Pemerintah di berbagai negara kini menguasai sekitar 463.000–527.000 Bitcoin (BTC), setara 2,3%–2,5% dari total suplai. Angka ini sedikit menurun dibanding Juli 2024 yang mencapai 529.591 BTC.
Dengan harga Bitcoin saat ini di kisaran $111 ribu per BTC, cadangan tersebut bernilai puluhan miliar dolar.
Mayoritas kepemilikan ini bukan hasil pembelian di pasar terbuka, melainkan berasal dari sitaan kasus kriminal, hack, hingga donasi publik.
Namun, ada pula negara yang sengaja menambang atau membeli Bitcoin untuk dijadikan bagian dari strategi cadangan nasional.
Baca juga berita lainnya: Harga Bitcoin Diprediksi Tembus $160 Ribu di Akhir 2025
Daftar 10 Negara Pemilik Bitcoin Terbanyak 2025
- Amerika Serikat
AS memimpin daftar dengan cadangan mencapai 198.012 BTC, senilai sekitar $22,8 miliar. Aset ini berasal dari penyitaan kasus besar seperti Silk Road dan Bitfinex hack. Bitcoin sitaan biasanya masuk ke Assets Forfeiture Fund atau Treasury Forfeiture Fund. - China
Meski melarang perdagangan crypto, China tetap menyimpan sekitar 190.000 BTC dengan estimasi nilai $17,6 miliar. Cadangan ini mayoritas hasil sitaan dari PlusToken Ponzi Scheme pada 2019. - Inggris
Pemerintah Inggris kini menguasai 61.245 BTC, setara $7,05 miliar. Sebagian besar berasal dari penyitaan kasus pencucian uang dan kriminalitas digital. - Ukraina
Di tengah konflik, Ukraina berhasil mengumpulkan sekitar 46.351 BTC, dengan nilai sekitar $5,33 miliar. Sebagian besar didapat melalui donasi crypto dari masyarakat internasional. - Bhutan
Negara kecil di Himalaya ini menambang Bitcoin dengan tenaga hidropower, dan kini tercatat memiliki 10.565 BTC, senilai lebih dari $1,17 miliar. - Uni Emirat Arab
UAE memiliki sekitar 6.333 BTC, senilai $740 juta, yang diperoleh melalui operasi Citadel Mining yang dikuasai keluarga kerajaan Abu Dhabi. - El Salvador
Meski tidak lagi menjadikan Bitcoin sebagai alat bayar resmi, El Salvador tetap konsisten membeli BTC. Cadangannya kini mencapai 6.255 BTC atau sekitar $720 juta, ditambah dengan hasil mining energi geothermal. - Korea Utara
Negara ini juga tercatat memiliki sekitar 6.255 BTC senilai $720 juta, meski sebagian besar diperoleh dari aktivitas peretasan dan pencurian crypto. - Venezuela
Pemerintah Venezuela diperkirakan hanya memiliki 240 BTC, senilai $27,6 juta. Angka ini relatif kecil dibanding negara lain, meski ada wacana membentuk cadangan Bitcoin nasional. - Finlandia
Dengan 90 BTC atau sekitar $10 juta, Finlandia menjadi negara Eropa yang masuk daftar berkat hasil sitaan dari berbagai kasus penipuan crypto.
Baca selanjutnya: 5 Hal yang Bakal Terjadi Jika Bitcoin Sentuh $1 Juta
Tren Global: Bitcoin Jadi Aset Cadangan Alternatif
Data ini menunjukkan tren baru: semakin banyak pemerintah yang menganggap Bitcoin sebagai aset strategis. Sebagian besar masih didapat lewat penyitaan kriminal, namun ada juga negara yang menambang langsung dengan energi terbarukan.
Jika tren ini berlanjut, Bitcoin berpotensi menempati posisi seperti emas dalam cadangan devisa. Hal ini juga bisa memperkuat legitimasi Bitcoin di pasar global, sekaligus memicu spekulasi bahwa lebih banyak bank sentral akan ikut menambah cadangan BTC.
Kesimpulan
Laporan terbaru menunjukkan bagaimana Bitcoin kini tidak lagi hanya dimiliki individu atau perusahaan, melainkan sudah masuk ke level pemerintah dan cadangan nasional.
Dengan kepemilikan mencapai 2,5% dari total suplai, peran negara dalam ekosistem crypto semakin sulit diabaikan.
Dominasi AS dan China menegaskan kekuatan geopolitik mereka di ranah aset digital. Namun, langkah berbeda dari negara kecil seperti Bhutan dan El Salvador membuktikan bahwa strategi mining berbasis energi terbarukan bisa menempatkan mereka di peta global Bitcoin.
Jika semakin banyak pemerintah menambah cadangan BTC, maka legitimasi Bitcoin sebagai instrumen finansial global akan semakin kuat dan pasar crypto akan menghadapi babak baru dalam sejarahnya.
FAQ
- Negara mana yang punya Bitcoin terbanyak saat ini?
Per April 2025, Amerika Serikat memimpin dengan cadangan sekitar 198.000 BTC. Sebagian besar berasal dari sitaan kasus kriminal seperti Silk Road dan Bitfinex hack. - Apakah kepemilikan Bitcoin pemerintah bisa memengaruhi harga?
Ya, terutama jika negara besar melepas cadangannya dalam jumlah besar ke pasar. Namun, karena total suplai Bitcoin terdesentralisasi, pengaruh pemerintah bersifat sementara, bukan permanen. - Mengapa China masih punya Bitcoin meski crypto dilarang?
China menyimpan 190.000 BTC hasil sitaan skema ponzi PlusToken pada 2019. Walaupun perdagangan crypto dilarang, kepemilikan ini tetap ada dalam kas pemerintah. - Bagaimana cara Bhutan dan El Salvador mengumpulkan Bitcoin?
Bhutan menambang Bitcoin dengan tenaga hidropower, sementara El Salvador menggunakan geothermal. Keduanya memanfaatkan sumber energi terbarukan untuk menambah cadangan nasional. - Apakah lebih banyak negara akan menambah cadangan Bitcoin ke depannya?
Kemungkinan besar iya. Tren global menunjukkan beberapa pemerintah mulai mempertimbangkan Bitcoin Strategic Reserve, mirip cadangan emas, untuk diversifikasi aset nasional. - Apa perbedaan antara cadangan Bitcoin pemerintah dan cadangan bank sentral?
Cadangan pemerintah biasanya berasal dari sitaan atau mining, sementara bank sentral menambah cadangan melalui kebijakan moneter resmi. Jika bank sentral ikut menambah BTC, status Bitcoin sebagai emas digital bisa semakin kokoh. - Apakah kepemilikan Bitcoin pemerintah transparan?
Tidak sepenuhnya. Data resmi biasanya muncul dari pengadilan, laporan publik, atau analisis blockchain. Beberapa negara merahasiakan detail alamat wallet demi alasan keamanan.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Coinpedia – Top Government Bitcoin Holdings in 2025: Which Countries Own the Most BTC?, diakses pada 30 Agustus 2025
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin