Analis makro Jim Willie melalui akun YouTube Bri Teresi memetakan lima faktor institusional yang menurutnya dapat mendorong harga XRP hingga US$100 dalam jangka panjang.
Berbeda dari prediksi harga yang biasanya berfokus pada analisis teknikal, Willie menilai nilai XRP akan sangat bergantung pada tingkat adopsi institusi keuangan dan perannya dalam sistem pembayaran global.
Pandangan tersebut disampaikan saat membahas berbagai perkembangan yang berkaitan dengan Ripple, mulai dari potensi pemanfaatan XRP dalam transaksi institusional hingga ekspansi jaringan mitra di sektor keuangan.
Potensi Arus Transaksi DTCC
Faktor pertama yang disorot Willie adalah Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC), lembaga penyelesaian transaksi keuangan terbesar di Amerika Serikat.
Menurutnya, DTCC memproses transaksi senilai sekitar US$3,7 kuadriliun per tahun yang mencakup saham, obligasi, dan berbagai instrumen keuangan lainnya.
Willie berargumen bahwa jika XRP suatu saat digunakan untuk menangani sebagian kecil dari aktivitas tersebut, kebutuhan likuiditas terhadap aset ini dapat meningkat secara signifikan.
Ia bahkan memperkirakan bahwa pemanfaatan sekitar 1% dari volume transaksi DTCC berpotensi menciptakan permintaan bernilai triliunan dolar setiap bulan.
Baca juga berita terbaru: Rayakan Ulang Tahun ke-14, Harga XRP Justru Ambles ke $1,1
Peran XRP dan RLUSD Dinilai Saling Melengkapi
Willie juga menyoroti struktur ekosistem Ripple yang kini memiliki XRP dan stablecoin RLUSD.
Dalam pandangannya, RLUSD dapat digunakan untuk kebutuhan pembayaran yang membutuhkan stabilitas nilai, sementara XRP berfungsi sebagai aset likuiditas untuk transfer dana lintas negara dengan volume besar.
Ia menilai model tersebut berpotensi menarik minat institusi karena kedua aset memiliki fungsi yang berbeda dan tidak saling bersaing secara langsung.
Spekulasi XRP Masuk Sistem Cadangan IMF
Katalis berikutnya adalah kemungkinan XRP masuk ke dalam Special Drawing Rights (SDR) milik Dana Moneter Internasional (IMF).
Saat ini SDR terdiri dari dolar AS, euro, yuan China, yen Jepang, dan poundsterling Inggris. Willie berpendapat bahwa jika XRP suatu hari masuk ke dalam keranjang tersebut, aset digital ini dapat memperoleh peran yang lebih besar dalam transaksi keuangan internasional.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari IMF yang mengindikasikan rencana tersebut.
Jepang dan SBI Tetap Jadi Pendukung Utama Ripple
Willie juga menyoroti hubungan erat Ripple dengan SBI Holdings, salah satu grup keuangan terbesar di Jepang.
SBI telah lama menjadi investor strategis sekaligus pendukung pengembangan teknologi Ripple. Menurut Willie, keterlibatan institusi besar seperti SBI menunjukkan bahwa XRP masih memiliki pijakan yang kuat di sektor keuangan Asia.
Hubungan tersebut dinilai penting karena dapat membantu memperluas penggunaan teknologi Ripple dalam layanan pembayaran lintas negara.
Baca berita lainnya: Worldcoin (WLD) Reli 103% Seminggu Terakhir, Apa Penyebabnya?
On-Demand Liquidity Jadi Nilai Jual Utama
Faktor terakhir adalah layanan On-Demand Liquidity (ODL) milik Ripple yang menggunakan XRP sebagai aset perantara dalam transaksi internasional.
Teknologi ini memungkinkan lembaga keuangan mengurangi kebutuhan rekening pra-pendanaan yang selama ini digunakan dalam sistem perbankan tradisional.
Dengan memanfaatkan XRP sebagai jembatan likuiditas, dana dapat dipindahkan lebih cepat tanpa harus menahan modal dalam jumlah besar di berbagai negara.
Menurut Willie, efisiensi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa XRP masih menarik perhatian institusi yang mencari solusi pembayaran lintas batas yang lebih cepat dan murah.
Kesimpulan
Untuk saat ini, target XRP di level US$100 masih berada dalam ranah prediksi. Namun, lima katalis yang dipetakan Jim Willie menunjukkan bahwa pembahasan mengenai XRP tidak lagi hanya berkutat pada sentimen pasar dan pergerakan harga harian.
Adopsi institusional, pemanfaatan likuiditas lintas negara, serta keterlibatan pemain besar di sektor keuangan menjadi faktor yang terus diperhatikan investor dalam menilai prospek jangka panjang aset digital tersebut.
FAQ
- Siapa Jim Willie?
Jim Willie adalah analis makro yang sering membahas sistem keuangan global, pasar emas, mata uang, dan aset digital melalui berbagai publikasi serta wawancara ekonomi. - Apa yang dimaksud On-Demand Liquidity (ODL)?
ODL adalah layanan Ripple yang menggunakan XRP sebagai aset perantara untuk mempercepat transaksi lintas negara tanpa memerlukan rekening pra-pendanaan di negara tujuan. - Mengapa DTCC sering dikaitkan dengan XRP?
DTCC menangani transaksi keuangan bernilai sangat besar. Sebagian analis menilai bahwa jika XRP digunakan dalam proses tersebut, permintaan likuiditas terhadap aset ini dapat meningkat signifikan. - Apa hubungan SBI Holdings dengan Ripple?
SBI Holdings merupakan investor strategis dan mitra lama Ripple yang aktif mendukung pengembangan layanan berbasis XRP di Jepang dan kawasan Asia. - Apakah XRP benar-benar akan mencapai US$100?
Belum ada kepastian. Angka tersebut merupakan proyeksi Jim Willie yang didasarkan pada asumsi bahwa sejumlah katalis institusional berhasil terealisasi di masa depan.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- CoinPedia – Macro Analyst Jim Willie Maps Five Institutional Catalysts That Could Drive XRP Price to $100, diakses pada 5 Juni 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Tokoh Kripto Dunia






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


