Pergerakan pasar mengejutkan terjadi pada Senin (27/4), saat Bitcoin dan emas sama-sama mengalami tekanan dalam waktu yang hampir bersamaan.
Kondisi ini menarik perhatian karena kedua aset biasanya bergerak berbeda arah.
Data terbaru menunjukkan penurunan ini terjadi di tengah meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar menjelang agenda penting bank sentral global.
Bitcoin Turun Tajam, RSI Masuk Area Oversold

Sumber: TradingView
Harga Bitcoin turun dari kisaran $79.400 ke sekitar $77.700 dalam hitungan jam.
Tekanan jual terlihat kuat dengan beberapa candle merah beruntun, menunjukkan aksi profit taking dan pengurangan risiko oleh trader jangka pendek.
Indikator RSI bahkan turun ke area sekitar 16 – 18, yang masuk kategori oversold.
Ini menandakan tekanan jual sudah sangat tinggi, tetapi sekaligus membuka potensi rebound teknikal dalam jangka pendek.
Meski begitu, selama belum kembali ke atas area $79.000 – $80.000, momentum masih cenderung lemah.
Baca juga: Deretan Event Besar Crypto di Pekan Terakhir April 2026, Catat Tanggalnya
Emas Ikut Melemah, Sinyal Risk-Off Tidak Konsisten

Sumber: TradingView
Menariknya, emas yang biasanya menjadi aset safe haven juga ikut terkoreksi pada rentan waktu yang mirip.
Harga emas turun dari area sekitar $4.728 ke $4.711, menunjukkan bahwa investor tidak sepenuhnya berpindah ke aset aman.
Pergerakan ini mengindikasikan bahwa pasar sedang berada dalam fase penyesuaian posisi, bukan murni risk-off atau risk-on.
Dalam kondisi seperti ini, pelaku pasar cenderung menahan posisi sambil menunggu kepastian dari faktor eksternal.
Pasar Bereaksi Jelang Keputusan Bank Sentral
Harga Bitcoin turun secara mendadak pada Senin (24/4) siang hari WIB salah satunya diakibatkan karena rencana AS untuk melanjutkan blokade laut di Selat Hormuz.
Tekanan di dua aset ini terjadi berbarengan saat pasar sedang fokus menunggu hasil dari agenda ekonomi penting dunia:
- Bank of Japan (BoJ) mengumumkan suku bunga pada 27 April
- The Fed akan mengumumkan kebijakan suku bunga pada 29 April
- Konferensi pers Jerome Powell pada 29 April juga menjadi perhatian utama
Jika ada sinyal perubahan arah kebijakan atau likuiditas, dampaknya bisa langsung terasa ke aset kripto, aset safe haven seperti emas, dan pasar saham global.
Kesimpulan
Penurunan Bitcoin dan emas secara bersamaan menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase waspada menjelang keputusan penting bank sentral.
Bukan sekadar tekanan teknikal, pergerakan ini lebih mencerminkan sikap wait and see dari investor global.
Arah selanjutnya akan sangat bergantung pada hasil keputusan suku bunga dan pernyataan bank sentral dalam beberapa hari ke depan.
FAQ
1. Kenapa harga Bitcoin dan emas bisa turun bersamaan?
Pergerakan ini bisa terjadi ketika pelaku pasar sama-sama mengurangi posisi di berbagai aset sambil menunggu kepastian dari faktor eksternal seperti kebijakan bank sentral.
2. Apa arti RSI oversold pada Bitcoin?
RSI rendah menunjukkan tekanan jual tinggi, tetapi juga bisa menjadi sinyal potensi rebound.
3. Apakah ini tanda market akan crash?
Belum tentu. Ini lebih ke fase konsolidasi menjelang event besar.
4. Kenapa keputusan The Fed penting untuk kripto?
Karena suku bunga memengaruhi likuiditas global yang menjadi penggerak utama harga aset kripto.
5. Apa yang harus diperhatikan investor saat ini?
Perhatikan hasil keputusan suku bunga dan pernyataan bank sentral karena bisa memicu pergerakan besar.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita The Fed, #info emas 2026, #Berita Timur Tengah Terkini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
