Jenis xStocks Berdasarkan Aset & Model Tokenisasi On-Chain
icon search
icon search

Top Performers

Jenis xStocks Berdasarkan Aset & Model Tokenisasi yang Perlu Diketahui

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Jenis xStocks Berdasarkan Aset & Model Tokenisasi yang Perlu Diketahui

Jenis xStocks 1

Daftar Isi

Tokenisasi saham semakin berkembang di era Web3. Banyak orang menyebut xStocks sebagai “saham versi blockchain”, padahal dalam prakteknya, tidak semua xStocks punya bentuk dan cara kerja yang sama.

Dalam hal ini, jenisnya bisa berbeda, tergantung pada aset dasarnya dan model tokenisasi yang digunakan. Karena itu, memahami klasifikasi xStocks tidak cukup hanya melihat nama perusahaan yang diwakilinya.

Hal itu karena kita juga perlu tahu bagaimana token tersebut diterbitkan, dijaminkan, dan dijalankan di jaringan blockchain.

 

Jenis xStocks Berdasarkan Aset Dasarnya

Jenis xStocks 3

Secara sederhana, xStocks adalah token saham di blockchain yang sebagian modelnya didukung 1:1 oleh saham asli yang disimpan kustodian teregulasi. Berdasarkan aset yang direpresentasikan, jenisnya antara lain sebagai berikut.

 

1. xStocks Berbasis Saham Individu (SingleStock Tokenized)

Jenis ini mewakili satu saham perusahaan publik tertentu. Token bisa merepresentasikan saham sektor teknologi, consumer, dan lainnya, dengan harga yang umumnya dipatok 1:1 mengikuti saham aslinya.

Strukturnya fokus pada satu emiten sehingga cocok untuk kamu yang ingin eksposur ke perusahaan tertentu, bukan ke banyak saham sekaligus.

 

2. xStocks Berbasis ETF

Model ini merepresentasikan ETF, yaitu produk yang berisi kumpulan saham dalam satu indeks atau sektor. Karena isinya lebih dari satu saham, eksposurnya lebih terdiversifikasi dibanding singlestock.

Harga token mengikuti pergerakan ETF yang menjadi underlying-nya, bukan satu perusahaan saja.

 

3. xStocks Berbasis Indeks atau Basket Aset

Jenis ini mewakili kumpulan saham tertentu yang dikemas dalam satu keranjang aset. Isinya bisa disusun berdasarkan tema, sektor, atau strategi tertentu (thematic basket).

Adapun tujuannya adalah untuk memberi eksposur ke satu kelompok saham sekaligus dalam satu token. Namun, perlu digarisbawahi bahwa struktur backing bisa berbeda tergantung pada penerbit, dimana untuk XStocks ini sudha tersedia di INDODAX Market.

 

GIF Banner Ads XStocks 1

 

Jenis xStocks Berdasarkan Model Tokenisasi OnChain

Kalau sebelumnya dibedakan dari aset dasarnya, kali ini kita melihat dari sisi struktur teknis di blockchain. Di sinilah perbedaan model tokenisasi benar-benar menentukan bagaimana token itu dijamin, diawasi, dan berisiko.

 

1. Fully Collateralized (Didukung 1:1 oleh Saham Asli)

Di model ini, setiap token benar-benar didukung saham asli yang disimpan oleh kustodian pihak ketiga. Biasanya melibatkan entitas yang teregulasi, dengan laporan atau bukti penyimpanan aset sebagai bentuk transparansi.

Risiko utamanya ada pada kustodian dan penerbit. Kalau ada masalah di level institusi, token ikut terdampak.

 

2. Synthetic Tokenized Stocks

Jenis ini tidak selalu punya saham fisik sebagai jaminan langsung. Harganya dibuat mengikuti saham tertentu lewat mekanisme derivatif atau jaminan aset kripto.

Pergerakan harga mengandalkan oracle. Risikonya bertambah karena ada potensi likuidasi otomatis dan fluktuasi nilai collateral kripto.

 

3. Custodial vs NonCustodial Structure

Pada struktur custodial, penerbit menyimpan saham asli dan pengguna hanya memegang tokennya.

Meskipun token dapat disimpan secara non-custodial di wallet pengguna, saham asli yang menjadi underlying tetap berada dalam kustodi entitas yang diatur secara hukum.

 

Jenis xStocks Berdasarkan Blockchain yang Digunakan

xStocks bisa diterbitkan di beberapa jaringan blockchain. Perbedaan chain ini mempengaruhi biaya, kecepatan transaksi, dan ekosistem yang bisa diakses. Berikut ini jenisnya berdasarkan blockchain yang digunakan.

