Mana yang Lebih Baik? Mining Farm vs Cloud Mining
icon search
icon search

Top Performers

Mau Investasi Kripto? Yuk Cari Tahu Mining Farm atau Cloud Mining

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Mau Investasi Kripto? Yuk Cari Tahu Mining Farm atau Cloud Mining

mining farm

Daftar Isi

Dalam investasi kripto ada istilah cloud mining dan menambang Bitcoin yang dilakukan untuk mengumpulkan Bitcoin. Tapi ada juga istilah mining farm yang kebanyakan salah mengartikannya sebagai cloud mining. 

Kamu yang masih pemula dalam bidang investasi kripto harus tahu apa saja perbedaan keduanya.

Termasuk juga kelebihan dan kekurangannya, sehingga tidak salah langkah ketika ingin mengambil strateginya. 

Apa Itu Mining Farm dan Cloud Mining?

Pengertian mining farm cukup jelas sesuai dengan istilah yang digunakan yaitu ladang untuk untuk menambang cryptocurrency. Salah satu mata uang kripto yang terkenal sampai saat ini sendiri adalah Bitcoin. 

Ladang atau wadah yang dimaksudkan ini berbeda dengan ladang pada umumnya karena berupa gudang yang dilakukan lebih dari satu orang. Perlu energi serta daya komputasi yang cukup besar untuk menjalankannya. 

Bahkan daya yang dibutuhkan bisa mencapai 1000 kilowatt daya, artinya dibutuhkan sumber daya yang besar untuk bisa menjalankan mining farm ini.  Perawatan pun harus dilakukan dengan ekstra dan berkala. 

Sedangkan pengertian cloud mining artinya adalah kegiatan menambang aset kripto. Di sinilah aktivitas yang akan Kamu dilakukan untuk mengumpulkan kripto sebagai bagian dari investasi. 

Berbeda dengan mining farm, dalam cloud mining Kamu bisa menyewa perangkat keras serta membayar penyedia layanannya untuk bisa menambang. Bahkan kini bisa juga menggunakan aplikasi seluler. 

Cara Kerja Mining Farm dan Cloud Mining

Cara Kerja Mining Farm

Berdasarkan pengertiannya, mining farm terdiri dari sekumpulan komputer dengan data tinggi untuk proses mining. Cara kerjanya sendiri adalah dengan menambahkan blok di blockchain. 

Untuk memulai mining kamu harus menyelesaikan persoalan matematika yang cukup rumit. Ketika berhasil memecahkan blok akan bertambah dan Kamu bisa mendapatkan hadiah insentif. 

Perlu diketahui juga bahwa dalam mining farm ketersediaan Bitcoin adalah 21 juta yang bisa digunakan untuk transaksi. 

Sedangkan dalam cloud mining jauh lebih simpel karena Kamu tidak butuh sistem komputasi yang canggih. 

Kamu hanya perlu memilih layanan dan pilih mana kripto yang ingin ditambah. 

Pendaftaran dan pembayaran dibutuhkan untuk memverifikasi transaksi yang nantinya akan dilakukan. 

Baru setelah memiliki akun untuk trading kamu bisa mulai melakukan mining. Supaya aman, kamu harus menggunakan kata sandi dalam akun. 

Hanya membutuhkan perangkat sederhana membuat cloud mining ini cocok untuk pemula.

Kelebihan Kekurangan Mining Farm dan Cloud Mining

Masing-masing cara mining ini memiliki kelebihan dan kekurangannya. Kamu harus tahu apa saja kekurangan dan kelebihan ini supaya lebih tepat dalam memilih. 

Kelebihan Mining Farm

Hal utama yang menonjol dari kelebihan mining farm adalah bisa mendapatkan aset kripto jauh lebih cepat dan banyak. Kamu yang ingin bisa investasi dengan jangka waktu cepat bisa mengandalkannya. 

Kekurangan Mining Farm 

Berlawanan dengan cloud mining yang sederhana, mining farm lebih boros daya. Kebutuhan daya dan perawatan perlu diperhatikan secara ekstra. 

Selain itu karena butuh perangkat canggih maka modal yang diperlukan pun juga lebih besar. 

Kelebihan Cloud Mining 

Satu-satunya kelebihan cloud mining dengan sistem ini adalah modal tidak terlalu besar. Mengingat kamu bisa melakukannya dengan perangkat sederhana. 

Selain itu bisa dilakukan di mana saja di rumah atau tempat lainnya. Ditambah lagi tidak ada suara berisik dari mesin yang cukup banyak. 

Kekurangan Cloud Mining 

Meskipun mudah, tapi untuk melakukan cloud mining ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan. Pertama penyedia layanan masih tidak jelas lokasi penambangannya. 

Kedua, sampai saat ini cukup banyak kasus scam dari cloud mining yang harus diwaspadai. Jadi butuh ketelitian untuk mencari layanan penyedianya. 

Faktor yang Perlu Dipertimbangkan dalam Memilih antara Mining Farm atau Cloud Mining

Faktor yang Perlu Dipertimbangkan dalam Memilih antara Mining Farm

Untuk menjadikan mining farm atau cloud mining yang dipilih maka ada beberapa faktor yang harus kamu perhatikan terlebih dahulu. 

Jangan sampai setelah memilih salah satu, kamu kecewa karena tidak sesuai dengan keinginan atau kemampuan. 

1. Biaya Modal dan Operasionalnya

Untuk menjalankan mining farm kamu butuh perangkat dan daya listrik besar. Sudah pasti modal yang dibutuhkan juga besar. 

Begitu juga dengan operasionalnya, dibutuhkan perawatan ekstra karena semua perangkat butuh pendingin. 

