Raouf Ben-Har dan Lahirnya Karak Network
icon search
icon search

Top Performers

Raouf Ben-Har dan Lahirnya Karak Network

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Raouf Ben-Har dan Lahirnya Karak Network

Raouf Ben Har dan Lahirnya Karak Network

Daftar Isi

Restaking jadi salah satu kata yang paling sering muncul saat orang membahas evolusi keamanan di blockchain, terutama sejak konsep restaking mulai dipahami sebagai model baru dalam meningkatkan keamanan jaringan. Bukan karena istilahnya keren, tapi karena masalah yang ingin diselesaikan terasa nyata: banyak protokol butuh keamanan ekonomi yang kuat, sementara biaya untuk membangunnya sendiri sering kelewat mahal dan berujung pada insentif token yang bikin suplai makin terdilusi.

Di momen seperti ini, Karak Network mulai mencuri perhatian. Narasinya sederhana tapi ambisius: membuat keamanan ekonomi yang bisa dipakai bersama, dan tidak harus bergantung pada satu aset saja. Di balik ide itu, ada nama Raouf Ben-Har, co-founder Andalusia Labs, tim yang mengembangkan Karak sebagai shared security platform berbasis konsep universal restaking.

Kalau kamu sering melihat proyek infrastruktur seperti bridge, oracle, sampai middleware berlomba mencari cara agar aman tanpa membakar terlalu banyak insentif, kisah Karak relevan untuk dipahami. Bukan sekadar karena angkanya, tetapi karena cara berpikir yang dibawa ke meja.

 

Siapa Raouf Ben-Har?

Raouf Ben-Har dikenal sebagai salah satu co-founder Andalusia Labs, applied research lab yang fokus membangun infrastruktur ekonomi native internet. Sosoknya sering ditempatkan di persimpangan antara dua hal: produk dan infrastruktur. Satu sisi bicara tentang bagaimana sebuah sistem dipakai developer, sisi lain bicara tentang bagaimana sistem itu tetap aman ketika skala mulai membesar.

Dari sisi latar akademik, Ben-Har pernah menempuh studi Computer Science di University of Pennsylvania, lalu memilih keluar sebelum selesai. Keputusan drop out seperti ini bukan hal baru di teknologi, tapi tetap menarik karena memberi sinyal: dia ingin belajar lewat eksekusi, bukan menunggu gelar.

Setelah itu, jejak kariernya banyak diwarnai pengalaman teknik di perusahaan besar. Ia pernah menjalani peran internship sebagai software engineer di beberapa nama yang familiar, seperti Google, TikTok, AWS, Coursera, dan Goldman Sachs. Polanya terlihat jelas: ia mengumpulkan cara kerja sistem skala besar, sekaligus memahami bagaimana produk dipoles agar bisa dipakai orang banyak.

Lalu pada 2021, ia bergabung ke Coinbase sebagai Associate Product Manager. Di fase ini, satu hal penting terjadi: ia bekerja dekat dengan Drew Patel, teman masa kecilnya. Dari titik inilah ide membangun sesuatu bersama mulai terlihat bukan sebagai wacana, melainkan rencana yang siap ditindaklanjuti.

Hubungan antara pengalaman engineering, intuisi produk, dan akses langsung ke dinamika industri kripto membuat profil Ben-Har jadi unik. Itu juga yang membuat kisah Karak bukan cuma soal protokol, melainkan soal cara membaca kebutuhan pasar.

 

Dari RiskHarbor ke Andalusia Labs

Sebelum nama Andalusia Labs ramai dibicarakan, ada fase stealth yang sering disebut sebagai RiskHarbor. Proyek ini dikaitkan dengan konsep autonomous risk management marketplace, yang dalam beberapa penyebutan disebut sudah mengelola aset dalam skala besar, bahkan menembus angka lebih dari 1,1 miliar dolar AUM. Angka seperti ini penting bukan untuk pamer, tapi untuk memberi konteks: timnya sejak awal bermain di ranah risk dan keamanan, bukan sekadar mengejar hype.

