Bayangkan kamu ingin mengirim aset kripto dari Ethereum ke Arbitrum, lalu ke Optimism, tetapi harus melewati proses yang rumit dan mahal. Gas fee tinggi, waktu transfer lama, dan risiko keamanan masih menjadi masalah utama dalam ekosistem blockchain.
Namun, bagaimana jika ada solusi yang memungkinkan transfer aset antar blockchain dengan cepat, murah, dan aman? Inilah peran yang diambil oleh Orbiter Finance—platform cross-chain bridge yang sedang naik daun.
Sejak 2021, Orbiter Finance telah memfasilitasi transaksi lintas blockchain dengan kecepatan hanya 10-20 detik. Tidak hanya itu, mereka kini memperkenalkan Vizing, solusi Layer 2 berbasis teknologi Zero-Knowledge Proof (ZK) yang berpotensi mengubah cara kita berinteraksi dengan berbagai blockchain.
Lalu, apa yang membuat Orbiter Finance spesial dibandingkan bridge lainnya? Mari kita bahas lebih dalam!
Orbiter Finance dan Perannya dalam Dunia Blockchain
Blockchain terus berkembang dengan munculnya berbagai jaringan baru. Setiap jaringan memiliki keunggulannya sendiri, tetapi tanpa konektivitas yang baik, ekosistem ini menjadi terfragmentasi. Inilah mengapa keberadaan jembatan lintas blockchain menjadi semakin penting.
Orbiter Finance berperan sebagai solusi utama dalam menghubungkan berbagai jaringan blockchain. Platform ini tidak hanya mendukung Ethereum Layer 2 seperti Arbitrum, Optimism, dan zkSync, tetapi juga telah memperluas cakupannya ke lebih dari 70 blockchain, termasuk Polygon, BNB Chain, dan bahkan Bitcoin Layer 2 seperti BEVM dan Bitlayer.
Dengan teknologi yang dimilikinya, Orbiter Finance memungkinkan transaksi lintas jaringan dengan kecepatan yang lebih tinggi dan biaya yang lebih rendah dibandingkan solusi lain. Keunggulan ini menjadi salah satu alasan mengapa platform ini semakin dilirik oleh trader dan pengembang dalam ekosistem Web3.
Orang Juga Baca Ini: AI di Web3: Apakah Bisa Mengubah Dunia Trading?
Teknologi Zero-Knowledge yang Mengubah Standar Keamanan
Salah satu faktor utama yang membuat Orbiter Finance lebih unggul dibandingkan bridge lainnya adalah teknologi yang digunakannya. Banyak jembatan lintas blockchain masih bergantung pada sistem wrapped token dan validator terpusat, yang meningkatkan risiko eksploitasi keamanan.
Orbiter Finance menggunakan teknologi Zero-Knowledge Simplified Payment Verification (ZK-SPV), yang memungkinkan verifikasi transaksi tanpa harus mengungkapkan seluruh detailnya. Pendekatan ini membuat transaksi menjadi lebih efisien sekaligus lebih aman.
Selain itu, karena Orbiter Finance tidak menggunakan wrapped token, risiko serangan seperti yang terjadi pada Wormhole Bridge dapat diminimalisir. Dengan keamanan yang lebih baik, platform ini memberikan kepercayaan lebih kepada pengguna yang ingin melakukan transfer aset antar blockchain.
Keuntungan Orbiter Finance bagi Trader
Bagi trader, kecepatan dan efisiensi biaya menjadi faktor utama dalam memilih platform transfer aset. Banyak jembatan lintas blockchain membutuhkan waktu beberapa menit hingga jam untuk menyelesaikan transaksi, terutama saat jaringan sedang padat.
Orbiter Finance menawarkan solusi yang lebih cepat, dengan waktu transaksi hanya sekitar 10 hingga 20 detik. Dengan pendekatan ini, trader dapat berpindah antar jaringan dengan lebih efisien tanpa harus menunggu lama.
Dari segi biaya, Orbiter Finance juga lebih kompetitif dibandingkan bridge lainnya. Beberapa jembatan lintas blockchain bisa menghabiskan hingga 450.000 gas unit per transaksi. Sementara itu, Orbiter Finance hanya membutuhkan sekitar 21.000 gas unit, yang membuatnya jauh lebih hemat biaya bagi pengguna, seperti informasi yang kami kutip dari website reports.tiger-research.com.
