stack), framework inovatif berbasis Optimism yang juga digunakan dalam berbagai proyek besar karena skalabilitas tinggi dan efisiensi biaya transaksinya. Platform ini fokus pada perdagangan derivatif on-chain, khususnya perpetual contracts dan options trading yang selama ini masih didominasi oleh exchange terpusat. Kalau kamu masih baru di sini, pahami dulu apa itu perpetual trading sebelum masuk ke strategi lanjut.

Salah satu keunggulan utama Derive adalah pendekatan modular yang memungkinkan integrasi mudah dengan protokol DeFi lainnya. Ini berarti kamu bisa mengakses berbagai produk derivatif dalam satu ekosistem yang terintegrasi dengan lancar.

Tapi Derive bukan cuma soal asal-usul dan konsep dasarnya saja. Teknologi yang diusung platform ini justru jadi alasan utama kenapa banyak investor institusional dan protocol builder besar mulai melirik proyek ini dengan serius.

 

Teknologi Derive yang Bikin Proyek Ini Unik

 

Inilah yang menjadi dapur teknis Derive yang membuat token DRV memiliki value proposition yang kuat di pasar DeFi yang kompetitif. Teknologi yang digunakan Derive Protocol memang dirancang untuk mengatasi berbagai limitasi yang masih dihadapi platform derivatif existing.

Derive Chain yang dibangun menggunakan Optimism Stack memberikan throughput tinggi dengan biaya gas yang sangat rendah dibanding mainnet Ethereum. Hal ini memungkinkan trader untuk melakukan high-frequency trading pada produk derivatif tanpa khawatir biaya transaksi yang mencekik profit.

Sistem modular yang diadopsi Derive memungkinkan composability yang luar biasa dengan protokol DeFi lainnya. Kamu bisa mengintegrasikan posisi derivatif dengan yield farming, lending protocol, atau bahkan automated trading strategies dalam satu workflow yang seamless.

Yang lebih impressive lagi adalah desain arsitektur yang forward-thinking. Derive Chain sudah disiapkan untuk mendukung teknologi zkEVM di masa depan, yang akan memberikan privacy dan efisiensi yang lebih tinggi lagi untuk trading derivatif.

Infrastructure CLOB (Central Limit Order Book) yang dimiliki Derive juga memungkinkan pengalaman trading yang mirip dengan centralized exchange, tapi tetap maintain prinsip decentralization. Ini penting banget untuk adoption massal karena trader retail maupun institusional sudah familiar dengan UX seperti ini.

Nah, dengan fondasi teknologi yang sekuat ini, kamu pasti penasaran dong: apa saja kegunaan konkret dari token DRV dalam ekosistem yang canggih ini?

 

Fungsi DRV Token: Bukan Sekadar Investasi Spekulatif

 

Berbeda dari token spekulatif yang hanya mengandalkan hype, DRV memiliki utility yang jelas dan terukur dalam ekosistem Derive Protocol. Token ini dirancang dengan tokenomics yang sustainable untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang platform.

Governance dan DAO Participation menjadi fungsi utama DRV. Untuk kamu yang masih belum familiar, cara kerja governance token memungkinkan pemegang token ikut voting dalam pengambilan keputusan penting terkait arah pengembangan protokol, mulai dari parameter trading, fee structure, hingga integrasi dengan protocol partner baru.

Staking mechanism DRV memberikan incentive yang menarik. Kamu bisa stake DRV untuk mendapatkan stDRV (staked DRV) yang memberikan weekly rewards dari protocol revenue. Selain itu, stDRV holder juga mendapat diskon trading fees yang signifikan, menciptakan utility loop yang berkelanjutan.

Buyback program yang dijalankan protokol sangat menarik untuk sustainability token. Sebanyak 25% dari total revenue protokol digunakan untuk membeli kembali DRV dari market setiap bulannya, menciptakan buying pressure yang konsisten dan mengurangi circulating supply secara bertahap.