Seiring waktu, RiskHarbor berkembang menjadi Andalusia Labs. Rebranding semacam ini biasanya terjadi ketika ruang lingkup produk makin lebar, tim membangun beberapa lini, dan positioning ingin dibuat lebih jelas. Andalusia Labs lalu dikenal mengerjakan beberapa inisiatif yang berkaitan dengan keamanan dan manajemen risiko, termasuk Karak, serta produk lain seperti Subsea dan Watchtower.

Bagian yang sering jadi sorotan adalah pendanaan. Andalusia Labs dikabarkan meraih pendanaan Series A sebesar 48 juta dolar, dengan valuasi yang disebut melampaui 1 miliar dolar. Nama investor yang muncul juga bukan kelas kecil, dengan partisipasi dari Lightspeed, Pantera Capital, Bain Capital, Mubadala, Framework Ventures, serta pihak yang terkait dengan ekosistem Coinbase.

Kalau kamu melihat ini dari perspektif eksekusi, pendanaan besar biasanya datang saat investor percaya pada dua hal: tim yang paham problem, dan produk yang diproyeksikan jadi infrastruktur penting. Itu juga memberi petunjuk kenapa Karak diposisikan bukan sebagai fitur tambahan, tetapi sebagai lapisan yang ingin dipakai banyak proyek.

Dari sini, narasinya mengerucut. Ketika fondasi Andalusia Labs sudah terbentuk, pertanyaan berikutnya sederhana: produk apa yang menjadi wajah paling jelas dari visi mereka? Jawabannya mengarah ke Karak Network.

 

Apa itu Karak Network?

Karak Network adalah platform shared security yang mengusung konsep universal restaking, yaitu pendekatan keamanan ekonomi yang memungkinkan lebih dari satu jenis aset dipakai untuk membantu mengamankan layanan dan protokol. Fokus utamanya bukan sekadar memindahkan keamanan, tetapi membuat keamanan lebih mudah diakses dan lebih efisien biayanya.

Agar kamu kebayang, banyak protokol ingin aman, tapi membangun keamanan sendiri sering berarti menerbitkan token insentif besar-besaran. Di awal mungkin terasa efektif, namun dalam jangka panjang bisa menggerus nilai, karena reward yang terlalu tinggi cenderung menambah tekanan suplai. Karak mencoba menawarkan alternatif: keamanan yang bisa dipakai bersama, sehingga proyek tidak harus selalu membayar harga yang sama mahalnya.

Istilah universal restaking di Karak juga sering dihubungkan dengan gagasan multi-asset restaking. Di sini, restaking tidak dibatasi pada ETH saja. Beberapa penyebutan menyorot kemungkinan aset lain ikut berperan, termasuk LST, LRT, stablecoin, dan token ekosistem tertentu. Argumennya masuk akal: tidak semua ekosistem punya struktur ekonomi yang sama, jadi sumber keamanan yang tersedia juga beragam.

Di level teknis, Karak sering diposisikan sebagai penyedia layanan keamanan yang mendukung konsep Validation as a Service. Intinya, protokol atau layanan tertentu bisa memperoleh keamanan ekonomi tanpa harus membangun seluruh mesin keamanan dari nol. Dalam narasi industri, ini mirip dengan bagaimana cloud mengubah cara perusahaan membangun server. Bedanya, yang dibicarakan di sini adalah trust network dan crypto-economic security.

Ada juga pembahasan tentang komponen layanan seperti Distributed Secure Services, yang biasanya merujuk pada cara layanan keamanan didistribusikan dan diorkestrasi agar dapat melayani banyak kebutuhan. Detail implementasinya bisa berubah sesuai iterasi produk, tapi arah besarnya tetap: mempermudah akses keamanan untuk infrastruktur yang butuh perlindungan kuat sejak hari pertama.

Jika kamu hanya melihat Karak sebagai “protokol restaking”, kamu akan kehilangan gambaran utuhnya. Karak tidak sedang menjual fitur tunggal, tetapi sedang membangun lapisan keamanan yang ditujukan untuk jadi fondasi bagi banyak layanan di atasnya.

Di titik ini, wajar kalau kamu bertanya: kenapa ide seperti ini muncul sekarang? Jawabannya ada pada cara Raouf Ben-Har membaca masalah di ekosistem.

