Sejak diluncurkan pada tahun 2015, Ethereum telah melalui berbagai upgrade besar sebagai bentuk peningkatan kemampuan jaringan.
Banyak yang mengira blockchain akan berjalan tanpa perubahan, tetapi jaringan seperti Ethereum terus berkembang mengikuti kebutuhan pengguna dan teknologi.
Salah satu upgrade yang direncanakan pada 2026 adalah Glamsterdam, yang melanjutkan pembaruan sebelumnya seperti The Merge, Dencun, dan Pectra.
Glamsterdam bukan membuat Ethereum baru, melainkan meningkatkan efisiensi, skalabilitas, dan kenyamanan penggunaan pada jaringan yang sudah ada.
Melalui artikel ini, kita akan membahas alasan Ethereum terus melakukan upgrade, apa itu Glamsterdam, perubahan yang dibawanya, serta perannya dalam roadmap jangka panjang Ethereum.
Apa Itu Glamsterdam?

Glamsterdam adalah upgrade Ethereum yang bertujuan membuat jaringan lebih efisien, cepat, dan mampu menangani aktivitas yang lebih besar. Berikut ini penjelasan singkat terkait Glamsterdam.
Glamsterdam adalah upgrade Ethereum yang direncanakan pada paruh kedua 2026 sebagai bagian dari roadmap pengembangan jaringan.
Upgrade ini melanjutkan fokus Ethereum pada peningkatan Layer 1 (L1), terutama dalam cara transaksi diproses dan data dikelola.
Mengapa Nama Glamsterdam Digunakan?
Ethereum memiliki tradisi memberi nama upgrade dengan istilah yang berkaitan dengan sejarah atau komunitas. Dikutip dari Coin Desk, nama Glamsterdam berasal dari gabungan kata Gloas (nama bintang untuk peningkatan consensus layer) dan Amsterdam (nama kota untuk peningkatan execution layer).
Apakah Glamsterdam Merupakan Hard Fork?
Hard fork adalah perubahan besar pada aturan blockchain. Upgrade seperti Glamsterdam dilakukan melalui hard fork yang telah disepakati jaringan agar Ethereum dapat diperbarui tanpa membuat blockchain baru.
Mengapa Ethereum Terus Melakukan Upgrade?
Ethereum terus melakukan upgrade agar mampu mengikuti perkembangan pengguna, teknologi, dan kebutuhan jaringan yang terus berubah, dengan penjelasan sebagai berikut.
1.Blockchain tidak Berhenti Berkembang
Jumlah pengguna, transaksi, dan aplikasi blockchain terus meningkat. Kondisi ini membuat Ethereum perlu menyesuaikan sistemnya agar tetap mampu bekerja dengan baik.
2.Tantangan yang Dihadapi
Ethereum menghadapi tantangan seperti skalabilitas, biaya transaksi, efisiensi jaringan, dan pertumbuhan data. Semakin besar aktivitas jaringan, semakin penting peningkatan pada cara transaksi diproses dan data dikelola.
3.Mengapa Upgrade Menjadi Bagian Penting?
Ethereum memiliki roadmap jangka panjang untuk menjaga perkembangan jaringan. Upgrade membantu Ethereum meningkatkan performa, mempertahankan efisiensi, dan tetap kompetitif di tengah persaingan blockchain.
Perjalanan Upgrade Ethereum sebelum Glamsterdam
Ethereum terus berkembang melalui berbagai upgrade untuk meningkatkan kemampuan jaringan sejak diluncurkan pada 2015. Berikut ini perjalanan upgrade Ethereum sebelum Glamsterdam.
1.Dari Frontier hingga Ethereum Modern
Sejak awal, Ethereum mengalami banyak perubahan untuk meningkatkan performa, keamanan, dan kapasitas jaringan. Setiap upgrade menjadi bagian dari proses membangun Ethereum yang lebih siap digunakan secara luas.
2.The Merge dan Perubahan ke Proof of Stake
he Merge pada 2022 mengubah Ethereum dari Proof of Work menjadi Proof of Stake (PoS). Perubahan ini membuat konsumsi energi lebih rendah dan mengubah proses validasi transaksi menggunakan sistem staking
3.Dencun dan Pectra
Dencun pada 2024 menghadirkan blobs untuk membantu mengurangi biaya transaksi Layer 2. Pectra pada 2025 melanjutkan peningkatan dengan memperbaiki sistem staking dan fleksibilitas akun.
