Solana Diprediksi Ungguli Ethereum Jelang 2026, Ini Faktor Penentunya!
icon search
icon search

Top Performers

Solana Diprediksi Ungguli Ethereum Jelang 2026, Ini Faktor Penentunya!

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Solana Diprediksi Ungguli Ethereum Jelang 2026, Ini Faktor Penentunya!

Solana Diprediksi Ungguli Ethereum Jelang 2026, Ini Faktor Penentunya!

Daftar Isi

Solana (SOL) mulai dipandang memiliki potensi imbal hasil lebih besar dibanding Ethereum (ETH) menjelang 2026. 

Perbedaan arah pengembangan jaringan, aliran dana institusional, hingga struktur ekonomi on-chain menjadi faktor utama yang mendorong perubahan sentimen pasar.

Ethereum masih menjadi blockchain dengan tingkat kepercayaan tinggi di kalangan institusi. Namun, ketergantungannya pada Layer 2 dinilai membuat pertumbuhan nilai asetnya tidak lagi seagresif sebelumnya. 

Di sisi lain, Solana datang dengan narasi berbeda, yakni aktivitas jaringan yang padat, peningkatan pendapatan protokol, dan masuknya dana ETF dalam jumlah signifikan.

 

Aktivitas On-Chain Jadi Pembeda Utama

Sepanjang 2025, Solana mencatat lonjakan aktivitas jaringan yang kuat. Pendapatan on-chain Solana tumbuh 186 persen secara tahunan, mencerminkan tingginya penggunaan jaringan secara nyata, bukan sekadar spekulasi harga.

Sebaliknya, aktivitas Ethereum di Layer 1 terus menurun karena biaya transaksi yang tinggi. Banyak pengguna ritel dan aplikasi berpindah ke Layer 2 seperti Arbitrum, Optimism, dan Base. 

Dampaknya, likuiditas Ethereum menjadi terfragmentasi dan nilai ekonomi tidak sepenuhnya kembali ke jaringan utama.

Perbedaan ini membuat pasar menilai Solana memiliki keterkaitan yang lebih langsung antara penggunaan jaringan dan potensi pertumbuhan nilai asetnya.

 

Baca juga berita terkait: Bitcoin vs Ethereum vs XRP, Ini Aset yang Paling Siap Hadapi Tahun 2026

 

ETF Dorong Narasi Institusional ke Solana

Salah satu katalis terkuat datang dari pasar ETF. Sejak akhir Oktober 2025, produk ETF Solana dari beberapa manajer aset besar mencatat arus masuk dana sekitar 476 juta dolar AS selama 19 hari berturut-turut.

Menariknya, arus masuk ini terjadi saat ETF Bitcoin dan Ethereum justru mengalami tekanan arus keluar. Investor institusional memanfaatkan koreksi harga Solana sebagai titik masuk, bukan sinyal risiko.

Beberapa ETF Solana juga memberikan eksposur terhadap staking reward, sehingga investor tidak hanya mendapatkan potensi kenaikan harga, tetapi juga pendapatan dari aktivitas jaringan.

Sementara itu, ETF Ethereum masih mencatat minat yang stabil, namun alirannya cenderung datar dan didominasi oleh penyesuaian portofolio, bukan pembelian agresif baru.

 

Struktur Ekonomi Solana Dinilai Lebih Efisien

Melansir dari 247Wallst, perbedaan besar lainnya terletak pada cara nilai ekonomi mengalir di masing-masing jaringan.

Di Solana, biaya transaksi dan aktivitas jaringan langsung memperkuat insentif validator dan staker. Model ini menciptakan siklus ekonomi yang lebih rapat, di mana peningkatan aktivitas berbanding lurus dengan penguatan fundamental jaringan.

Ethereum menghadapi tantangan berbeda. Sebagian besar nilai ekonomi kini tersebar ke berbagai Layer 2, termasuk sequencer dan penyedia staking. 

Akibatnya, hubungan antara penggunaan jaringan dan penguatan nilai ETH menjadi kurang langsung dibandingkan masa sebelumnya.

 

Upgrade Jaringan Jadi Penentu Arah 2026

Solana masih memiliki kartu penting melalui upgrade Firedancer yang dijadwalkan meluncur pada 2026. Peningkatan ini diharapkan memperkuat throughput dan stabilitas jaringan, membuka ruang untuk volume transaksi yang lebih besar.

Ethereum juga menyiapkan upgrade Fusaka yang dijadwalkan pada awal Desember. Meski ditujukan untuk meningkatkan infrastruktur, pasar menilai dampaknya lebih bersifat defensif, bukan pemicu lonjakan pertumbuhan baru.

Perbedaan ekspektasi terhadap upgrade ini membuat Solana dipandang memiliki potensi kenaikan yang lebih agresif, dengan catatan implementasi berjalan sesuai rencana.

