Optimalkan Hasil: Mining Pool untuk Menambang Kripto
icon search
icon search

Top Performers

Mining Pool: Cara Terbaik untuk Menambang Kripto

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Mining Pool: Cara Terbaik untuk Menambang Kripto

Mining Pool: Cara Terbaik untuk Menambang Kripto

Daftar Isi

Pada tahun 2010, Marek Palentius (Slush) mendirikan “Slush Pool”. Berangkat dari sana, slush pool dinobatkan sebagai kolam penambang tertua di dunia mining pool dan masih beroperasi hingga saat ini. Sejak itu, banyak kumpulan penambang bermunculan dan istilah mining pool menjadi semakin populer.

 

Fitur dan maanfaat yang beragam dijadikan daya tarik oleh platform mining pool untuk memperoleh member. Platform mining pool disediakan untuk miners berpengalaman dan pemula agar berpartisipasi dalam proses tanpa memerlukan peralatan teknis yang mahal karena kegiatan mining bersifat kolektif.  

 

Apa Itu Mining Pool dalam Aset Kripto?

Meningkatnya kesulitan dan kebutuhan sumber daya dalam mining Bitcoin membuat miner individu sering kali kesulitan untuk bersaing secara efektif. Di sinilah kumpulan penambangan berperan. Mining Pool menjadi metode populer untuk menambang aset kripto seperti Bitcoin. 

 

Dengan mengumpulkan sumber daya, para miner dapat menggabungkan kekuatan komputasi dan meningkatkan peluang dalam memecahkan masalah matematika kompleks, yang dikenal sebagai algoritma Proof-of-Work (PoW). Penambangan tersebut melibatkan banyak miner  yang menyatukan kekuatan komputasi untuk meningkatkan peluang mereka berhasil menambang satu blok crypto.  Sementara, para miner individu dengan perangkat keras yang kurang kuat tetap memiliki peluang yang sama. Mereka berupaya secara kolektif untuk mendapatkan hadiah dengan berpartisipasi menjadi kumpulan penambang.

 

Cara Kerja Mining Pool 

 

Mining Pool: Cara Terbaik untuk Menambang Kripto

 

Walau terbilang cukup sederhana, kegiatan mining pool memerlukan koordinasi antara sejumlah miner untuk meningkatkan peluang mendapat hadiah. Proses mining pool aset kripto melibatkan kombinasi daya komputasi dari beberapa miner yang bekerja sama secara bersama.

 

Untuk merealisasikannya, calon anggota miners perlu mendaftar dan membuat akun di platform pool yang dipilih untuk bergabung dengan kelompok penambang. Nantinya, beberapa miner dengan daya komputasi yang dikombinasikan akan bisa saling terhubung. Caranya, penambang perlu menghubungkan perangkat keras dan perangkat lunak, seperti CPU, GPU, atau ASIC ke jaringan pool

 

Langkah selanjutnya, miners akan diberikan tugas matematika kompleks dari jaringan kripto. Tugas ini berupa sebuah nilai acak atau nonce. Miners dalam pool mencari nonce dengan melakukan hash validasi blok transaksi untuk menghasilkan daya pemrosesan yang memenuhi syarat tertentu. Setelah berhasil menemukan nonce yang memenuhi syarat, lakukan konfirmasi jaringan pool untuk mendapatkan hadiah blok berupa reward. Adapun reward ini akan dibagi rata kepada semua penambang yang tergabung dalam proporsi sesuai kontribusi daya komputasi miner individu. 

 

Mengenal Metode dalam Mining Pool

Ada beberapa metode dalam mining pool yang digunakan untuk memengaruhi cara hadiah penambangan dibagi di antara anggota pool, antara lain:

 

1. Pay-Per-Share (PPS)

Setiap miner dalam pool menerima pembayaran tetap untuk setiap aset kripto (share) yang mereka kontribusikan. Metode PPS disebut stabil karena miners menerima pembayaran tetap, sekalipun pool tidak menemukan blok penambangan. 

