Bitcoin (BTC) masih berada di zona murah meski sempat pulih dari $58.300 ke $64.400 dalam sepekan terakhir.
Menurut laporan terbaru Glassnode, proses pembentukan dasar harga atau bottoming terus berlangsung, tetapi belum menunjukkan tanda-tanda selesai.
Glassnode menilai pasar Bitcoin saat ini masih menghadapi tekanan dari aksi jual investor jangka panjang, arus keluar dana ETF Bitcoin spot, serta lemahnya permintaan institusional.
Bitcoin Masih Diperdagangkan di Bawah Nilai Acuan Investor

Sumber: Glassnode
Glassnode mencatat Bitcoin telah berada di bawah True Market Mean sebesar $76.600 dan Short-Term Holder Cost Basis di $72.200 selama sekitar lima bulan terakhir.
Kondisi ini menempatkan Bitcoin dalam zona murah atau disebut deep value, sebuah periode ketika harga diperdagangkan di bawah rata-rata biaya beli investor aktif.
Secara historis, fase seperti ini sering menjadi dasar terbentuknya siklus harga baru karena investor mulai melakukan akumulasi pada harga yang dianggap lebih menarik.
Meski demikian, Glassnode mengingatkan bahwa skenario penurunan menuju Realized Price di kisaran $53.000 masih belum bisa sepenuhnya dikesampingkan apabila tekanan pasar kembali meningkat.
Kapitulasi Investor & Arus Keluar ETF Masih Menekan

Sumber: Glassnode
Laporan Glassnode menunjukkan bahwa investor jangka panjang (long-term holder) kini menjadi sumber tekanan jual terbesar di pasar.
Porsi kerugian yang direalisasikan oleh kelompok ini meningkat dari 15% pada awal Februari menjadi 43% dari total nilai realisasi kerugian saat ini. Bahkan, nilai kerugian yang direalisasikan mencapai sekitar $280 juta per hari, menjadi level tertinggi sejak Desember 2022.
Dalam investasi, kondisi ini dikenal sebagai kapitulasi, yaitu ketika investor memilih menjual aset setelah mengalami tekanan harga berkepanjangan.

Sumber: Glassnode
Di sisi lain, arus dana ETF Bitcoin spot masih mencatat net outflow. Meski laju keluarnya dana mulai melambat dari puncak -$193 juta per hari pada awal Juni menjadi sekitar -$88,9 juta per hari, Glassnode menilai permintaan institusional belum benar-benar pulih.
Volume perdagangan ETF juga masih berada di kisaran $650 juta hingga $950 juta per hari, atau sekitar 80% lebih rendah dibanding puncaknya pada Oktober 2025 yang mencapai $4,4 miliar per hari.
Bottoming Bitcoin Berlanjut, Konfirmasi Belum Muncul

Sumber: Glassnode
Di pasar derivatif, rasio put/call opsi Bitcoin turun ke 0,56, level terendah sepanjang 2026. Kondisi ini menunjukkan pelaku pasar mulai mengurangi posisi defensif dan secara bertahap membuka eksposur ke arah kenaikan.
Meski demikian, Glassnode menilai konfirmasi bahwa fase bottoming telah selesai masih belum terlihat.
Investor masih membayar premi untuk perlindungan terhadap risiko penurunan harga, sementara Bitcoin juga masih diperdagangkan sekitar 6% di bawah level max pain sebesar $66.000, sehingga pasar dinilai masih menyimpan potensi volatilitas.
Kesimpulan
Laporan terbaru Glassnode menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase bottoming setelah diperdagangkan di zona murah (deep value) selama sekitar lima bulan.
Meski sejumlah indikator mulai menunjukkan perubahan, tekanan jual dari investor jangka panjang, arus keluar ETF, dan permintaan institusional yang belum stabil menandakan proses pembentukan dasar harga masih berlangsung.
Dengan kata lain, pasar mulai membangun fondasi baru, tetapi belum ada konfirmasi bahwa fase bearish telah berakhir.
Glassnode menilai perkembangan beberapa minggu hingga beberapa bulan ke depan akan menjadi periode penting untuk melihat apakah tekanan jual benar-benar mereda dan tren baru mulai terbentuk.
FAQ
1. Apa yang dimaksud dengan fase bottoming Bitcoin?
Fase bottoming adalah periode ketika harga Bitcoin mulai membentuk titik terendah setelah tren penurunan yang panjang. Pada fase ini, tekanan jual biasanya masih terjadi sehingga pasar belum dapat dipastikan memasuki tren bullish.
2. Mengapa Glassnode menyebut Bitcoin masih berada di zona murah?
Menurut Glassnode, harga Bitcoin masih berada di bawah True Market Mean dan Short-Term Holder Cost Basis, sehingga secara on-chain aset ini masih diperdagangkan di area deep value atau valuasi yang relatif rendah.
3. Apa itu kapitulasi investor jangka panjang?
Kapitulasi adalah kondisi ketika investor memutuskan menjual asetnya setelah mengalami kerugian dalam waktu yang lama. Glassnode mencatat investor jangka panjang masih menjadi sumber tekanan jual terbesar di pasar saat ini.
4. Mengapa arus keluar ETF Bitcoin menjadi perhatian?
Arus keluar atau net outflow menunjukkan dana yang keluar dari ETF masih lebih besar dibanding dana yang masuk. Selama kondisi ini berlanjut, permintaan dari investor institusional dinilai belum benar-benar pulih.
5. Apa saja tanda bahwa fase bottoming Bitcoin telah selesai?
Berdasarkan laporan Glassnode, beberapa indikator yang perlu diperhatikan antara lain menurunnya kapitulasi investor jangka panjang, stabilnya arus dana ETF, serta kembalinya permintaan institusional.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Pergerakan Harga Crypto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
