Cara Trading Emas: Strategi, Risiko, dan Perbandingan dengan Crypto
icon search
icon search

Top Performers

Cara Trading Emas: Strategi, Risiko, dan Perbandingan dengan Crypto

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Cara Trading Emas: Strategi, Risiko, dan Perbandingan dengan Crypto

cara trading emas

Daftar Isi

Emas merupakan aset yang dikenal stabil dan sering dijadikan pelindung nilai. Di era digital, emas tidak hanya bisa dibeli secara fisik, tetapi juga dapat diperdagangkan secara online layaknya aset keuangan lainnya. Artikel ini akan membahas cara trading emas secara lengkap, termasuk tools analisis terbaik, strategi populer, serta perbandingan langsung dengan trading crypto dari sisi peluang dan risiko.

Tools Analisis untuk Trading Emas

Agar sukses dalam trading emas, kamu perlu menguasai berbagai alat analisis teknikal dan fundamental berikut:

Technical Analysis Tools:

  • Moving Averages (MA): Menentukan tren jangka pendek dan panjang.
  • Relative Strength Index (RSI): Mengukur kondisi overbought dan oversold.
  • Bollinger Bands: Mengidentifikasi volatilitas dan potensi pembalikan harga.
  • Fibonacci Retracement: Menentukan level support dan resistance potensial.

Fundamental Analysis Tools:

  • Kalender Ekonomi: Seperti ForexFactory dan Investing.com untuk memantau rilis data makro.
  • Data Inflasi & Suku Bunga: Faktor utama yang memengaruhi harga emas.
  • Geopolitik & Sentimen Global: Ketidakpastian geopolitik biasanya mendorong harga emas naik.

 

Artikel menarik lainnya untuk kamu: 6 Cara Menabung Emas di Rumah 2025: Tips Aman dan Praktis!

 

Strategi Trading Emas yang Efektif

1. Trend Following

Mengikuti arah pergerakan harga dengan menggunakan indikator seperti Moving Average dan MACD.

2. Breakout Trading

Masuk posisi saat harga menembus level resistance/support signifikan.

3. Range Trading

Memanfaatkan pergerakan harga dalam kisaran (range) dengan indikator RSI dan Bollinger Bands.

4. News-Based Trading

Harga emas sangat sensitif terhadap berita global, seperti inflasi, data tenaga kerja AS, dan keputusan suku bunga The Fed.

 

Risiko Trading Emas vs Crypto

Aspek Emas Crypto
Volatilitas Lebih rendah Sangat tinggi
Faktor Pemicu Makroekonomi, geopolitik Sentimen komunitas, berita teknologi, regulasi
Likuiditas Tinggi Sangat tinggi
Waktu Trading Terbatas (jam pasar) 24/7
Leverage Umumnya lebih rendah Bisa sangat tinggi
Regulasi Lebih mapan dan jelas Bervariasi, belum stabil

 

Artikel menarik lainnya untuk kamu: Cara Cuan Gede dari Trading & Investasi Kripto 2025, Yuk Intip Strateginya

 

Untung Mana: Trading Emas atau Crypto?

Emas:

  • Cocok untuk trader konservatif.
  • Pergerakan harga lebih mudah diprediksi secara fundamental.
  • Risiko lebih terkendali.

Crypto:

  • Peluang keuntungan lebih besar karena volatilitas tinggi.
  • Banyak peluang intraday karena pasar buka 24/7.
  • Tapi risiko kerugian juga sangat tinggi jika tanpa manajemen risiko.

Untuk pemula dan trader berhati-hati, emas lebih cocok. Sementara itu, untuk trader agresif dan berpengalaman, crypto bisa jadi ladang cuan dengan risiko sebanding.

Kesimpulan

Trading emas bisa menjadi alternatif menarik untuk diversifikasi portofolio dan menghindari volatilitas ekstrem dari aset seperti crypto. Dengan tools analisis yang tepat, strategi terukur, serta pemahaman risiko yang baik, kamu bisa memanfaatkan emas sebagai aset aktif dalam kegiatan trading. Namun, untuk trader yang mengincar keuntungan cepat dan siap menghadapi fluktuasi tinggi, crypto tetap menjadi arena yang menggoda.

News - gif Banner Campaign Follow Sosmed Tele 1068x150

Itulah pembahasan menarik tentang perbedaan investasi permanen dan non-permanen yang bisa kamu pelajari lebih dalam hanya di Akademi crypto. Tidak hanya menambah wawasan tentang investasi, di sini kamu juga dapat menemukan berita crypto terkini seputar dunia kripto.

Dan untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store. Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

 

FAQ

  1. Apakah trading emas bisa dilakukan di HP?
    Ya, melalui aplikasi broker atau platform digital seperti MT4 mobile atau aplikasi emas digital.
  2. Apakah trading emas lebih aman dari crypto?
    Secara umum, ya. Karena volatilitas emas jauh lebih rendah dan didukung faktor fundamental kuat.
  3. Berapa modal awal trading emas?
    Tergantung platform. Di broker forex bisa mulai dari $10, sementara di aplikasi lokal bisa dari Rp10.000.
  4. Bisa gabungkan trading emas dan crypto?
    Tentu. Diversifikasi aset adalah strategi penting untuk mengelola risiko portofolio secara keseluruhan.

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.

Author: EH

Lebih Banyak dari Tutorial

Koin Baru dalam Blok

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 10.84%
bnb BNB 0.3%
sol Solana 5.23%
eth Ethereum 1.84%
ada Cardano 1.25%
pol Polygon Ecosystem Token 1.93%
trx Tron 2.39%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
PYTH/IDR
Pyth Netwo
3.366
79.71%
HNST/IDR
Honest
65
51.16%
ATT/IDR
Attila
3
50%
VIDYX/IDR
VidyX
4
33.33%
W/IDR
Wormhole
1.700
31.27%
Nama Harga 24H Chg
KDAG/IDR
King DAG
76
-18.28%
JELLYJELLY/IDR
Jelly-My-J
245
-17.54%
RLC/IDR
iExec RLC
21.179
-16.14%
CRO/IDR
Cronos
5.000
-15.82%
LPT/IDR
Livepeer
124.492
-15.01%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Supply Ethereum Kian Ketat! 30% Sudah Terkunci Staking, Siap Bullish?

Data terbaru menunjukkan 30% dari total suplai Ethereum (ETH) kini

Bitcoin Terguncang! Miner Jual $485 Juta BTC, Bahaya atau Aman?

Bitcoin (BTC) kembali jadi sorotan setelah para penambang melepas 4.207

Horizon Protocol Hadirkan DeFi Aman untuk Institusi

DeFi selama ini sering dianggap terlalu berisiko bagi investor besar.