Non Fungible Token (NFT) Part 2
icon search
icon search

Top Performers

Home / Kamus / judul_artikel

non fungible token nft

Seperti yang kita tahu, NFT atau Non-Fungible Token adalah sebuah teknologi kripto layaknya sertifikat digital, yang menyatakan suatu pihak memiliki sebuah karya seni virtual dan ditautkan ke sistem besar blockchain.

Tapi, apa sih sebenarnya NFT itu? Kok bisa karya digital Beeple terjual senilai 69 juta US Dollar? Atau, tweet pertama CEO Twitter, Jack Dorsey yang dijual seharga 2.9 juta US dollar? Oh, dan ada juga NBA Topshot yang menjual momento-momento game basket NBA dan sempat menjual highlight Lebron James di harga tertinggi senilai 200 ribu US dollar!

Itu semua adalah contoh karya digital di mana orang-orang berani membelinya di harga yang tidak murah. Tidak sedikit orang yang berkata, “buat apa sih kita beli karya digital mahal?” Padahal, kita bisa melihatnya di internet secara gratis?

Sebenarnya, ini sedikit terhubung dengan psikologis manusia dan cara manusia menilai suatu barang. Karena, cara kita menilai suatu barang mulai berubah karena adanya teknologi.

Nah, kalau kita mengartikannya secara harfiah, NFT merupakan singkatan dari Non-Fungible Token, yang kalau diartikan ke dalam Bahasa Indonesia, Fungible memiliki arti tergantikan, dan Non-Fungible artinya tidak tergantikan. Hal ini berarti hanya ada satu dan sangat unik!

Contohnya, kita ingin membeli tas dengan brand A seharga 200 ribu Rupiah, kita tidak akan terlalu peduli tas mana yang akan kita dapat. Bahkan, brand A memproduksi ribuan tas dengan model dan warna yang sama persis untuk dijual. Ini mengartikan bahwa tas itu tergantikan.

Namun, bayangkan jika kita memiliki suatu barang tertentu. Misalnya, satu tas yang kita sangat sayangi dan sudah bersama kita selama bertahun-tahun. Kita akan menganggap bahwa tas itu adalah tas yang original dan berbeda dari yang lain. Itulah yang membuat cara kita menilai tas itu berbeda, sehingga membuat tas tersebut tidak tergantikan. 

Nah, jadi, Non-Fungible Token adalah token yang tidak dapat tergantikan. Contoh barang yang tidak tergantikan lainnya bisa saja seperti lukisan Monalisa. Jadi, NFT dapat dikatakan sebagai tanda atau sertifikasi kepemilikan sebuah barang tersebut, yang kebanyakan adalah karya seni digital, seperti gambar, lagu, meme, atau konten lainnya dalam bentuk apapun yang diunggah di internet

Proses pembentukan harga sebuah NFT juga pada dasarnya seperti lukisan. Kunci paling penting adalah menemukan pembeli selanjutnya yang minat kepada barang tersebut. Dikarenakan harga NFT yang sebelumnya dibeli adalah harga terakhir, maka para penjual akan membuka harga baru yang bisa saja lebih mahal atau lebih murah dari harga yang mereka beli. 

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!