Privasi Sekarang Bukan Tambahan, Tapi Kebutuhan
Transaksi kripto itu terbuka. Semua orang bisa lacak siapa kirim ke siapa, berapa jumlahnya, dan kapan. Masalahnya, buat trader seperti kamu, transparansi ini bisa jadi kelemahan apalagi kalau strategi kamu diamati lawan, atau alamat walletmu di mata-matai. Karena itulah dompet Bitcoin seperti Wasabi Wallet muncul: bukan cuma untuk menyimpan aset, tapi juga melindungi jejak kamu di jaringan.
Namun di 2025, setelah perubahan besar, apakah Wasabi Wallet masih layak dipakai? Yuk kita bahas dari A sampai Z.
Apa Itu Wasabi Wallet?
Wasabi Wallet adalah dompet Bitcoin non-custodial berbasis desktop yang dirancang untuk memprioritaskan privasi. Wallet ini dikembangkan oleh zkSNACKs Ltd. (developer asal Hungaria bernama Ádám Ficsór (nopara73)) sejak 2018 dan terkenal karena pernah mengintegrasikan fitur CoinJoin otomatis, yang menyamarkan transaksi Bitcoin dengan mencampur koin dari berbagai pengguna.
Beda dari wallet biasa, Wasabi tidak menyimpan aset kamu dan tidak membagikan data transaksi ke server mana pun. Semua dilakukan secara lokal dan anonim. Konsep non-custodial ini memberikan kamu kendali penuh atas private key dan seed phrase, yang merupakan komponen penting dalam menjaga kendali aset kripto tanpa ketergantungan pada pihak ketiga.
Aplikasi ini tersedia untuk Windows, macOS, dan Linux, dengan antarmuka yang relatif sederhana namun dilengkapi fitur-fitur canggih untuk mengoptimalkan privasi transaksi Bitcoin. Dengan menggunakan protokol Tor terintegrasi, Wasabi memastikan alamat IP kamu tersembunyi saat melakukan transaksi, sehingga sulit dilacak oleh pihak yang tidak diinginkan.
Fitur Privasi yang Masih Jadi Andalan
Walaupun CoinJoin sudah dihentikan, Wasabi tetap punya banyak fitur privasi kelas berat yang membuatnya tetap menjadi pilihan menarik bagi trader yang peduli privasi. Berikut ini adalah fitur-fitur unggulan yang masih berfungsi dengan baik:
Enkripsi seed lokal (AES-256 + scrypt) memberikan lapisan keamanan ekstra untuk melindungi kunci privat kamu. Enkripsi ini dilakukan secara lokal di perangkat kamu, sehingga tidak ada pihak ketiga yang bisa mengakses informasi sensitif tersebut.
Tor otomatis untuk menyembunyikan IP merupakan fitur yang sangat penting. Setiap kali kamu menggunakan Wasabi, koneksi secara otomatis dialihkan melalui jaringan Tor, membuat aktivitas online kamu tidak bisa dilacak kembali ke alamat IP asli.
Block filter BIP158 (client-side) memungkinkan kamu untuk melakukan sinkronisasi dengan blockchain Bitcoin tanpa mengungkapkan alamat mana yang kamu miliki. Fitur ini bekerja dengan mengunduh filter yang terenkripsi, sehingga server tidak mengetahui alamat Bitcoin spesifik yang kamu pantau.
UTXO labeling & coin control memberikan kamu kontrol penuh atas bagaimana koin Bitcoin kamu digunakan dalam transaksi. Kamu bisa memberi label pada setiap UTXO (Unspent Transaction Output) dan memilih secara manual koin mana yang ingin digunakan untuk transaksi tertentu.
Silent Payment (alamat reusable tanpa histori) adalah fitur terbaru yang memungkinkan kamu menggunakan alamat yang sama berulang kali tanpa mengorbankan privasi. Setiap transaksi akan menghasilkan alamat yang berbeda di blockchain, meskipun kamu menggunakan alamat yang sama.
Update via jaringan Nostr memastikan kamu mendapatkan pembaruan terbaru tanpa bergantung pada server terpusat yang bisa disensor atau diblokir. Fitur ini penting untuk menjaga keamanan dan fungsionalitas wallet dalam jangka panjang.
Koneksi ke full-node (RPC) tanpa pihak ketiga memberikan kamu opsi untuk menjalankan node Bitcoin pribadi, yang bisa meningkatkan keamanan dan privasi transaksi jika kamu paham konsepnya. Kalau kamu belum terlalu familier, kamu bisa baca penjelasan apa itu RPC node dan bagaimana cara kerjanya agar nggak bingung pas setup..