Dalam cloud mining Kamu mungkin membutuhkan perangkat sederhana berupa komputer saja. Namun perlu juga daya yang tidak rendah. 

Namun jika dibandingkan, cloud mining masih membutuhkan modal yang jauh lebih rendah. Kamu juga tidak perlu mempersiapkan gudang secara khusus. 

2. Berapa Penghasilan yang Diharapkan 

Berapa take profit yang Kamu inginkan dari aktivitas mining juga jadi faktor penentu utamanya. Mengingat modal yang cukup besar, mining farm juga bisa menghasilkan aset lebih tinggi. 

Hanya dalam waktu 10 menit saja, Kamu bisa mengunci keuntungan dari aset Bitcoin. Namun juga harus dibarengi dengan mesin yang kuat dalam menambang. 

Berbeda dengan cloud mining yang penghasilannya tidak akan sama dalam 10 menit. Cloud mining butuh waktu lebih lama untuk menghasilkan aset yang sebanding dengan mining farm. 

3. Keterampilan dalam Mengelola Perangkat Keras dan Lunak 

Dilakukan secara manual khususnya untuk mining farm, Kamu perlu memiliki kemampuan dalam mengelola perangkat keras. Jadi bukan hanya kemampuan pemrograman saja untuk menambah Bitcoin. 

Tujuannya adalah untuk memudahkan perawatan perangkat yang cukup banyak digunakan. Belum lagi Kamu harus mengatur daya dan sistem pendingin bekerja dengan baik. 

Sedangkan untuk cloud mining, Kamu harus memiliki  keanggotaan di mining pool. Jadi jika dibandingkan cloud mining lebih membutuhkan kemampuan untuk memahami sistem, karena perangkat keras yang digunakan hanyalah komputer. 

Misalnya, Kamu menggunakan trailing stop demi memaksimalkan keuntungan yang didapatkan pada saat harga turun. Kamu bisa pilih trailing stop dan mengunci keuntungan dan menghindari kerugian. 

Jika belum paham, Kamu bisa belajar cara memasang trailing stop dengan tepat terlebih dahulu. Langkah ini juga bisa meminimalisir risiko kerugian. 

4. Tingkat Risiko yang Bisa Diatasi 

Baik itu mining farm dan juga cloud mining memiliki tingkat risikonya masing-masing. 

Kamu yang menggunakan salah satunya harus tahu sejauh mana risiko bisa diatasi, tujuannya untuk meminimalisir kerugian. 

Contoh paling jelas adalah pada cloud mining tadi menggunakan trailing stop. Sedangkan pada mining farm risiko tertinggi ada pada penggunaan alat. 

Mengingat ketika peralatan yang digunakan canggih maka akses bisa lebih lama dan keuntungan yang didapatkan pun akan meningkat. 

5. Ketersediaan Hardware dan Layanan di Area Tempat Tinggal 

Hardware jadi tolak ukur keberhasilan mining farm dan juga cloud mining. Kamu juga bisa membeli aset ketika penyedia untuk cloud mining memberikan layanan terbaik. 

Jadi Kamu sebaiknya mencari terlebih dahulu hardware seperti apa yang tersedia dan juga layanan cloud mining apa yang bagus. 

Baru setelahnya Kamu bisa mengikuti pergerakan harga untuk melakukan pembelian atau penjualan dan ikuti terus harga pasar kripto supaya tidak ketinggalan. 

Kesimpulan

Pengertian mining farm yaitu ladang untuk untuk menambang cryptocurrency sedangkan cloud mining artinya adalah kegiatan untuk menambang aset kripto.

Untuk cara kerja dari mining farm maupun cloud mining sendiri adalah dengan menambahkan blok di blockchain.

Masing-masing cara mining ini memiliki kelebihan dan kekurangannya, untuk kelebihan yang paling menonjol adalah bisa mendapatkan aset kripto jauh lebih cepat dan banyak.

Untuk kekurangannya butuh perangkat canggih maka modal yang diperlukan pun juga lebih besar.

Perlu Kamu perhatikan bahwa apakah mining farm atau cloud mining mana yang terbaik? memang tidak ada jawaban yang pasti. Kamu bisa memilihnya berdasarkan kelima faktor tadi yang harus dipertimbangkan. 

Oleh karena itu untuk selalu hati-hati pada saat memilih dan simak terus apa kelebihan serta kekurangannya.

Penting juga untuk melakukan riset serta analisis yang matang sebelum melakukan mining. 

Kamu juga dapat membaca artikel menarik lainnya seperti cara mining litecoin, rig mining, minting hingga asic miner dan semoga saja artikel ini dapat bermanfaat.

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Jangan Lewatkan! Investasi 3 Altcoin dengan Potensi Kenaikan di Juni 2024
27/05/2024
Jangan Lewatkan! Investasi 3 Altcoin dengan Potensi Kenaikan di Juni 2024

Dunia keuangan digital terus mengalami evolusi yang dinamis, membuka cakrawala

27/05/2024
ETF ETH Disetujui: Koin-Koin Ini Siap Melonjak di 2024
24/05/2024
ETF ETH Disetujui: Koin-Koin Ini Siap Melonjak di 2024

Dunia kripto dihebohkan dengan kesepakatan baru yang mengizinkan perdagangan dana

24/05/2024
ETH ETF: 10 Token ERC20 Ini Diprediksi Melonjak
23/05/2024
ETH ETF: 10 Token ERC20 Ini Diprediksi Melonjak

Dunia kripto dihebohkan dengan antisipasi tinggi terhadap kemungkinan persetujuan Ethereum

23/05/2024