Harga Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) kembali melemah tajam dalam sepekan terakhir, memperkuat kekhawatiran pasar bahwa fase bear market mulai terbentuk.
Tekanan jual datang bersamaan dengan sentimen risk-off global dan belum menunjukkan tanda pemulihan yang solid.
Bitcoin sempat anjlok hingga area $60.000 sebelum memantul ke sekitar $65.000, namun secara mingguan masih terkoreksi 21,49%.
Dari puncak Oktober di $126.080, BTC kini turun lebih dari 40%, menandakan perubahan struktur pasar yang signifikan.
Ethereum mengalami tekanan lebih dalam. Dalam tujuh hari terakhir, ETH turun ke kisaran $1.800-an, jauh di bawah rekor $4.946, memperlihatkan lemahnya minat beli di aset berisiko tinggi.
Tekanan Likuidasi Masih Membayangi Bitcoin

Harga Bitcoin pada Jumat (06/02) | Sumber: TradingView
Penurunan harga Bitcoin bukan pergerakan acak. Pasar masih dibayangi efek lanjutan dari likuidasi besar-besaran dan pelepasan posisi leverage yang belum sepenuhnya selesai.
Secara teknikal, area $60.000 – $62.000 menjadi zona krusial. Jika gagal dipertahankan, analis menilai Bitcoin berisiko melanjutkan penurunan ke area $54.000 – $58.000 sebagai support berikutnya.
Baca juga: Kenapa Harga Bitcoin (BTC) Anjlok Parah Mendekati $60.000 Hari Ini?
Ethereum Tertekan Lebih Dalam dari Bitcoin

Harga Ethereum pada Jumat (06/02) | Sumber: TradingView
Berbeda dengan Bitcoin yang sempat memantul, Ethereum terlihat lebih rentan karena tekanan jual yang lebih agresif. Koreksi cepat sekitar 30% dalam sepekan menunjukkan investor masih menghindari risiko.
Harga ETH kini kembali ke level sebelum reli besar tahun lalu. Kondisi ini memperkuat narasi bahwa pasar belum siap menyerap suplai tambahan dalam waktu dekat.
Meski begitu, tidak semua analis sepakat bahwa tekanan ini akan berujung pada kejatuhan berkepanjangan.
Beberapa pihak, dikutip dari DLNews, menilai pelemahan saat ini masih dalam kategori koreksi sehat, selama tidak disertai kepanikan ekstrem on-chain.
Data On-Chain dan Sentimen Jangka Menengah
Di tengah tekanan harga, data on-chain menunjukkan kondisi yang lebih seimbang. Cadangan aset relatif stabil dan arus keluar bersih belum menunjukkan tanda capitulation masif.
Menurut analisis dari Seeking Alpha, koreksi tajam pada Bitcoin, emas, dan perak mencerminkan fase risk-off sementara, bukan kehancuran struktural pasar.
Partisipasi institusional dan regulasi yang lebih jelas dinilai menjadi faktor penahan penurunan ekstrem. Meski demikian, pasar masih membutuhkan waktu untuk membangun kepercayaan kembali.
Kesimpulan
Tekanan harga pada Bitcoin dan Ethereum saat ini mencerminkan pasar yang rapuh dan penuh kehati-hatian. Selama level teknis kunci belum berhasil direbut kembali, risiko lanjutan masih terbuka.
Namun, berdasarkan data on-chain dan analisis makro, kondisi ini lebih mendekati fase koreksi tajam ketimbang awal bear market struktural. Arah berikutnya akan ditentukan oleh kemampuan pasar bertahan di level kritis dan stabilitas likuiditas dalam beberapa bulan ke depan.
FAQ
1. Kenapa harga Bitcoin dan Ethereum turun bersamaan?
Keduanya tertekan oleh kombinasi likuidasi leverage, sentimen risk-off global, dan melemahnya minat beli aset berisiko dalam jangka pendek.
2. Apakah ini sudah masuk fase bear market?
Beberapa indikator mengarah ke tekanan bearish, namun sebagian analis menilai ini masih koreksi sehat, bukan bear market panjang seperti siklus sebelumnya.
3. Level harga apa yang paling diperhatikan pasar saat ini?
Untuk Bitcoin, area $60.000–$62.000 menjadi support utama. Untuk Ethereum, pasar mencermati apakah harga mampu bertahan di atas $2.000.
4. Kenapa volume justru naik saat harga turun?
Lonjakan volume saat harga turun biasanya menandakan panic selling dan likuidasi, bukan akumulasi.
5. Apakah masih ada peluang pemulihan?
Peluang pemulihan tetap ada jika tekanan jual mereda dan level support bertahan. Namun, pasar masih membutuhkan waktu untuk membangun sentimen positif.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
- DLNews – Bitcoin, Ethereum continue plunge — and experts warn of more pain to come, diakses pada 6 Januari 2026
- Seeking Alpha – Just A Healthy Correction Or The Start Of A Bear Market?, diakses pada 6 Februari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Ethereum





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
