Bitcoin memasuki 2026 dengan risiko makro yang semakin jelas, salah satunya berasal dari agenda tarif Presiden Donald Trump.
Pengalaman sepanjang 2025 menunjukkan bahwa isu tarif mampu menggerakkan harga kripto secepat arus dana institusional.
Berikut lima kebijakan tarif yang dinilai paling berpotensi mempengaruhi arah harga Bitcoin di 2026.
1. Ancaman Tarif 100% untuk China
Trump sempat mengumumkan tarif 100% atas seluruh impor China pada Oktober 2025 sebelum akhirnya menundanya.
Jika kebijakan ini diaktifkan kembali pada 2026, pasar berisiko memproyeksikan pertumbuhan global melemah dan inflasi bertahan tinggi.
Bagi Bitcoin, kombinasi ini biasanya memicu pengetatan likuiditas dan aksi keluar dari aset berisiko dalam jangka pendek.
2. Kenaikan Tarif Impor Global
4/ Trump’s baseline 10% tariff—and 55% for China—is forcing global companies to choose:
?? Make it here, sell it here, create jobs here
?? Or face steep penaltiesGuess which choice companies are making? pic.twitter.com/y8AYOSvvL5
— Rod D. Martin (@RodDMartin) August 13, 2025
Selain China, Trump juga membuka kemungkinan kenaikan tarif impor global di atas baseline 10% yang berlaku pada 2025.
Berbeda dengan kejutan satu hari, kebijakan ini bersifat struktural dan memberi tekanan berkelanjutan pada sentimen pasar.
Dampaknya, reli Bitcoin cenderung lebih rapuh dan mudah terhenti ketika ekspektasi suku bunga kembali naik.
Baca juga: Harga Bitcoin (BTC) Masih Stuck, Mampukah Kembali Tembus $100.000 Januari Ini?
3. Tarif Balasan atas Pajak Layanan Digital Eropa
Trump menyoroti negara-negara yang menerapkan pajak layanan digital terhadap perusahaan teknologi AS. Jika tarif balasan diberlakukan pada 2026, pasar saham global berpotensi terkoreksi.
Dalam skenario seperti ini, kripto sering menjadi aset pertama yang terkena gelombang risk-off, sebagaimana terlihat pada beberapa episode 2025.
4. Tarif Farmasi hingga 200%
President Donald Trump announces deals with nine pharmaceutical companies, the latest in a series of pacts designed to lower drug prices for some Americans in exchange for a three-year reprieve from threatened tariffs on their products https://t.co/Agi22RLMSG pic.twitter.com/Q1HTaekn0J
— Bloomberg TV (@BloombergTV) December 19, 2025
Kebijakan lain yang disorot adalah tarif tinggi pada produk farmasi impor, dengan potensi kenaikan hingga 200%. Langkah ini diposisikan sebagai upaya mendorong produksi domestik.
Namun bagi pasar, kebijakan ini lebih dulu dibaca sebagai dorongan inflasi, yang biasanya menekan Bitcoin sebelum narasi lindung nilai kembali muncul.
5. Perluasan Secondary Tariffs
Secondary tariffs menargetkan negara pihak ketiga yang berdagang dengan negara yang dikenai sanksi AS. Jika diperluas pada 2026, kebijakan ini dapat menyeret lebih banyak negara ke konflik dagang.
Implikasinya bagi Bitcoin adalah volatilitas yang lebih lebar, aksi jual paksa yang lebih sering, dan pemulihan harga yang cenderung melambat.
Kesimpulan
Lima kebijakan tarif Trump ini menunjukkan bahwa Bitcoin di 2026 sangat dipengaruhi faktor makro, bukan sekadar sentimen teknikal atau siklus internal kripto.
Selama isu tarif masih menjadi alat kebijakan utama, arah Bitcoin akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menafsirkan risiko global dan likuiditas.
FAQ
- Kenapa kebijakan tarif Trump penting bagi Bitcoin?
Karena tarif memengaruhi inflasi, pertumbuhan, dan likuiditas, tiga faktor utama yang menentukan selera risiko investor. - Apakah semua berita tarif selalu berdampak negatif ke Bitcoin?
Tidak selalu, tetapi reaksi awal pasar cenderung risk-off, terutama saat muncul ancaman eskalasi. - Apa yang dimaksud secondary tariffs?
Tarif tambahan yang dikenakan pada negara lain karena berdagang dengan negara yang menjadi target sanksi AS. - Kenapa Bitcoin sering turun lebih dulu saat risk-off?
Karena Bitcoin termasuk aset likuid berisiko tinggi, sehingga sering dijadikan sumber dana cepat saat pasar panik. - Apakah tarif bisa berdampak positif ke Bitcoin?
Dalam jangka panjang mungkin, jika narasi lindung nilai muncul. Namun fase awal hampir selalu ditandai tekanan harga.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Be(in)crypto – 5 Trump Tariff Moves That Could Make or Break Bitcoin in 2026, diakses pada 2 Januari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Donald Trump





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
