Harga Bitcoin (BTC) membuka awal tahun dengan sinyal teknikal yang mengundang kewaspadaan.
Pola bear flag muncul di grafik harian, memicu kekhawatiran bahwa reli pemulihan yang terjadi belakangan ini bisa berakhir dengan koreksi lanjutan.
Sejumlah analis menilai, struktur pergerakan harga Bitcoin saat ini belum menunjukkan momentum naik yang kuat.
Sebaliknya, indikator teknikal justru mengarah pada potensi tekanan jual yang masih berlanjut.
Pola Bear Flag Muncul di Chart Harian Bitcoin
Berdasarkan analisis yang dibagikan Cointelegraph, grafik harian Bitcoin menunjukkan pola bear flag, yakni fase kenaikan terbatas yang muncul setelah penurunan tajam. Pola ini kerap dianggap sebagai jeda sementara sebelum harga kembali melanjutkan tren turun.
Setelah sempat menyentuh area bawah di kisaran US$80.000, Bitcoin memang mencoba melakukan pemulihan.
Namun, pergerakannya cenderung tertahan dalam kanal naik yang sempit dan tidak disertai lonjakan volume yang signifikan.
Kondisi tersebut memperkuat pandangan bahwa kenaikan ini lebih bersifat relief bounce, bukan awal tren bullish baru.
Baca juga berita selanjutnya: Arthur Hayes: Bitcoin (BTC) Bisa Sentuh Rp3,3 Miliar di Maret 2026
Target Koreksi US$76.000 hingga Skenario Lebih Dalam

Sumber Gambar: X.com/Roman
Trader Roman, yang menjadi salah satu sumber dalam laporan tersebut, menyebut bahwa kombinasi bearish divergence pada indikator RSI dan MACD, serta lemahnya momentum harga, membuka peluang koreksi lanjutan.
Menurut analisisnya, area US$76.000 menjadi target penurunan berikutnya jika pola bear flag ini terkonfirmasi. Bahkan, dalam skenario ekstrem, Roman menilai harga Bitcoin berpotensi kembali menguji level yang jauh lebih rendah di sekitar US$50.000, apabila fase bull market dianggap telah berakhir.
“Tren kenaikan harga sudah berakhir. Pilihan terbaik Anda sekarang adalah merencanakan tren selanjutnya ketika harga mencapai sekitar US$50.000,” jelasnya dikutip dari Cointelegraph.
Ia menegaskan bahwa faktor makro yang selama ini mendorong pasar saham, termasuk penurunan suku bunga, belum memberikan dampak berarti bagi pergerakan harga kripto.
Kenaikan Bitcoin yang sangat besar sejak titik terendah 2022 dinilai telah membuat katalis makro kehilangan daya dorongnya.
Masih Ada Harapan dari Zona Support Penting
Meski sentimen jangka pendek cenderung bearish, tidak semua analis sepakat bahwa tekanan jual akan langsung berlanjut.

Sumber Gambar: X.com/Luca
Trader lain, Luca, menyoroti posisi harga Bitcoin yang masih bertahan di atas bull market support band, zona teknikal yang terbentuk dari rata-rata pergerakan SMA 21 dan EMA 20. Area ini kerap menjadi penopang harga selama fase koreksi dalam tren naik yang lebih besar.
Bitcoin tercatat berupaya menutup candle harian di atas support tersebut selama beberapa hari berturut-turut.
Jika area ini mampu dipertahankan, sebagian pelaku pasar menilai peluang pemulihan jangka menengah masih terbuka.
Namun demikian, kegagalan bertahan di atas zona ini berpotensi memperkuat skenario koreksi yang lebih dalam.
Baca berikutnya: Bitcoin Tutup Tahun dengan Peluang Bullish, Ini Level Penentunya
Kesimpulan
Memasuki tahun baru, pergerakan harga Bitcoin dihadapkan pada persimpangan penting. Di satu sisi, pola bear flag dan sinyal divergence memberi peringatan bahwa tekanan turun belum sepenuhnya selesai.
Di sisi lain, keberadaan zona support utama masih memberikan ruang bagi pasar untuk bertahan.
Bagi pelaku pasar, kondisi ini menjadi pengingat bahwa fase awal tahun belum tentu berjalan mulus.
Disiplin membaca struktur harga dan memahami risiko tetap menjadi kunci di tengah volatilitas yang masih tinggi.
FAQ
- Apa itu bear flag dalam analisis teknikal Bitcoin?
Bear flag adalah pola grafik yang muncul setelah penurunan harga tajam, diikuti kenaikan kecil yang cenderung lemah. Pola ini sering dianggap sebagai sinyal potensi kelanjutan tren turun. - Apakah sinyal bear flag berarti harga Bitcoin pasti turun?
Tidak selalu. Bear flag menunjukkan peningkatan risiko koreksi, tetapi konfirmasi tetap bergantung pada pergerakan harga selanjutnya dan penembusan level support atau resistance penting. - Kenapa target US$76.000 menjadi perhatian trader?
Level tersebut dihitung dari struktur pola bear flag dan area teknikal terdekat yang berpotensi menjadi tujuan penurunan jika tekanan jual berlanjut. - Apa itu bull market support band yang disebut analis?
Bull market support band adalah zona support yang dibentuk dari kombinasi moving average jangka pendek. Area ini sering menjadi penahan harga saat terjadi koreksi dalam tren naik. - Faktor apa yang perlu diperhatikan investor di awal tahun ini?
Selain pola teknikal, pelaku pasar perlu memantau volume perdagangan, reaksi harga di area support utama, serta perubahan sentimen global yang bisa memengaruhi volatilitas Bitcoin.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