Priority access ke fitur-fitur baru dan program insentif likuiditas juga menjadi privilege bagi DRV holder. Ini termasuk akses early beta untuk product baru, allocation khusus untuk liquidity mining program, dan berbagai benefit eksklusif lainnya.

DRV memiliki utility yang solid dan use case yang jelas, tapi bagaimana dengan kondisi aktual token ini di market saat ini? Mari kita lihat data terkini yang mungkin mengejutkan kamu.

 

Update Market DRV Mei 2025: Volatilitas Tinggi dengan Volume Menggembirakan

 

Walau mengalami fluktuasi harga yang cukup signifikan, data pasar DRV justru menunjukkan tren-tren menarik yang patut kamu perhatikan. Kondisi market yang volatile ini sebenarnya mencerminkan fase transisi dan adaptasi dari komunitas terhadap rebranding dan pengembangan teknologi baru.

Harga DRV saat ini berada di kisaran $0.024-$0.030, dengan trading volume 24 jam yang mencapai sekitar $200-400 ribu. Yang menarik, volume trading mengalami peningkatan yang konsisten meskipun harga masih dalam fase konsolidasi. Kamu bisa melihat angka-angka ini langsung lewat CoinMarketCap, tapi pastikan kamu sudah tahu cara baca data CoinMarketCap biar nggak salah tafsir.

 

infografis drv

Kalau kamu lihat grafik siklus harga di atas, bisa dibilang tren pemulihan mulai terlihat sejak awal Mei. Ini memperkuat analisa bahwa fase konsolidasi mungkin segera bergeser ke arah rebound yang lebih stabil.

 

Token DRV mencapai all-time high di $0.228 pada 15 Januari 2025, dan sempat menyentuh cycle low di $0.013 pada April 2025. Fluktuasi ini menunjukkan bahwa market masih dalam fase price discovery setelah migrasi dari LYRA.

Market cap DRV saat ini sekitar $24 juta dengan circulating supply 737-806 juta token dari total max supply 1 miliar. Fixed supply ini memberikan kepastian bahwa tidak akan ada inflasi token yang bisa mengencerkan value holder.

Platform trading yang sudah listing DRV antara lain Gate.io, Kraken, dan beberapa DEX major. Listing di exchange tier-1 ini menunjukkan bahwa proyek memiliki kredibilitas dan memenuhi standar compliance yang ketat.

Beberapa analisis teknikal bahkan memprediksi potensi kenaikan hingga 228% dalam sebulan ke depan, meskipun prediction ini harus dilihat dengan hati-hati mengingat volatilitas market crypto.

Penurunan harga dari ATH justru dimanfaatkan banyak smart money sebagai accumulation opportunity. Apalagi kabar proposal akuisisi dari Synthetix yang sempat menggegerkan komunitas DeFi baru-baru ini.

 

Drama Akuisisi Derive oleh Synthetix: Validasi atau Missed Opportunity?

 

Kisah proposal akuisisi ini sempat membuat komunitas DeFi bertanya-tanya tentang valuasi yang fair untuk protocol yang berkembang pesat seperti Derive. Drama ini juga memberikan insight menarik tentang bagaimana big player melihat value dari teknologi Derive.

Pada pertengahan Mei 2025, Synthetix mengajukan proposal akuisisi dengan struktur token swap: 27 DRV untuk 1 SNX, dengan total valuasi sekitar $27 juta. Proposal ini diajukan melalui governance proposal SIP-415 yang rencananya akan diputuskan melalui community vote.

Mekanisme yang diusulkan cukup kompleks: DRV holder akan menerima SNX dengan vesting terms termasuk lock-up 3 bulan dan linear vesting 9 bulan. Synthetix berencana menerbitkan 29.3 juta SNX token baru untuk membiayai akuisisi ini.

Namun, komunitas Derive memberikan pushback yang kuat terhadap proposal ini. Kritik utama adalah valuasi $27 juta dianggap terlalu rendah mengingat Derive memiliki revenue yang lebih tinggi dibanding Synthetix dalam beberapa minggu terakhir.