 

Visi Raouf Ben-Har: Universal Restaking sebagai Infrastruktur, Bukan Gimmick

Dalam beberapa wawancara, Ben-Har menjelaskan motivasi Karak berangkat dari problem yang berulang: banyak tim infrastruktur kesulitan bootstrapping keamanan ekonomi tanpa melakukan mekanisme reward yang terlalu dilutif. Ketika sebuah bridge, oracle, atau lapisan middleware harus mengamankan nilai besar, mereka sering dipaksa membayar mahal lewat insentif.

Ben-Har membawa analogi yang mudah dipahami. Ia membandingkan kebutuhan keamanan ini dengan cara cloud memudahkan developer. Dulu, kamu harus punya server sendiri, sekarang kamu bisa menyewa kapasitas komputasi sesuai kebutuhan. Ia ingin hal yang mirip terjadi pada keamanan ekonomi: developer bisa mengakses keamanan dengan biaya lebih terukur, tanpa harus membangun semuanya sendirian.

Di sinilah universal restaking jadi lebih dari istilah. Kalau hanya ETH yang dipakai sebagai sumber keamanan, maka kompetisi untuk memanfaatkan ETH akan ketat, dan opportunity cost bisa tinggi. Karak menyorot peluang aset lain yang mungkin punya biaya peluang lebih rendah. Dalam beberapa contoh yang pernah disebut, ada aset seperti stTIA atau ARB, serta aset ekosistem lain yang jumlahnya besar namun belum punya banyak opsi yield yang benar-benar berkelanjutan.

Cara berpikirnya jelas: jika ada miliaran dolar aset menganggur atau hanya berputar di strategi yield yang itu-itu saja, seperti dalam praktik yield farming di berbagai protokol DeFi, maka membuka jalur baru untuk memonetisasi keamanan bisa membentuk flywheel yang lebih kuat. Namun Ben-Har juga menekankan bahwa setiap chain punya karakter berbeda. Model yang cocok untuk satu ekosistem belum tentu cocok untuk ekosistem lain. Itu sebabnya ia mendorong desain layanan keamanan yang fleksibel.

Dari sisi kamu sebagai pembaca, bagian ini penting karena menunjukkan bahwa Karak tidak dipasarkan sebagai “one-size-fits-all”. Narasinya lebih dekat ke platform yang menyediakan toolkit, lalu membiarkan ekosistem membangun layanan keamanan yang sesuai dengan aset dan kultur masing-masing.

Kalau visi sudah jelas, langkah berikutnya adalah melihat bagaimana Karak diposisikan di tengah kompetisi restaking yang sudah ramai.

 

Karak di Tengah Persaingan Restaking

Saat restaking menjadi topik besar, wajar kalau pembanding paling sering muncul adalah EigenLayer. EigenLayer lebih dulu mengangkat narasi restaking yang berpusat pada ETH dan ekosistem Ethereum. Karak datang dengan pendekatan yang terdengar lebih luas karena membawa kata universal dan multi-asset.

Namun persaingan di sini bukan sekadar siapa lebih dulu. Kamu perlu melihat perbedaan sudut pandang.

EigenLayer kuat karena dekat dengan Ethereum dan punya narasi keamanan yang terikat pada ETH. Karak mencoba menurunkan ketergantungan pada satu aset dengan membuka kemungkinan restaking lintas aset. Ini memberi Karak peluang masuk ke ekosistem yang mungkin tidak ingin semua desain keamanannya bergantung pada ETH, atau ingin memanfaatkan aset internal mereka sendiri.

Ada pula perbedaan pada konteks multi-chain. Jika sebuah layanan ingin melayani banyak chain dengan kebutuhan keamanan berbeda, pendekatan yang fleksibel bisa terasa lebih menarik. Di sisi lain, fleksibilitas juga membawa tantangan. Semakin banyak aset yang terlibat, semakin kompleks desain risiko dan insentifnya. Karena itu, arah Karak sering dibaca sebagai eksperimen serius: memperluas pasar restaking sambil mencoba menjaga kualitas keamanan.

Dalam beberapa penyebutan angka, Karak sempat dikaitkan dengan AUM sekitar 1,4 miliar dolar. Angka semacam ini penting sebagai indikator minat pasar, walau kamu tetap perlu memandangnya sebagai snapshot yang bisa berubah tergantung kondisi pasar, arus aset, serta dinamika yield.

Dari sini, posisi Karak tampak sebagai pemain yang ingin mendorong restaking keluar dari kotak sempit. Ia bukan sekadar “alternatif”, tapi upaya membentuk kategori yang lebih lebar: shared security yang tidak terbatas pada satu sumber modal.

Lalu pertanyaan yang lebih besar muncul: kenapa lahirnya Karak perlu kamu perhatikan, bahkan jika kamu bukan developer?

 

Mengapa Lahirnya Karak Network Penting untuk Ekosistem Kripto?

Banyak orang menganggap keamanan blockchain itu urusan validator dan cryptography. Padahal, sebagian besar drama keamanan modern muncul dari hal yang lebih sederhana: insentif ekonomi. Sebuah sistem bisa punya teknologi yang rapi, tapi tetap rapuh kalau biaya menjaga keamanannya tidak berkelanjutan.

Karak menyorot akar masalah ini. Ia mencoba memindahkan cara berpikir dari “setiap proyek harus punya pasukan keamanan sendiri” menjadi “keamanan bisa diakses sebagai layanan”. Bagi developer, ini bisa mengurangi waktu dan biaya untuk membangun fondasi. Bagi ekosistem, ini membuka kemungkinan efisiensi modal, karena aset yang selama ini pasif dapat berkontribusi pada keamanan sambil menghasilkan yield.

Ada satu implikasi lain yang sering luput. Shared security dapat membuat standar keamanan lebih merata. Banyak proyek kecil kesulitan bersaing karena tidak mampu membiayai keamanan. Jika ada lapisan keamanan yang bisa dipakai bersama, proyek kecil bisa punya kesempatan membangun tanpa memulai dari titik yang sangat rapuh.

Namun kamu juga perlu membaca sisi sebaliknya. Model shared security bisa menciptakan keterkaitan risiko. Jika desain insentif atau manajemen risiko tidak matang, sebuah guncangan bisa berdampak lebih luas. Itu sebabnya rekam jejak Andalusia Labs di risk management menjadi relevan. Mereka tidak datang dari ruang yang kosong, melainkan dari area yang memang berkutat dengan risiko dan keamanan.

Bila kamu menempatkan Karak dalam peta 2023 sampai 2026, ia terlihat sebagai bagian dari pergeseran besar : kripto bergerak dari fase eksperimen produk ke fase membangun infrastruktur blockchain yang ingin bertahan lama, mirip seperti evolusi yang terjadi pada layer 2 di Ethereum. Dan infrastruktur selalu mengundang pertanyaan yang sama: siapa yang menjaga fondasinya, dan dengan biaya seperti apa?

 

Kesimpulan

Kisah Raouf Ben-Har dan lahirnya Karak Network memperlihatkan pola yang cukup konsisten di teknologi. Ketika biaya sebuah kebutuhan fundamental terlalu mahal, akan muncul tim yang mencoba mengemasnya menjadi layanan yang lebih mudah diakses. Dalam kripto, kebutuhan fundamental itu adalah keamanan ekonomi.

Ben-Har membawa latar yang menyatukan engineering, produk, dan pemahaman industri lewat Coinbase. Andalusia Labs lalu tumbuh dari fokus pada risk management, hingga akhirnya mendorong Karak sebagai platform universal restaking dan shared security.

Kalau kamu melihatnya sebagai tren sesaat, kamu mungkin hanya mengingat istilahnya. Tetapi jika kamu melihatnya sebagai upaya membangun fondasi, kamu akan paham kenapa banyak orang memperhatikan: Karak mencoba merapikan satu masalah klasik di kripto, yaitu bagaimana membuat keamanan yang kuat tanpa membayar biaya yang membuat ekosistem sendiri kelelahan.

 

Itulah informasi menarik tentang Raouf Ben Har yang bisa kamu eksplorasi lebih dalam di artikel populer Akademi crypto di INDODAX. Selain memperluas wawasan investasi, kamu juga bisa terus update dengan berita crypto terkini dan pantau langsung pergerakan harga aset digital di INDODAX Market.

Untuk pengalaman trading yang lebih personal, jelajahi juga layanan OTC trading kami di INDODAX. Jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu selalu mendapatkan informasi terkini seputar aset digital, teknologi blockchain, dan berbagai peluang trading lainnya hanya di INDODAX Academy.

