Minggu ini, jajaran aset kripto yang bullish dipimpin oleh Sui (SUI) di posisi pertama, dan diikuti oleh Pepe (PEPE) dan VELO (VELO).
Ingin tahu performa aset kripto favorit Anda? Cek INDODAX Market Signal di bawah ini!
5 Aset Kripto Bullish
1.Sui (SUI)
Sempat mengalami koreksi yang cukup dalam, Sui (SUI) bergerak dibawah EMA/200 namun trend berhasil untuk Rebound dan kembali bertahan diatas WMA/75. Sui (SUI) akan mencatatkan harga tertinggi nya, biia trend dapat untuk menembus level 75,000 – 85,000 yang merupakan area cukup penting bagi Sui (SUI).
2.Pepe (PEPE)
Tidak berhasil trend Break dari Resistance 0.4 – 0.475 berdampak negatif pada perubahan harga Pepe (PEPE), Pepe (PEPE) mengalami koreksi yang cukup dalam garis WMA/85 menahan trend yang melemah indikator MACD masih menggambarkan pelemahan trend.
Pepe (PEPE) akan dapat memperbaiki koreksi, Candle bertahan diatas area 0.3 – 0.35 memperbesar peluang untuk menguji kembali level 0.4 – 0.475.
3.VELO (VELO)
Candle yang gagal terbentuk diatas area 500 – 570 menjadi salah satu dampak negatif melemah nya harga VELO (VELO) lebih dari 20%. Trend Bullish akan mengalami tekanan yang cukup masif negatif, dengan Support 250 – 300 yang tertembus.
4.Ethena (ENA)
136,000 – 160,000 area Support yang cukup kuat, mampu untuk menahan trend Ethena (ENA) yang telah mengalami koreksi dengan tertembusnya area tersebut akan menekan trend Bullish serta EMA/200 kemungkinan besar akan bergerak negatif.
5.Hedera Hashgraph (HBAR)
Hedera Hashgraph (HBAR) masih terindikasi berada di fase Bullish, perubahan harga Hedera Hashgraph (HBAR) diperkirakan akan bergerak dengan naik turunnya harga yang cukup tinggi. Trend Hedera Hashgraph (HBAR) digambarkan oleh indikator MACD berada pada arah yang negatif, Support berada pada level 2,800 – 3,200.
5 Aset Kripto Bearish
1.WEMIX (WEMIX)
TIme frame 1 Hari, WEMIX (WEMIX) terindikasi masih berada di fase Bearish WMA/85 yang belum berhasil menguat melebihi EMA/200 menjadi salah satu penyebabnya. Bila Trend WEMIX (WEMIX) dapat bergerak dibawah area 9,000 – 12,000 membuat Bearish semakin kuat untuk arah pergerakan trend selanjutnya.
2.Serum (SRM)
Trend Serum (SRM) yang digambarkan oleh grafik 1 Hari diindikasikan bila sebelumnya Serum (SRM) dapat bertahan diatas EMA/200, trend mengalami tekanan negatif dengan penjualan yang cukup tinggi membuat Serum (SRM) kembali melemah dan bergerak di bawah EMA/200.
3.Biconomy (BICO)
Setelah terkonfirmasi berada di fase Downtrend, Biconomy (BICO) berpeluang mengalami koreksi dengan Candle yang bergerak di bawah area 2,900 – 4,000 Biconomy (BICO) akan menuju ke Support selanjutnya, namun sebaliknya jika harga bergerak positif akan dapat menekan EMA/200.
4.MARBLEX (MBX)
Bearish semakin kuat karena Candle tidak dapat untuk bertahan diatas zona 12,500 – 17,500. Indikator RSI belum menunjukkan konfirmasi pergerakan bagi MARBLEX sehingga membutuhkan waktu lebih lanjut.
5.LooksRare (LOOKS)
Trend Bearish akan mengalami tekanan dengan tertembusnya EMA/200 yang diikuti oleh bertahannya Candle diatas area 1,200 – 1,700 dengan estimasi ini akan membuat LooksRare (LOOKS) mempunyai peluang cukup besar untuk beralih trend menjadi Bullish.
NOTE: Jika EMA 5, melewati garis WMA 75, 85 dan EMA 200 dan garis tersebut berpotongan dari bawah ke atas, maka tren market cenderung naik (bullish),
di tiap tabel di atas menunjukkan apabila, nilai EMA 5 lebih tinggi dari WMA 75,85 dan EMA 200 maka market cenderung naik (bullish).
Apabila nilai RSI dan MACD menunjukkan satu kondisi yang sama, berarti market menunjukkan tren yang sama, kondisi overbought (jenuh beli), atau oversold (jenuh jual), adalah salah satu indikator bahwa market sudah berada di titik pergantian arah tren.
PERHATIAN : Semua konten yang mencakup teks, analisis, prediksi, gambar baik berupa grafis maupun chart, serta berita yang dimuat di website ini, hanya digunakan sebagai informasi perdagangan belaka, dan bukan merupakan anjuran atau saran untuk melakukan sebuah tindakan dalam bertransaksi baik membeli atau menjual aset kripto tertentu.
Semua keputusan perdagangan aset kripto merupakan keputusan independen oleh pengguna. Oleh sebab itu, segala risiko yang timbul karenanya, baik untung maupun rugi, bukan menjadi tanggung jawab INDODAX.