Yuk, Kenalan dengan Hammer Bullish dan Cara Menggunakannya!
icon search
icon search

Top Performers

Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Pola Hammer Bullish

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Pola Hammer Bullish

hammer bullish

Daftar Isi

Saat ini candlestick merupakan analisis chart yang paling banyak digunakan para peminat kripto untuk memantau pergerakan harga dan mengenali pola tren saat melakukan aktivitas trading.  

Terdapat beberapa pola yang ada di dalam candlestick, salah satunya adalah pola candle reversal. 

Pola reversal memiliki dua jenis pola candle yang sering disebut serupa tapi tak sama yaitu Hanging Man dan Hammer.

Hanging Man biasanya muncul saat sedang uptrend,  hal ini menunjukkan kalau penjual  mulai masuk ke dalam market dan mencoba mendorong harga ke bawah. 

Pola Hanging Man menandakan kalau market akan mulai kehilangan momentum bullish dan punya potensi titik balik arah trend. 

Sedangkan Hammer digunakan untuk menunjukkan kapan sekuritas masing-masing telah mencapai bagian bawah atau atasnya.

Perbedaan Hammer dan Hanging Man terlihat dari pola yang berbeda, Hammer memiliki ekor yang panjang dan terdapat ekor yang tidak terlalu panjang pada bagian atasnya sedangkan Hanging Man membentuk seperti palu tanpa memiliki ekor. 

Hammer memiliki dua pola turunannya yaitu pola bullish dan bearish Hammer keduanya merupakan pola grafik yang paling umum digunakan dalam analisis teknikal. 

Bullish dan Bearish Hammer mudah dikenali, karena terlihat seperti palu dengan kepala mengarah ke bawah atau ke atas. 

Kali ini, INDODAX Academy akan membahas apa yang membentuk pola bullish Hammer dan bagaimana para trader dapat mengenalinya. Yuk,  kenalan dengan Hammer bullish dan cara menggunakannya!

Apa itu Hammer Bullish?

Apa itu Hammer Bullish
Hammer bullish adalah pola pembalikan bullish yang berfungsi untuk membalikan arah pasar dari trend awal menuju trend sebaliknya (uptrend). Pola ini terbentuk pada akhir sesi downtrend. 

Hammer Bullish dianggap sebagai pola pembalikan bullish, karena ini menunjukkan bahwa pembeli mendapatkan kekuatan di pasar yang bearish. 

Para penjual mulai mundur dan memaksa harga naik lebih tinggi sehingga membentuk Hammer Bullish.  Hal ini  terjadi ketika harga bergerak melawan pasar pada waktu tertentu. 

Trader dapat menggunakan pola ini sebagai peluang untuk masuk ke posisi long Hammer Bullish terbentuk. 

Hammer bullish biasanya bisa disebut juga sebagai indikasi candle reversal pertama yang memberi pertanda bahwa candle akan menuju kearah yang positif, dengan demikian bukan berarti signal dari Hammer Bullish bisa dijadikan acuan sebagai waktu untuk membeli.

Pada dasarnya perlu menunggu candle selanjutnya seperti Marubozu bullish atau candle hijau lebih tinggi.

Fungsi Hammer Bullish

Fungsi bullish Hammer adalah untuk menunjukkan bahwa pembeli telah mengambil kendali dari penjual dan mendorong harga lebih tinggi. 

Lower shadow yang panjang menunjukkan bahwa penjual mendorong harga turun pada siang hari, namun pembeli masuk di beberapa titik  dan mendorong harga kembali mendekati level pembukaannya pada akhir perdagangan.

Hammer bullish akan memberikan alarm saat harga turun sehingga ketika harga mencapai batas terendah, harga akan kembali naik.

Ciri ciri Hammer Bullish

Ciri ciri Hammer Bullish

Ketika harga aset menurun, pedagang mengharapkan terjadinya pembalikan trend saat mereka melihat Hammer. 

Hal ini menunjukan bahwa pasar sedang mencapai titik terendah dan terjadi pergeseran momentum.

Terjadinya Hammer bullish biasanya ditandai dengan sinyal-sinyal seperti harga turun setelah pembukaan tetapi kembali ditarik dan ditutup dengan harga lebih tinggi yang terjadi dalam satu periode. 