 

Kamu juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

Maksimalkan juga aset kripto kamu dengan fitur INDODAX Staking/Earn, cara praktis untuk mendapatkan penghasilan pasif dari aset yang kamu simpan. Segera register di INDODAX dan lakukan KYC dengan mudah untuk mulai trading crypto lebih aman, nyaman, dan terpercaya!

Dalam praktekknya, transparansi aset kini diadopsi oleh sejumlah platform kripto, salah satunya melalui publikasi data Proof of Reserves (PoR) dari pihak ketiga seperti CoinMarketCap. Di Indonesia, Indodax termasuk platform yang secara rutin memperbarui informasi tersebut agar dapat diakses publik.

 

Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Follow Sosmed Twitter Indodax sekarang

Ikuti juga sosial media kami di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

 

FAQ

1. Apa itu Karak Network?

Karak Network adalah platform shared security yang mengusung konsep universal restaking, yaitu cara menyediakan keamanan ekonomi dengan memanfaatkan berbagai aset, tidak hanya satu aset saja. Fokusnya membantu protokol memperoleh keamanan tanpa harus membangun mesin insentif dari nol.

2. Siapa Raouf Ben-Har?

Raouf Ben-Har adalah co-founder Andalusia Labs dan salah satu sosok yang dikenal di balik pengembangan Karak Network. Ia punya latar di Computer Science, pengalaman engineering di beberapa perusahaan teknologi besar, dan sempat bekerja di Coinbase sebelum membangun Andalusia Labs bersama Drew Patel.

3. Apa hubungan Andalusia Labs dengan Karak?

Andalusia Labs adalah tim yang mengembangkan Karak Network sebagai salah satu produk utamanya. Andalusia Labs juga dikaitkan dengan inisiatif lain di ranah risk management dan keamanan, serta pernah diberitakan meraih pendanaan Series A sebesar 48 juta dolar dengan valuasi lebih dari 1 miliar dolar.

4. Apa beda Karak dan EigenLayer?

EigenLayer dikenal dengan narasi restaking yang sangat terkait dengan ETH dan ekosistem Ethereum. Karak menonjol lewat konsep universal restaking yang membuka peluang multi-asset restaking, sehingga sumber keamanan ekonomi tidak harus terbatas pada satu aset.

5. Kenapa universal restaking dianggap penting?

Universal restaking penting karena membuka ruang bagi aset yang selama ini pasif untuk ikut berkontribusi pada keamanan jaringan sambil menghasilkan yield. Bagi ekosistem, ini berpotensi meningkatkan efisiensi modal dan memberi opsi keamanan yang lebih fleksibel sesuai kebutuhan tiap chain.

 

Author : RB

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

Lebih Banyak dari DeFi

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
DEGEN/IDR
Degen
25
38.89%
EPIC/IDR
Epic Chain
10.487
33.37%
CHT/IDR
CyberHarbo
4
33.33%
DEFI/IDR
DeFi
4
33.33%
AMP/IDR
Amp
16
33.33%
Nama Harga 24H Chg
DODO/IDR
DODO
1.265
-49.6%
MORPHO/IDR
Morpho
31.621
-29.73%
PORTAL/IDR
Portal
315
-29.21%
MYX/IDR
MYX Financ
5.203
-27.73%
STIK/IDR
Staika
2.197
-27.11%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Cara Mencairkan USDT ke Rupiah, Ternyata Semudah Ini
03/06/2026
Cara Mencairkan USDT ke Rupiah, Ternyata Semudah Ini

Punya USDT tapi bingung cara mengubahnya menjadi Rupiah? Situasi ini

03/06/2026
Cara Mendapatkan Centang Hijau di WhatsApp Business Resmi
02/06/2026
Cara Mendapatkan Centang Hijau di WhatsApp Business Resmi

Bagi pemilik bisnis, WhatsApp bukan lagi sekadar aplikasi untuk membalas

02/06/2026
5 Cara Memulai Investasi Cryptocurrency untuk Gen Z
29/05/2026
5 Cara Memulai Investasi Cryptocurrency untuk Gen Z

Di era digital seperti sekarang, semakin banyak Gen Z yang

29/05/2026