Tahukah kamu ketika semakin banyak orang menggunakan teknologi blockchain, dampaknya akan langsung terasa di jaringan?
Namun di baliknya, proses transaksi akan melambat, biaya meningkat, dan kapasitas cepat penuh saat aktivitas pengguna naik bersamaan. Tanpa solusi yang tepat, blockchain akan sulit untuk digunakan secara luas.
Di titik inilah peran tokoh teknis seperti Dr. Yaoqi Jia mulai terlihat. Dalam hal ini, scaling pun dibutuhkan bukan untuk mengubah blockchain, melainkan menjaga kinerjanya tetap efisien saat jumlah pengguna bertambah.
Melalui AltLayer dan teknologi rollups, ia mendorong pembagian beban jaringan ke lapisan lain. Dengan begitu, biaya akan lebih terkendali dan blockchain tetap nyaman digunakan oleh lebih banyak orang.
Siapa Dr. Yaoqi Jia?

Dr. Yaoqi Jia adalah peneliti dan insinyur dengan latar belakang doktor ilmu komputer dari National University of Singapore. Karier awalnya dihabiskan di dunia riset, dengan mempelajari cara kerja sistem digital dalam skala besar.
Keahliannya berfokus pada keamanan blockchain, sistem terdistribusi, dan keamanan web. Bidang ini berkaitan langsung dengan bagaimana jaringan bisa tetap aman dan stabil saat digunakan banyak orang secara bersamaan.
Selanjutnya, dari lingkungan akademis, Yaoqi Jia pun terjun ke pengembangan infrastruktur Web3.
Pengetahuan riset yang dimiliki lalu diterapkannya untuk membangun fondasi teknis blockchain. Jadi, teknologi ini tidak hanya berjalan secara konsep, tetapi juga bisa digunakan secara nyata.
Latar Belakang Masalah Scaling di Blockchain
Blockchain layer 1 bekerja dengan kapasitas terbatas karena setiap transaksi diproses langsung di jaringan utama.
Desain ini menjaga keamanan, tetapi membuat jumlah transaksi yang bisa ditangani dalam satu waktu menjadi terbatas, khususnya saat penggunaan meningkat.
Ketika jaringan mulai padat, transaksi berjalan lebih lambat dan biaya ikut naik karena banyak aktivitas berebut ruang yang sama. Dampaknya langsung terasa oleh pengguna, terutama saat melakukan transaksi sederhana yang seharusnya cepat dan murah.
Kondisi ini membuat scaling menjadi isu penting dalam perkembangan blockchain modern. Untuk bisa terus berkembang dan dipakai secara luas, blockchain membutuhkan cara menambah kapasitas tanpa membebani jaringan utama.
Awal Keterlibatan Dr. Yaoqi Jia di Dunia Blockchain
Dr. Yaoqi Jia mulai tertarik pada blockchain karena ingin memahami keamanan dan kinerja jaringan yang berjalan tanpa pusat. Setelah meraih gelar doktor, ia meneliti keamanan blockchain, web, dan jaringan.
Sebelum AltLayer, ia ikut mengembangkan Zilliqa, platform blockchain cepat. Kemudian, di Parity Asia, ia bekerja pada teknologi inti Substrate dan Polkadot. Dari pengalaman ini, ia melihat langsung masalah kepadatan jaringan, biaya tinggi, dan keterbatasan kapasitas.
Dari situ, ia menyimpulkan bahwa infrastruktur blockchain harus fleksibel dan modular, bisa menyesuaikan kapasitas sesuai kebutuhan. Pemikiran ini menjadi dasar solusi yang ia buat di AltLayer untuk membuat jaringan lebih efisien dan mudah digunakan.
Apa Itu AltLayer?
AltLayer adalah proyek yang membuat blockchain bisa berjalan lebih cepat dan lancar saat digunakan banyak orang. Ini bukanlah aplikasi yang langsung dipakai pengguna, melainkan bagian teknis yang bekerja di belakang layar untuk memperkuat jaringan.
Salah satu inovasinya adalah restaked rollups, sebagai cara untuk meningkatkan rollup yang sudah ada agar lebih aman, cepat, dan bisa menangani lebih banyak transaksi.
Dengan hal itu, blockchain pun bisa tetap ringan tapi tetap kuat, dan beberapa jaringan bisa saling terhubung dengan mudah.
AltLayer didirikan oleh Dr. Yaoqi Jia, yang sebelumnya bekerja di Zilliqa dan Parity Asia. Fokus timnya, yakni membuat infrastruktur yang tangguh dan fleksibel sehingga pengembang bisa membangun aplikasi tanpa terganggu masalah kemacetan jaringan.
Meski mendapat dukungan dari berbagai investor besar, AltLayer tetap berperan sebagai fondasi bagi ekosistem blockchain dan bukan merupakan layanan langsung untuk pengguna.