Fitur-fitur ini dirancang untuk kamu yang ingin tetap invisible tanpa harus jadi developer atau memiliki pengetahuan teknis yang mendalam.
Kelebihan & Kekurangan yang Harus Kamu Tahu
Sebelum memutuskan menggunakan Wasabi Wallet, penting untuk memahami kelebihan dan kekurangannya secara objektif. Evaluasi ini akan membantu kamu membuat keputusan yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan ekspektasi kamu.
Kelebihan:
Privasi kuat meski tanpa CoinJoin tetap menjadi keunggulan utama Wasabi. Meskipun fitur CoinJoin sudah dihentikan, kombinasi Tor, enkripsi lokal, dan block filter masih memberikan tingkat privasi yang sangat baik dibandingkan wallet Bitcoin konvensional.
Tidak custodial, seed kamu 100% milikmu berarti kamu memiliki kontrol penuh atas aset Bitcoin kamu. Tidak ada risiko kehilangan dana karena exchange atau layanan pihak ketiga bangkrut atau diretas.
Bisa pairing dengan full node sendiri memberikan fleksibilitas untuk pengguna advanced yang ingin validasi transaksi secara mandiri. Ini meningkatkan keamanan dan privasi karena kamu tidak bergantung pada server eksternal.
Open-source & aktif dikembangkan memastikan transparansi kode dan pembaruan berkelanjutan. Komunitas developer bisa memeriksa keamanan kode dan berkontribusi pada pengembangan fitur baru.
UI cukup ramah untuk pemula teknis menawarkan keseimbangan antara fungsionalitas canggih dan kemudahan penggunaan. Antarmuka tidak terlalu rumit, namun tetap menyediakan akses ke fitur-fitur privasi yang powerful.
Kekurangan:
CoinJoin dimatikan sejak Juni 2024 merupakan kerugian besar karena fitur ini adalah salah satu daya tarik utama Wasabi. Teknologi CoinJoin sendiri sebenarnya adalah metode mixer peer-to-peer yang cukup efektif untuk menyamarkan transaksi Bitcoin, namun karena kemiripannya dengan layanan Bitcoin mixer yang kontroversial, fitur ini sering jadi sorotan regulator.
Tidak ada versi mobile membatasi fleksibilitas penggunaan. Di era di mana banyak trader melakukan transaksi melalui smartphone, ketiadaan aplikasi mobile bisa menjadi kendala signifikan.
Butuh pemahaman UTXO agar tidak salah kirim bisa menjadi tantangan bagi pengguna yang tidak familiar dengan konsep dasar Bitcoin. Kesalahan dalam mengelola UTXO bisa menyebabkan kehilangan privasi atau bahkan dana.
Reputasi sempat terganggu karena kasus pencucian dana ByBit menciptakan kekhawatiran di kalangan pengguna dan regulator. Meskipun bukan kesalahan langsung Wasabi, insiden ini mempengaruhi persepsi publik terhadap wallet ini.
Protokol CoinJoin (WabiSabi) sempat dieksploitasi (sudah diperbaiki) menunjukkan bahwa tidak ada sistem yang sempurna. Meskipun sudah diperbaiki, kejadian ini mengingatkan pentingnya selalu menggunakan versi terbaru dan mengikuti praktik keamanan yang baik.
Pesaing Wasabi Wallet: Mana yang Lebih Baik?
Dalam ekosistem wallet kripto terbaik yang fokus pada privasi, Wasabi bukanlah satu-satunya pilihan. Beberapa alternatif dompet Bitcoin privat yang patut kamu pertimbangkan memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing:
Samourai Wallet merupakan wallet mobile yang fokus pada privasi hardcore dan dirancang khusus untuk platform Android. Wallet ini menawarkan fitur-fitur seperti Stonewall, Stowaway, dan Ricochet yang dirancang untuk memaksimalkan privasi transaksi. Cocok untuk cypherpunk dan maksimalis Bitcoin yang mengutamakan anonimitas di atas segalanya.
JoinMarket adalah sistem CoinJoin peer-to-peer yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pencampuran koin secara manual. Berbeda dengan Wasabi yang dulu menawarkan CoinJoin otomatis, JoinMarket memberikan kontrol penuh kepada pengguna atas proses pencampuran. Ini cocok untuk developer dan power user yang memiliki pengetahuan teknis mendalam.
Sparrow Wallet menawarkan coin control visual yang sangat baik dengan antarmuka desktop yang intuitif. Wallet ini memberikan visualisasi yang jelas tentang UTXO dan transaksi, membuatnya ideal untuk trader berpengalaman yang ingin memahami secara detail bagaimana Bitcoin mereka digunakan.