Posisi Hammer juga menunjukan tanda vital jika didahului oleh tiga atau lebih candle bearish.

Cara Mengenali Hammer Bullish

Untuk mengenali pola ini, trader harus mencari satu candle dengan lower shadow yang seharusnya tiga kali atau lebih panjang dari tubuhnya. 

Candle ini memiliki tubuh pendek dan sumbu yang lebih panjang minimal 2x ukuran tubuh.

Pada Hammer Bullish tidak terdapat  sumbu atas yang sangat kecil. Pola bisa terdapat dalam timeframe manapun. 

Keuntungan Menggunakan Hammer Bullish

Keuntungan Menggunakan Hammer Bullish
Menggunakan Hammer bullish memiliki beberapa keuntungan seperti berikut:

  • Cukup mudah dikenali dan diperdagangkan dengan menggunakan pola ini.
  • Pola ini memberikan peluang perdagangan karena cukup sering muncul.
  • Pada sinyal pembalikan, jika ditemukan pada tren turun berarti menandakan akhir dari tekanan jual dan mulai diperdagangkan berbalik ke atas.
  • Pada sinyal keluar, trader dengan posisi short dapat melihat hammer candle sebagai tanda bahwa tekanan jual mulai mereda. Ini juga merupakan waktu yang ideal untuk menutup posisi short.

Perbedaan Hammer Bullish dan Doji

Bullish Hammer dan Doji candle adalah dua pola candlestick yang paling populer dan banyak digunakan oleh para trader yang menggunakan analisis teknikal.

Keduanya menunjukkan potensi pembalikan atau kelanjutan dari tren saat ini. Bullish Hammer adalah pola bearish yang memiliki wick bawah panjang dan real body kecil di bagian atas.

Perbedaan mendasar yang paling mudah terlihat dari Hammer dan Doji terletak pada bentuk tubuh candlesticknya. Tubuh dari candle Doji lebih kecil dari candle hammer. 

Di sisi lain, Doji memiliki panjang sumbu atas dan bawah yang hampir sama dan tubuh kecil yang nyata yang menunjukkan keragu-raguan di pasar.

Bullish Hammer terbentuk ketika harga dibuka pada harga terendah, kemudian bergerak naik namun ditolak oleh pembeli, menyebabkan harga ditutup mendekati harga pembukaannya. 

Ini menunjukkan tekanan beli yang kuat karena pembeli dapat mendorong harga naik dari titik terendahnya sebelum penjual dapat mengendalikan aksi harga.

Doji di sisi lain, menunjukkan keragu-raguan di pasar karena baik pembeli maupun penjual tidak dapat mempertahankan kendali atas aksi harga untuk jangka waktu yang lama.

Ini memberitahu kita bahwa penjual sudah mulai menjual tetapi pembeli telah melangkah dan membeli lebih dari apa

Bagaimana Cara Menggunakan Hammer Bullish dalam Trading?

Bagaimana Cara Menggunakan Hammer Bullish dalam Trading

Ada beberapa cara menggunakan Hammer bullish untuk dijadikan acuan dalam mengambil keputusan saat trading.

  • Menemukan tren pembalikan dari bearish ke bullish yang ditandai dengan banyaknya penjual yang memasuki pasar selama terjadi penurunan harga. Setelah ini terjadi, harga akan naik secara perlahan mengikuti palu dan terjadilah pola hammer.
  • Membeli atau menjual aset.
  • Untuk trader yang mengambil posisi buy, bisa meletakan stop loss di bawah bayangan palu atau pada titik terendah palu.

Contoh Pola Indikator Bullish dan Bearish Reversal 

Contoh Pola indikator Bullish dan Bearish Reversal

Untuk memahami lebih jauh mengenai pola yang terdapat pada candlestick, setelah membahas mengenai Hammer bullish berikut adalah contoh pola indikator bullish dan bearish reversal : 

1. Bullish Reversal

Bullish reversal terjadi ketika pergerakan harga berbalik menurun menjadi penurunan harga. Hal ini terjadi karena tren bullish berbalik arah ke tren turun.

2. Hammer Bullish 

Hammer Bullish yang pola candlesticknya membentuk pola candlestick membentuk Palu. Pola ini berfungsi sebagai sinyal indikasi bullish. 