 

Baca selanjutnya: Daftar Altcoin Paling Dicari di 2025, Solana Ungguli Semua Ekosistem!

 

Proyeksi Harga Masih Dipengaruhi Risiko Eksekusi

Dalam skenario positif, Solana berpeluang melanjutkan tren penguatan jika aktivitas on-chain tetap tinggi dan aliran dana ETF berlanjut. Ethereum, di sisi lain, diproyeksikan bergerak lebih stabil dengan kenaikan bertahap seiring kondisi makro dan minat institusional.

Namun, risiko tetap ada. Keterlambatan upgrade, tekanan regulasi terhadap sektor memecoin, atau perubahan sentimen pasar global dapat memengaruhi kinerja Solana. 

Ethereum juga masih berhadapan dengan tantangan fragmentasi Layer 2 dan penurunan fee capture di jaringan utama.

 

Kesimpulan

Menjelang 2026, pasar mulai memisahkan peran Solana dan Ethereum secara lebih jelas. Solana dinilai menawarkan potensi pertumbuhan yang lebih agresif berkat aktivitas jaringan, struktur ekonomi yang efisien, dan dukungan ETF. 

Ethereum tetap menjadi aset yang kuat secara fundamental, namun bergerak ke fase yang lebih matang dan defensif.

Bagi investor, perbedaan ini bukan sekadar soal mana yang lebih baik, melainkan soal profil risiko dan ekspektasi imbal hasil yang ingin diambil.

 

FAQ

  1. Apakah Solana benar-benar bisa mengungguli Ethereum di 2026?
    Solana dinilai memiliki potensi pertumbuhan lebih agresif karena aktivitas on-chain dan dukungan ETF. Namun, hasil akhirnya tetap bergantung pada eksekusi upgrade dan kondisi pasar kripto secara keseluruhan.
  2. Apa yang membuat ETF Solana menarik bagi investor?
    ETF Solana menawarkan eksposur ke aset kripto dengan potensi pertumbuhan tinggi, ditambah akses ke staking reward yang mengaitkan investasi langsung dengan aktivitas jaringan.
  3. Apakah Ethereum masih relevan meski kalah agresif?
    Ethereum tetap relevan sebagai blockchain dengan likuiditas besar, tingkat keamanan tinggi, dan kepercayaan institusi. Perannya kini lebih sebagai aset stabil dibandingkan pendorong pertumbuhan cepat.
  4. Apa dampak Layer 2 terhadap harga Ethereum?
    Layer 2 membantu skalabilitas, tetapi juga membuat nilai ekonomi Ethereum terfragmentasi. Hal ini dapat menekan hubungan langsung antara penggunaan jaringan dan penguatan harga ETH.
  5. Faktor apa yang paling berisiko bagi Solana ke depan?
    Risiko utama Solana meliputi keterlambatan upgrade Firedancer, gangguan stabilitas jaringan, serta potensi tekanan regulasi terhadap sektor aplikasi ritel seperti memecoin.

 

Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.

Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Telenya Indodax sekarang!

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Ethereum, #Berita Solana

Lebih Banyak dari Altcoin,Bitcoin,Ethereum

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
KUNCI/IDR
Kunci Coin
2
100%
ETC/IDR
Ethereum C
232.000
62.81%
DVI/IDR
Dvision Ne
3
50%
HNT/IDR
Helium
14.613
37.78%
CHT/IDR
CyberHarbo
4
33.33%
Nama Harga 24H Chg
DODO/IDR
DODO
1.158
-51.34%
SYN/IDR
Synapse
1.901
-34.67%
PORTAL/IDR
Portal
319
-32.98%
STIK/IDR
Staika
2.201
-26.97%
DEFI/IDR
DeFi
3
-25%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Raoul Pal Tolak Isu Kripto Sudah Mati, Sebut Bitcoin Masih Kalahkan Nasdaq
04/06/2026
Raoul Pal Tolak Isu Kripto Sudah Mati, Sebut Bitcoin Masih Kalahkan Nasdaq

CEO dan Founder Global Makro, Raoul Pal, membantah anggapan bahwa

04/06/2026
Michael Saylor Unggah ‘Back to Work’, Siap Borong Bitcoin Lagi?
04/06/2026
Michael Saylor Unggah ‘Back to Work’, Siap Borong Bitcoin Lagi?

Pendiri Strategy, perusahaan pemegang Bitcoin (BTC) Michael Saylor, kembali menjadi

04/06/2026
Ternyata Ini 3 Penyebab Kenapa Harga Bitcoin (BTC) Terus Melemah
04/06/2026
Ternyata Ini 3 Penyebab Kenapa Harga Bitcoin (BTC) Terus Melemah

Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan tajam, kehilangan lebih dari

04/06/2026