Sebuah kasus penipuan kripto senilai $3,4 juta atau sekitar Rp55 miliar terungkap, dan semuanya berawal dari satu pesan sederhana: “Maaf, salah nomor.”
Tanpa adanya link berbahaya atau peretasan teknis, pelaku berhasil menipu korban melalui pendekatan psikologis yang halus dan terencana.
Modus Dimulai dari Chat Biasa
Penipuan ini tidak dimulai dengan cara yang mencurigakan. Korban menerima pesan yang terlihat seperti salah kirim melalui aplikasi chat seperti WhatsApp atau Telegram.
Tidak ada tekanan atau ajakan investasi di awal, hanya percakapan santai yang terasa natural. Inilah kunci utama keberhasilan metode ini.
Korban cenderung merespon secara sopan, lalu percakapan berkembang menjadi hubungan yang lebih intens.
Baca juga: Dari Untung Rp700 M Jadi Bangkrut, Machi Big Brother Nekat Comeback Lagi
Proses “Grooming” untuk Bangun Kepercayaan
Setelah komunikasi terjalin, pelaku mulai membangun kepercayaan secara perlahan.
Mereka berbagi cerita personal, menjaga komunikasi rutin, dan menciptakan kesan sebagai orang yang dapat dipercaya.
Metode ini dikenal sebagai “pig butchering”, yaitu teknik di mana korban dipersiapkan secara emosional sebelum ditarget secara finansial.
Ketika kepercayaan sudah terbentuk, barulah topik investasi mulai diperkenalkan.
Skema Investasi Palsu yang Terlihat Meyakinkan

Skema penipuan yang diunggah oleh US Attorney’s Office | Sumber: CoinTelegraph
Korban kemudian ditawari investasi Ethereum yang diklaim memiliki potensi tinggi dan dikaitkan dengan stabilitas emas.
Kombinasi ini sengaja digunakan untuk menciptakan kesan “cuan besar dengan risiko rendah”.Menariknya, korban tidak diminta mengirim uang langsung. Mereka diminta membeli ETH sendiri, lalu mengirimnya ke wallet tertentu.
Cara ini membuat korban merasa memiliki kontrol penuh dan percaya bahwa transaksi tersebut aman.
Padahal, begitu aset dikirim, dana langsung dipindahkan melalui beberapa wallet, dikonversi ke USDT, lalu disembunyikan untuk menghilangkan jejak.
Kenapa Modus Ini Sangat Efektif?
Penipuan ini tidak mengandalkan celah teknologi, melainkan memanfaatkan perilaku manusia.
Beberapa faktor yang membuatnya efektif antara lain:
- Korban merasa percakapan tersebut alami
- Hubungan emosional sudah terbangun
- Tidak ada tanda bahaya di awal
- Korban melakukan transaksi sendiri
Akibatnya, korban tidak merasa sedang ditipu sampai semuanya terlambat.
Kasus ini juga menunjukkan bahwa penipuan kripto kini semakin terorganisir, dengan tim khusus untuk komunikasi, transaksi, hingga pencucian dana.
Kesimpulan
Kasus ini menjadi pengingat bahwa ancaman terbesar di dunia kripto bukan hanya teknologi, tetapi juga manipulasi psikologis.
Modus sederhana seperti chat “salah nomor” bisa berkembang menjadi penipuan bernilai puluhan miliar rupiah.
Kunci utama untuk menghindarinya adalah menjaga skeptisisme, terutama terhadap percakapan yang tiba-tiba mengarah ke investasi.
Jika terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, kemungkinan besar memang tidak nyata.
FAQ
1. Apa itu modus “salah nomor” dalam crypto scam?
Ini adalah teknik penipuan yang dimulai dari pesan acak untuk membangun komunikasi sebelum menawarkan investasi palsu.
2. Apa itu pig butchering scam?
Metode penipuan yang membangun hubungan emosional dengan korban sebelum mengambil uang mereka secara bertahap.
3. Kenapa korban diminta beli ETH sendiri?
Agar korban merasa aman karena menggunakan platform resmi, padahal tujuan akhirnya tetap penipuan.
4. Apakah scam ini melibatkan hacking?
Tidak, penipuan ini murni menggunakan manipulasi psikologis tanpa meretas sistem.
5. Bagaimana cara menghindari modus seperti ini?
Hindari membalas pesan dari orang tidak dikenal dan jangan pernah mengirim aset kripto ke wallet yang tidak jelas.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
CoinTelegraph – How a ‘Wrong Number’ message turned into a $3.4M crypto scam, diakses pada 24 Maret 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Scam Crypto





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
