Selama bertahun-tahun, Ripple dan XRP sering mendapat kritik karena terlalu dekat dengan bank dan institusi keuangan.
Bahkan, XRP kerap dijuluki “banker coin” oleh sebagian komunitas kripto.
Namun kini situasinya mulai berubah. CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menilai banyak perusahaan kripto dan pelaku keuangan tradisional justru mulai menerapkan pendekatan yang sejak lama dijalankan Ripple.
Dulu Dikritik, Kini Mulai Diikuti

Sumber: x.com/@BankXRP
Perdebatan ini muncul setelah pendiri Flare Network, Hugo Philion, mengatakan bahwa Ripple sejak awal memilih bekerja sama dengan bank dan perusahaan pembayaran untuk mempercepat adopsi teknologi blockchain.
Menurut Philion, pendekatan tersebut dulu sering dianggap bertentangan dengan semangat kripto yang ingin mengurangi peran lembaga keuangan tradisional.
Namun saat ini, banyak proyek blockchain justru mulai mencari kerja sama dengan bank, penyedia pembayaran, dan institusi keuangan besar untuk memperluas penggunaan teknologi mereka.
Ketika pernyataan itu dibagikan di platform X, Brad Garlinghouse memberikan respon singkat “true.”
Satu kata tersebut langsung memicu diskusi karena dianggap sebagai pengakuan bahwa strategi Ripple yang dulu diperdebatkan kini semakin diterima industri.
Baca juga: Seberapa Akurat Claude’s Fable 5 untuk Prediksi Kripto? Ini Hasil Ujinya
Ripple Tetap Fokus pada Pembayaran
Philion juga menilai Ripple merupakan salah satu perusahaan yang paling konsisten dengan tujuan awalnya.
Sejak berdiri, Ripple berfokus membangun sistem pembayaran yang lebih cepat dan efisien dibanding metode transfer tradisional yang sering memakan waktu dan biaya tinggi.
Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi Ripple selama ini lebih banyak berasal dari persoalan regulasi, bukan karena model bisnisnya.
Fokus tersebut juga terlihat dari keterlibatan Ripple dalam proyek pembayaran berbasis AI milik Mastercard bernama Agent Pay for Machines. Sistem ini dirancang agar perangkat lunak dan mesin dapat melakukan transaksi secara otomatis tanpa campur tangan manusia.
XRP Ledger Terus Berkembang
Selain fokus pada pembayaran, pengembangan teknologi XRP Ledger juga terus berjalan.
XRP Ledger Foundation mengumumkan bahwa pembaruan v3.2.0 dijadwalkan rilis pada 15 Juni 2026.
Salah satu perubahan terbesar adalah pergantian nama perangkat lunak inti jaringan dari “rippled” menjadi “xrpld”.
Langkah ini dilakukan untuk menegaskan bahwa XRP Ledger berkembang sebagai proyek open-source yang melibatkan komunitas yang lebih luas.
Kesimpulan
Pernyataan Brad Garlinghouse menunjukkan bagaimana pandangan terhadap Ripple mulai berubah. Strategi yang dulu dianggap terlalu dekat dengan bank kini justru banyak diikuti oleh perusahaan blockchain dan institusi keuangan.
Di saat yang sama, Ripple tetap fokus pada misi utamanya, yaitu membangun infrastruktur pembayaran yang lebih cepat dan efisien.
Dengan perkembangan teknologi XRP Ledger yang terus berlanjut, perdebatan lama soal pendekatan Ripple tampaknya mulai bergeser menjadi pembahasan tentang adopsi dan penggunaan nyata.
FAQ
1. Mengapa XRP disebut “banker coin”?
Karena Ripple sejak awal aktif bekerja sama dengan bank dan perusahaan keuangan untuk mendukung sistem pembayaran berbasis blockchain.
2. Siapa Hugo Philion?
Hugo Philion adalah pendiri Flare Network yang aktif mengembangkan teknologi blockchain dan aset digital.
3. Apa maksud Wall Street meniru strategi XRP?
Maksudnya, banyak perusahaan kini mulai menjalin kerja sama dengan institusi keuangan, mirip dengan pendekatan yang sudah lama dilakukan Ripple.
4. Apa fungsi utama XRP Ledger?
XRP Ledger digunakan untuk memproses transaksi digital dengan cepat dan biaya yang relatif rendah.
5. Apa itu pembaruan XRP Ledger v3.2.0?
Pembaruan ini membawa sejumlah peningkatan teknis, termasuk perubahan nama perangkat lunak inti jaringan menjadi “xrpld”.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Crypto.news – Brad Garlinghouse endorses claim that Wall Street is copying XRP, diakses pada 11 Juni 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita XRP, #Berita Altcoin, #Berita Tokoh Kripto Dunia, #Brad Garlinghouse





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
