Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan kekuatan dengan mendekati level psikologis $80.000. Secara teknikal, tren ini terlihat bullish dan membuka peluang lanjutan kenaikan.
Namun di balik pergerakan tersebut, data terbaru justru mengindikasikan adanya risiko yang tidak bisa diabaikan. Kenaikan harga saat ini diduga belum sepenuhnya didukung oleh permintaan yang sehat.
Bitcoin Dekati $80K, Ini Level Penentuan Arah Selanjutnya
Bitcoin saat ini berada di area krusial sekitar $78.000–$80.000. Menurut analis Ash Crypto, ada dua skenario utama yang bisa terjadi dalam waktu dekat.

Sumber Gambar: X.com/AshCrypto
Jika Bitcoin mampu menutup harga harian di atas $80.000, maka momentum bullish berpotensi berlanjut ke kisaran $86.000 hingga $90.000. Level ini menjadi target berikutnya jika breakout benar-benar terkonfirmasi.
Sebaliknya, jika terjadi penolakan di area tersebut, Bitcoin berisiko mengalami koreksi tajam ke zona $74.000 hingga bahkan $68.000. Area ini sebelumnya menjadi support penting yang bisa kembali diuji.
Dengan kata lain, level $80.000 saat ini bukan sekadar resistance biasa, tetapi menjadi titik penentu arah pasar dalam jangka pendek.
Baca juga berita terbaru: Daftar 7 Pemegang Bitcoin Terbesar April 2026, Ini Penguasanya
Data Ungkap Kenaikan Bitcoin Didorong Futures, Bukan Spot
Di sisi lain, data yang dibagikan oleh analis dari CryptoQuant, Julio Moreno, menunjukkan fakta yang cukup kontras.

Sumber Gambar: X.com/jjcmoreno
Kenaikan harga Bitcoin belakangan ini disebut didorong oleh permintaan di pasar perpetual futures. Sementara itu, permintaan dari pasar spot justru masih mengalami kontraksi, meskipun tidak secepat sebelumnya.
“Kenaikan harga Bitcoin belakangan ini sepenuhnya didorong oleh permintaan di pasar perpetual futures,” tulis Julio.
Kondisi ini mirip dengan yang terjadi pada Januari lalu, ketika Bitcoin sempat menyentuh $98.000 sebelum akhirnya mengalami tekanan.
Perbedaan antara permintaan futures dan spot menjadi sinyal penting. Futures yang meningkat biasanya menunjukkan aktivitas spekulatif, sementara spot mencerminkan permintaan riil dari investor.
Baca selanjutnya: Bitcoin Diprediksi Tembus $80.000 Sebelum Rapat The Fed, Kapan Tanggalnya?
Risiko Koreksi Meningkat Saat Profit Taking Dimulai
Ketidakseimbangan antara pasar futures dan spot ini membuka potensi risiko baru. Ketika kenaikan harga lebih banyak didorong oleh posisi leverage di futures, pasar cenderung menjadi lebih rapuh.
Jika trader mulai mengambil keuntungan atau terjadi likuidasi besar, tekanan jual bisa muncul secara tiba-tiba.
“Risiko koreksi tetap terbuka jika trader mulai melakukan aksi ambil untung, sementara permintaan spot belum menunjukkan pemulihan,” tegas Julio.
Situasi ini membuat kenaikan harga terlihat kuat di permukaan, tetapi belum sepenuhnya solid dari sisi fundamental permintaan.
Dalam kondisi seperti ini, arah pergerakan Bitcoin akan sangat ditentukan oleh respons pasar di level saat ini. Breakout bisa mendorong euforia lanjutan, sementara penolakan berpotensi memicu koreksi cepat.
Kesimpulan
Bitcoin memang menunjukkan sinyal bullish secara teknikal, tetapi data di balik layar memberikan gambaran yang lebih kompleks.
Kenaikan yang didominasi oleh pasar futures tanpa dukungan kuat dari spot sering kali menjadi tanda bahwa pasar sedang berada dalam fase rentan.
Selama level $80.000 belum ditembus dengan kuat, risiko koreksi tetap terbuka. Di sisi lain, jika breakout terjadi dengan dukungan volume dan permintaan yang lebih sehat, peluang menuju level yang lebih tinggi masih sangat besar.
FAQ
- Kenapa kenaikan Bitcoin dari futures dianggap berisiko?
Kenaikan dari futures biasanya melibatkan leverage, sehingga lebih rentan terhadap likuidasi besar. Jika terjadi tekanan jual, harga bisa turun lebih cepat dibandingkan kenaikan yang didorong oleh spot. - Apa perbedaan permintaan spot dan futures dalam Bitcoin?
Permintaan spot berasal dari pembelian langsung aset, mencerminkan minat investor nyata. Sementara futures lebih bersifat spekulatif karena trader tidak selalu membeli Bitcoin secara langsung. - Apakah Bitcoin masih bullish saat ini?
Secara teknikal, tren Bitcoin masih terlihat bullish. Namun, struktur kenaikan saat ini menunjukkan adanya potensi risiko jika tidak didukung oleh permintaan spot yang kuat. - Level penting Bitcoin yang harus diperhatikan sekarang?
Level utama yang menjadi perhatian adalah $80.000 sebagai resistance. Jika tembus, target berikutnya berada di kisaran $86.000–$90.000. Jika gagal, support berada di $74.000 hingga $68.000. - Apakah ini waktu yang tepat untuk masuk ke pasar Bitcoin?
Keputusan masuk pasar bergantung pada strategi masing-masing. Namun, dengan kondisi pasar saat ini, penting untuk memperhatikan risiko koreksi dan tidak hanya melihat tren kenaikan harga saja.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


