Mencari saham yang tepat sering terasa seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Ribuan emiten tersedia di pasar, masing-masing dengan karakteristik yang berbeda.
Di sinilah fitur screening saham di TradingView jadi alat yang sangat membantu. Dengan pendekatan yang tepat, kamu bisa menyaring saham sesuai kriteria tanpa harus mengecek satu per satu.
Apa Itu Screening Saham?
Screening saham adalah proses menyaring atau memilih saham berdasarkan kriteria tertentu, baik dari sisi fundamental maupun teknikal, terutama jika kamu memahami apa itu analisis teknikal saham. Tujuannya sederhana: mempersempit pilihan agar fokus hanya pada saham yang sesuai strategi.
Misalnya, kamu hanya tertarik pada saham dengan kapitalisasi besar dan volume tinggi. Tanpa screener, kamu harus membuka chart satu per satu. Dengan screener, proses ini bisa selesai dalam hitungan detik.
Pendekatan ini bukan hanya soal efisiensi, tapi juga membantu mengurangi bias emosional. Kamu bekerja berdasarkan data, bukan sekadar feeling.
Apa Itu Stock Screener di TradingView
TradingView menyediakan fitur Stock Screener yang bisa diakses langsung dari platform mereka. Fitur ini memungkinkan kamu menyaring saham global berdasarkan berbagai parameter.
Cara mengaksesnya cukup mudah:
- Masuk ke TradingView
- Pilih menu Produk
- Klik Penyaring
- Pilih Saham
Di dalamnya, kamu akan menemukan berbagai kategori filter seperti valuasi, performa harga, indikator teknikal, hingga data keuangan.
Memahami Filter dalam Screening Saham
Filter adalah inti dari proses screening. Tanpa filter yang jelas, hasil pencarian akan terlalu luas dan kurang relevan.
Beberapa filter yang sering digunakan antara lain:
- Market Cap: Menentukan ukuran perusahaan (small, mid, large cap)
- P/E Ratio: Menilai apakah saham tergolong murah atau mahal
- Volume: Mengukur likuiditas dan minat pasar
- Price Change (%): Melihat pergerakan harga dalam periode tertentu
- RSI atau indikator teknikal lain: Mengidentifikasi kondisi overbought atau oversold
Kombinasi filter inilah yang akan membentuk “profil” saham yang kamu cari. Misalnya, trader harian biasanya fokus pada volume tinggi dan volatilitas, sementara investor jangka panjang lebih memperhatikan fundamental seperti earnings dan valuasi.
Contoh Screening Saham di TradingView
Supaya lebih konkret, berikut contoh sederhana penggunaan screener di TradingView.
Misalnya kamu ingin mencari saham dengan karakteristik:
- Kapitalisasi besar
- Volume tinggi
- Sedang dalam tren naik
Langkahnya:

Sumber Gambar: Trading View
- Buka Stock Screener di TradingView
- Atur Market Cap ke kategori large cap
- Tambahkan filter Volume di atas rata-rata
- Gunakan indikator teknikal seperti Moving Average untuk melihat tren naik
- Tambahkan filter Price Change positif
Dalam beberapa detik, daftar saham akan langsung menyusut dari ribuan menjadi puluhan atau bahkan belasan. Dari sini, kamu bisa lanjut analisis lebih dalam menggunakan chart.
Pendekatan ini juga fleksibel. Kamu bisa menyesuaikan filter sesuai strategi, misalnya mencari saham breakout, saham undervalued, atau saham dengan momentum tinggi.
Relevansi Screening Saham di Era Sekarang
Pergerakan pasar saat ini semakin cepat dan kompleks. Informasi datang dari berbagai arah, dan perubahan harga bisa terjadi dalam hitungan menit.
Screening saham membantu kamu tetap terstruktur di tengah dinamika tersebut. Alih-alih mengikuti rumor, kamu bisa membuat keputusan berbasis data yang terukur.
Menariknya, konsep screening ini juga mulai meluas ke aset digital. Salah satunya lewat pendekatan tokenized stock atau XStocks, di mana saham direpresentasikan dalam bentuk aset digital. Kamu bisa membaca lebih lanjut di sini.
Pendekatan ini membuka akses yang lebih luas ke pasar global, terutama bagi investor yang sebelumnya terbatas oleh regulasi atau infrastruktur. Bahkan, perkembangan tokenized stock juga mulai dibahas sebagai bagian dari arah evolusi ekosistem kripto di artikel tokenized stock:
Tips Agar Screening Saham Lebih Efektif
Banyak orang menggunakan screener, tapi tidak semuanya mendapatkan hasil maksimal. Biasanya karena filter yang digunakan terlalu umum atau tidak sesuai tujuan.
