Google Suruh Karyawan Pakai AI, yang Nggak Cepat Bakal Tersingkir!
icon search
icon search

Top Performers

Google Suruh Karyawan Pakai AI, yang Nggak Cepat Bakal Tersingkir!

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Google Suruh Karyawan Pakai AI, yang Nggak Cepat Bakal Tersingkir!

Google Suruh Karyawan Pakai AI, yang Nggak Cepat Bakal Tersingkir!

Daftar Isi

Google mendorong seluruh karyawannya untuk meningkatkan produktivitas dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI) dalam pekerjaan sehari-hari. 

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh CEO Google, Sundar Pichai, di tengah rencana perusahaan melakukan pemangkasan karyawan secara bertahap.

Dalam rekaman internal, Pichai menegaskan bahwa penggunaan AI kini menjadi prioritas utama. Ia menilai bahwa pendekatan perusahaan teknologi dalam menghadapi ekspansi bisnis telah berubah. 

Jika sebelumnya ekspansi berarti menambah karyawan, kini efisiensi justru dicapai dengan mengoptimalkan teknologi AI.

“Setiap kali perusahaan memasuki periode investasi besar-besaran, biasanya mereka merespons dengan menambah banyak tenaga kerja, bukan?” kata Pichai dikutip dari CNBC

Ia menyebut bahwa adopsi AI tidak bisa lagi dianggap sebagai opsi, melainkan bagian dari strategi inti perusahaan.

“Tapi di era AI ini, saya rasa kita harus mencapai lebih banyak hal dengan memanfaatkan transisi ini untuk mendorong produktivitas yang lebih tinggi,” lanjutnya.

 

Artikel menarik untuk Anda: Top 15 Aplikasi AI Gratis Android Tahun 2025

 

Investasi Besar, Efisiensi Ketat

Dilansir dari Cryptopolitan, dorongan ini sejalan dengan rencana Google untuk mengalihkan fokus investasi ke pengembangan AI

Alphabet selaku induk perusahaan dilaporkan akan menggelontorkan sekitar $85 miliar untuk belanja modal tahun ini, meningkat 10% dibanding tahun lalu. 

Dana tersebut sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan pusat data (data center) yang mampu menangani beban kerja model AI skala besar.

Namun, seiring dengan peningkatan belanja modal, Google juga mengurangi jumlah tenaga kerja. Sejak 2023, perusahaan telah memangkas sekitar 6% dari total staf di berbagai divisi. 

Berdasarkan data terakhir, jumlah pegawai penuh waktu Alphabet menyusut dari 191 ribu menjadi sekitar 187 ribu orang.

 

Tren Serupa di Perusahaan Teknologi Lain

Kebijakan efisiensi berbasis AI ini juga diterapkan oleh perusahaan teknologi lain. Amazon, misalnya, melalui CEO Andy Jassy, telah menginformasikan rencana pengurangan staf korporat

Ia juga meminta para karyawan untuk menggunakan AI guna meningkatkan produktivitas tim kecil.

Sementara itu, Microsoft lewat Presiden Developer Division, Julia Liuson, menyebut bahwa penggunaan AI dalam pekerjaan sehari-hari kini menjadi keharusan

Hal senada juga disampaikan CEO Shopify, Tobi Lutke, yang menekankan bahwa sebelum meminta tambahan tenaga atau anggaran, setiap tim harus membuktikan bahwa AI tidak dapat menyelesaikan tugas tersebut.

 

Tekanan Produktivitas Meningkat

Tekanan untuk mengadopsi AI mencerminkan persaingan yang makin ketat di industri teknologi. Perusahaan-perusahaan besar berlomba menekan biaya dan meningkatkan output dengan mengandalkan otomatisasi. 

Dalam konteks ini, AI diposisikan sebagai pengganti sebagian fungsi tenaga kerja manual, terutama di bidang operasional dan administrasi.

Sementara efisiensi menjadi tujuan utama, pengamat menilai bahwa pergeseran ini juga memunculkan tantangan baru, termasuk potensi resistensi internal dan kesenjangan keterampilan di kalangan pegawai.

 

Baca juga berita terbaru: IPO STRC Pecah Rekor! Strategy Resmi Jadi Raja Bitcoin Publik

 

Kesimpulan

Dorongan Google dan raksasa teknologi lainnya untuk mengadopsi AI secara masif menandai pergeseran besar dalam budaya kerja industri digital. 

Transformasi ini bukan sekadar tren teknologi, tetapi juga strategi efisiensi yang berdampak langsung pada struktur ketenagakerjaan. 

Di tengah tekanan produktivitas dan persaingan global, kemampuan beradaptasi dengan AI tampaknya bukan lagi nilai tambah, melainkan syarat dasar untuk tetap bertahan.

 

FAQ

  1. Kenapa Google mewajibkan karyawan menggunakan AI?
    Untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan tanpa perlu menambah jumlah tenaga kerja.
  2. Apakah pemangkasan karyawan di Google berkaitan langsung dengan AI?
    Ya. Pengurangan staf dilakukan agar perusahaan bisa mengalihkan sumber daya ke pembangunan infrastruktur AI.
  3. Perusahaan teknologi mana saja yang menerapkan kebijakan serupa?
    Amazon, Microsoft, dan Shopify juga mendorong adopsi AI dan melakukan efisiensi tenaga kerja.
  4. Apa dampak tren ini terhadap tenaga kerja di sektor teknologi?
    Beberapa posisi berisiko tergantikan oleh AI, sementara kebutuhan terhadap keterampilan digital dan AI meningkat.
  5. Bagaimana cara agar tetap relevan di tengah transformasi ini?
    Karyawan disarankan untuk mempelajari dan menggunakan AI dalam pekerjaan sehari-hari agar tetap kompetitif.

 

Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.

Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Telenya Indodax sekarang!

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Artificial intelligence (AI), #Ai Crypto

Lebih Banyak dari Lainnya

Koin Baru dalam Blok

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 10.84%
bnb BNB 0.3%
sol Solana 5.23%
eth Ethereum 1.84%
ada Cardano 1.25%
pol Polygon Ecosystem Token 1.93%
trx Tron 2.39%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
PYTH/IDR
Pyth Netwo
3.930
105.44%
LEVER/IDR
LeverFi
3
50%
KUNCI/IDR
Kunci Coin
4
33.33%
MSHD/IDR
MASHIDA
113
28.41%
W/IDR
Wormhole
1.491
20.63%
Nama Harga 24H Chg
VSYS/IDR
v.systems
11
-45%
VIDYX/IDR
VidyX
3
-25%
HNST/IDR
Honest
56
-20%
LPT/IDR
Livepeer
116.090
-19.66%
CRO/IDR
Cronos
5.035
-19.29%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Trump Bersaudara Luncurkan American Bitcoin, Siap IPO di Nasdaq September 2025!
29/08/2025
Trump Bersaudara Luncurkan American Bitcoin, Siap IPO di Nasdaq September 2025!

American Bitcoin, perusahaan penambangan crypto yang didirikan Eric Trump dan

29/08/2025
Socios.com Dapat Restu MiCA, Fan Token Sah!
29/08/2025
Socios.com Dapat Restu MiCA, Fan Token Sah!

Dunia fan token mendapat angin segar. Platform Socios.com, yang digerakkan

29/08/2025
Analis Raoul Pal: XRP Masuk Fase ‘Full Porting’, Siap Rally Besar?

XRP kembali jadi sorotan setelah analis makro terkemuka Raoul Pal