Akhirnya, pada akhir Mei 2025, kedua belah pihak sepakat untuk membatalkan proposal merger ini. Keputusan ini diambil setelah evaluasi mendalam dari kedua komunitas.

Yang menarik dari episode ini adalah validation tidak langsung terhadap teknologi Derive. Synthetix melihat teknologi CLOB Derive sebagai competitive advantage untuk bersaing dengan platform seperti Hyperliquid, Binance, Deribit, dan dYdX.

Jadi, dengan semua drama dan data market yang sudah kita bahas, pertanyaan besarnya adalah: apakah Derive Token masih worth it untuk kamu follow dan potentially invest?

 

Apakah Derive Token Masih Layak Dilirik?

 

Ini adalah bagian reflektif dari analisis kita yang perlu kamu pertimbangkan dengan objektif. Setelah melihat berbagai aspek dari teknologi, utility, hingga drama akuisisi, mari kita evaluasi positioning Derive dalam landscape DeFi yang kompetitif.

Derive Protocol memiliki fundamentals yang kuat dengan teknologi scalable yang sudah proven. Migrasi dari LYRA ke DRV menunjukkan komitmen tim untuk terus berinovasi dan adaptasi dengan perkembangan teknologi blockchain terbaru.

Harga yang masih jauh dari ATH memberikan entry point yang menarik bagi investor yang percaya pada teknologi jangka panjang. Dengan market cap yang relatif kecil dibanding potensi market derivatives on-chain, masih ada significant upside potential.

Community sentiment yang tetap bullish meskipun menolak akuisisi Synthetix menunjukkan bahwa holder dan komunitas percaya pada independent growth trajectory. Ini adalah indikator positif untuk sustainability proyek.

Fixed supply token dan buyback mechanism yang konsisten menciptakan tokenomics yang anti-inflasi. Dalam jangka panjang, ini bisa menjadi catalyst untuk appreciation value, terutama jika adoption platform terus meningkat.

Yang perlu kamu waspadai adalah volatilitas yang masih tinggi dan kompetisi yang ketat di space derivatives DeFi. Market derivatives masih dominated oleh centralized players, sehingga adoption curve mungkin lebih gradual dari yang diexpected.

Akhirnya, keputusan investment tetap kembali ke risk tolerance dan investment thesis kamu masing-masing. Yang pasti, Derive bukan sekedar token hype tanpa substance, melainkan proyek dengan teknologi solid dan roadmap yang jelas.

 

Kesimpulan

 

Derive Token (DRV) membuktikan bahwa di balik volatilitas harga, terdapat fondasi teknologi yang solid dan vision yang jelas untuk mengubah cara kita bertransaksi dengan produk derivatif di dunia DeFi. Rebranding dari LYRA ke DRV bukan sekedar cosmetic change, melainkan evolusi teknologi yang signifikan.

Penolakan komunitas terhadap akuisisi Synthetix justru menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi terhadap kemampuan Derive untuk berkembang secara independen. Drama ini juga memberikan validasi tidak langsung bahwa teknologi Derive memang valuable dan competitive di market.

Teknologi OP Stack yang digunakan Derive Chain, combined dengan CLOB infrastructure dan modular design, berpotensi menjadi blueprint untuk derivatives protocol masa depan. Adoption yang sukses bisa memicu wave innovation di space derivatives on-chain.

Untuk kamu yang tertarik dengan sector DeFi derivatives, Derive layak masuk watchlist. Namun ingat, selalu lakukan research mendalam dan sesuaikan dengan strategi investment personal kamu. Market crypto penuh surprises, dan tidak ada yang bisa menjamin outcome investment apapun.

Yang paling penting, tetap update dengan perkembangan teknologi dan partnership yang dilakukan Derive. Di space yang bergerak cepat seperti DeFi, first-mover advantage dan technological superiority bisa menjadi game changer yang menentukan success atau failure sebuah protocol.

