Golden ratio adalah perbandingan dua bilangan berurutan dalam deret Fibonacci yang mendekati 1,618 (phi). Kebalikannya, 1/phi, sama dengan 0,618. Dalam chart, rasio ini diturunkan menjadi level-level horizontal yang memetakan kemungkinan harga berhenti, memantul, atau melanjutkan tren.
Alat yang paling sering dipakai adalah Fibonacci Retracement (mengukur kedalaman koreksi) dan Fibonacci Extension (memproyeksikan target kenaikan/penurunan lanjutan).
Mengapa 0,618 dan 1,618 Penting?
Secara historis, banyak pergerakan harga menunjukkan kecenderungan “beristirahat” di sekitar 61,8% retracement ketika tren dominan masih sehat.
Pada fase lanjutan, level 1,618 extension sering dipantau sebagai target take profit karena mencerminkan dorongan tren berikutnya setelah fase konsolidasi. Bukan berarti level ini selalu “ajaib”, namun ia sering menjadi magnet psikologis karena diamati banyak pelaku pasar.
Level-Level Fibonacci yang Umum Dipakai
Dalam praktik, kamu akan sering melihat level berikut pada retracement: 0,236 – 0,382 – 0,5 – 0,618 – 0,786. Sementara pada extension, trader memantau 1,272 – 1,618 – 2,0 – 2,618. Catatan penting: 0,5 bukan bagian asli deret Fibonacci, tetapi populer karena merepresentasikan “setengah jalan” koreksi yang sering terjadi di pasar.
Tidak ada level yang wajib; konteks tren, volatilitas, dan likuiditas memengaruhi relevansinya.
Cara Menarik Fibonacci di Chart Kripto
- Tentukan tren lebih dulu.
Jika tren naik, tarik Fibonacci Retracement dari swing low (awal dorongan) ke swing high (puncak lokal). Jika tren turun, tarik dari swing high ke swing low. - Pilih timeframe sesuai gaya trading.
Scalper cenderung H1–M15, swing trader H4–D1. Timeframe lebih tinggi biasanya memberikan level lebih “bersih”. - Perhatikan konfluensi.
Semakin banyak sinyal bertumpuk (mis. level Fib + area supply/demand + MA + trendline), semakin kuat tingkat kepercayaannya. - Validasi dengan price action.
Cari reaksi harga: pin bar, engulfing, atau volume yang mendukung ketika menyentuh level kunci.
Penerapan di Analisis Teknikal
- Support–Resistance Dinamis. Level 38,2% hingga 61,8% sering jadi “zona nilai” saat pasar menarik napas sebelum melanjutkan tren.
- Retracement Sehat vs Lemah. Koreksi dangkal (23,6–38,2%) menunjukkan buyer/seller masih agresif. Koreksi dalam (61,8–78,6%) butuh konfirmasi ekstra karena risiko perubahan tren meningkat.
- Proyeksi Target. Gunakan extension 1,272 atau 1,618 sebagai target profit lanjutan setelah harga menembus swing terakhir.
- Konfirmasi Indikator. MA 50/200, RSI (divergence atau recovery ke atas 50), dan volume membantu menyaring sinyal palsu di level Fibonacci.
Strategi Trading Kripto Berbasis Fibonacci
- Trend Pullback 38,2–61,8%
- Setup: Tren naik jelas, harga terkoreksi ke area 38,2–61,8%.
- Entry: Candlestick bullish reversal di zona tersebut.
- Stop Loss (SL): Di bawah 78,6% atau sedikit di bawah swing low.
- Take Profit (TP): Parsial di 0,0% (puncak lama), sisanya di extension 1,272–1,618.
- Kenapa bekerja: Mengambil risiko saat diskon di dalam tren, bukan mengejar harga.
- Breakout + Re-Test 61,8%
- Setup: Harga menembus puncak sebelumnya, kemudian re-test area 61,8% yang kini menjadi support.
- Entry: Konfirmasi candle rejection pada re-test.
- SL: Di bawah 78,6% atau di bawah area base.
- TP: Target bertingkat ke 1,272 lalu 1,618.
- Kelebihan: Memanfaatkan “role reversal” dari resistance menjadi support.
- Swing Extension 1,618 untuk Manajemen Profit
- Setup: Setelah entry valid, gunakan extension dari ayunan terbaru.
- TP Bertahap: 1,272 (ambil sebagian), 1,618 (ambil mayoritas), sisanya dibiarkan dengan trailing stop.
- Manfaat: Mengunci profit sambil membuka peluang untuk tren memanjang.
