Harga Bitcoin (BTC) turun hampir 2% pada Kamis (12/6) setelah Amerika Serikat mengumumkan rencana evakuasi sebagian staf kedutaannya di Irak.
Ketegangan yang meningkat dengan Iran mendorong investor menarik diri dari aset berisiko, termasuk mata uang crypto.
Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global
Situasi memburuk setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bersiap untuk mengevakuasi sebagian staf kedutaannya di Irak.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ancaman keamanan dan laporan intelijen terbaru mengenai kemungkinan provokasi dari pihak Iran.
Peringatan juga dikeluarkan oleh UK Maritime Trade Operations (UKMTO) agar kapal-kapal berhati-hati saat melintasi kawasan Teluk, Selat Hormuz, dan Teluk Oman.
Di sisi lain, militer Iran menaikkan status siaga, menambah kecemasan investor terhadap potensi konflik terbuka.
Baca berita terbaru: BTC Terjun ke $103 Ribu Usai Israel Gempur Iran, Signal Koreksi Besar?
Harga Minyak Naik, Crypto Ikut Terdampak
Ketegangan ini mendorong harga minyak melonjak sekitar 5%. Kenaikan harga energi secara historis berdampak negatif terhadap aset-aset berisiko, termasuk mata uang crypto.
Ketika volatilitas geopolitik meningkat, investor cenderung menghindari aset spekulatif dan beralih ke instrumen yang lebih aman.

Sumber Gambar: CoinMarketCap
Pasar crypto pun ikut terguncang. Bitcoin, sebagai pemimpin pasar, gagal bertahan di atas area support krusial $107.800.
Jika tekanan jual berlanjut, koreksi hingga ke $102.500 bisa terjadi dalam waktu dekat.
Baca selanjutnya: Data Whale & Miner Ini Bocorkan Arah Baru Bitcoin (BTC)
Ethereum & Altcoin Masih Rawan Koreksi

Sumber Gambar: CoinMarketCap
Ethereum (ETH), sebagai altcoin terbesar, juga belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan kuat.
Saat ini ETH tertahan di level $2.756 dan belum berhasil menembus resistensi teknikal yang diperlukan untuk menarik altcoin lainnya naik.
Selama sentimen global belum membaik, pasar altcoin tetap dalam posisi rawan koreksi lanjutan.
Baca selanjutnya: 3 Altcoin Disorot Investor Usai Data CPI AS Melandai
Pasar crypto Butuh Sentimen Positif Global
Meski ada harapan bahwa evakuasi di Irak tak akan memicu eskalasi militer lebih lanjut, ketidakpastian masih membayangi.
Jika ketegangan dapat diredam tanpa konflik terbuka, maka ada peluang rebound harga dalam waktu dekat.
Namun, peringatan dari otoritas Inggris menyiratkan bahwa ketegangan ini bisa berlangsung lebih lama dan berdampak lebih luas ke pasar.
Kesimpulan
Ketegangan Iran dan Amerika Serikat bukan konflik regional biasa. Dampaknya mulai terasa di pasar global, termasuk crypto yang sangat sensitif terhadap sentimen eksternal. Tekanan harga Bitcoin dan altcoin tidak hanya disebabkan oleh faktor teknikal, tetapi juga oleh ketidakpastian geopolitik yang sulit diprediksi.
Selama belum ada kejelasan arah dari situasi ini, pasar crypto akan tetap bergerak defensif. Investor disarankan terus memantau perkembangan terbaru karena setiap pernyataan atau langkah strategis dari pihak terkait bisa memicu lonjakan atau koreksi tajam dalam waktu singkat.
FAQ
- Mengapa ketegangan Iran-AS bisa memengaruhi harga Bitcoin?
Ketegangan geopolitik seperti konflik Iran-AS menambah ketidakpastian global. Investor cenderung menarik dana dari aset berisiko seperti crypto saat situasi memanas, sehingga menekan harga Bitcoin dan altcoin lainnya. - Apa itu support level Bitcoin dan kenapa penting?
Support level adalah batas bawah teknikal harga yang menjadi area pertahanan. Jika BTC gagal bertahan di support $107.800, maka harga bisa turun lebih dalam menuju area $102.500 atau lebih rendah. - Apakah harga minyak berpengaruh terhadap pasar crypto?
Ya. Lonjakan harga minyak mencerminkan risiko geopolitik dan inflasi, yang biasanya membuat investor berhati-hati terhadap aset spekulatif, termasuk crypto. - Apakah Ethereum juga ikut terdampak konflik geopolitik ini?
Tentu. Ethereum saat ini tertahan di sekitar $2.772 dan belum menunjukkan kekuatan untuk mengangkat altcoin lain. Ketegangan global menekan seluruh sektor aset digital. - Bagaimana strategi investor menghadapi ketegangan geopolitik?
Investor cenderung bersikap defensif dengan menghindari aset berisiko dan menunggu konfirmasi arah pasar. Dalam konteks crypto, hal ini bisa berarti lebih banyak aksi jual atau wait-and-see.
Itulah informasi terkini seputar berita crypto hari ini, jangan lupa aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dari Akademi crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Pantau pergerakan harga aset digital secara real-time dan eksplorasi berbagai pilihan kripto langsung di INDODAX Market.
Maksimalkan juga aset kripto Anda dengan fitur INDODAX Earn, cara praktis untuk mendapatkan penghasilan pasif dari aset yang Anda simpan.
Ikuti juga sosial media kami di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: FFA
Referensi:
- BHNews – Geopolitical Tensions Stir Concerns Over Crypto Values, diakses pada 12 Juni 2025
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Btc News, #News Bitcoin, #Berita Btc, #berita btc/usd hari ini, #bitcoin news, #berita bitcoin hari ini, #info btc hari ini, #Berita Ethereum, #Berita Ethereum Hari Ini, #Ethereum Hari Ini, #harga ethereum hari ini, #Eth hari ini, #Berita Regulasi Crypto, #Berita Donald Trump