Peran Dr. Yaoqi Jia dalam Membangun AltLayer
Dr. Yaoqi Jia adalah pendiri sekaligus arsitek teknis AltLayer (ALT to IDR). Ia merancang sistem yang memungkinkan blockchain menangani lebih banyak transaksi tanpa macet.
Kontribusinya terlihat pada desain sistem scaling dan interlayer, termasuk pengembangan restaked rollups untuk memperkuat jaringan, menjaga keamanan, dan meningkatkan kecepatan transaksi.
Pendekatan teknisnya membuat AltLayer berbeda dari solusi scaling lain. Fokusnya bukan sekadar menambah kapasitas, melainkan membangun fondasi yang fleksibel, aman, dan bisa diandalkan untuk pengembang membangun aplikasi di atasnya.
Evolusi Scaling Blockchain: Dari Layer 1 ke Rollups
Awalnya, blockchain hanya mengandalkan layer 1 untuk memproses semua transaksi. Cara ini sederhana dan aman, tetapi punya batas, yaitu ketika penggunaan meningkat, jaringan cepat penuh, transaksi melambat, dan biaya naik.
Untuk mengatasi hal itu, lahirlah layer 2 dan rollups. Konsep ini memindahkan sebagian transaksi dari jaringan utama sehingga proses lebih cepat dan biaya lebih rendah tanpa mengurangi keamanan.
AltLayer pun berada di tahap lanjutan dari evolusi scaling blockchain ini. Dengan pendekatan seperti restaked rollups, AltLayer membuat sistem lebih fleksibel dan kuat.
Dengan begitu, blockchain pun mampu menangani lebih banyak transaksi sekaligus menjaga keamanan dan keterhubungan antar jaringan.
Konsep Interlayer dan Restaked Rollups
Interlayer dalam blockchain bisa dipahami sebagai lapisan tambahan yang membantu jaringan utama bekerja lebih ringan.
Lapisan ini menangani sebagian proses di luar jaringan utama, lalu hasilnya dikembalikan dengan aman. Dengan cara ini, beban tidak menumpuk di satu jaringan saja.
Restaked rollups berfungsi untuk memperkuat lapisan tersebut. Transaksi diproses di rollup, lalu keamanannya diperkuat dengan memanfaatkan sistem keamanan yang sudah ada. Hasilnya, proses jadi lebih cepat tanpa mengurangi tingkat keamanan.
Pendekatan ini penting untuk Web3 yang terus berkembang. Semakin banyak aplikasi dan pengguna, semakin besar beban jaringan. Interlayer dan restaked rollups membantu blockchain tetap efisien, aman, dan siap digunakan dalam skala yang lebih besar.
Dampak AltLayer terhadap Ekosistem Web3
AltLayer berdampak terhadap ekosistem Web3 sebagai alat pendukung, bukan sebagai pusat sistem.
Perannya membantu pengembang dan jaringan blockchain agar lebih mudah membangun dan menjalankan jaringan tanpa harus menangani kerumitan teknis yang berat.
Dengan dukungan ini, pengembang bisa fokus pada membuat produk, sementara jaringan blockchain tetap berjalan sesuai fungsinya.
Kontribusi AltLayer terlihat pada fleksibilitas dan skalabilitas ekosistem. Jaringan blockchain menjadi lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan, baik saat jumlah pengguna masih kecil maupun ketika aktivitas meningkat.
Sebagai dampaknya, Web3 tidak bergantung pada satu jenis teknologi saja dan bisa tumbuh lebih rapi.
Dalam jangka panjang, kemudahan ini membantu blockchain lebih mudah diadopsi. Pada akhirnya, ketika membangun dan menjalankan jaringan tidak lagi rumit, akan lebih banyak pihak yang tertarik untuk masuk ke Web3.
Kontribusi Dr. Yaoqi Jia di Luar AltLayer
Di luar AltLayer, Dr. Yaoqi Jia dikenal sebagai ahli yang fokus pada keamanan blockchain. Ia aktif melakukan riset dan membagikan pengetahuan tentang cara menjaga sistem blockchain tetap aman dan andal.
Dalam hal ini, kontribusinya tersebut membantu membangun kepercayaan orang terhadap teknologi blockchain.
Di samping itu, Dr. Yaoqi Jia pun sering terlibat dalam forum, konferensi, dan diskusi Web3 di berbagai negara.
Pengalamannya membuat ia kerap diminta berbagi pandangan tentang arah perkembangan blockchain. Hal itu juga memperkuat posisinya sebagai sosok yang dipercaya di industri.
Selain itu, Dr. Jia berperan sebagai pemikir dan edukator. Ia terbiasa menjelaskan topik teknis dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami orang awam. Peran ini membuat blockchain terasa lebih dekat dan tidak hanya dipahami oleh kalangan teknis.
