Ethereum (ETH) Masuk Mode Cooldown Usai Leverage Cabut Massal
icon search
icon search

Top Performers

Ethereum (ETH) Masuk Mode Cooldown Usai Leverage Cabut Massal

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Ethereum (ETH) Masuk Mode Cooldown Usai Leverage Cabut Massal

Ethereum (ETH) Masuk Mode Cooldown Usai Leverage Cabut Massal

Daftar Isi

Harga Ethereum (ETH) bergerak lebih tenang setelah tekanan leverage di pasar derivatif berkurang signifikan. 

Data terbaru menunjukkan open interest Ethereum turun sekitar 50% sejak Agustus, menandakan banyak trader menutup posisi berisiko dan mengurangi potensi gejolak harga jangka pendek.

 

OI ETH

Sumber Gambar: X.com/Alphractal

 

Kondisi ini membawa pasar ETH ke fase yang lebih stabil, meski belum memberi sinyal arah harga yang tegas.

 

Leverage Keluar, Risiko Pasar Ikut Turun

Penurunan open interest mencerminkan berkurangnya jumlah kontrak futures dan perpetual Ethereum yang masih aktif. 

Dalam beberapa bulan terakhir, leverage sempat menumpuk seiring meningkatnya spekulasi. Kini, situasinya berubah.

Dengan banyaknya posisi yang ditutup, risiko likuidasi massal ikut mereda. Tekanan harga akibat forced selling menjadi lebih kecil dibandingkan periode ketika leverage berada di level tinggi.

Di antara bursa utama, Binance masih memegang porsi open interest Ethereum terbesar, sekitar US$7,6 miliar, disusul Gate.io dan HTX. 

Meski begitu, data lintas bursa menunjukkan pasar tidak lagi berada dalam kondisi overleveraged.

 

Baca selanjutnya: Bitcoin vs Ethereum vs XRP, Ini Aset yang Paling Siap Hadapi Tahun 2026

 

Tekanan Jual Melemah, Tapi Pembeli Belum Dominan

 

Taker Sell ETH

Sumber Gambar: CryptoQuant

 

Redanya risiko juga terlihat dari sisi aktivitas jual. Taker sell volume Ethereum di Binance turun ke level terendah sejak Mei, menandakan semakin sedikit trader yang menjual secara agresif di harga pasar.

Rata-rata penjualan 30 hari terakhir tercatat sekitar US$6,3 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan fase tekanan jual sebelumnya. Namun, penurunan ini belum diiringi lonjakan minat beli.

Artinya, penjual mulai kehilangan dominasi, tetapi pembeli juga belum cukup kuat untuk mendorong perubahan tren. Situasi seperti ini umumnya mendorong pasar bergerak sideways.

 

Harga ETH Bergerak di Zona Konsolidasi

 

Teknikal ETH

Sumber Gambar: TradingView via Crypto.News

 

Melansir dari Crypto.News, Ethereum secara teknikal masih berada dalam struktur tren turun yang lebih besar, ditandai dengan pola lower high dan lower low. 

Setelah penurunan tajam, harga kini bergerak di kisaran US$2.800 hingga US$3.300, yang berfungsi sebagai zona penentuan arah.

Volatilitas yang sebelumnya melebar kini mulai menyempit. Pola ini kerap muncul ketika pasar berhenti sejenak sebelum menentukan langkah berikutnya, baik melanjutkan pelemahan maupun membangun fondasi pemulihan yang lebih stabil.

Sejumlah indikator momentum menunjukkan perbaikan terbatas, namun belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan tren.

 

Baca juga berita terkait: Ethereum Akan Alami Perubahan Besar pada 7 Januari 2026, Apa Dampaknya?

 

Kesimpulan

Turunnya open interest Ethereum hingga sekitar 50% sejak Agustus menandai berakhirnya fase pasar yang sarat leverage. 

Tekanan likuidasi mereda, aksi jual agresif menurun, dan pergerakan harga menjadi lebih terkendali.

Namun, kondisi yang lebih tenang ini belum cukup untuk mengubah arah tren secara signifikan. Ethereum masih berada dalam fase konsolidasi, dengan pasar menunggu konfirmasi berikutnya dari sisi volume dan minat beli. 

Untuk saat ini, mode cooldown mencerminkan stabilisasi risiko, bukan awal dari pergerakan naik yang agresif.

 

FAQ

  1. Apa itu open interest dalam perdagangan Ethereum?
    Open interest adalah total nilai kontrak futures dan perpetual Ethereum yang masih terbuka. Indikator ini sering digunakan untuk mengukur tingkat leverage dan risiko di pasar derivatif.
  2. Kenapa penurunan open interest dianggap mengurangi risiko?
    Saat open interest turun, berarti banyak posisi leverage ditutup. Hal ini mengurangi potensi likuidasi paksa yang bisa memicu pergerakan harga ekstrem dalam waktu singkat.
  3. Apakah mode cooldown berarti harga Ethereum akan naik?
    Tidak selalu. Mode cooldown menandakan pasar lebih tenang dan volatilitas menurun. Arah harga selanjutnya tetap bergantung pada masuknya volume baru dan perubahan sentimen.
  4. Apa arti turunnya taker sell volume Ethereum?
    Taker sell volume yang menurun menunjukkan berkurangnya aksi jual agresif di harga pasar. Ini menandakan tekanan jual melemah, meski belum diikuti dominasi pembeli.
  5. Apakah kondisi ini cocok untuk trader jangka pendek?
    Pasar yang lebih tenang biasanya kurang ideal bagi trader yang mengandalkan volatilitas tinggi. Namun, fase ini sering dimanfaatkan sebagai periode observasi sebelum pergerakan besar berikutnya.
  6. Indikator apa yang perlu diperhatikan setelah fase cooldown?
    Volume perdagangan, perubahan open interest, serta respons harga terhadap area support dan resistance menjadi faktor penting untuk membaca arah Ethereum selanjutnya.

 

Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.

Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow IG Indodax

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Ethereum, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini

Lebih Banyak dari Altcoin,Berita,Ethereum

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
SIREN/IDR
siren
15.800
32.57%
BEAT/IDR
Audiera
36.939
30.63%
DEGEN/IDR
Degen
29
26.09%
MPRO/IDR
Max Proper
5
25%
CAT/IDR
Simon's Ca
0
21.62%
Nama Harga 24H Chg
STIK/IDR
Staika
811
-29.9%
YFI/IDR
yearn.fina
29.601K
-28.62%
DEFI/IDR
DeFi
3
-25%
CHT/IDR
CyberHarbo
3
-25%
ACE/IDR
Fusionist
1.362
-22.88%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Bitcoin Masih Bisa Turun? Ini 4 Sinyal yang Mulai Bikin Investor Waspada
06/06/2026
Bitcoin Masih Bisa Turun? Ini 4 Sinyal yang Mulai Bikin Investor Waspada

Harga Bitcoin (BTC) masih menghadapi tekanan meski pasar saham Amerika

06/06/2026
Bitcoin Bisa ATH di 2027? Analis Temukan Pola yang Terus Berulang
06/06/2026
Bitcoin Bisa ATH di 2027? Analis Temukan Pola yang Terus Berulang

Adam Livingston, penulis buku dan komentator pasar Bitcoin (BTC), memperkirakan

06/06/2026
XRP Bisa Naik 12 Kali Lipat Jika Bitcoin Capai US$150.000 di Akhir 2026
06/06/2026
XRP Bisa Naik 12 Kali Lipat Jika Bitcoin Capai US$150.000 di Akhir 2026

XRP berpotensi melonjak hingga 12 kali lipat dari harga saat

06/06/2026