 

2. Proportional

Sesuai dengan namanya, metode proporsional ini memberikan pembayaran atau hadiah kepada masing-masing penambang sesuai dengan presentase aset kripto yang dikontribusikan.

 

3. Pay Per Last N Shares (PPLNS)

Metode PPLNS mempertimbangkan sejumlah aset kripto terakhir yang diberikan oleh miners dalam pool sebelum blok penambangan ditemukan.

 

4. Score-based

Dalam metode score-based, miners menerima hadiah berdasarkan seberapa banyak “score” yang mereka kumpulkan dalam pool. Skor ini dihitung berdasarkan seberapa sering miners berhasil menyelesaikan tugas penambangan.

 

5. Geometric Reward System

Metode ini merupakan metode variasi proporsional, di mana anggota pool akan diberikan hadiah sesuai dengan seberapa banyak aset kripto yang telah dikumpulkan selama periode waktu tertentu. Semakin lama miners berkontribusi, maka semakin besar porsi hadiah yang diterima.

 

Alat Apa yang Dibutuhkan untuk Mining?

ASIC Miner atau rig GPU berperan dalam mengatur alamat server pool dan nomor port yang sesuai. Sementara, hardware yang terhubung ke dalam pool dapat mengkoordinasikan usaha mining. Kemudian, miner perlu menginstal mining software yang sesuai dengan hardware yang digunakan.

 

Salah satu hardware yang menjadi faktor utama dalam komputer untuk menjalankan instruksi-instruksi program adalah CPU. Karena kecepatan dan efisiensi pemrosesan data yang kurang efektif, CPU memerlukan alat bantu hardware lain, seperti GPU dan ASIC. Graphics Processing Unit memiliki kemampuan pemrosesan paralel yang tinggi. Contohnya, GPU menghasilkan kecepatan mining yang lebih tinggi daripada hanya menggunakan CPU.

 

Di sisi lain, alternatif perangkat keras Field-Programmable Gate Array seringkali digunakan sebagai alternatif antara CPU dan ASIC, karena kemampuannya untuk meningkatkan kinerja pemrosesan data dengan konsumsi daya yang lebih rendah daripada ASIC.

 

ASIC adalah chip khusus yang dirancang secara khusus untuk melakukan tugas tertentu, dalam hal ini adalah mining aset kripto. Keuntungan menggunakan ASIC adalah kemampuannya dalam melakukan analisis struktural. Selain alat-alat tersebut, software mining juga diperlukan untuk mengatur dan mengelola proses mining. Software ini biasanya menyediakan UI yang mudah dalam hal pengaturan dan pemantauan aktivitas mining. Penting untuk diingat bahwa tools yang dibutuhkan untuk mining dapat bervariasi tergantung pada jenis kriptonya.

 

Keuntungan dan Kekurangan Menggunakan Mining Pool

Menggunakan mining pool meningkatkan peluang untuk mendapatkan reward dengan bekerja sama melakukan kegiatan komputasi yang rumit agar terhindar dari fluktuaksi pendapatan yang signifikan. Ketika menjadi individual miner, peluang untuk menemukan blok baru kemungkinan bisa sangat rendah. Namun, ketika kamu berkontibusi dalam upaya kolektif menemukan blok baru, bisa jadi peluang mendapatkan hadiah jauh lebih tinggi, sehingga kegiatan mining menjadi efektif. 

 

Pendapatan untuk melakukan mining pada umumnya tergolong tidak stabil, karena waktu yang diperlukan untuk menemukan blok baru beragam dan bervariasi. Miner bisa mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu pendek atau sangat panjang sesuai dengan daya komputasinya. Miner berpengalaman atau pemula bisa saling melengkapi untuk melakukan misi dan mendapatkan hadiah lebih sering dibandingkan dengan menjadi miner individu. 

 

Dari sekian banyak keuntungan, ada juga kekurangan dari mining pool yang perlu diperhatikan, seperti hadiah yang didapatkan bukan sepenuhnya milik pribadi, di mana anggota harus membagi kepada anggota lainnya secara struktural dan juga membayar biaya administrasi kepada operator pool. Hal ini berarti pendapatan anggota mining bisa sedikit lebih rendah dibandingkan dengan miner individu.

