Harga Bitcoin (BTC) memulai Januari 2026 dengan pergerakan stuck di sekitar $88.000, melanjutkan fase sideways yang sudah berlangsung beberapa pekan.
Meski terlihat stagnan, data on-chain menunjukkan perubahan penting di balik layar pasar.
Tiga indikator dari CryptoQuant mengisyaratkan tekanan jual mulai mereda, meski faktor makro masih menahan dorongan naik. Kondisi ini membuat pasar berada di titik menunggu, bukan panik.
Pemegang Jangka Panjang Mulai Akumulasi

Sumber: CryptoQuant
Sinyal pertama datang dari data long-term holder (LTH) supply. Setelah berbulan-bulan mencatat angka negatif, perubahan bersih pasokan LTH 30 hari kini berbalik positif sekitar 10.700 BTC.
Artinya, pemegang jangka panjang tidak lagi melepas koin secara agresif. Pola ini biasanya muncul saat pasar memasuki fase konsolidasi, bukan menjelang penurunan tajam.
Baca juga: Top 3 Token DeFi yang Layak Dipantau Sepanjang 2026
SOPR Seimbang dan Tekanan Jual di Bursa Menurun

Sumber: Coin Glass
Indikator kedua adalah LTH SOPR, yang mengukur apakah pemegang jangka panjang menjual dalam kondisi untung atau rugi. Saat ini, nilainya berada di sekitar level netral 1,0, menandakan tidak ada aksi jual panik.
Indikator ketiga menunjukkan arus keluar bersih dari bursa, di mana lebih banyak BTC ditarik keluar dibandingkan yang masuk.

Sumber: CryptoQuant
Ini mengurangi pasokan jual instan di pasar spot, meski harga belum merespons karena permintaan masih berhati-hati.
Keterbatasan likuiditas dan ekspektasi penurunan suku bunga AS yang belum jelas menjadi faktor penahan. Pasar tampak menunggu katalis yang lebih kuat.
Mampukah Bitcoin Tembus $100.000 Januari Ini?
Jika dilihat bersama, ketiga faktor tersebut membentuk gambaran campuran namun membaik. Tekanan dari sisi penawaran melemah dan pemegang jangka panjang menunjukkan kepercayaan.
Namun, untuk kembali ke $100.000 dalam waktu dekat, Bitcoin kemungkinan membutuhkan pemicu baru. Tanpa katalis tersebut, skenario yang lebih realistis adalah konsolidasi lanjutan untuk membangun fondasi pemulihan yang lebih kuat di 2026.
Kesimpulan
Bitcoin memang masih terkunci dalam range, tetapi data on-chain menunjukkan struktur pasar yang lebih sehat.
Jika fase ini berlanjut tanpa gangguan, konsolidasi saat ini berpotensi menjadi landasan reli berikutnya, meski bukan berarti lonjakan cepat akan terjadi di Januari.
FAQ
- Kenapa harga Bitcoin masih sideways di awal 2026?
Karena permintaan masih lemah dan pasar menunggu katalis, meski tekanan jual mulai berkurang. - Apa arti akumulasi oleh long-term holder?
Itu menandakan kepercayaan jangka panjang, di mana investor besar memilih menyimpan BTC daripada menjual. - Apa itu LTH SOPR dan kenapa penting?
LTH SOPR menunjukkan apakah pemegang lama menjual untung atau rugi. Level netral berarti pasar dalam kondisi seimbang. - Kenapa arus keluar dari bursa tidak langsung menaikkan harga?
Karena permintaan belum cukup kuat untuk mendorong harga meski pasokan jual berkurang. - Apakah Bitcoin masih punya peluang tembus $100.000?
Peluangnya ada, tetapi butuh katalis tambahan. Tanpanya, konsolidasi lebih lama dinilai lebih sehat bagi tren jangka menengah.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Be(in)crypto – Harga Bitcoin (BTC) Masih Stuck, Mampukah Kembali Tembus $100.000 Januari Ini?, diakses pada 2 Januari 2025
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
