Indeks Dolar Amerika Serikat atau US Dollar Index (DXY) mendekati level tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Penguatan ini terjadi saat investor global mencari aset yang dianggap lebih aman di tengah ketegangan geopolitik dan ketidakpastian pasar.
Di tengah kondisi tersebut, Bitcoin justru mampu bertahan di sekitar $68.000, meski pasar saham teknologi dan emas mengalami penurunan.
Dolar AS Menguat, Bitcoin Tetap Bertahan

Indeks US dollar vs Bitcoin | Sumber: Cointelegraph
Data pasar menunjukkan DXY naik ke level 99,4, meningkat dari sekitar 96,6 dalam tiga minggu terakhir. Kenaikan ini biasanya terjadi ketika investor beralih ke uang tunai dan obligasi pemerintah sebagai aset perlindungan.
Kondisi seperti ini sering disebut sebagai risk-off, yaitu saat pelaku pasar mengurangi aset berisiko.
Secara historis, penguatan dolar sering memberi tekanan pada Bitcoin karena investor cenderung menahan likuiditas dalam dolar. Namun kali ini situasinya berbeda.
Bitcoin mampu mempertahankan level $68.000, bahkan ketika Nasdaq 100 turun sekitar 1% dan harga emas merosot 3,6% dalam periode yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa Bitcoin mulai menunjukkan ketahanan terhadap tekanan makro.
Baca juga: MARA Dikabarkan Siap Jual 53.822 Bitcoin, Pasar Waspada Tekanan Jual Baru
Korelasi Bitcoin dan Saham Mulai Melemah
Selama beberapa tahun terakhir, Bitcoin sering bergerak searah dengan saham teknologi. Namun data terbaru menunjukkan hubungan tersebut mulai melemah.

Korelasi Bitcoin dan Nasdaq | Sumber: Cointelehraph
Korelasi 30 hari antara Bitcoin dan Nasdaq 100 turun ke sekitar 69%, setelah sebelumnya sempat mencapai 92%.
Penurunan korelasi ini menandakan bahwa Bitcoin mulai bergerak lebih independen dibandingkan aset tradisional. Artinya, penguatan dolar tidak otomatis berarti Bitcoin harus turun.
Meskipun demikian, pasar masih dibayangi sentimen negatif setelah flash crash Oktober 2025, kekhawatiran soal teknologi komputasi kuantum, serta kekecewaan terhadap lambatnya perkembangan kebijakan cadangan Bitcoin strategis di AS.
Arus Dana Institusi Masih Menguat
Di tengah ketidakpastian pasar, minat institusi terhadap Bitcoin masih terlihat kuat. Data terbaru menunjukkan aliran dana bersih sebesar $1,5 miliar masuk ke produk investasi Bitcoin dalam tujuh hari terakhir.
Arus dana ini menjadi sinyal bahwa sebagian investor besar masih melihat potensi jangka panjang pada Bitcoin. Namun banyak pelaku pasar menunggu konfirmasi yang lebih kuat.
Sebagian analis menilai Bitcoin perlu menembus $75.000 untuk memastikan bahwa fase bearish benar-benar berakhir.
Selama level tersebut belum ditembus, sentimen pasar kemungkinan masih akan dipengaruhi oleh faktor makro seperti kekuatan dolar AS.
Kesimpulan
Kenaikan US Dollar Index ke level tertinggi tiga bulan biasanya menjadi tekanan bagi aset berisiko, termasuk Bitcoin. Namun data terbaru menunjukkan Bitcoin mulai menunjukkan ketahanan yang berbeda dibandingkan siklus sebelumnya.
Dengan harga yang masih bertahan di sekitar $68.000 serta arus dana institusi sebesar $1,5 miliar, pasar kripto menunjukkan sinyal stabil meski tekanan makro masih ada.
Ke depan, pergerakan Bitcoin kemungkinan akan sangat dipengaruhi oleh kombinasi kekuatan dolar, arus dana institusi, dan sentimen global.
FAQ
1. Apa itu US Dollar Index (DXY)?
US Dollar Index adalah indeks yang mengukur kekuatan dolar Amerika Serikat terhadap beberapa mata uang utama dunia seperti euro, yen, dan pound sterling.
2. Mengapa kenaikan dolar bisa memengaruhi Bitcoin?
Ketika dolar menguat, investor sering memilih menyimpan uang dalam bentuk dolar atau obligasi pemerintah, sehingga permintaan terhadap aset berisiko seperti kripto bisa berkurang.
3. Apakah Bitcoin selalu turun saat dolar menguat?
Tidak selalu. Hubungan antara dolar dan Bitcoin bersifat dinamis dan bisa berubah tergantung kondisi ekonomi global serta permintaan pasar.
4. Mengapa arus dana institusi penting bagi Bitcoin?
Masuknya dana institusi menunjukkan adanya kepercayaan dari investor besar. Arus modal besar ini sering menjadi indikator kekuatan tren jangka panjang.
5. Mengapa level $75.000 dianggap penting bagi Bitcoin?
Banyak analis melihat $75.000 sebagai area resistance utama. Jika harga menembus level ini, pasar bisa menganggap tren bullish kembali terbentuk.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Cointelegraph – US Dollar Index nears 3-month high: Is this good or bad for Bitcoin?, diakses pada 4 Maret 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
