XRP kembali jadi sorotan setelah analis makro terkemuka Raoul Pal menyebut token ini memasuki fase yang ia sebut “full porting.”
“XRP…dalam proses Full Porting…,” sebut Roul Pal dalam unggahannya bersamaan dengan grafik harga XRP yang mendukung pendapatnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menandai berakhirnya periode konsolidasi panjang dan membuka peluang lahirnya tren naik besar berikutnya.
Berdasarkan data terbaru, harga XRP berada di kisaran $2,90, turun sekitar 3,4% dalam 24 jam terakhir dan melemah 7% sepanjang pekan ini.
Meski begitu, level psikologis $3 masih menjadi resistance utama yang telah membatasi kenaikan XRP sejak reli besar tahun 2021.
Apa Itu Fase “Full Porting”?

Sumber Gambar: X/Roul Pal
Dalam kerangka analisis Raoul Pal, “full porting” menggambarkan kondisi ketika sebuah aset crypto mengalami kompresi panjang di mana harga bergerak dalam rentang sempit dengan volatilitas rendah sebelum memasuki fase ekspansi yang biasanya diikuti lonjakan signifikan.
Pal mengaitkan kondisi XRP saat ini dengan beberapa siklus sebelumnya:
- 2014–2017: XRP terkunci di pola descending triangle sebelum breakout dan ikut reli bull market.
- 2018–2020: Pola falling wedge kembali terbentuk, lalu diakhiri dengan lonjakan harga di akhir 2020.
- 2021–2023: XRP membentuk wedge panjang yang akhirnya pecah ke atas pada 2023–awal 2024.
Kini, XRP disebut tengah membentuk ascending triangle di bawah level $3, pola teknikal yang kerap dianggap sinyal bullish jangka menengah.
Baca juga berita selanjutnya: Bocor! DPR Korea Selatan Koleksi PEPE, XRP, BTC, Abaikan Saham Lokal
Sentimen Pasar & Potensi Breakout
Pal menilai struktur harga saat ini mirip dengan dua periode historis yang berujung pada reli besar. Jika pola itu terulang, XRP berpotensi menembus $3 dan memulai fase ekspansi baru.
Dalam analisisnya, Pal menekankan bahwa kompresi bertahun-tahun biasanya menghasilkan pergerakan harga parabolik.
Contoh paling nyata adalah reli 2021, ketika XRP melonjak dari $0,20 menjadi lebih dari $2 hanya dalam beberapa bulan.
Faktor yang Masih Membatasi XRP
Meski prospek teknikal terlihat menjanjikan, XRP masih menghadapi sejumlah hambatan. Level psikologis di $3 tetap menjadi tembok besar yang belum berhasil ditembus sejak reli 2021, sehingga menjadi ujian utama bagi kelanjutan tren naik.
Di sisi lain, kasus regulasi Ripple di Amerika Serikat terus membayangi dan menimbulkan ketidakpastian yang bisa memengaruhi sentimen pasar.
Selain itu, dinamika volatilitas pasar crypto secara keseluruhan juga sering memicu koreksi tajam, bahkan ketika sinyal teknikal menunjukkan potensi bullish.
Kendati demikian, Raoul Pal berpendapat bahwa pola harga XRP lebih dominan daripada gangguan jangka pendek tersebut.
Ia menekankan bahwa token ini kini berada di penghujung fase kompresi dan berpotensi segera beralih menuju ekspansi yang telah lama dinanti.
Baca selanjutnya: Peluncuran GCUL Google Jadi Sinyal Bahaya Baru untuk XRP Ledger?
Kesimpulan
Pandangan Raoul Pal memberi optimisme baru bagi komunitas XRP. Jika analisisnya tepat, fase “full porting” bisa menjadi pemicu lahirnya tren naik besar setelah bertahun-tahun stagnasi.
Meski demikian, investor perlu tetap realistis dan mewaspadai faktor eksternal yang bisa menghambat pergerakan, mulai dari regulasi hingga sentimen pasar global.
Dengan level $3 sebagai titik krusial, pergerakan XRP dalam waktu dekat akan menjadi penentu arah tren jangka panjangnya.
FAQ
- Apa arti full porting dalam analisis harga XRP?
Full porting adalah istilah Raoul Pal untuk menggambarkan transisi dari fase konsolidasi panjang menuju ekspansi harga yang signifikan. - Apakah XRP benar-benar bisa menembus level $3 dalam waktu dekat?
Secara teknikal, ascending triangle memberi peluang breakout. Namun, kepastian tembus $3 bergantung pada kondisi pasar crypto global dan faktor eksternal seperti regulasi. - Bagaimana perbedaan reli XRP 2021 dengan kondisi saat ini?
Pada 2021, XRP naik dari $0,20 ke $2+ setelah periode konsolidasi. Kini, situasi teknikal serupa muncul, tapi level resistance yang dihadapi jauh lebih tinggi, yakni $3. - Apa risiko utama bagi holder XRP sekarang?
Risiko terbesar meliputi potensi gagal breakout di $3, volatilitas pasar crypto, dan ketidakpastian hukum Ripple di AS yang bisa menekan sentimen. - Apakah analisis teknikal seperti pola wedge dan triangle selalu akurat?
Tidak selalu. Pola teknikal memberi probabilitas, bukan kepastian. Breakout bisa terjadi ke atas atau ke bawah, sehingga trader tetap perlu manajemen risiko.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- CryptoNews – Raoul Pal Sees XRP Poised For Strong Uptrend As ‘Full Porting’ Begins, diakses pada 29 Agustus 2025
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Berita Tokoh Kripto Dunia, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini