Siapa Sosok Dibalik Penemu Bitcoin, Satoshi Nakamoto?
icon search
icon search

Top Performers

Home / Kamus / judul_artikel

Siapa Sosok Dibalik Penemu Bitcoin, Satoshi Nakamoto?

Apakah kamu sudah tahu bahwa penemu Bitcoin itu bernama Satoshi Nakamoto? Tahukah kamu bahwa dia adalah orang yang misterius? Berikut penjelasannya. 

Siapakah Satoshi Nakamoto?

Bitcoin adalah aset kripto pertama di dunia. Satoshi Nakamoto adalah nama yang diakui sebagai penemu Bitcoin pada tahun 2009. Namun, Satoshi Nakamoto yang identik dengan nama orang Jepang tersebut adalah sosok yang misterius. Tidak ada yang tahu pasti siapa sebenarnya Satoshi Nakamoto. Makanya, dia juga sering disebut sebagai seorang anonim.

Banyak isu-isu kontroversial mengenai pencipta rajanya aset kripto tersebut. Ada orang-orang yang mengaku sebagai dirinya. Ada juga yang mengatakan bahwa dia adalah nama yang sengaja disembunyikan. Tetapi, tidak ada yang tahu pasti siapa nama di balik Satoshi Nakamoto. 

Benarkah Satoshi Nakamoto adalah Nama Samaran?

Banyak sumber-sumber yang menyebutkan bahwa Satoshi Nakamoto adalah nama samaran. Bisa saja seseorang atau satu kelompok yang menyamarkan identitasnya menjadi Satoshi Nakamoto. 

Tapi, ada seorang warga Jepang bernama Satoshi Nakamoto. Dia hanyalah orang biasa dan tidak pernah mengaku menciptakan Bitcoin. 

Menurutnya, namanya sendiri kebetulan saja sama dan tidak ada sangkut pautnya dengan Bitcoin

Ada yang Mengaku Sebagai Satoshi

Orang-orang mencurigai beberapa pakar atau ahli komputer bahwa mereka adalah Satoshi Nakamoto. Bahkan, seorang ahli software dari Australia, Craig Steven Wright, mengatakan bahwa dia adalah Satoshi Nakamoto dan telah menemukan Bitcoin. 

Namun, para hacker membantahnya. Mereka mengungkapkan bahwa Satoshi Nakamoto adalah orang Asia. 

Itu ditemukan para hacker setelah mereka mencoba meretas email Satoshi Nakamoto dan wajah samping Satoshi Nakamoto. 

Sempat Terlacak Berada di Bali

Menurut versi Wikipedia Bahasa Indonesia, para hacker juga sempat melacak keberadaan Satoshi Nakamoto setelah meretas emailnya. Dia sempat terlacak berada di Bali, Rusia dan Swiss. Namun, dia sempat diawasi intelijen dari beberapa negara. 

Salah satu alasan kenapa Satoshi Nakamoto menghilang karena dia bersembunyi dari intelijen yang mengincar nyawanya itu.

Ada beberapa tulisan yang belum terhapus dari email lama Satoshi Nakamoto. Dari situ ditemukan bahwa riset Bitcoin didanai dari seorang anonim yang ternyata dari NSA (National Security Agency). 

Benarkah McAfee Mengetahuinya?

Pencipta perusahaan antivirus ternama McAfee, John McAfee, pernah mengungkap soal identitas Satoshi Nakamoto. Hal ini diungkapkannya di media pada Mei 2020 lalu.  Menurutnya, Satoshi Nakamoto sebagai orang individu adalah omong kosong belaka. Dia mengaku mengetahui 99% bahwa penemu Bitcoin adalah 11 orang dalam satu kelompok. 

Ini cocok dengan tulisan mereka yang menggunakan English British. Menurutnya, whitepaper Bitcoin juga menggunakan English British. Meski, terkadang dokumen-dokumen Bitcoin juga menggunakan English American. Namun, dia tidak ingin mengungkapkan identitas asli 11 orang tersebut. Menurutnya, hal itu bisa berbahaya bagi nyawa 11 orang tersebut dan juga kerabat dekat dan keluarganya. 

Pentingkah untuk Dicari Tahu?

Menurutmu, siapakah Satoshi Nakamoto sebenarnya? Dan kenapa dia menyembunyikan identitasnya? Apakah penting untuk mengetahui siapa sebenarnya penemu Bitcoin dan kenapa identitasnya rahasia?

Seorang yang memperkenalkan dan mempelopori Bitcoin di Indonesia, Oscar Darmawan memiliki pendapat soal itu. Dia mengatakan hal ini pada interview dengan CNBC, pertengahan tahun 2020. Menurut CEO Indodax tersebut, perdebatan soal siapa sebenarnya Satoshi Nakamoto tidak akan pernah selesai untuk didiskusikan. Begitu juga pendapat soal kenapa identitas penemu tidak diungkap. 

Jadi menurutnya, siapa Satoshi Nakamoto dan mengapa dia disembunyikan bukanlah hal penting. Pendapat dia ada baiknya juga jika penemu Bitcoin dirahasiakan saja karena selama ini tidak pernah mengganggu fundamental beserta utilitasnya. 

Dia mengungkapkan jika kita seharusnya lebih baik mempelajari atau memahami tentang Bitcoin itu sendiri bukan Satoshi Nakamoto. Mengingat Bitcoin penemuan brilian sebagai aset baru yang menjadi aset safe haven dan pelindung inflasi. Selain itu, teknologi blockchain sangat berpotensi untuk dikembangkan. 

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!