 

1. xStocks di Ethereum (ERC-20)

Di jaringan Ethereum, xStocks memakai standar ERC-20. Artinya, token ini langsung kompatibel dengan berbagai aplikasi DeFi di Ethereum, seperti DEX dan platform lending.

Akan tetapi, biaya transaksi mengikuti kondisi jaringan. Ketika aktivitas pengguna sedang tinggi, gas fee bisa ikut naik.

 

2. xStocks di Solana (SPL Token)

Di Solana, xStocks hadir dalam bentuk SPL Token. Keunggulannya ada di biaya yang lebih murah dan proses transaksi yang cepat.

Model ini cocok untuk trading 24/7 dan mudah terhubung ke berbagai dApps dalam ekosistem Solana.

 

3. MultiChain xStocks

xStocks juga bisa hadir di lebih dari satu jaringan, termasuk BNB Chain. Hal ini memberi fleksibilitas karena pengguna bisa memilih chain yang sesuai kebutuhan.

Namun, perpindahan aset antar-chain memerlukan bridge. Di sini ada risiko tambahan, yaitu potensi masalah atau celah keamanan pada sistem bridge tersebut.

 

Kenapa Memahami Jenis xStocks Itu Penting?

Memahami jenis xStocks itu penting karena tidak semuanya bekerja dengan cara yang sama. Meskipun sama-sama mewakili saham, struktur risikonya bisa berbeda tergantung bagaimana produk itu diterbitkan dan dijamin.

Model collateral berpengaruh pada transparansi. Kamu perlu tahu apakah aset dasarnya benar-benar ada, siapa yang menyimpannya, dan bagaimana mekanisme penebusannya. Hal ini menentukan seberapa jelas dan aman strukturnya.

Blockchain yang digunakan juga berdampak terhadap biaya transaksi dan kemudahan akses. Ada jaringan yang biayanya murah dan cepat, ada juga yang lebih mahal dan padat.

Karena itu, sebelum menggunakan xStocks, penting untuk memahami perbedaannya. Jangan hanya melihat nama sahamnya, tetapi pahami juga cara kerjanya agar tidak salah menggunakannya.

 

Perbedaan Klasifikasi xStocks dan Saham Konvensional

Jenis xStocks 2

Perbedaan klasifikasi xStocks dan saham konvensional terletak pada strukturnya. Saham konvensional pada dasarnya tidak memiliki variasi model tokenisasi.

Mekanismenya relatif seragam karena saham diterbitkan langsung oleh perusahaan dan diperdagangkan di bursa resmi. Kepemilikannya kemudian dicatat atas nama investor melalui sistem kustodi pasar modal.

Sementara itu, xStocks memiliki lapisan tambahan. Selain merepresentasikan saham, xStocks berjalan di atas infrastruktur blockchain sebagai jaringan transaksinya.

Di dalamnya juga ada kustodian yang menyimpan underlying asset serta smart contract yang mengatur proses penerbitan dan peredarannya. Setiap lapisan ini membawa aturan dan risiko tersendiri.

Oleh sebab itu, kompleksitas xStocks lebih tinggi dibanding saham konvensional. Bukan hanya terkait harga dan kinerja perusahaan, melainkan juga tentang bagaimana token itu diterbitkan, dijamin, dan dikelola secara teknis.

 

Kesimpulan

Nah, itulah tadi pembahasan menarik tentang jenis xStocks berdasarkan aset & model tokenisasi yang perlu diketahui, yang dapat kamu baca selengkapnya di Akademi crypto di INDODAX Academy.

Sebagai kesimpulan, xStocks bukan sekadar “saham yang dipindahkan ke blockchain”. Di dalamnya ada kombinasi antara aset pasar modal, struktur kustodi, smart contract, dan jaringan blockchain yang masing-masing membawa logika dan risiko berbeda.

Satu token bisa terlihat sederhana di layar, tetapi arsitekturnya bisa jauh lebih kompleks dibanding saham konvensional.

Memahami Jenis Jenis xStocks membantu kamu melihat di mana letak eksposur sebenarnya, apakah pada sahamnya, pada kustodian, pada mekanisme derivatif, atau pada infrastruktur chain yang digunakan.

Perbedaan model collateral, struktur custodial atau noncustodial, hingga pilihan blockchain bukan detail teknis semata, melainkan faktor yang mempengaruhi transparansi, biaya, dan potensi gangguan operasional.