 

Selain itu, ada juga risiko keamanan yang perlu dipertimbangkan. Dalam beberapa kasus, mining pool dapat menjadi target serangan hacker karena menyimpan sejumlah besar aset digital. Oleh karena itu, penting untuk memilih mining pool yang terpercaya dan memiliki langkah-langkah keamanan yang kuat.

 

Pilihan Daftar Mining Pool Terpopuler

 

Mining Pool: Cara Terbaik untuk Menambang Kripto

 

  • Kano Pool 

Kumpulan penambangan Bitcoin yang muncul pada tahun 2014 ini merupakan platform penambangan kripto yang dibangun dengan infrastruktur teknologi blockchain. Kano Pool memiliki server berbeda yang berlokasi di Amerika, AS, Asia, dan Eropa dan memiliki kinerja luar biasa selama bertahun-tahun. Kano Pool menawarkan biaya komisi yang sangat rendah, yaitu sebesar 0,9% dan imbalan biaya transaksi bersama.

 

  • Slush Pool 

Slush Pool didirikan pada tahun 2010 dan merupakan salah satu mining pool Bitcoin tertua yang masih beroperasi hingga saat ini. 

 

  • F2 Pool 

Didirikan pada tahun 2013, F2 Pool dikenal sebagai DiscusFish yang merupakan kumpulan penambangan terbesar di dunia. F2Pool menjadi daftar mining pool terpopuler di kalangan miners karena berhasil mengadopsi aset digital kripto baru berkat penambangannya.

 

  • Antpool 

Antpool adalah kumpulan penambangan yang berbasis di Cina dan didukung oleh perusahaan teknologi ternama, BitMain. Antpool menambang sekitar 23% dari seluruh blok.

 

  • BTC.com 

Platform ini memiliki sistem pembayaran sendiri yang disebut FPPS (Federal Personnel and Payroll System). BTC.com menawarkan manajemen mata uang digital yang efisisien dan  memberi kemudahan miner untuk bergabung dengan cara memasukan email atau nomor telepon.

 

Tips Memilih Mining Pool Agar Memberikan Keuntungan

  • Dalam upaya penambangan aset kripto, pertimbangkan ukuran dan sejarah, serta pilih pool yang seimbang. Pool yang lebih besar cenderung memiliki lebih banyak daya hash, yang bisa menghasilkan pembayaran yang lebih konsisten. Namun, pool yang terlalu besar dapat mengurangi keuntungan individu.

 

  • Selanjutnya, pilih pool yang terbukti andal dan memiliki dukungan teknis yang baik. Dengan ini, kamu dapat mengatasi masalah teknis dengan bantuan tim dukungan jika diperlukan. Lokasi server pool dapat memengaruhi latensi dan kualitas koneksi. Untuk itu, pilih pool yang memiliki server dekat dengan lokasi kamu untuk mengurangi latensi.

 

  • Pastikan pool memiliki langkah-langkah keamanan yang kuat untuk melindungi dana dan data. Hal ini penting dalam menghubungkan dompet kripto dengan pool. Pilih pool yang mendukung koin yang ingin ditambang. Setiap pool mungkin fokus pada koin-koin tertentu.

 

  • Pastikan antarmuka pengguna pool mudah digunakan dan memberikan informasi yang cukup tentang status penambangan, pembayaran, dan statistik lainnya. Telusuri statistik pool, seperti tingkat keberhasilan blok, tingkat hash, dan pembayaran historis. Ini memberikan gambaran tentang sejarah kinerja pool.

 

  • Pertimbangkan untuk menggunakan beberapa pool sekaligus. Diversifikasi penambangan dapat membantu mengurangi risiko jika satu pool mengalami masalah. Pantau berita dan perkembangan terbaru dalam dunia penambangan. Keadaan bisa berubah.

 

  • Terakhir, penting untuk secara berkala mengevaluasi kinerja pool. Jika kamu merasa pool tidak memberikan hasil yang diharapkan, pertimbangkan untuk beralih ke pool lain.