- Manajemen Risiko Terukur
- Patuhi rasio risk–reward minimal 1:1,5 atau 1:2.
- Ukur posisi berdasarkan persentase risiko terhadap ekuitas (mis. 0,5–1,5%).
- Selalu tempatkan SL logis; tanpa SL, keunggulan level Fibonacci mudah “larut” oleh volatilitas kripto.
Studi Kasus Sederhana
Bayangkan altcoin X naik dari $1,00 (swing low) ke $1,50 (swing high), lalu koreksi. Level retracement:
- 38,2% ? $1,31
- 50,0% = $1,25
- 61,8% ? $1,19
Jika tren naik masih dominan, banyak trader mengamati zona $1,19–$1,31 sambil menunggu candle bullish. Entry konfirmatif di $1,22 dengan SL $1,16 (di bawah 78,6%), TP1 kembali ke $1,50, TP2 di extension 1,272 ? $1,63, dan TP3 di 1,618 ? $1,72. Angka ini ilustratif; kamu tetap perlu menyesuaikan dengan volatilitas riil, likuiditas, serta reaksi market saat itu.
Kelebihan dan Keterbatasan Fibonacci
Kelebihan
- Sederhana, visual, dan cepat dipahami.
- Memaksa disiplin: entry di zona nilai, TP terstruktur.
- Bekerja baik jika banyak pelaku pasar memperhatikannya (self-fulfilling).
Keterbatasan
- Bukan ramalan. Level adalah probabilitas, bukan kepastian.
- Sensitif terhadap pemilihan swing. Swing yang salah ? level menyesatkan.
- Rentan “overfitting” jika dipakai tanpa konfirmasi price action/volume.
Kesalahan Umum dan Tips Praktis
- Memaksa setiap gerak harga “cocok” dengan Fib. Tidak semua struktur pasar rapi; pilih medan yang jelas.
- Mengabaikan konteks tren & berita. Event besar bisa “menembak” level.
- Tanpa rencana SL/TP. Fibonacci kuat ketika dipadu rencana exit dan sizing.
Tips: Gunakan konfluensi (MA, trendline, area supply–demand), tunggu sinyal candle yang tegas, dan dokumentasikan setiap trade untuk dievaluasi.
Kesimpulan
Golden ratio Fibonacci membantu kamu menata keputusan trading: di mana potensi pullback sehat, di mana target wajar berikutnya, dan bagaimana mengukur risiko. Kuncinya bukan menganggap angka 0,618 atau 1,618 sebagai mantra, melainkan memadukannya dengan konteks tren, konfluensi teknikal, dan disiplin manajemen risiko.
Dengan framework ini, keputusanmu lebih terstruktur, emosimu lebih terkendali, dan peluang konsistensi hasil menjadi lebih besar.
Itulah informasi menarik tentang Tutorial yang bisa kamu eksplorasi lebih dalam di artikel Akademi crypto di INDODAX. Selain memperluas wawasan investasi, kamu juga bisa terus update dengan berita crypto terkini dan pantau langsung pergerakan harga aset digital di INDODAX Market.
Untuk pengalaman trading yang lebih personal, jelajahi juga layanan OTC trading kami di INDODAX. Jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu selalu mendapatkan informasi terkini seputar aset digital, teknologi blockchain, dan berbagai peluang trading lainnya hanya di INDODAX Academy.
Kamu juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Maksimalkan juga aset kripto kamu dengan fitur INDODAX Earn, cara praktis untuk mendapatkan penghasilan pasif dari aset yang kamu simpan.
Ikuti juga sosial media kami di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
FAQ
- Apa itu golden ratio Fibonacci dalam trading?
Rasio 1,618 (dan 0,618) yang diturunkan dari deret Fibonacci; digunakan untuk memetakan level potensi support–resistance via retracement/extension. - Level retracement mana yang paling diperhatikan?
38,2%, 50%, dan 61,8% adalah trio favorit; 61,8% sering jadi “zona nilai” saat tren masih sehat. - Kapan memakai extension 1,618?
Saat menargetkan kelanjutan tren setelah menembus swing terakhir; biasanya untuk take profit bertahap. - Apakah Fibonacci berdiri sendiri?
Tidak. Idealnya dipadukan dengan price action, MA, trendline, volume, dan konteks tren. - Timeframe terbaik untuk Fibonacci?
Sesuaikan gaya trading. Swing trader biasanya H4–D1; semakin tinggi timeframe, biasanya semakin “bersih” levelnya.
Author: ON