Bitcoin (BTC) mengalami tekanan pada perdagangan Jumat (5/6) hari ini, turun sekitar 3.91% hingga menyentuh area $61.000.
Pada saat yang sama, harga perak juga melemah sekitar 2,86%, menunjukkan bahwa tekanan tidak hanya terjadi di pasar kripto tetapi juga pada aset komoditas.
Koreksi yang terjadi secara bersamaan pada dua aset berbeda ini langsung menarik perhatian investor. Pasalnya, Bitcoin dan perak sering dianggap sebagai alternatif investasi di luar instrumen keuangan tradisional.
Bitcoin Turun ke Area $61.000

Sumber: TradingView
Berdasarkan grafik mingguan yang tersedia, Bitcoin mengalami penurunan hingga area $61.000. Pelemahan ini membuat BTC mencatat penurunan mingguan sekitar 15,73% dari harga pembukaannya.
Tekanan jual terlihat semakin dominan dalam beberapa pekan terakhir. Di sisi lain, indikator Relative Strength Index (RSI) bergerak mendekati area jenuh jual, yang menandakan momentum bearish masih mendominasi pasar.
Bagi investor, pergerakan seperti ini bukan hal yang asing. Bitcoin dikenal memiliki volatilitas tinggi sehingga pergerakan harga yang tajam sering terjadi, baik saat tren naik maupun saat pasar mengalami koreksi.
Baca juga: Analis Makro Ini Ungkap 5 Faktor yang Bisa Dorong XRP ke US$100
Harga Perak Ikut Terkoreksi

Sumber: tradingeconomics.com
Tidak hanya Bitcoin yang melemah, harga perak juga mengalami penurunan.
Data yang tersedia menunjukkan perak bergerak turun dari kisaran $76 menuju area $72 per ons. Secara harian, pelemahannya tercatat sekitar 2,86%.
Perak selama ini dikenal sebagai salah satu aset yang sering digunakan investor untuk diversifikasi portofolio.
Karena itu, ketika harga perak ikut turun bersamaan dengan Bitcoin, pasar melihat adanya perubahan sentimen yang lebih luas dibanding sekadar faktor yang memengaruhi satu aset tertentu.
Investor Mulai Bersikap Lebih Hati-Hati
Turunnya Bitcoin dan perak secara bersamaan menunjukkan bahwa investor saat ini cenderung mengambil pendekatan yang lebih defensif.
Ketika ketidakpastian meningkat, pelaku pasar sering mengurangi eksposur terhadap berbagai aset sekaligus.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan tekanan jual muncul di beberapa kelas aset pada waktu yang hampir bersamaan.
Meski begitu, pelemahan yang terjadi saat ini belum tentu menjadi sinyal perubahan tren jangka panjang.
Kesimpulan
Penurunan Bitcoin sebesar 3.91% ke area $61.000 dan pelemahan perak sebesar 2,86% menunjukkan bahwa sentimen pasar saat ini sedang berada dalam fase yang lebih berhati-hati.
Tekanan yang muncul pada dua aset berbeda mengindikasikan bahwa investor sedang mengurangi risiko di tengah kondisi pasar yang belum stabil.
Meski koreksi harga sering memicu kekhawatiran, volatilitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pasar kripto maupun komoditas.
Fokus investor kini tertuju pada apakah kedua aset tersebut mampu menemukan titik stabilisasi atau justru melanjutkan pelemahan dalam beberapa waktu ke depan.
FAQ
1. Mengapa Bitcoin turun ke $61.000?
Bitcoin mengalami tekanan jual yang membuat harganya turun sekitar 3,9% dalam sehari. Pergerakan seperti ini umum terjadi karena pasar kripto memiliki volatilitas yang tinggi.
2. Berapa persen penurunan harga perak hari ini?
Berdasarkan data yang tersedia, harga perak melemah sekitar 2,86% dan turun menuju area $72 per ons.
3. Apakah Bitcoin dan perak biasanya bergerak searah?
Tidak selalu. Bitcoin dan perak memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga keduanya dapat bergerak naik atau turun secara independen tergantung kondisi pasar.
4. Apa arti ketika Bitcoin dan perak turun bersamaan?
Kondisi tersebut sering mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor. Pelaku pasar cenderung mengurangi eksposur terhadap berbagai aset saat sentimen pasar melemah.
5. Apakah penurunan Bitcoin saat ini termasuk crash?
Belum tentu. Istilah crash biasanya digunakan untuk penurunan yang sangat tajam dalam waktu singkat. Investor masih menunggu perkembangan berikutnya untuk menilai arah pasar selanjutnya.
6. Apa perbedaan Bitcoin dan perak sebagai aset investasi?
Bitcoin merupakan aset digital berbasis blockchain, sedangkan perak adalah logam mulia yang memiliki fungsi investasi dan kebutuhan industri. Keduanya memiliki profil risiko dan pergerakan harga yang berbeda.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
