Harvard University mengubah komposisi investasi kriptonya dengan menjual sebagian kepemilikan Bitcoin ETF dan menambah posisi di Ethereum (ETH). Langkah ini terungkap dalam dokumen pengajuan ke Securities and Exchange Commission yang dirilis Jumat lalu (13/2).
Universitas Ivy League tersebut membeli sekitar US$87 juta di BlackRock iShares Ethereum Trust (ETHA). Di saat yang sama, Harvard menjual sekitar 21% kepemilikan di iShares Bitcoin Trust (IBIT), dengan nilai penjualan sekitar US$72 juta berdasarkan harga penutupan akhir tahun sebesar US$49,65 per saham.
Keputusan ini terjadi ketika pasar kripto masih berada dalam tekanan panjang. Bitcoin tercatat turun sekitar 47% dari rekor tertinggi Oktober dan kini diperdagangkan di kisaran US$67.000. Ethereum mengalami koreksi lebih dalam, turun sekitar 58% ke level sekitar US$1.975 dalam periode yang sama.
Baca juga berita terbaru: Siapa Pemilik Bitcoin (BTC) Terbanyak di 2026? Ini Data Terbarunya
Tetap Besar di Kripto, Tapi Komposisi Berubah
Meski menjual sebagian Bitcoin ETF, Harvard tidak keluar dari aset digital. Total eksposur universitas terhadap crypto ETF masih melebihi US$350 juta, menjadikannya salah satu institusi pendidikan dengan kepemilikan kripto signifikan.
Namun angka tersebut tetap kecil dibanding total dana abadi Harvard yang mencapai sekitar US$57 miliar. Artinya, alokasi kripto masih di bawah 1% dari keseluruhan endowment.
Saat Bitcoin berada di puncak harga, nilai kepemilikan Harvard sempat mendekati setengah miliar dolar. Seiring harga terkoreksi dan adanya aksi pengurangan posisi, nilai tersebut kini menyusut hampir separuhnya.
Analis Bloomberg Intelligence, Eric Balchunas, menyebut transaksi ini sebagai sinyal positif bagi industri ETF kripto.
Menurutnya, kemampuan penerbit ETF menjual produk ke institusi besar seperti Harvard menunjukkan minat institusional tetap ada, bahkan saat pasar mengalami tekanan tajam.
“Ini menjadi pertanda baik bagi penerbit ETF jika mampu menjual ke Harvard, dan bahkan lebih baik lagi jika Harvard tetap bertahan di tengah tekanan pasar yang dalam,” katanya dikutip dari Fortune.
Baca berita terpopuler: Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) Tertinggal, ETF 2 Altcoin Ini Mulai Bersinar
Rotasi atau Pengurangan Risiko?
Langkah Harvard lebih mencerminkan penyesuaian portofolio ketimbang aksi keluar dari pasar. Bitcoin selama ini diposisikan sebagai aset lindung nilai digital, sementara Ethereum menawarkan eksposur pada ekosistem smart contract dan infrastruktur blockchain.
Harvard juga bukan satu-satunya institusi pendidikan yang berinvestasi di ETF kripto. Dartmouth, Brown, dan Emory juga telah mengungkap kepemilikan di Bitcoin maupun Ethereum ETF dalam laporan regulasi mereka.
Kesimpulan
Penyesuaian portofolio Harvard menegaskan bahwa institusi besar tetap mempertahankan eksposur ke aset digital, meski volatilitas pasar masih tinggi. Perubahan komposisi dari Bitcoin ke Ethereum menunjukkan pendekatan alokasi yang lebih selektif, bukan penarikan diri dari kripto.
Dengan total investasi kripto yang masih melampaui US$350 juta, langkah ini memperlihatkan bahwa minat institusional belum surut. Fokusnya bergeser pada pengelolaan risiko dan diversifikasi, bukan pada spekulasi jangka pendek.
FAQ
- Mengapa Harvard menjual sebagian Bitcoin ETF?
Harvard kemungkinan melakukan rebalancing portofolio untuk mengelola risiko di tengah volatilitas tinggi. Penjualan sebagian IBIT tidak berarti keluar dari kripto, melainkan penyesuaian alokasi aset. - Apa itu iShares Bitcoin Trust (IBIT) dan iShares Ethereum Trust (ETHA)?
IBIT dan ETHA adalah ETF kripto yang diterbitkan BlackRock. IBIT melacak harga Bitcoin, sedangkan ETHA melacak harga Ethereum, memungkinkan investor mendapatkan eksposur tanpa memegang aset kripto langsung. - Apakah Harvard masih berinvestasi besar di kripto?
Ya. Total investasi Harvard di crypto ETF masih lebih dari US$350 juta, meski porsinya kurang dari 1% dari total dana abadi universitas. - Mengapa institusi memilih ETF kripto dibanding beli langsung?
ETF kripto memberikan kemudahan regulasi, transparansi pelaporan, dan penyimpanan kustodian profesional. Institusi besar cenderung memilih instrumen yang sesuai standar kepatuhan. - Apakah langkah Harvard berdampak pada harga Bitcoin dan Ethereum?
Transaksi individual seperti ini biasanya tidak berdampak langsung pada harga pasar global. Namun, perubahan strategi institusi besar sering dipantau investor sebagai indikator sentimen jangka panjang. - Apakah universitas lain juga berinvestasi di Bitcoin dan Ethereum?
Beberapa universitas seperti Dartmouth, Brown, dan Emory juga telah mengungkap kepemilikan ETF Bitcoin dan Ethereum dalam laporan ke regulator AS.
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, ETF Bitcoin, #Crypto ETF, #Berita Ethereum,




Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