Dibandingkan dengan pesaing-pesaingnya, Wasabi tetap unggul untuk kamu yang ingin keseimbangan antara keamanan dan kemudahan. Meskipun tidak sekuat Samourai dalam hal fitur privasi atau JoinMarket dalam hal kontrol manual, Wasabi menawarkan pengalaman yang lebih user-friendly tanpa mengorbankan aspek keamanan yang penting.
Update Terbaru Wasabi Wallet di 2025
Meski CoinJoin dihentikan, tim pengembang Wasabi terus berinovasi dengan menambahkan fitur-fitur baru yang memperkuat posisinya sebagai wallet Bitcoin privat terdepan. Berikut adalah perkembangan terbaru yang patut kamu ketahui:
Versi 2.4.0 memperkenalkan Silent Payment dan UI baru yang lebih modern. Silent Payment memungkinkan kamu menggunakan alamat yang sama berulang kali tanpa mengorbankan privasi, sementara UI yang diperbarui memberikan pengalaman pengguna yang lebih intuitif.
Versi 2.5.1 menambahkan custom fee provider dan recovery fix yang penting untuk stabilitas aplikasi. Fitur custom fee provider memungkinkan kamu untuk mengatur provider estimasi biaya transaksi sesuai preferensi, sementara recovery fix memastikan proses pemulihan wallet berjalan dengan lancar.
Versi 2.6.0 (Prometheus) adalah update besar yang membawa beberapa fitur canggih. Native BIP158 filter meningkatkan efisiensi sinkronisasi dengan blockchain, sementara SLIP-39 backup memungkinkan multi-share seed recovery yang lebih aman dan fleksibel.
Koneksi RPC ke Bitcoin full-node memberikan kamu opsi untuk terhubung langsung ke node pribadi, meningkatkan privasi dan keamanan transaksi. Fitur update via Nostr memastikan kamu mendapatkan pembaruan terbaru tanpa bergantung pada server terpusat yang bisa disensor.
Pembaruan-pembaruan ini menunjukkan bahwa Wasabi tetap aktif dan serius menjadi dompet privat jangka panjang. Tim pengembang terus berinovasi untuk menghadapi tantangan regulasi dan teknis yang berkembang dalam ekosistem Bitcoin.
Risiko, Kasus, dan Perhatian Regulasi
Sebelum memutuskan menggunakan Wasabi Wallet, penting untuk memahami berbagai risiko dan kontroversi yang pernah terjadi. Pemahaman ini akan membantu kamu membuat keputusan yang lebih informed dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat.
Supply chain attack (2024) merupakan insiden serius di mana installer Windows sempat disusupi oleh pihak jahat. Serangan ini menunjukkan betapa pentingnya verifikasi digital signature sebelum menginstall aplikasi. Meskipun sudah ditangani dan sistem keamanan diperkuat, insiden ini mengingatkan kamu untuk selalu download dari sumber resmi dan memverifikasi hash file.
WabiSabi vulnerability adalah celah keamanan yang ditemukan dalam protokol CoinJoin yang digunakan Wasabi. Vulnerability ini memungkinkan pihak tertentu untuk melakukan deanonymisasi terhadap transaksi yang seharusnya anonim. Meskipun sudah diperbaiki dalam versi 2.3, insiden ini menunjukkan bahwa teknologi privasi masih terus berkembang dan tidak ada yang 100% sempurna.
Kasus ByBit (2025) melibatkan dana curian senilai $650 juta yang dilaporkan sempat dialirkan melalui layanan CoinJoin Wasabi. Meskipun ini bukan kesalahan langsung Wasabi dan lebih merupakan penyalahgunaan teknologi, insiden ini memperburuk reputasi dan meningkatkan tekanan regulasi terhadap wallet privasi.
Dilarang untuk pengguna AS mulai 2024 menunjukkan meningkatnya tekanan regulasi terhadap teknologi privasi. Akses CoinJoin diblokir dari IP Amerika Serikat, mencerminkan sikap pemerintah yang semakin ketat terhadap alat-alat yang bisa digunakan untuk menyembunyikan jejak transaksi.
Meski bukan salah langsung Wasabi, kejadian-kejadian ini menunjukkan bahwa regulator terus mengawasi tool privasi seperti ini. Kamu perlu mempertimbangkan risiko hukum dan regulasi di yurisdiksi kamu sebelum menggunakan wallet ini. Selalu pastikan penggunaan kamu sesuai dengan hukum yang berlaku dan untuk tujuan yang legitimate.