Keduanya menjadi fondasi penting sejak Ethereum Merge hingga Glamsterdam dengan membuat jaringan lebih efisien dan siap berkembang
4.Mengapa Setiap Upgrade Saling Terhubung?
Upgrade Ethereum dirancang sebagai rangkaian pengembangan jangka panjang. Setiap pembaruan membawa perbaikan yang menjadi dasar bagi upgrade berikutnya, termasuk Glamsterdam.
Apa Masalah yang Ingin Diselesaikan Glamsterdam?
Glamsterdam hadir untuk mengatasi hambatan utama Ethereum yang muncul akibat meningkatnya penggunaan jaringan dan beban sistem yang makin besar, dengan penjelasan sebagai berikut.
1.Keterbatasan Skalabilitas Layer 1
Semakin banyak pengguna dan transaksi, semakin besar tekanan pada Layer 1 Ethereum. Kondisi ini membuat kapasitas jaringan perlu ditingkatkan agar tetap mampu memproses aktivitas secara stabil.
2.Pertumbuhan Ukuran Data Blockchain
Data blockchain terus membesar seiring waktu. Hal ini membuat node membutuhkan lebih banyak sumber daya untuk menyimpan dan menyinkronkan data sehingga proses jaringan bisa menjadi lebih berat.
3.Efisiensi Pemrosesan Transaksi
Pemrosesan transaksi perlu dibuat lebih efisien agar jaringan tetap cepat dan stabil tanpa mengurangi tingkat keamanannya. Glamsterdam fokus pada peningkatan cara kerja internal Ethereum agar beban tinggi tetap bisa ditangani dengan baik.
Teknologi Utama yang Dibawa Glamsterdam
Glamsterdam membawa dua pembaruan utama pada cara Ethereum membuat blok dan mengatur data untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas jaringan, dengan penjelasan sebagai berikut.
1.Enshrined Proposer–Builder Separation (ePBS)?
ePBS memisahkan peran dalam pembuatan blok. Adapun proposer memilih blok, sedangkan builder menyusun isi blok.
Pemisahan ini membuat proses lebih terstruktur dan efisien sehingga mengurangi beban koordinasi dan meningkatkan stabilitas jaringan.
2.Block–Level Access Lists (BAL)?
BAL adalah dirancang untuk membantu jaringan memprediksi data yang akan diakses saat pemrosesan blok. Dengan ini, Ethereum bisa mempersiapkan eksekusi lebih awal sehingga proses transaksi lebih cepat dan teratur.
3.Mengapa Kedua Teknologi Ini Penting?
ePBS dan BAL dirancang untuk saling melengkapi dalam meningkatkan efisiensi dan skalabilitas Ethereum. Keduanya membuat proses pembuatan blok dan pengolahan data lebih ringan, sehingga jaringan mampu menangani aktivitas yang lebih besar.
Bagaimana Glamsterdam Bisa Membuat Ethereum Lebih Cepat?
Glamsterdam dirancang untuk meningkatkan cara Ethereum memproses transaksi dan data agar jaringan lebih cepat dan mampu menangani beban yang lebih besar, dengan penjelasan sebagai berikut.
1.Pemrosesan Transaksi yang Lebih Efisien
Optimasi pada cara pemrosesan blok membuat jaringan mampu menangani lebih banyak transaksi dalam waktu yang sama, sehingga kapasitas meningkat.
2.Potensi Peningkatan Batas Gas
Gas limit adalah batas jumlah aktivitas dalam satu blok Ethereum. Jika kapasitas jaringan meningkat, batas ini bisa ikut naik sehingga lebih banyak transaksi dapat diproses sekaligus.
3.Dampaknya bagi Pengguna Ethereum
Transaksi berpotensi lebih cepat diproses dan jaringan lebih stabil saat ramai, sehingga pengalaman penggunaan menjadi lebih lancar.
Apa Dampak Glamsterdam bagi Developer dan dApps?
Glamsterdam berdampak pada cara developer membangun aplikasi di Ethereum karena peningkatan performa dan kapasitas jaringan, dengan penjelasan sebagai berikut.