Tokenisasi memang membuka akses yang lebih fleksibel dan lintas waktu. Namun, fleksibilitas itu datang bersama lapisan teknologi tambahan.

Maka dari itu, sebelum menggunakannya, penting melihat xStocks sebagai produk hibrida antara pasar modal dan Web3, bukan menyamakannya begitu saja dengan saham biasa.

Selain mendapatkan insight mendalam lewat berbagai artikel edukasi crypto terpopuler, kamu juga bisa memperluas wawasan lewat kumpulan tutorial serta memilih dari beragam artikel populer yang sesuai minatmu.

Selain update pengetahuan, kamu juga bisa langsung pantau harga aset digital di Indodax Market seperti harga Bitcoin (BTC to IDR) atau aset lainnya dan ikuti perkembangan terkini lewat berita crypto terbaru. Untuk pengalaman trading lebih personal, jelajahi juga layanan OTC trading dari Indodax. Jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu nggak ketinggalan informasi penting seputar blockchain, aset kripto, dan peluang trading lainnya.

Kamu juga bisa ikutin berita terbaru kami lewat Google News agar akses informasi lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

Maksimalkan aset kripto kamu dengan fitur INDODAX staking crypto, cara praktis buat dapetin penghasilan pasif dari aset yang disimpan. Segera register di INDODAX dan lakukan KYC dengan mudah untuk mulai trading crypto lebih aman, nyaman, dan terpercaya!

Dalam praktekknya, transparansi aset kini diadopsi oleh sejumlah platform kripto, salah satunya melalui publikasi data Proof of Reserves (PoR) dari pihak ketiga seperti CoinMarketCap. Di Indonesia, Indodax termasuk platform yang secara rutin memperbarui informasi tersebut agar dapat diakses publik.

Ikuti juga sosial media kami di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

 

Follow IG Indodax

 

Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

FAQ

  1. Apa saja jenis xStocks yang paling umum?
    Jenisnya bisa dibedakan berdasarkan aset dasar seperti saham individu dan ETF, serta berdasarkan model tokenisasi seperti fully collateralized atau synthetic.

 

  1. Apakah semua xStocks didukung saham asli?
    Tidak selalu. Beberapa model fully collateralized didukung 1:1 oleh saham fisik, sementara model synthetic menggunakan mekanisme derivatif atau collateral kripto.

 

  1. Apakah xStocks hanya ada di satu blockchain?
    Tidak. xStocks dapat diterbitkan di berbagai blockchain seperti Ethereum atau Solana, tergantung penerbitnya.

 

  1. Apakah struktur tokenisasi mempengaruhi risiko?
    Ya. Model kustodian, jenis collateral, dan blockchain yang digunakan dapat mempengaruhi transparansi serta risiko operasional.

 

  1. Apakah xStocks sama dengan membeli saham langsung?
    Tidak sepenuhnya. xStocks merepresentasikan eksposur harga saham melalui token blockchain, bukan selalu kepemilikan saham secara langsung.

 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
 

 

Author:  Boy

 

Lebih Banyak dari Blockchain

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
CBG/IDR
Chainbing
15
150%
RVM/IDR
Realvirm
7
75%
TNSR/IDR
Tensor
888
74.8%
DVI/IDR
Dvision Ne
3
50%
CHT/IDR
CyberHarbo
4
33.33%
Nama Harga 24H Chg
HOME/IDR
Defi App
358
-22.17%
MEME/IDR
Memecoin
9
-18.18%
RDNT/IDR
Radiant Ca
11
-15.38%
METIS/IDR
Metis
50.176
-14.22%
BOME/IDR
BOOK OF ME
7
-12.5%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Shiba Inu vs Bitcoin: Mengapa Keduanya Sangat Berbeda?

Bitcoin dan Shiba Inu sering masuk dalam daftar aset kripto

Air-Gapped Wallet: Apa Itu dan Mengapa Dianggap Sangat Aman?
18/06/2026
Air-Gapped Wallet: Apa Itu dan Mengapa Dianggap Sangat Aman?

Sebagian besar trader atau investor kehilangan aset kripto bukan terjadi

18/06/2026
Multi-Signature Address: Cara Kerja dan Fungsinya dalam Keamanan Kripto
17/06/2026
Multi-Signature Address: Cara Kerja dan Fungsinya dalam Keamanan Kripto

Banyak orang menganggap kepemilikan private key sudah cukup untuk menjaga

17/06/2026