Selain efisiensi dan biaya rendah, aspek keamanan juga menjadi nilai tambah. Sejak diluncurkan pada 2021, Orbiter Finance belum mengalami insiden besar yang melibatkan eksploitasi atau peretasan. Ini membuktikan bahwa platform ini memiliki sistem keamanan yang lebih baik dibandingkan banyak bridge lain yang pernah menjadi target serangan.
Orang Juga Baca Ini: Bless Network: Game Changer untuk AI & Blockchain?
Vizing: Langkah Besar Menuju Omnichain
Sumber Gambar: Vizing
Selain menjadi jembatan lintas blockchain, Orbiter Finance kini melangkah lebih jauh dengan memperkenalkan Vizing. Ini adalah solusi Layer 2 berbasis teknologi Zero-Knowledge yang bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas antar jaringan blockchain.
Salah satu fitur utama dari Vizing adalah Vizing Account Abstraction (VAA), yang memungkinkan pengguna untuk mengelola berbagai Layer 2 hanya dengan satu akun. Dengan fitur ini, trader tidak perlu lagi mengatur banyak dompet berbeda untuk bertransaksi di berbagai jaringan.
Selain itu, Vizing juga mengembangkan sistem yang memungkinkan komunikasi dan transfer data antar blockchain dengan lebih efisien. Dengan pendekatan ini, ekosistem DeFi dapat menjadi lebih terintegrasi dan mudah diakses oleh lebih banyak pengguna.
Melihat perkembangan ini, tidak mengherankan jika banyak yang mulai menganggap Orbiter Finance sebagai pemimpin dalam infrastruktur omnichain.
Kesimpulan
Dengan semakin banyaknya jaringan blockchain yang bermunculan, kebutuhan akan jembatan lintas blockchain yang cepat, murah, dan aman semakin tinggi. Orbiter Finance menjawab tantangan ini dengan teknologi Zero-Knowledge yang mereka kembangkan, memberikan solusi yang lebih efisien dibandingkan banyak platform lain.
Selain sebagai bridge, pengembangan Vizing menunjukkan bahwa Orbiter Finance memiliki visi jangka panjang dalam membangun ekosistem omnichain. Dengan pendekatan ini, mereka tidak hanya memfasilitasi transfer aset, tetapi juga membantu menciptakan ekosistem blockchain yang lebih terhubung.
Jika tren ini terus berlanjut, Orbiter Finance bisa menjadi salah satu elemen kunci dalam evolusi dunia blockchain, terutama dalam hal interoperabilitas dan efisiensi transaksi lintas jaringan.
Artikel ini hasil Kolaborasi antara INDODAX x Tiger Research
FAQ
1.Apa keunggulan Orbiter Finance dibanding bridge lain?
Orbiter Finance menawarkan transfer aset lebih cepat dengan biaya lebih rendah. Dengan teknologi ZK-SPV, platform ini lebih aman dibandingkan bridge lain yang masih bergantung pada wrapped token dan validator terpusat.
2.Apakah Orbiter Finance mendukung jaringan Bitcoin?
Ya, Orbiter Finance telah mengintegrasikan Bitcoin Layer 2 seperti BEVM dan Bitlayer, sehingga mendukung transfer aset dari dan ke jaringan Bitcoin dengan lebih mudah.
3.Bagaimana cara menggunakan Orbiter Finance?
Pengguna hanya perlu menghubungkan dompet seperti MetaMask, memilih jaringan asal dan tujuan, lalu menyelesaikan transaksi dalam hitungan detik.
4.Apakah ada token resmi dari Orbiter Finance?
Saat ini, Orbiter Finance belum memiliki token resmi. Namun, ada spekulasi bahwa proyek ini mungkin akan mengadakan airdrop di masa depan.
Itulah informasi terkini seputar berita crypto hari ini, Jangan lupa untuk mengaktifkan notifikasi agar kamu selalu mendapatkan pembaruan terbaru mengenai berbagai informasi menarik yang kami sajikan di Akademi crypto hanya di INDODAX Academy, sumber terpercaya untuk belajar tentang dunia kripto
Dan jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain melalui Google News.
Selain itu untuk mempermudah kamu untuk trading crypto dengan mudah dan aman kamu dapat mendownload aplikasi crypto terbaik dari INDODAX melalui Google play store maupun melalui App Store sekarang juga!
Agar tidak ketinggalan informasi terupdate tentang dunia crypto Jangan lupa juga untuk mengikuti sosial Media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: FFA, AL, RB
Tag Terkait: #Berita Mata Uang Kripto #BeritaAltCoin