Perusahaan mining kripto besar, Bitdeer, resmi mengosongkan seluruh cadangan Bitcoin (BTC) di neracanya. Langkah ini terjadi di tengah tekanan harga BTC yang baru saja menembus support pola segitiga dan kembali turun ke kisaran US$65.000.
Keputusan tersebut langsung memicu perhatian pasar. Ketika miner besar berhenti menyimpan dan mulai menjual seluruh kepemilikan, investor biasanya membaca ini sebagai sinyal perubahan strategi yang signifikan.

Sumber Gambar: Bitdeer
Cadangan Bitdeer Turun dari 2.000 BTC ke Nol
Delapan minggu lalu, tepatnya di akhir Desember 2025, Bitdeer masih memegang lebih dari 2.000 BTC di neraca perusahaan. Namun jumlah itu terus menyusut.
Pada pertengahan Februari 2026, cadangan mereka turun di bawah 1.000 BTC. Kini, saldo tersebut menjadi nol setelah perusahaan menjual baik Bitcoin hasil tambang terbaru maupun cadangan yang telah dikumpulkan dalam beberapa bulan terakhir.
Pada Januari 2026 saja, Bitdeer menambang 668 BTC, tetapi menjual lebih dari 1.100 BTC. Artinya, bukan hanya hasil produksi baru yang dilepas, tetapi juga stok lama.
Strategi ini berbeda dari pendekatan sebelumnya, ketika sebagian miner memilih menahan Bitcoin sebagai aset treasury untuk jangka panjang.
Baca selanjutnya: Tak Lagi Cuan, Miner Bitcoin Ramai-ramai Beralih ke Bisnis AI
Tak Lagi Menahan, Bitdeer Kini Jual BTC Setiap Pekan
Bitdeer kini mengadopsi pola baru dengan menjual Bitcoin yang ditambang pada minggu yang sama. Artinya, perusahaan tidak lagi menjadikan BTC sebagai aset cadangan strategis.
Perubahan ini terjadi bersamaan dengan langkah korporasi lain. Bitdeer menghimpun dana melalui penerbitan convertible notes dan ekuitas.
Dana tersebut dialokasikan untuk ekspansi pusat data, pengembangan bisnis kecerdasan buatan, komputasi performa tinggi, serta pengelolaan utang.
Di sisi lain, tekanan terhadap industri mining memang meningkat. Setelah halving, reward blok menyusut sementara kompetisi dan biaya operasional tetap tinggi. Banyak perusahaan tambang kini harus lebih agresif menjaga arus kas.
Dalam konteks ini, keputusan Bitdeer bisa dibaca sebagai reset neraca dan reposisi model bisnis, bukan semata-mata aksi panik.
Apa Dampaknya ke Harga Bitcoin?
Langkah miner besar menjual seluruh cadangan tentu menambah tekanan jual di pasar spot. Meski secara jumlah 2.000 BTC relatif kecil dibanding kapitalisasi pasar Bitcoin secara keseluruhan, sinyal psikologisnya tetap signifikan.

Sumber Gambar: TradingView via Cryptonews
Secara teknikal, Bitcoin baru saja menembus batas bawah pola segitiga yang sebelumnya menahan harga. Breakdown ini mengubah struktur jangka pendek dari konsolidasi menjadi melemah.
Harga BTC turun kembali menuju area US$65.000. Level US$64.000 kini menjadi support terdekat. Jika level tersebut gagal dipertahankan, area US$60.000 berpotensi menjadi target berikutnya.
Meski demikian, struktur jangka menengah belum sepenuhnya rusak. Selama harga tetap berada di atas US$60.000, tren yang lebih besar masih bertahan. Untuk memulihkan momentum naik, BTC perlu kembali menembus garis tren yang patah dan bergerak di atas US$71.000.
Baca juga berita terbaru: Bitcoin (BTC) Merah 4 Bulan Beruntun, Analis Prediksi Turun Sekali Lagi
Reset Strategi atau Sinyal Tekanan Industri Mining?
Tidak semua aksi jual miner berarti pandangan bearish terhadap Bitcoin. Dalam banyak kasus, penjualan dilakukan untuk menjaga likuiditas dan membiayai ekspansi.
Bitdeer sendiri tengah mengembangkan lini bisnis di sektor data center dan komputasi berbasis AI. Perubahan strategi treasury bisa menjadi bagian dari diversifikasi pendapatan.
Namun pasar tetap sensitif terhadap perubahan perilaku miner. Secara historis, peningkatan distribusi dari penambang sering dikaitkan dengan fase volatilitas harga yang lebih tinggi.
Di tengah kondisi pasar yang masih mencari arah, langkah Bitdeer menambah satu variabel baru yang perlu dicermati.
Kesimpulan
Bitdeer mengosongkan seluruh cadangan Bitcoin di tengah tekanan harga dan perubahan struktur teknikal jangka pendek.
Keputusan ini mencerminkan pergeseran strategi bisnis dan kebutuhan likuiditas, bukan semata-mata kepanikan pasar.
Meski jumlah BTC yang dilepas relatif kecil dibanding total suplai, efek sentimen tetap terasa. Area US$64.000 kini menjadi titik krusial.
Jika bertahan, tekanan bisa mereda. Jika tidak, pasar mungkin menghadapi fase koreksi yang lebih dalam.
FAQ
- Mengapa perusahaan mining seperti Bitdeer menjual seluruh Bitcoin mereka?
Perusahaan mining menjual Bitcoin untuk menjaga arus kas, membayar biaya operasional, atau mendanai ekspansi. Setelah halving, reward blok berkurang hingga 50%, sehingga tekanan keuangan meningkat. - Apakah aksi jual miner bisa menyebabkan harga Bitcoin turun?
Distribusi besar dari miner dapat menambah tekanan jual di pasar spot. Namun dampaknya tergantung pada kondisi likuiditas dan sentimen pasar secara keseluruhan. - Apa itu strategi treasury dalam perusahaan crypto?
Strategi treasury adalah kebijakan perusahaan dalam menyimpan atau menjual aset kripto yang dimiliki. Beberapa perusahaan memilih menahan BTC sebagai cadangan nilai, sementara yang lain menjualnya secara berkala. - Di mana level support penting Bitcoin saat ini?
Level US$64.000 menjadi support jangka pendek. Jika level ini ditembus, area US$60.000 sering disebut sebagai zona pertahanan berikutnya dalam analisis teknikal. - Apakah langkah Bitdeer berarti tren bullish Bitcoin telah berakhir?
Belum tentu. Struktur jangka menengah masih bertahan selama harga tidak menembus support utama di sekitar US$60.000. Investor biasanya menggabungkan analisis fundamental dan teknikal sebelum mengambil keputusan. - Bagaimana dampak halving terhadap perusahaan mining Bitcoin?
Halving mengurangi reward blok sebesar 50%, sehingga pendapatan miner turun kecuali harga BTC naik signifikan. Kondisi ini memaksa banyak miner menyesuaikan strategi operasional dan keuangan.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Cryptonews – Bitcoin Price Prediction: A Major Bitcoin Mining Company Just Sold All Its BTC — Should Investors Be Nervous?, diakses pada 24 Februari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