3. Morning Star

Pola ini merupakan bagian dari pola bullish reversal. Morning star muncul di bagian bawah tren turun. Hal ini menunjukan bahwa penjual kehilangan momentum dan pembeli mengambil alih harga dalam tren naik.

4. Three White Soldiers

Pola three white soldiers merupakan  jenis pola candlestick yang dianggap sebagai sinyal bullish.

Terdapat tiga candlestick dalam pola ini yang muncul secara berurutan ketika bearish atau harga sedang dalam tren menurun. 

5. Bullish Engulfing Candle

Pola Bullish Engulfing Candle merupakan isyarat untuk membuka posisi beli. Bisa dipastikan keadaan pasar benar-benar dalam keadaan trending. Biasanya bullish engulfing terbentuk pada akhir tren penurunan harga.

6. Piercing Line

Piercing line adalah pola yang terbentuk dari dua buah candle, atau biasa disebut candlestick double.

Dua buah candle tersebut adalah candle bearish dan bullish. Pola ini terbentuk karena harga open berada di bawah close.

Pola indikator Bullish dan Bearish

7. Bearish Reversal

Pola ini merupakan salah satu jenis pola yang menunjukan potensi penurunan harga saham. Dengan kata lain, bearish reversal adalah pola yang patut diwaspadai. 

8. Bearish Harami

Sederhananya, bearish harami adalah posisi candlestick yang menunjukan sinyal tren harga yang berbalik ke penurunan harga. Harga bisa dikatakan mengalami bearish harami jika sebelumnya terjadi uptrend.

9. Dark Cloud Cover

Pola ini termasuk jenis candlestick double. Pola ini terbentuk jika open candle kedua berada di atas close candle pertama, kemudian close candle kedua melewati close candle pertama.

10. Evening Star

Pola ini dianggap sebagai pola pembalikan dari bullish menjadi bearish. Berbeda dari dark cloud cover, pola ini terdiri dari tiga formasi candle.

Candle kedua berfungsi sebagai sinyal pembalikan harga, dan candle ketiga akan menunjukan adanya penurunan harga.

11. Shooting Star

Pola candlestick ini terbentuk pada grafik harga sebagai sinyal terjadinya bearish. Nama shooting star diambil karena pola ini memiliki bentuk seperti bintang jatuh.

12. Candlestick Continuation

Nama candlestick continuation diambil karena terjadinya jeda pada sebuah tren kemudian tren tersebut berlanjut lagi. Pola ini dapat digunakan untuk menentukan titik entry yang searah dengan trend.

13. Doji

Pola ini merupakan pola yang cukup familiar di kalangan trader. Doji candle sering memberikan informasi tentang adanya pembalikan sebuah tren. 

Kesimpulan 

Sebelum Kamu melakukan pembelian, lebih baik menunggu terbentuknya pola candlestick kedua  setelah pola Hammer Bullish terbentuk pada garis support (sideways), higher low (uptrend)  dan lower low (downtrend).

Setelah membaca pembahasan mengenai bullish hammer mulai dari pengertian hingga cara menggunakannya.

Kini saatnya Kamu mulai investasi aset kripto di INDODAX caranya dengan membeli di market INDODAX dan Kamu juga dapat mempelajari nya di INDODAX Academy.

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Trump Dukung Kripto, Dompetnya Kini Bernilai $10 Juta
28/05/2024
Trump Dukung Kripto, Dompetnya Kini Bernilai $10 Juta

Donald Trump, mantan Presiden Amerika Serikat dan kandidat terdepan dalam

28/05/2024
Argentina Mengkaji Kemungkinan Mengadopsi Bitcoin Layaknya El Salvador
28/05/2024
Argentina Mengkaji Kemungkinan Mengadopsi Bitcoin Layaknya El Salvador

Di tengah kekalutan ekonomi yang berkepanjangan, Argentina tengah menjajaki langkah

28/05/2024
Jangan Lewatkan! Investasi 3 Altcoin dengan Potensi Kenaikan di Juni 2024
27/05/2024
Jangan Lewatkan! Investasi 3 Altcoin dengan Potensi Kenaikan di Juni 2024

Dunia keuangan digital terus mengalami evolusi yang dinamis, membuka cakrawala

27/05/2024