Upaya Amerika Serikat untuk menetapkan aturan jelas bagi industri kripto kembali menghadapi hambatan. CLARITY Act, rancangan undang-undang yang bertujuan mengatur struktur pasar aset digital, terancam gagal disahkan pada 2026.
Seorang eksekutif dari perusahaan investasi aset digital memperingatkan bahwa peluang undang-undang tersebut semakin kecil jika tidak segera bergerak di Kongres dalam waktu dekat.
CLARITY Act Harus Lolos Komite Sebelum April
if CLARITY doesn’t pass committee by end of april, odds of passage in 2026 become extremely low. this needs to hit the senate floor by early may… floor time is running out and odds diminish every day that passes
the framing right now is that the dispute over stablecoins… pic.twitter.com/tEejEsmUi9
— Alex Thorn (@intangiblecoins) March 14, 2026
Alex Thorn, kepala riset di Galaxy Digital, mengatakan bahwa CLARITY Act harus lolos komite Senat sebelum akhir April agar masih memiliki peluang disahkan tahun ini.
Jika gagal melewati tahap tersebut, kemungkinan undang-undang ini disahkan pada 2026 menjadi sangat kecil.
Menurut Thorn, rancangan tersebut perlu mencapai sidang pleno Senat pada awal Mei untuk menjaga momentum pembahasan di Kongres. Masalahnya, agenda legislatif di Washington saat ini dipenuhi prioritas lain.
Pemimpin mayoritas Senat sebelumnya menyatakan bahwa pembahasan struktur pasar aset digital kemungkinan baru akan dimulai setelah April, karena Kongres lebih dulu fokus pada rancangan undang-undang lain.
Kondisi ini membuat waktu pembahasan CLARITY Act menjadi semakin sempit.
Baca juga: Trump Janji Harga Minyak Turun Drastis Usai Perang, Bagaimana Nasib Kripto?
Perdebatan Stablecoin Jadi Penghambat
Selain persoalan jadwal politik, perdebatan soal stablecoin juga menjadi hambatan besar bagi rancangan undang-undang tersebut.
Salah satu pasal yang paling diperdebatkan adalah apakah penerbit stablecoin boleh memberikan imbal hasil atau reward kepada pengguna. Hal ini menimbulkan pro dan kontra bagi kelompok perbankan tradisional dan perusahaan kripto.
Selain isu stablecoin, beberapa pertanyaan lain juga belum terselesaikan. Di antaranya menyangkut regulasi decentralized finance (DeFi), perlindungan bagi pengembang blockchain, serta pembagian kewenangan pengawasan antara lembaga regulator.
Regulasi Kripto AS Bisa Tertunda Hingga 2029
Beberapa analis bahkan memperkirakan proses legislasi bisa berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan.
Sebuah analisis dari bank investasi TD Cowen sebelumnya menyebutkan bahwa undang-undang struktur pasar kripto berpotensi tertunda hingga 2027.
Jika skenario tersebut terjadi, implementasi penuh aturan baru kemungkinan baru berlaku sekitar 2029. Kondisi ini menunjukkan bahwa proses penyusunan regulasi kripto di Amerika Serikat masih menghadapi dinamika politik yang kompleks.
Beberapa pengamat industri juga menilai bahwa hasil pemilihan presiden mendatang dapat memengaruhi bentuk akhir aturan tersebut.
Kesimpulan
Nasib CLARITY Act kini bergantung pada kecepatan proses legislasi di Kongres Amerika Serikat.
Jika rancangan ini gagal melewati komite Senat sebelum akhir April, peluang pengesahannya pada 2026 akan semakin kecil.
Bila penundaan terus terjadi, regulasi menyeluruh untuk pasar kripto di Amerika Serikat bahkan berpotensi baru berlaku sekitar 2029.
Situasi ini menunjukkan bahwa meskipun industri kripto terus berkembang, kepastian hukum bagi pasar aset digital masih menghadapi tantangan politik yang panjang.
FAQ
1. Apa itu CLARITY Act dalam industri kripto?
CLARITY Act adalah rancangan undang-undang di Amerika Serikat yang bertujuan menciptakan aturan jelas bagi pasar aset digital, termasuk pembagian kewenangan regulator dan perlindungan bagi inovasi blockchain.
2. Mengapa CLARITY Act dianggap penting bagi pasar kripto?
Undang-undang ini diharapkan memberikan kepastian regulasi bagi perusahaan kripto, investor, serta pengembang teknologi blockchain di Amerika Serikat.
3. Mengapa CLARITY Act bisa gagal disahkan pada 2026?
Rancangan undang-undang ini menghadapi kendala jadwal legislatif dan perbedaan pandangan politik, terutama terkait aturan stablecoin dan pengawasan industri kripto.
4. Apa dampak jika regulasi kripto AS tertunda hingga 2029?
Jika tertunda hingga 2029, industri kripto di Amerika Serikat berpotensi menghadapi periode panjang tanpa kerangka regulasi yang jelas.
5. Apa isu terbesar dalam perdebatan CLARITY Act?
Salah satu isu utama adalah apakah penerbit stablecoin boleh memberikan imbal hasil kepada pengguna, yang memicu perdebatan antara sektor perbankan dan perusahaan kripto.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Cryptonews – CLARITY Act Faces Slim Odds in 2026 Without April Committee Move: Galaxy Exec, diakses pada 18 Maret 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Regulasi Crypto





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