Apa yang Bisa Dipelajari dari Pendekatan Dr. Yaoqi Jia

Dari pendekatan Dr. Yaoqi Jia, kita bisa melihat bahwa blockchain tidak cukup dibangun hanya dari aplikasi yang terlihat oleh pengguna.
Fondasi infrastruktur yang kuat sangat penting agar sistem bisa berjalan stabil dan tidak mudah bermasalah. Tanpa dasar ini, aplikasi yang bagus pun sulit bertahan.
Pendekatan ini juga menekankan pentingnya riset dan keamanan. Blockchain yang aman membuat orang lebih percaya untuk menggunakannya. Kepercayaan itulah yang membuat teknologi bisa dipakai dalam jangka panjang, bukan hanya ramai di awal.
Pelajaran lainnya, blockchain berkembang sebagai sistem yang saling mendukung. Aplikasi memang menarik perhatian, tetapi infrastruktur dan keamanan adalah penopangnya. Tanpa dukungan ini, perkembangan blockchain akan berjalan lambat dan tidak stabil.
Kesimpulan
Nah, itulah tadi pembahasan menarik tentang Dr. Yaoqi Jia sebagai sosok di balik AltLayer dan evolusi scaling blockchain, yang dapat kamu baca selengkapnya di Akademi crypto di INDODAX Academy.
Sebagai kesimpulan, perjalanan Dr. Yaoqi Jia menunjukkan bahwa kemajuan blockchain tidak hanya ditentukan oleh aplikasi yang ramai digunakan, tetapi oleh fondasi teknis yang menopangnya.
Melalui pendekatan riset, keamanan, dan desain sistem yang matang, ia berkontribusi pada bagaimana blockchain bisa tetap efisien saat digunakan dalam skala besar.
AltLayer menjadi contoh nyata bahwa infrastruktur sering kali bekerja di balik layar, tetapi dampaknya terasa luas.
Dengan fokus pada scaling dan fleksibilitas jaringan, pendekatan ini membantu blockchain tetap bisa berkembang tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna.
Dari sini, kita bisa memahami bahwa blockchain modern adalah hasil kerja banyak lapisan teknis yang saling mendukung.
Memahami peran tokoh dan infrastruktur seperti ini memberi gambaran yang lebih utuh tentang bagaimana Web3 berkembang, bukan sekadar sebagai tren aplikasi, melainkan sebagai sistem teknologi jangka panjang.
Selain mendapatkan insight mendalam lewat berbagai artikel edukasi crypto terpopuler, kamu juga bisa memperluas wawasan lewat kumpulan tutorial serta memilih dari beragam artikel populer yang sesuai minatmu.
Selain update pengetahuan, kamu juga bisa langsung pantau harga aset digital di Indodax Market dan ikuti perkembangan terkini lewat berita crypto terbaru. Untuk pengalaman trading lebih personal, jelajahi juga layanan OTC trading dari Indodax. Jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu nggak ketinggalan informasi penting seputar blockchain, aset kripto, dan peluang trading lainnya.
Kamu juga bisa ikutin berita terbaru kami lewat Google News agar akses informasi lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Maksimalkan aset kripto kamu dengan fitur INDODAX staking crypto, cara praktis buat dapetin penghasilan pasif dari aset yang disimpan. Segera register di INDODAX dan lakukan KYC dengan mudah untuk mulai trading crypto lebih aman, nyaman, dan terpercaya!
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media kami di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
FAQ
- Kenapa Dr. Yaoqi Jia sering dibahas dalam konteks scaling blockchain?
Karena ia terlibat langsung dalam riset dan pengembangan solusi teknis yang menjawab masalah kepadatan jaringan, biaya tinggi, dan keterbatasan kapasitas blockchain.
- Apakah AltLayer ditujukan untuk pengguna biasa?
Tidak secara langsung. AltLayer bekerja di belakang layar sebagai infrastruktur yang membantu jaringan dan pengembang, sehingga dampaknya baru terasa oleh pengguna lewat aplikasi yang lebih lancar dan murah.
- Apa manfaat memahami topik seperti scaling dan rollups bagi pembaca awam?
Dengan memahaminya, pembaca bisa melihat mengapa beberapa blockchain terasa cepat dan murah, sementara yang lain lambat dan mahal, serta memahami arah perkembangan teknologi ini ke depan.
- Apakah keamanan benar-benar sepenting itu dalam blockchain?
Ya. Tanpa keamanan yang kuat, blockchain sulit dipercaya dan berisiko ditinggalkan. Keamanan menjadi dasar agar teknologi ini bisa digunakan dalam jangka panjang.
- Apakah artikel ini membahas soal investasi kripto?
Tidak. Fokus artikel ini ada pada teknologi, peran tokoh di baliknya, dan bagaimana infrastruktur blockchain berkembang dari sisi teknis.
Author: Boy





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