1.Pengalaman Pengembangan yang Lebih Baik
Jaringan yang lebih efisien membuat proses pengembangan lebih stabil dan konsisten, sehingga aplikasi lebih mudah diuji dan dijalankan.
2.Potensi Aplikasi yang Lebih Kompleks
Kapasitas yang lebih besar membuka peluang untuk dApps yang lebih kompleks, terutama yang membutuhkan banyak proses dan data secara bersamaan.
3.Mengapa Ini Penting untuk Masa Depan Web3?
Peningkatan ini mendukung pertumbuhan ekosistem Ethereum agar tetap mampu menampung lebih banyak aplikasi dan inovasi di Web3.
Apakah Glamsterdam akan Mengurangi Biaya Transaksi Ethereum?
Dampak Glamsterdam terhadap biaya transaksi tidak bersifat langsung karena fokus utamanya adalah perbaikan struktur dan efisiensi jaringan, dengan penjelasan sebagai berikut.
1.Faktor yang Memengaruhi Gas Fee
Gas fee dipengaruhi banyak hal, seperti tingkat aktivitas jaringan, kompleksitas transaksi, dan kapasitas blok, bukan satu faktor tunggal.
2.Apa Hubungan Skalabilitas dan Gas Fee?
Skalabilitas yang lebih baik dapat mengurangi kepadatan jaringan. Kondisi ini berpotensi menekan biaya saat aktivitas tinggi, meski tidak menjamin penurunan harga secara langsung.
3.Mengapa tidak Semua Upgrade Berfokus pada Harga Gas?
Sebagian upgrade Ethereum tidak ditujukan untuk menurunkan biaya secara langsung, melainkan untuk memperkuat fondasi jaringan agar lebih stabil dan siap menghadapi pertumbuhan jangka panjang.
Apa yang Bisa Dipelajari Investor dari Upgrade Glamsterdam?
Glamsterdam menunjukkan bahwa nilai blockchain tidak hanya dilihat dari harga aset, tetapi juga dari perkembangan teknologinya.
Penting untuk memahami teknologi, roadmap, skalabilitas, dan tingkat adopsi karena keempatnya menggambarkan arah dan kesiapan sebuah jaringan dalam jangka panjang.
Upgrade seperti Glamsterdam juga sering menjadi sinyal arah pengembangan blockchain, termasuk fokus peningkatan kapasitas dan efisiensi jaringan.
Glamsterdam: Mengapa Ethereum Masih Terus Melakukan Upgrade?

Ethereum terus melakukan upgrade karena kebutuhan jaringan selalu berkembang seiring meningkatnya aktivitas pengguna dan aplikasi.
Glamsterdam menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan kapasitas, efisiensi, dan pengalaman penggunaan Ethereum agar tetap mampu menangani beban yang semakin besar.
Pembaruan ini juga menunjukkan bahwa blockchain modern terus berevolusi mengikuti pertumbuhan ekosistem yang semakin luas dan kompleks.
Kesimpulan
Sebagai kesimpulan, Glamsterdam dapat dipahami sebagai salah satu langkah lanjutan dalam evolusi Ethereum yang diarahkan untuk memperkuat skalabilitas dan efisiensi di level Layer 1.
Fokus utamanya bukan pada perubahan yang terlihat secara langsung oleh pengguna, tetapi pada pembenahan cara kerja inti jaringan agar mampu menampung aktivitas yang terus meningkat.
Dalam penerapannya, upgrade ini berkaitan dengan bagaimana transaksi diproses, bagaimana data dikelola, dan bagaimana kapasitas jaringan disiapkan untuk menghadapi beban yang lebih besar di masa depan.
Perubahan seperti ini sering tidak langsung terasa oleh pengguna, tetapi justru menjadi fondasi yang menentukan stabilitas jangka panjang ekosistem Ethereum.
Bagi pengguna maupun investor, Glamsterdam memberi gambaran bahwa perkembangan Ethereum tidak hanya bergerak mengikuti harga, tetapi juga ditopang oleh proses teknis yang terus diperbarui.
Pada titik ini, arah pengembangan jaringan menjadi faktor yang sama pentingnya dengan adopsi dan aktivitas pasar.
