Seorang analis kripto, Austin Arnold yang juga host kanal Altcoin Daily menyoroti enam altcoin yang dinilai berpotensi menjadi perhatian investor menuju 2026, seiring kombinasi faktor makro, regulasi Amerika Serikat, dan adopsi institusional yang terus berkembang.
Melalui video terbarunya, Ia menyebut Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan Cardano (ADA) berada di barisan teratas, disusul proyek berbasis AI, tokenisasi aset, hingga real estate berbasis blockchain.
Ia juga menilai arah kebijakan moneter, regulasi kripto AS, serta perkembangan ETF dan tokenisasi dapat menjadi katalis utama pergerakan pasar altcoin dalam dua tahun ke depan.
Tiga Katalis yang Dinilai Mendorong Altcoin
Arnold mengawali analisanya dari sisi makroekonomi. Ia menyebut kebijakan Federal Reserve (The Fed) mulai menunjukkan tanda pelonggaran melalui pembelian kembali obligasi, yang oleh pasar dianggap sebagai bentuk stimulus ringan.
“Kita mulai melihat stimulus yang signifikan,” ujarnya dikutip dari Yellow News.
Kondisi tersebut dinilai historisnya mendukung aset berisiko, termasuk kripto. Faktor kedua masih datang dari regulasi kripto AS.
Arnold menyoroti pembahasan Clarity Act yang berpotensi memberi kejelasan hukum bagi industri aset digital.
Menurutnya, kepastian regulasi menjadi elemen penting bagi masuknya modal institusional ke pasar altcoin.
Katalis ketiga berkaitan dengan tokenisasi aset dan distribusi melalui produk ETF kripto.
Ia menilai upaya membawa instrumen keuangan tradisional ke blockchain, dikombinasikan dengan akses ETF spot, dapat memperluas partisipasi investor arus utama.
Baca berikutnya: 5 Kebijakan Tarif Trump yang Bisa Tentukan Arah Harga Bitcoin di 2026
Ethereum Masih Jadi Poros Utama
Ethereum menempati posisi teratas dalam daftar Arnold. Ia menilai jaringan ini tetap menjadi tulang punggung ekosistem stablecoin, dengan mayoritas aktivitas dan likuiditas masih terpusat di blockchain Ethereum.
Arnold mengaitkan hal ini dengan pertumbuhan pasar stablecoin yang diproyeksikan meningkat signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Ia mencatat pangsa stablecoin di jaringan Ethereum telah naik menjadi sekitar 53%, dibandingkan kisaran di bawah 50% beberapa bulan sebelumnya. Selain itu, sekitar 30% biaya jaringan Ethereum disebut berasal dari aktivitas stablecoin.
Solana dan Aktivitas On-Chain yang Tinggi
Di posisi kedua, Solana dinilai unggul dari sisi penggunaan jaringan. Arnold menyebut Solana sebagai salah satu blockchain dengan tingkat pemakaian tertinggi di industri kripto saat ini.
Ia menyoroti pertumbuhan pengguna dan aktivitas aset dunia nyata di jaringan Solana, dengan jumlah pemegang aset real-world tercatat telah melampaui 125 ribu alamat. Faktor efisiensi dan biaya transaksi rendah disebut menjadi daya tarik utama jaringan ini.
Cardano dan Narasi Privasi
Cardano berada di urutan berikutnya, meski diakui mengalami periode yang kurang kuat sepanjang 2025.
Namun, Arnold menilai potensi kebangkitan Cardano datang dari fokus pada privasi melalui proyek Midnight.
Pendekatan ini membuka peluang penggunaan seperti pasar prediksi privat, decentralized exchange privat, hingga stablecoin dengan lapisan privasi tambahan.
Menurut Arnold, aspek privasi berpotensi mengubah perilaku pengguna dalam ekosistem blockchain.
Baca selanjutnya: Masih Pegang Cardano? Begini Prediksi Nilai 1.000 ADA di 2030
AI, Tokenisasi, dan Real Estate On-Chain
Selain tiga nama besar tersebut, Arnold juga menyoroti Bittensor sebagai proyek infrastruktur AI terdesentralisasi.
Token Bittensor (TAO) disebut memiliki model suplai tetap dan mekanisme halving, yang kerap dibandingkan dengan Bitcoin dari sisi kelangkaan.
Ondo Finance (ONDO) masuk daftar karena eksposurnya terhadap tokenisasi aset keuangan tradisional. Proyek ini dinilai relevan di tengah meningkatnya minat institusi terhadap instrumen berbasis blockchain.
Sementara itu, Propy (PRO) disebut sebagai pilihan paling spekulatif. Proyek ini berfokus pada transaksi properti berbasis blockchain dan diklaim telah memiliki lisensi escrow dan title di AS.
Meski demikian, Arnold menekankan bahwa risiko pada altcoin berkapitalisasi kecil tetap tinggi dan berpotensi kehilangan nilai secara signifikan.
Kesimpulan
Pandangan Arnold mencerminkan bagaimana sebagian analis melihat 2026 sebagai fase penting bagi altcoin, terutama jika didukung oleh regulasi yang lebih jelas dan adopsi institusional yang meluas.
Meski demikian, daftar ini tetap bersifat opini dan berbasis asumsi makro serta kebijakan yang belum sepenuhnya terealisasi.
Bagi investor, perkembangan regulasi, data on-chain, dan kondisi pasar tetap menjadi faktor kunci yang perlu dicermati secara berkelanjutan.
FAQ
- Apa yang dimaksud altcoin favorit versi analis kripto?
Altcoin favorit versi analis merujuk pada aset kripto selain Bitcoin yang dinilai memiliki potensi berdasarkan faktor makro, teknologi, regulasi, dan tren pasar, bukan jaminan kinerja harga di masa depan. - Apakah rekomendasi analis ini bersifat pasti?
Tidak. Daftar ini bersifat opini dan proyeksi berdasarkan kondisi saat ini. Perubahan regulasi, kebijakan ekonomi, dan sentimen pasar dapat memengaruhi hasilnya. - Kenapa Ethereum masih dianggap penting hingga 2026?
Ethereum dinilai penting karena perannya sebagai infrastruktur utama stablecoin, DeFi, dan aktivitas on-chain, dengan kontribusi signifikan terhadap likuiditas dan pendapatan jaringan. - Apa peran regulasi AS terhadap pergerakan altcoin?
Regulasi AS dinilai krusial karena dapat memberi kepastian hukum bagi investor institusional, yang berpotensi meningkatkan arus modal ke pasar kripto. - Apakah semua altcoin yang disebut cocok untuk investor pemula?
Tidak selalu. Beberapa altcoin berisiko tinggi, terutama proyek berkapitalisasi kecil. Pemahaman risiko dan riset mandiri tetap diperlukan sebelum mengambil keputusan. - Mengapa proyek AI dan tokenisasi ikut disorot?
Proyek AI dan tokenisasi dianggap mewakili tren baru dalam industri blockchain, terutama dalam menghubungkan teknologi kripto dengan kebutuhan industri dan keuangan tradisional.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Ethereum, #Berita Solana, #Berita Cardano





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