 

Apakah Mining Pool Masih Bisa Menguntungkan?

Dengan meningkatnya kesulitan dan persaingan dalam penambangan, banyak yang bertanya-tanya apakah mining pool masih bisa menguntungkan atau berbalik merugikan? Menganalisis data historis dapat memberikan wawasan berharga tentang profitabilitas kumpulan penambangan dari waktu ke waktu. Dengan meneliti tren profitabilitas masa lalu, miners dapat menilai pool mana yang secara konsisten memberikan keuntungan lebih baik dan memasukkan informasi ini ke dalam proses pengambilan keputusan mereka. 

 

Beberapa faktor mempengaruhi profitabilitas kumpulan penambangan, termasuk kripto yang ditambang, kesulitan jaringan, reputasi kumpulan, dan biaya. Mengevaluasi elemen-elemen ini dapat membantu para penambang memilih kelompok yang paling menguntungkan untuk usaha penambangan mereka.

 

Pergerakan pasar kripto yang fluktuaktif dan mengikuti tren perubahan teknologi bisa mempengaruhi profitabilitas. Persaingan meningkat seiring dengan perkembangan teknologi, di mana banyak miner yang bergabung dalam jaringan, hal ini  berpotensi mengurangi keuntungan individu. Oleh karena itu, penting untuk miner yang ingin bergabung untuk meneliti dahulu secara menyeluruh tentang pemahaman kondisi pasar saat ini. Lakukan riset mandiri agar keuntungan kamu bisa maksimal. 

 

Kesimpulan 

Mining Pool memberikan jalan bagi para penambang individu untuk berkumpul dan menggabungkan kekuatan komputasi mereka, meningkatkan peluang untuk berhasil menambang blok baru dan mendapatkan imbalan. Setiap metode memiliki keuntungan dan kekurangan masing-masing, pilihan metode dapat memengaruhi pendapatan miner dalam jangka pendek dan jangka panjang. 

 

Beberapa miners mungkin lebih suka metode yang memberikan pembayaran yang lebih stabil, sementara yang lain mungkin lebih suka metode yang memberikan potensi pembayaran lebih tinggi tetapi lebih bervariasi. Pilihan metode tergantung pada preferensi dan tujuan masing-masing penambang. Sebelum bergabung dengan sebuah mining pool, penting untuk memahami metode pembagian hadiah yang digunakan oleh platform pool yang miner pilih. 

 

Selain mining pool, kenali juga  tentang rig mining untuk menambang aset kripto, alat ini cukup populer di kalangan penambang Bitcoin. Mining Rig didukung oleh lebih dari 99% total komoditi dari semua aset kripto berbasis PoWPenting untuk dicatat bahwa beberapa aset kripto menggunakan algoritma hashing yang berbeda, sehingga hashrate tidak dapat ditransfer secara langsung ke semua koin.

 

Jika kamu tertarik untuk menambah literasi tentang mining aset kripto, kamu juga dapat membaca artikel INDODAX Academy menarik lainnya, seperti cara mining bitcoin gratis dan mudah untuk pemula, di mana kamu bisa mencari tahu alat atau metode apa saja yang potensial untuk mendapatkan hadiah dari mining Bitcoin. 

 

Yuk, tingkatkan literasi investasi aset kripto, hanya di INDODAX Academy! 

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Selain Bitcoin, Ada Dash Halving: Ketahui Perbedaan & Waktunya
24/04/2024
Selain Bitcoin, Ada Dash Halving: Ketahui Perbedaan & Waktunya

Dalam dunia aset kripto, khususnya pada Bitcoin, halving adalah sebuah

24/04/2024
Beam (BEAM) Kini Hadir di INDODAX!
23/04/2024
Beam (BEAM) Kini Hadir di INDODAX!

Pada akhir 2023, Merit Circle beralih ke BEAM sebagai token

23/04/2024
Wen (WEN) Kini Hadir di INDODAX!
23/04/2024
Wen (WEN) Kini Hadir di INDODAX!

Kini, aset kripto Wen (WEN) telah tersedia di INDODAX pada

23/04/2024