Beberapa tips yang bisa kamu terapkan:
Pertama, tentukan tujuan sejak awal. Apakah kamu mencari saham untuk trading jangka pendek atau investasi jangka panjang? Filter yang digunakan akan sangat berbeda.
Kedua, jangan terlalu banyak filter sekaligus. Terlalu banyak kriteria bisa membuat hasilnya terlalu sempit atau bahkan kosong.
Ketiga, gunakan screener sebagai langkah awal, bukan keputusan akhir. Setelah menemukan kandidat saham, tetap lakukan analisis lanjutan.
Keempat, evaluasi hasil screening secara berkala. Pasar selalu berubah, jadi filter yang efektif hari ini belum tentu relevan besok.
Kelima, kombinasikan data teknikal dan fundamental. Ini membantu kamu melihat saham dari dua sudut pandang sekaligus.
Kesimpulan
Screening saham di TradingView bukan hanya soal mempercepat pencarian, tetapi tentang membangun cara berpikir yang lebih terstruktur dalam melihat pasar. Di tengah banyaknya pilihan, kemampuan menyaring menjadi langkah awal yang menentukan kualitas keputusan.
Dengan filter yang tepat, kamu tidak lagi bergerak secara acak. Setiap saham yang muncul sudah melalui kriteria yang sesuai dengan strategi, sehingga proses analisis menjadi lebih fokus dan terarah.
Namun, penting untuk dipahami bahwa screener bukan alat penentu hasil, melainkan alat penyaring peluang. Keputusan tetap berada pada tahap analisis lanjutan, di mana faktor seperti tren, sentimen, dan kondisi makro mulai berperan.
Di sisi lain, perkembangan teknologi juga mulai memperluas konsep screening itu sendiri. Aset tidak lagi terbatas pada saham konvensional, tetapi mulai merambah ke bentuk digital melalui konsep seperti tokenized stock atau XStocks.
Dalam pendekatan ini, prinsip screening tetap digunakan, tetapi diterapkan pada sistem yang lebih terbuka dan terintegrasi dengan ekosistem kripto. Hal ini membuka kemungkinan baru dalam mengakses dan menyaring aset lintas pasar.
Pada akhirnya, kemampuan melakukan screening bukan hanya soal menemukan saham, tetapi tentang bagaimana kamu menyusun proses berpikir dalam menghadapi pasar yang terus berubah.
Itulah informasi menarik tentang cara Screening saham di TradingView yang bisa kamu dalami lebih lanjut di kumpulan artikel kripto dari Indodax Academy. Selain mendapatkan insight mendalam lewat berbagai artikel edukasi crypto terpopuler, kamu juga bisa memperluas wawasan lewat kumpulan tutorial serta memilih dari beragam artikel populer yang sesuai minatmu.
Selain update pengetahuan, kamu juga bisa langsung pantau harga aset digital di Indodax Market seperti harga Bitcoin (BTC to IDR) atau aset lainnya dan ikuti perkembangan terkini lewat berita crypto terbaru. Untuk pengalaman trading lebih personal, jelajahi juga layanan OTC trading dari Indodax. Jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu nggak ketinggalan informasi penting seputar blockchain, aset kripto, dan peluang trading lainnya.
Kamu juga bisa ikutin berita terbaru kami lewat Google News agar akses informasi lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Maksimalkan aset kripto kamu dengan fitur INDODAX staking crypto, cara praktis buat dapetin penghasilan pasif dari aset yang disimpan. Segera register di INDODAX dan lakukan KYC dengan mudah untuk mulai trading crypto lebih aman, nyaman, dan terpercaya!
Dalam praktekknya, transparansi aset kini diadopsi oleh sejumlah platform kripto, salah satunya melalui publikasi data Proof of Reserves (PoR) dari pihak ketiga seperti CoinMarketCap. Di Indonesia, Indodax termasuk platform yang secara rutin memperbarui informasi tersebut agar dapat diakses publik.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media kami di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
FAQ
- Apa itu screening saham?
Screening saham adalah proses menyaring saham berdasarkan kriteria tertentu untuk menemukan kandidat yang sesuai strategi. - Apakah TradingView gratis untuk screening saham?
TradingView menyediakan versi gratis dengan fitur screener, namun beberapa filter lanjutan hanya tersedia di versi berbayar. - Filter apa yang paling penting digunakan?
Tergantung tujuan, tetapi yang paling umum adalah market cap, volume, dan indikator teknikal seperti RSI atau moving average. - Apakah screener bisa digunakan untuk semua pasar saham?
Ya, TradingView mendukung berbagai pasar global sehingga kamu bisa melakukan screening lintas negara. - Apakah screening saham menjamin profit?
Tidak. Screener hanya alat bantu untuk menemukan kandidat saham, bukan jaminan keuntungan.
Author: RZ





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
