Harga Bitcoin Kembali Naik, Apa Penyebabnya?
icon search
icon search

Top Performers

Harga Bitcoin Kembali Naik, Apa Penyebabnya?

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Harga Bitcoin Kembali Naik, Apa Penyebabnya?

Image Article Bitcoin 3 1200x675 Indodax Academy

Daftar Isi

Meskipun Tiongkok yang merupakan negara berpenduduk terpadat di dunia telah menentang industri kripto dan menyebabkan harga kripto berdarah beberapa waktu lalu, nyatanya fenomena itu tidak berlangsung lama.

Tepat pada hari ini, salah satu aset kripto yaitu bitcoin menyentuh angka US$ 55.000 atau setara dengan hampir 800 juta rupiah per satu bitcoin. Meskipun belum menyentuh harga all time high di atas $60.000 yang sempat terjadi di bulan April lalu, tentu kabar ini cukup membawa angin segar mengingat kejadian market merah beberapa waktu lalu.

Lalu, apa yang menyebabkan harga kripto naik beberapa hari kebelakang?

  1. Twitter mendukung fitur transfer dengan jaringan Lightning. Untuk kalian yang ingin mengetahui info lebih lengkap, kalian bisa baca disini ya.
  2. Ketua SEC Gary Gensler pada minggu lalu di konferensi Financial Times menegaskan kembali dukungannya untuk dana yang diperdagangkan di platform pertukaran atau bursa Bitcoin yang akan diinvestasikan dalam kontrak berjangka. Kemungkinan besar, akan ada produk baru muncul yang bernama Bitcoin ETF
  3. Bos Bank Sentral Amerika Serikat Federal Reserve, Jerome Powell, dalam sambutannya di depan Kongres, mengatakan pihaknya tidak berniat melarang semua mata uang kripto.
  4. Pengumuman dari regulator keuangan Swiss, yang untuk pertama kalinya menyetujui investasi mata uang kripto di negara itu karena dinilai akan memicu inovasi teknologi. Sisi menariknya adalah, Swiss punya sektor perbankan terbesar di dunia dan mencakup sekitar 25% dari manajemen aset global, sehingga ini akan menjadi peluang bagi investor untuk aset kripto ini bisa menarik
  5. Meroketnya harga Bitcoin tak lepas dari terus membaiknya sentimen pasar yang dipicu oleh berita hedge fund yang dikendalikan oleh investor miliarder George Soros yang turut memperdagangkan Bitcoin

Jadi, itulah beberapa penyebab harga bitcoin yang kembali “to the moon” beberapa hari terakhir. Sebenarnya, beberapa sentimen yang mempengaruhi harga bitcoin di antaranya adalah hukum penawaran dan permintaan, pemberitaan media massa, Volume Bitcoin yang masih sedikit serta Faktor psikologis dari masing masing individu.

Nah, menurut kalian sendiri kira kira apakah beberapa tahun lagi pemerintah kita akan mengijinkan sekuritas dan bank untuk jadi tempat jual beli kripto? Yuk, tulis pendapatmu di kolom komentar di bawah ini.

Bagi kamu yang belum mendaftarkan diri di Indodax, kamu bisa kunjungi link ini.

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Hammer Candlestick dan Cara Memahaminya

Hammer candle merupakan salahs atu pola yang paling banyak digunakan trader saat analisis teknikal. Yuk pelajari apa itu hammer candle selengkapnya disini!

Kenalan dengan T-Mac DAO! Kini Telah Hadir di Indodax
31/01/2023
Kenalan dengan T-Mac DAO! Kini Telah Hadir di Indodax

Pekan ini, aset kripto T-Mac DAO akan listing di Indodax. Open deposit akan dimulai pada 01 Februari 2023 pukul 14:00 WIB dan open trading akan dimulai pada 02 Februari 2023 pada pukul 14:00 WIB.

31/01/2023
Shanum Hadir di Indodax! Yuk, Kenalan
31/01/2023
Shanum Hadir di Indodax! Yuk, Kenalan

Pekan ini, aset kripto Shanum akan listing di Indodax. Open deposit akan dimulai pada 1 February 2023 pukul 14:00 WIB dan open trading akan dimulai pada 2 February 2023 pada pukul 14:00 WIB.

31/01/2023