Itulah informasi menarik tentang Glamsterdam dan alasan Ethereum masih terus melakukan upgrade yang bisa kamu dalami lebih lanjut di kumpulan artikel kripto dari Indodax Academy.
Selain mendapatkan insight mendalam lewat berbagai artikel edukasi crypto terpopuler, kamu juga bisa memperluas wawasan lewat kumpulan tutorial serta memilih dari beragam artikel populer yang sesuai minatmu.
Selain update pengetahuan, kamu juga bisa langsung pantau harga aset digital di Indodax Market seperti harga Bitcoin (BTC to IDR) atau aset lainnya dan ikuti perkembangan terkini lewat berita crypto terbaru.
Untuk pengalaman trading lebih personal, jelajahi juga layanan OTC trading dari Indodax. Jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu nggak ketinggalan informasi penting seputar blockchain, aset kripto, dan peluang trading lainnya.
Kamu juga bisa ikutin berita terbaru kami lewat Google News agar akses informasi lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Maksimalkan aset kripto kamu dengan fitur INDODAX staking crypto, cara praktis buat dapetin penghasilan pasif dari aset yang disimpan.
Segera register di INDODAX dan lakukan KYC dengan mudah untuk mulai trading crypto lebih aman, nyaman, dan terpercaya!
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
FAQ
- Apa itu Glamsterdam dalam jaringan Ethereum?
Glamsterdam adalah upgrade Ethereum yang direncanakan untuk tahun 2026. Pembaruan ini berfokus pada peningkatan skalabilitas, efisiensi pemrosesan transaksi, dan optimalisasi arsitektur Layer 1 agar jaringan mampu menangani aktivitas yang terus meningkat. - Mengapa Ethereum perlu melakukan upgrade seperti Glamsterdam?
Ethereum terus berkembang seiring bertambahnya pengguna, aplikasi, dan transaksi yang berjalan di jaringan.Upgrade diperlukan untuk mengatasi tantangan seperti kapasitas jaringan, efisiensi pemrosesan data, keamanan, dan pengalaman pengguna yang lebih baik.
- Apa perbedaan Glamsterdam dengan The Merge?
The Merge berfokus pada perubahan mekanisme konsensus Ethereum dari Proof of Work menjadi Proof of Stake.Sementara itu, Glamsterdam lebih berfokus pada peningkatan efisiensi Layer 1, skalabilitas, dan cara jaringan memproses blok serta transaksi.
- Apa itu ePBS dalam upgrade Glamsterdam?
ePBS atau Enshrined Proposer–Builder Separation adalah mekanisme yang bertujuan mengintegrasikan proses pembuatan blok secara langsung ke dalam protokol Ethereum. Tujuannya adalah meningkatkan transparansi, efisiensi, dan keamanan proses produksi blok. - Apa itu Block–Level Access Lists (BAL)?
BAL adalah teknologi yang membantu jaringan Ethereum mengetahui data dan kontrak yang akan diakses sebelum blok diproses. Pendekatan ini memungkinkan pemrosesan yang lebih efisien dan membuka peluang peningkatan kapasitas jaringan. - Apakah Glamsterdam akan membuat transaksi Ethereum lebih murah?
Tidak ada jaminan langsung bahwa biaya transaksi akan turun secara drastis. Namun, peningkatan efisiensi dan kapasitas jaringan berpotensi membantu mengurangi tekanan pada jaringan sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap biaya transaksi dalam kondisi tertentu. - Apakah Glamsterdam berpengaruh terhadap aplikasi DeFi dan NFT?
Ya. Jika kapasitas dan efisiensi jaringan meningkat, aplikasi DeFi, NFT, game blockchain, dan berbagai layanan Web3 lainnya dapat beroperasi dengan lebih optimal dan mampu melayani lebih banyak pengguna. - Apa pelajaran terbesar yang bisa dipahami dari upgrade Glamsterdam?
Glamsterdam menunjukkan bahwa blockchain bukan teknologi yang statis. Jaringan seperti Ethereum terus berkembang untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna, meningkatkan efisiensi, dan mempersiapkan infrastruktur yang lebih kuat untuk mendukung pertumbuhan ekosistem di masa depan.
Author: Boy
DISCLAIMER: Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