 

Itulah informasi menarik tentang  “Derive Token” yang  bisa kamu eksplorasi lebih dalam di artikel Akademi crypto di INDODAX. Selain memperluas wawasan investasi, kamu juga bisa terus update dengan berita crypto terkini dan pantau langsung pergerakan harga aset digital di INDODAX Market. jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu selalu mendapatkan informasi terkini seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

 

Kamu juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

Maksimalkan juga aset kripto kamu dengan fitur INDODAX Earn, cara praktis untuk mendapatkan penghasilan pasif dari aset yang kamu simpan.

Follow Sosmed Twitter Indodax sekarang

Ikuti juga sosial media kami di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

 

FAQ

 

1. Apa itu Derive Token dan apa bedanya dengan token DeFi lainnya? 

DRV adalah token utilitas dari Derive Protocol, platform perdagangan derivatif terdesentralisasi yang dibangun dengan OP Stack. Berbeda dengan token spekulatif, DRV memiliki utility nyata dalam governance, staking rewards, dan akses prioritas ke fitur platform.

2. Mengapa harga Derive Token mengalami volatilitas tinggi? 

Volatilitas DRV disebabkan beberapa faktor: migrasi dari LYRA yang masih dalam fase adaptasi, sentimen market crypto secara umum, dan recently failed acquisition proposal dari Synthetix yang mempengaruhi price discovery.

3. Apakah DRV sudah bisa diperdagangkan di exchange Indonesia? 

Saat ini DRV belum listing di major Indonesian exchange seperti Indodax. Token ini tersedia di international exchange seperti Gate.io dan Kraken, serta beberapa DEX yang support Derive Chain.

4. Apa perbedaan antara DRV dan token derivatives lainnya seperti GMX atau dYdX? 

DRV fokus pada modular derivatives ecosystem dengan CLOB technology, sementara GMX menggunakan AMM model dan dYdX lebih fokus pada perpetual trading. Derive menawarkan composability yang lebih tinggi dengan DeFi protocols lainnya.

5. Bagaimana cara memulai trading di Derive Protocol untuk pemula? 

Untuk pemula, disarankan mulai dengan mempelajari konsep derivatives trading, kemudian connect wallet ke Derive Chain, dan mulai dengan position size kecil. Platform menyediakan testnet untuk practice sebelum trading dengan real funds.

 

Author: RB

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

Lebih Banyak dari Altcoin,Blockchain,DeFi

Koin Baru dalam Blok

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 10.84%
bnb BNB 0.3%
sol Solana 5.23%
eth Ethereum 1.84%
ada Cardano 1.25%
pol Polygon Ecosystem Token 1.93%
trx Tron 2.39%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
L3/IDR
Layer3
999
50.68%
KOK/IDR
Kok
3
50%
VIDYX/IDR
VidyX
4
33.33%
MSHD/IDR
MASHIDA
121
32.97%
POLS/IDR
Polkastart
4.069
30.25%
Nama Harga 24H Chg
VSYS/IDR
v.systems
11
-21.43%
HNST/IDR
Honest
57
-17.39%
TROLLSOL/IDR
TROLL (SOL
2.480
-17.22%
DLC/IDR
Diverge Lo
2.537
-14.87%
JELLYJELLY/IDR
Jelly-My-J
264
-14.36%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Rally Base Rally: Strategi Demand Zone untuk Cuan Kripto

Kenapa Rally Base Rally Relevan di 2025? Kalau kamu perhatikan

Rekonsiliasi Bank adalah: Pentingnya di Era Digital 2025
28/08/2025
Rekonsiliasi Bank adalah: Pentingnya di Era Digital 2025

Dari Pencatatan Manual ke Era Digital Dulu, rekonsiliasi bank dianggap

28/08/2025
Rollover adalah: Definisi, Cara Kerja, & Risiko 2025
28/08/2025
Rollover adalah: Definisi, Cara Kerja, & Risiko 2025

Dari Istilah Biasa Jadi Strategi Finansial Kalau kamu pernah dengar

28/08/2025