Emas putih dan perak adalah dua logam mulia yang sering digunakan dalam perhiasan dan investasi. Keduanya memiliki tampilan yang serupa—berwarna putih mengilap—namun sejatinya sangat berbeda dari sisi komposisi, ketahanan, harga, serta nilai investasi. Artikel ini akan membahas secara menyeluruh perbedaan emas putih dan perak dari berbagai aspek, agar kamu bisa memilih yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.
Apa Itu Emas Putih dan Perak?
Emas Putih
Emas putih adalah campuran dari emas murni dan logam putih seperti nikel, paladium, atau perak. Untuk menciptakan tampilan putih mengilap, perhiasan emas putih biasanya dilapisi rhodium—logam mahal yang memberi kilau ekstra sekaligus perlindungan dari goresan.
Perak
Perak (silver), khususnya sterling silver, adalah logam mulia dengan komposisi 92,5% perak murni dan 7,5% logam lain seperti tembaga. Perak dikenal karena harganya yang terjangkau, tampilannya yang elegan, dan kegunaannya yang luas di luar dunia perhiasan, termasuk elektronik dan industri.
Orang juga Baca Ini: Tes Keaslian, Ini 10 Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu secara Manual
Sejarah dan Tren Penggunaan
Asal Usul
- Perak telah digunakan sejak zaman Mesir Kuno untuk mata uang dan perhiasan.
- Emas putih baru populer sejak abad ke-20 sebagai alternatif dari platinum yang sangat mahal.
Tren Fashion
- Emas putih kerap digunakan untuk cincin pertunangan karena tampilannya yang mewah.
- Perak banyak dipilih untuk gaya kasual dan desain minimalis modern.
Perbandingan Harga, Ketahanan, dan Investasi
Berikut tabel yang membandingkan aspek-aspek utama dari kedua logam mulia:
Aspek | Emas Putih | Perak |
Komposisi | Emas + Nikel/Palladium + Rhodium | 92,5% Perak + 7,5% Tembaga |
Warna | Putih cerah dengan kilau tinggi | Putih keabu-abuan |
Harga | Sangat tinggi | Lebih terjangkau |
Daya Tahan | Kuat, tapi pelapis rhodium bisa aus | Rentan tergores dan teroksidasi |
Perawatan | Perlu pelapisan ulang | Cukup dipoles rutin |
Investasi | Bernilai tinggi, stabil | Kurang ideal untuk jangka panjang |
Proses Pembuatan dan Perawatan
Pembuatan Emas Putih
- Dicampur dari emas murni dan logam putih
- Dilapisi rhodium
- Proses finishing lebih kompleks
Pembuatan Perak
- Campuran dilebur dan dicetak
- Tidak perlu pelapisan tambahan
- Mudah dibentuk dan dirancang
Tips Perawatan
- Emas putih: Hindari bahan kimia, simpan terpisah, lapisi ulang rhodium setiap 1–2 tahun.
- Perak: Simpan di tempat kering, gunakan kain pemoles, atau larutan baking soda untuk membersihkan oksidasi.
Orang juga Baca Ini: Tabel Kadar Emas 2025: Panduan Lengkap Karat Emas
Relevansi dengan Investasi Digital
Dalam dunia aset digital, baik emas putih maupun perak mulai direpresentasikan dalam bentuk token. Beberapa platform blockchain kini menawarkan token logam mulia yang didukung cadangan fisik, membuka peluang investasi yang lebih fleksibel dan transparan. Di Indodax, kamu bisa menjelajahi berbagai aset kripto dan proyek tokenisasi yang relevan dengan logam mulia sebagai aset dasar.
Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu?
- Pilih emas putih jika kamu mencari tampilan mewah, daya tahan tinggi, dan nilai investasi jangka panjang.
- Pilih perak jika kamu menginginkan perhiasan dengan harga lebih ekonomis, fleksibel dalam desain, dan gaya kasual.
Itulah pembahasan menarik tentang perbedaan emas putih dan perak yang akan naik yang bisa kamu pelajari lebih dalam hanya di Akademi crypto. Tidak hanya menambah wawasan tentang investasi, di sini kamu juga dapat menemukan berita crypto terkini seputar dunia kripto.
Dan untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store. Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
FAQ:
1.Apa perbedaan utama antara emas putih dan perak?
Perbedaan utamanya terletak pada komposisi logam, harga, dan ketahanan. Emas putih lebih mahal dan tahan lama, sedangkan perak lebih terjangkau namun rentan teroksidasi.
2.Apakah emas putih bisa berubah warna?
Bisa. Seiring waktu, lapisan rhodium bisa luntur, membuat emas putih terlihat kusam. Namun bisa diperbarui dengan pelapisan ulang.
3Apakah perak cocok untuk investasi jangka panjang?
Perak kurang stabil dibanding emas putih dan harganya lebih fluktuatif. Namun, perak bisa menjadi aset pelengkap dalam diversifikasi portofolio.
4Mana yang lebih baik untuk cincin pertunangan?
Emas putih lebih disukai karena tampilannya yang elegan dan tahan lama, serta cocok dipadukan dengan berlian.
5Apakah emas putih mengandung emas asli?
Ya, emas putih tetap mengandung emas murni di dalamnya, biasanya berkadar 75% (18 karat), hanya warnanya dimodifikasi dengan campuran logam lain.
Author: Echi Kristin