Kesimpulan: Apakah Masih Layak Buat Kamu?
Setelah mempertimbangkan semua aspek yang telah dibahas, jawabannya adalah iya, tapi tergantung cara kamu memakainya dan kebutuhan spesifik kamu.
Wasabi bukan lagi dompet CoinJoin otomatis seperti masa kejayaannya dulu. Namun, sebagai dompet non-custodial Bitcoin privat yang open-source dan terus dikembangkan, wallet ini tetap menjadi pilihan yang kuat untuk trader yang mengutamakan privasi finansial.
Keunggulan Wasabi terletak pada kombinasi fitur-fitur privasi yang masih berfungsi dengan baik, seperti integrasi Tor otomatis, enkripsi lokal yang kuat, dan kontrol penuh atas UTXO. Meskipun CoinJoin sudah dihentikan, fitur-fitur lainnya masih memberikan tingkat privasi yang jauh lebih baik dibandingkan wallet Bitcoin konvensional.
Untuk trader yang aktif dan peduli privasi, Wasabi menawarkan tools yang diperlukan untuk menyembunyikan pola transaksi dan melindungi aset dari mata-mata digital. Fitur coin control yang canggih memungkinkan kamu untuk mengoptimalkan strategi trading sambil menjaga privasi.
Namun, kamu perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memutuskan. Pertama, pastikan kamu memahami cara kerja UTXO dan konsep dasar Bitcoin untuk menghindari kesalahan yang bisa merugikan. Kedua, evaluasi kebutuhan mobility kamu karena Wasabi hanya tersedia untuk desktop. Ketiga, pertimbangkan risiko regulasi di yurisdiksi kamu.
Kalau kamu trader yang peduli privasi, disiplin dalam backup, dan ingin dompet yang tidak bisa dilacak dengan mudah, Wasabi Wallet layak kamu pakai di 2025. Dengan catatan, gunakan untuk tujuan yang legitimate dan selalu ikuti perkembangan regulasi yang berlaku.
Itulah informasi menarik tentang “Wasabi Wallet” yang bisa kamu eksplorasi lebih dalam di artikel Akademi crypto di INDODAX. Selain memperluas wawasan investasi, kamu juga bisa terus update dengan berita crypto terkini dan pantau langsung pergerakan harga aset digital di INDODAX Market. jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu selalu mendapatkan informasi terkini seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Kamu juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Maksimalkan juga aset kripto kamu dengan fitur INDODAX Earn, cara praktis untuk mendapatkan penghasilan pasif dari aset yang kamu simpan.
Ikuti juga sosial media kami di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
FAQ
1. Apakah Wasabi legal di Indonesia?
Ya, Wasabi Wallet legal digunakan di Indonesia. Tidak ada peraturan khusus yang melarang penggunaan wallet Bitcoin privat, selama tidak digunakan untuk aktivitas terlarang seperti pencucian uang atau pendanaan terorisme. Namun, selalu ikuti perkembangan regulasi kripto di Indonesia karena bisa berubah sewaktu-waktu.
2. Bisa CoinJoin di 2025?
Tidak dari zkSNACKs. Layanan CoinJoin resmi Wasabi sudah dihentikan sejak Juni 2024. Tapi kamu masih bisa melakukan CoinJoin manual menggunakan JoinMarket atau layanan lain yang kompatibel jika memang membutuhkan fitur pencampuran koin.
3. Apakah dompet ini cocok untuk pemula?
Bisa, tapi kamu harus belajar sedikit tentang konsep UTXO dan seed phrase. Wasabi lebih cocok untuk pemula yang memiliki motivasi tinggi untuk belajar dan mengutamakan privasi. Jika kamu hanya ingin wallet Bitcoin sederhana tanpa fitur privasi khusus, mungkin wallet lain lebih cocok.
4. Masih dikembangkan atau sudah ditinggalkan?
Masih sangat aktif dikembangkan. Update besar seperti versi 2.4 hingga 2.6 Prometheus telah dirilis di 2025, menambahkan fitur-fitur baru seperti Silent Payment, SLIP-39 backup, dan koneksi RPC ke full-node. Tim pengembang terus berinovasi meskipun CoinJoin sudah dihentikan.
5. Ada versi mobile-nya?
Tidak ada dan sepertinya tidak akan ada dalam waktu dekat. Wasabi hanya tersedia untuk desktop: Windows, Linux, dan macOS. Jika kamu membutuhkan wallet mobile dengan fitur privasi, pertimbangkan alternatif seperti Samourai Wallet untuk Android atau wallet lain yang mendukung platform mobile.